Salam sejahtera didalam Tuhan Kita Yesus Kristus, semoga rahmat kasihNya selalu menyertai kita…
saya ingin bertanya tanggapan gereja Katholik mengenai The end of The World 2012? karya John Hogue. Buku ini menceritakan tentang ramalan seorang Santo asal Irlandia yang hidup di tahun 1094 sampai 1148. Pria tersebut bernama St Malachy.
pertanyaan saya:
1. Bagaimana tanggapan anda tentang ramalan tersebut
2.John Hogue mengatakan, ada kesan jika Vatikan memperkuat ramalan tersebut. Di antaranya dengan memakamkan Yohanes Paulus II saat terjadi gerhana matahari. Dan menurutnya, ruang di dinding Gereja St Paulus di Roma hanya tersisa untuk dua potret lagi. Satu potret bahkan sudah terisi oleh foto Paus Benedictus XVI.
[Dari Katolisitas: kami edit]
bagaimana tanggapan anda? (maaf saya tidak ngerti bahasanya)
3. Bagaimana tanggapan penjelasan kita terhadap ini:
[Dari Katolisitas: link dari World's Last Chance, kami edit]
Mohon maaf, karena banyak mudika saya yang bertanya tentang ini.
Salam sejahtera Tuhan memberkati
Yoseph Agung
Shalom Yoseph Agung,
Memang kita mendengar ada banyak prediksi tentang akhir jaman akhir- akhir ini, seperti yang diungkapkan oleh John Hogue. Namun sesungguhnya sikap yang paling baik pada saat ini adalah tidak usah terlalu merisaukannya, sebab tidak ada gunanya. Sebab pada akhirnya, Sabda Tuhan mengajarkan kepada kita, bahwa tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui hari dan saatnya (Mat 25:13). Lebih baik memusatkan perhatian untuk mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan Yesus yang kedua kali tersebut dalam hidup kita, entah pada saat kita wafat, atau jika sampai akhir jaman terjadi pada saat kita masih hidup. Karena sesungguhnya, kita tidak pernah tahu kapan persisnya akhir dunia, namun pesan inti dari Sabda Tuhan adalah: Berjaga- jagalah. Silakan jika anda tertarik, untuk membaca ajaran tentang Akhir Jaman menurut ajaran Gereja Katolik:
Akhir Jaman menurut Gereja Katolik (bagian 1)
Akhir Jaman menurut Gereja Katolik (bagian 2)
Rapture menurut ajaran Gereja Katolik
Perlukah kita mengetahui kapan akhir jaman?
Dengan demikian, tidak menjadi masalah, apakah seseorang mau mempercayai nubuat St. Malachy atau tidak. Sebab menurut informasi yang saya ketahui, silakan klik di link ini, nubuat St. Malachy (1139) yang ramai dibicarakan orang sekarang ini baru diketahui pada tahun 1590 (Cucherat, “Proph. de la succession des papes“, ch. xv). Teks tersebut pertama kali diterbitkan oleh Arnold de Wyon, dan sejak saat itu ada banyak diskusi tentang apakah teks ini adalah asli nubuat St. Malachy ataukah pemalsuan. Adanya rentang waktu 400 tahun yang ‘sunyi’ antara masa hidup St. Malachy dan penemuan teks ramalannya di abad ke 16 itu merupakan salah satu alasan yang kuat untuk mempertanyakan keasliannya; dan bahwa nubuat St. Malachy ini bahkan tidak disebutkan dalam riwayat hidupnya yang ditulis oleh St. Bernard. Walaupun memang sebagian orang percaya bahwa alasannya adalah karena teks tersebut ‘tersembunyi’ di arsip Roma selama 400 tahun, seperti teori yang dikatakan oleh Abbey Cucherat.
Menarik juga untuk disimak bahwa Wikipedia membagi daftar Paus itu menjadi dua bagian, yaitu 74 Paus dan antipaus sebelum nubuat itu ditemukan pada tahun 1590, dan 37 Paus yang memimpin setelah tahun 1590. Nah pada kelompok para Paus yang pertama (dari Celestine II s/d Urban VII), hubungan antara motto dan Paus yang bersangkutan umumnya jelas, sedangkan pada kelompok yang kedua (dari Gregorius XIV s/d Petrus Romanus) tidak sejelas pada kelompok yang pertama, bahkan ada yang sama sekali tidak diketahui hubungannya. Memang bisa jadi, ini adalah penggenapan nubuat yang kebetulan demikian terjadinya (jika teks tersebut asli), tetapi bisa juga ini adalah alasan yang masuk akal mengapa sebagian orang mempertanyakan keotentikan teks ini. Karena jika teks itu pemalsuan yang baru dibuat sekitar abad 16, maka tentu saja logis, bahwa daftar kelompok Paus dari 1143 sampai tahun 1590) pasti lebih jelas kaitannya (antara motto dan kenyataannya), karena merupakan pencatatan hal yang sudah terjadi; sedangkan kaitan ini menjadi tidak begitu jelas pada kelompok para Paus sesudah tahun 1590.
Memang di tulisan nubuat itu terdapat 112 para Paus dengan motto yang bernada puitis untuk setiap Paus. Silakan membaca di link tersebut di atas. Di akhir nubuat itu tertulis: “Di akhir penganiayaan, Gereja Roma yang kudus akan dipimpin oleh Petrus orang Roma, yang akan menggembalakan kawanannya di tengah banyak penganiayaan, dan sesudahnya kota yang dikelilingi 7 bukit itu akan dihancurkan dan Hakim yang adil akan menghakimi bangsa- bangsa. Selesai.” Di sini terlihat bahwa tentang Petrus Romanus yang menurut daftar St. Malachy adalah Paus yang terakhir, ramalan tersebut tidak mengatakan bahwa tidak akan ada paus lagi yang mengisi antara dia dengan pendahulunya yang disebut sebagai Gloria Olivae, yang sering dihubungkan dengan Paus Benediktus XVI. Ini hanya mengatakan bahwa Petrus Romanus adalah Paus yang terakhir, sehingga terdapat kemungkinan yang sama antara apakah di antara Gloria Olivae dan Paus terakhir “Petrus Romanus” tidak ada Paus lain, atau, masih terdapat beberapa/ banyak Paus.
Tentang Paus Benediktus XVI yang dihubungkan Gloria Olivae karena nama Benediktus yang dipilihnya, juga sebenarnya merupakan keterangan yang memang bisa dihubungkan tetapi juga tidak spesifik hanya dapat digenapi oleh Paus Benediktus. Pertama karena walaupun order of Our Lady of Mount Olivet (Olivetan) termasuk dalam ordo St. Benediktus, namun tidak semua anggota ordo St. Benediktus adalah anggota Olivetan. Lagipula nama St. Benediktus Yosef Labre yang diacu oleh Paus Benediktus (karena pesta nama Santo tersebut bertepatan dengan hari kelahiran Paus yaitu 16 April), tidak berhubungan sama sekali dengan olive, Olivetans atau Mount Olivet. Kedua, seandainya waktu itu bukan Paus Benediktus XVI yang terpilih, siapapun yang berasal dari Ordo Benediktin dapat dianggap sebagai penggenapan nubuat. Atau, jika yang terpilih Paus dari Amerika Latin atau Paus berkulit hitam (karena buah olive berwarna hitam), atau Paus dari Italia atau Spanyol (negara yang sering dihubungkan dengan perkebunan olive/ zaitun) atau Paus yang punya hubungan dengan agama Yahudi (karena di Yerusalem anda Mount of Olive), juga dapat dihubungkan dengan penggenapan nubuat itu. Dengan demikian hubungan antara Paus Benediktus XVI dengan Gloria Olivae memang dapat saja dihubung-hubungkan, tetapi bukan merupakan tanda absolut pasti demikian artinya.
Mungkin memang suatu kenyataan yang menarik bahwa perayaan pemakaman Paus Yohanes Paulus II terjadi pada saat gerhana hibrid yang terjadi di daerah Pasifik Barat Daya dan Amerika Selatan, sehingga sepertinya cocok dengan nubuatan tersebut, yang menghubungkannya dengan motto “De labore solis (dari hasil pekerjaan matahari)”. Juga karena pada saat kelahirannya 18 Mei 1920, terjadi gerhana matahari sebagian di perairan India. Namun apakah de laboris solis maksudnya adalah gerhana matahari? Tentu ini bisa diinterpretasikan demikian, tetapi juga bukan pasti demikian.
Tentang mengapa hanya ada dua tempat foto Paus setelah Paus Yohanes Paulus II, juga bukan indikasi yang meyakinkan bahwa Vatikan mengatakan bahwa tinggal dua Paus lagi lalu akhir dunia. Sebab daftar foto Paus yang disusun menjadi poster tersebut juga akan terlihat aneh kalau ‘menyisakan’ banyak ruang foto yang kosong. Hal ini akan menimbulkan pertanyaan baru, foto yang disisakan kosong itu mau dibuat berapa jumlahnya? Maka dapat saja keputusan dua foto yang kosong itu dapat saja karena faktor estetis penyusunan foto dalam sebuah poster. Jika nantinya sudah terisi (dua ruang kosong itu) dan lebih satu, maka dapat terjadi foto- foto itu akan disusun dengan format yang berbeda pada pencetakan poster berikutnya.
Berikut ini adalah foto nama- nama Paus -dari St. Petrus sampai Paus Benediktus XVI – yang terpahat di marmer di museum basilika St. Petrus di Vatikan, yang kami ambil di tahun 2010 yang lalu. Lihatlah bahwa di sana masih ada ruang ‘tersisa’ bagi beberapa Paus (tidak hanya tersisa dua Paus). Seandainya sudah penuh sekalipun dan belum terjadi akhir dunia, saya percaya tidak menjadi masalah bahwa akan dibuat plakat marmer lagi yang mengukir nama- nama semua Paus, dengan format/ ukuran yang mungkin berbeda.

Dari video WLC tersebut, kita mengetahui adanya tuduhan- tuduhan yang didasari atas interpretasi pribadi atas nubuatan Kitab Suci. Cara interpretasi ini sesungguhnya malah tidak sesuai dengan Kitab Suci, yang mengajarkan: “Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.” (2 Pet 1:20). Sebab sebagai contohnya, mereka mengintepretasikan the Whore (Pelacur itu) sebagai Evil Church, yang kemudian mereka simpulkan sendiri adalah Gereja Katolik. Padahal jelas disebutkan di dalam Kitab Suci, bahwa ‘the whore‘/ pelacur itu adalah suatu kota yang besar (Why 17:18), dan bukannya Gereja.
Selanjutnya adalah tuduhan bahwa Paus adalah antikristus. Ini adalah tuduhan yang tidak berdasar, karena definisi antikristus menurut Kitab Suci adalah mereka yang menentang Kristus/ Mesias:
“Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. ….. Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.” (1 Yoh 2:18, 22)
“…dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.” (1 Yoh 4:3)
“Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.” (2 Yoh 1:7)
Jika seseorang dengan jujur membaca teks ini, maka ia akan mengetahui bahwa Paus bukanlah antikristus, karena justru Paus tidak pernah menyangkal Kristus, tidak pernah tidak mengakui Kristus, tidak pernah tidak mengakui bahwa Yesus telah datang sebagai manusia. Malahan ajaran Paus sungguh berpusat pada Kristus dan bahwa Kristus telah menjelma menjadi manusia melalui Bunda Maria yang dipilih Allah untuk melahirkan Dia.
Jadi tuduhan bahwa Paus Yohanes Paulus II bahwa ia adalah antikristus, karena ia dikenal sebagai Paus yang paling dicintai di seluruh dunia, juga tidak Alkitabiah. Sebab Kitab Suci juga tidak pernah menuliskan demikian, ini hanya interpretasi pribadi orang yang menuduh.
Beberapa tanggapan tentang tuduhan- tuduhan WLC ini sudah pernah dibahas di sini:
Apakah Gereja Katolik adalah the Whore of Babylon?
Apakah binatang pertama dalam Why 13 =Gereja Katolik?
Tentang warna merah dan ungu: satanisme di Gereja Katolik?
Tentang Inkuisisi
Tentang ajaran sesat Albigenses
Tentang Antikristus menurut Gereja Katolik
Silakan anda membaca terlebih dahulu link- link tersebut di atas, semoga tulisan- tulisan tersebut dapat menjawab pertanyaan anda.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- katolisitas.org
katolik adalah anti kristus,
Ajaran kasih apa loe. Goblok,
bukannya paus membantai umat protestan dan yahudi, apa itu ajaran kasih, heee anti kristus, pengganti dari kristus, yaitu paus,
[Dari Katolisitas: Silakan klik di sini, untuk membaca tanggapan kami apakah Vatikan memihak NAZI. Selanjutnya, jika Anda ingin berdialog dengan kami, silakan menggunakan kata- kata yang sopan, yang menunjukkan bahwa Andapun orang yang beriman, walaupun mungkin bukan Katolik ataupun bukan Kristen.]
He eat, he was born from a mother, he poops like we do, HE EVEN PRAY TO GOD. Its clear hes a human being. God doesnt do all that. Jesus was able to do miracles because God give him the ability to do so, Jesus himself doesnt have any power. He was a messenger of God, but HE IS NOT GOD.
(INI ADALAH TANGGAPAN ORANG ISLAM_JADI BAGAIMANA MAU JELASKAN INI SECARA RINGKAS YA?
[dari katolisitas: Silakan melihat artikel kristologi di bawah ini:
Iman Katolik bersumber pada Allah Tritunggal dan berpusat pada Kristus, Allah yang menjelma menjadi manusia untuk menyelamatkan kita. Inkarnasi, Allah menjadi manusia, adalah perbuatan Tuhan yang terbesar, yang menunjukkan segala kesempurnaanNya: KebesaranNya, namun juga KasihNya yang menyertai kita. Penjelmaan Allah ini telah dinubuatkan oleh para nabi. Yesus Kristus yang kita imani sekarang adalah sungguh Yesus Tuhan yang ber-inkarnasi dan masuk ke dalam sejarah manusia, karena Yesus sungguh Allah dan sungguh manusia.]
http://www.youtube.com/watch?v=U-yhlsRwAAM&feature=mfu_in_order&list=UL
Prophecy of the Century | Next & Last Pope (Part 2)
http://www.youtube.com
http://www.worldslastchance.com
#tolong jelaskan perkara ini kepada saya..
[dari katolisitas: silakan melihat tanya jawab di atas - silakan klik.]
Salam dalam nama Yesus.
Seingat saya dan apakah benar, bahwasanya ada beberapa tulisan yang berisi prediksi akan berakhirnya Tahta Kepausan di Roma, menjelang akhir jaman. Mohon penjelasan pihak Katolisitas akan hal tersebut.
Terimakasih. Sugeng
[Dari Katolisitas: silakan anda membaca ulasan di atas, silakan klik]
Saya tidak tahu apa dasarnya dan referensi dari mana paus dituduh antikristus. ? Alkitab. ? Dokument greja. ?
atau barang kali wahyu pribadi. ?
Klo memang benar antikristus, apa buktinya. ?
Nah yg kaya gini ini sdr kita yg anti katolik paling demen deh.
Sebetulnya kita umat katolik juga bisa balikin ato mempertanyakan kepada mereka2 ” apakah benar pengajaran mereka alkitabiah ” ?
Tapi sy sebagai katolik tetap rendah hati,sabar serta penuh kasih terhadap mereka. Jangan sampe kita hanyut dalam rasa kebencian mereka terhadap kita, diolok-olok,diejek,dituduh,merasa iman mereka yg paling hebat,paling benar sbg-nya. Nah waspadalah kita ,bukankah itu musuh dari ajaran kasih.
Jangan jangan merekalah yg antikristus dlm wujud sikap dan tingkah laku.
Waspadalah. ..waspadalah.
Iblis sangat licik sekali. Lihat kisah Petrus yg ingin melarang Yesus pergi. Apa kata Yesus kepada Petrus,
enyahlah kau iblis..kamu menuruti keinginan dunia tetapi bukan rencana Tuhan.
Salom…eui
Salam sejahtera didalam Tuhan Kita Yesus Kristus, semoga rahmat kasihNya selalu menyertai kita…
saya ingin bertanya tanggapan gereja Katholik mengenai The end of The World 2012? karya John Hogue. Buku ini menceritakan tentang ramalan seorang Santo asal Irlandia yang hidup di tahun 1094 sampai 1148. Pria tersebut bernama St Malachy.
…….
[Dari Katolisitas: Pertanyaan selengkapnya dan tanggapan kami telah disampaikan di atas, silakan klik]