Doa Rosario untuk Para Imam

19

mary_and_priest

19- Juni 1009 s/d 19 Juni 2010

Berikut ini adalah doa rosario (Peristiwa gembira, sedih, dan mulia) untuk mendoakan para imam, yang dikarang oleh almarhum John J. Cardinal Carberry, dari St. Louis, Amerika Serikat. Pada waktu beliau menyusun doa ini belum ada renungan Peristiwa Terang. Peristiwa Terang ditambahkan oleh katolisitas.org.

PERISTIWA-PERISTIWA GEMBIRA

1. Maria menerima kabar gembira

Malaikat Gabriel memberitakan kabar gembira kepada Perawan Maria, bahwa ia akan menjadi Bunda Allah, Sang Sabda yang menjadi manusia. Untuk berabad-abad sesudahnya, Yesus akan menjadi daging di dalam setiap perayaan Ekaristi untuk menjadi santapan rohani bagi kita di dalam kesatuan yang erat dengan Dia.

Doa:
Kami berdoa untuk para imam, yang setiap hari, melalui perkataan konsekrasi dalam Misa Kudus dan melalui Komuni Kudus, memberikan kepada kami Tubuh dan Darah Kristus. Kami berdoa untuk semua orang yang akan menjadi imam di masa mendatang, yang sekarang masih berada di dalam rahim ibu mereka. Agar mereka diselamatkan dari gangguan fisik dan spiritual, dan dapat mencapai Pentahbisan seperti yang Tuhan rencanakan. Kami berdoa untuk para imam di generasi mendatang. Kami berdoa agar semua imam menghargai karunia hidup selibat.

2. Maria mengunjungi Elisabeth saudaranya

Maria mengunjungi saudara sepupunya, Elisabeth, yang mengenali Maria sebagai tabernakel yang hidup bagi  Allah yang Ilahi.

Doa:
Kami berdoa terutama bagi para imam yang membawa Komuni kudus kepada para orang sakit, mereka yang tidak dapat berjalan, dan Viaticum (komuni terakhir) kepada orang-orang yang mendekati ajal. Kami berdoa untuk semua imam yang melayani orang -orang sakit agar para imam tersebut dapat memberi penghiburan, nasehat dan menguatkan mereka yang menderita.

3. Yesus dilahirkan di kandang Betlehem

Yesus dilahirkan di Betlehem. Para malaikat mengumumkan kelahiran-Nya, para majus dan gembala datang dan menyembah-Nya.

Doa:
Kami berdoa agar semua calon imam bertumbuh di dalam pengetahuan dan kasih akan Allah, agar dapat menjadi para imam yang kudus. Kami berdoa terutama untuk mereka yang segera akan ditahbiskan, agar mereka tetap setia sepanjang hidup mereka terhadap hak istimewa untuk "menjadi Kristus" - in persona Christi- yang hadir di tengah kami. Kami berdoa agar semua orang dapat menghargai Perayaan Ekaristi dan Imamat kudus sebagai karunia Tuhan yang terbesar. Kami berdoa agar setiap imam dapat menganggap dirinya,sebagai anggota Keluarga Kudus, seorang putera sejati dari Bunda Maria dan St. Yosef dan saudara dari Kristus, Sang Imam Agung.

4. Yesus dipersembahkan di Bait Allah

Bunda Maria dan St, Yosef, dengan ketaatan kepada hukum Taurat membawa Yesus ke Bait Allah, untuk dipersembahkan kepada Tuhan. Simeon bersyukur kepada Allah yang menyatakan Sang Mesias, kepadanya sebelum ia wafat.

Doa:
Kami berterima kasih kepada Tuhan untuk semua imam yang seperti Simeon, telah bertahun-tahun memberikan pelayanan kepada kami, umat Allah. Kami berdoa agar mereka dapat menerima penghargaan dari Tuhan atas kemurahan hati mereka dan kerelaan mereka berkorban. Kami juga berdoa untuk semua imam yang hatinya dipenuhi perasaan kesepian, depresi, dan ditolak oleh orang lain.

5. Yesus diketemukan di Bait Allah

Yesus diketemukan di antara para guru di bait Allah, Dia kembali ke rumah dan taat kepada Bunda Maria dan St. Yosef.

Doa:

Kami berdoa agar para imam akan selalu ditemukan berada dalam pengurusan perkara-perkara Allah, dan akan selalu taat kepada pengajaran Magisterium Gereja, Bapa Paus dan para uskup dalam persekutuan dengan beliau. Kami berdoa untuk semua imam muda agar kasih dan dedikasi yang mereka alami di tahun-tahun awal imamat mereka dapat selalu bertumbuh seiring dengan waktu. Kami berdoa untuk semua imam yang mengajar tentang iman Katolik kepada anak-anak, kaum muda maupun orang dewasa.

PERISTIWA-PERISTIWA SEDIH

1. Yesus berdoa di Taman Getsemani

Para rasul tertidur; Yesus menitikkan darah saat merenungkan Kisah sengsara dan kematian-Nya; para malaikat datang menghibur-Nya.

Doa:
Kami berdoa agar semua imam yang menderita dan yang berada di jalan salib ke Golgotha dapat dihibur dengan kehadiran Tuhan; mereka yang telah mengkhianati atau yang menolak imannya karena kelemahan mereka, dapat bertobat dan kembali kepada kehangatan kasih Allah. Kami berdoa agar semua imam dapat hidup sesuai dengan kehendak Allah, seperti yang selalu dilakukan oleh Yesus.

2. Yesus didera

Yesus didera dengan kejam dan dipukuli oleh para prajurit.

Doa: Kami berdoa untuk para imam yang dianiaya baik secara fisik maupun mental, mereka yang dipenjarakan atau yang dilarang untuk mempersembahkan Misa kudus atau menerima Komuni kudus. Kami berdoa untuk para imam yang hidup bi bawah tekanan pemerintahan Komunis.

3. Yesus dimahkotai duri

Yesus diolok-olok sebagai raja dan kepala-Nya yang mulia ditembusi oleh duri-duri yang tajam.

Doa:
Kami berdoa untuk para imam yang menderita karena mempertahankan pengajaran Katolik yang otentik. Kami berdoa agar para Uskup akan selalu mempertahankan kebenaran ajaran-ajaran Gereja Katolik dan menolak godaan-godaan untuk meng-kompromi-kan doktrin dalam menghadapi tekanan-tekanan budaya dan sosial.

4. Yesus memanggul salib-Nya ke Golgotha

Memar, berdarah, dan lelah, Yesus memaksa Diri-Nya untuk memanggul salib-Nya ke bukit Golgotha.

Doa:
Kami berdoa untuk semua imam yang sedang memanggul salib yang berat; mereka yang lemah, sendirian, atau yang sedang terjatuh dari keadaan rahmat Tuhan, karena sesuatu hal. Kami berdoa untuk Bapa Paus, yang mungkin menanggung salib yang terberat; dengan adanya penganiayaan dan upaya menghapuskan Gereja, baik yang terjadi di dalam maupun di luar Gereja.

5. Yesus wafat di salib

Yesus menumpahkan titik darah-Nya yang terakhir untuk membebaskan kita dari dosa dan maut.

Doa:
Kami berdoa untuk semua imam yang sedang menghadapi ajal dan yang akan meninggal hari ini. Kami berdoa untuk mereka yang haus akan keselamatan jiwa-jiwa. Kami berdoa agar pengorbanan yang mereka lakukan akan menyempurnakan rencana Allah untuk keselamatan seluruh dunia. Kami berdoa agar para imam membawa Bunda Maria ke dalam hati mereka, seperti Rasul Yohanes, salah seorang imam pertama, yang telah membawa Bunda Maria ke dalam rumahnya, dan menjadikannya sebagai ibunya.

PERISTIWA-PERISTIWA MULIA

1. Yesus bangkit dari mati

Yesus bangkit dari antara orang-orang mati dan menampakkan diri kepada para rasul.

Doa:
Seringkali, para imam dapat menderita, tertekan dan berputus asa ketika melihat hasil yang sangat sedikit dari jerih payah mereka. Kami berdoa agar para imam akan mengingat bahwa salib selalu diikuti oleh kebangkitan; kegelapan selalu diikuti oleh terang. Kami berdoa agar semua imam dapat mengambil bagian dalam suka cita kebangkitan Kristus.

2. Yesus naik ke surga

Yesus memerintahkan para rasul-Nya dan kembali kepada Bapa-Nya di surga.

Doa:
Kami berdoa agar para imam dapat menjalankan tugas mereka untuk mewartakan Kabar Gembira ke seluruh dunia, mengajar dan membaptis jiwa-jiwa yang tak terhitung banyaknya. Kami berdoa untuk para missionaris yang hidup di dalam kemiskinan yang sangat dan dalam kesulitan untuk membawa Injil kepada seluruh bangsa.

3. Roh Kudus turun atas para rasul

Roh Kudus turun ke atas para rasul, yang berkumpul bersama dengan Bunda Maria.

Doa:
Kami berdoa bahwa para imam dapat selalu terbuka kepada karunia Roh Kudus yang menguatkan mereka untuk tugas membawa banyak jiwa kepada Tuhan dan Tuhan kepada jiwa-jiwa. Kami berdoa agar mereka dapat berkerja dengan semangat menyala-nyala untuk menuntun orang-orang kepada pertobatan, terutama mereka yang mengeraskan hatinya. Semoga mereka dapat membawa kasih Allah kepada seluruh dunia.

4. Bunda Maria diangkat ke surga

Bunda Maria diangkat ke surga, tubuh dan jiwa. Ketika di dunia, ia mengasihi dan mendoakan para rasul, yaitu para imam pertama.

Doa:
Kami berdoa agar para imam dapat mengasihi Bunda Maria dan menemukan di dalamnya kasih dan penghiburan dari seorang ibu, pendoa syafaat yang terbesar di antara semua Orang Kudus; dan tempat perlindungan yang pasti terhadap gangguan Iblis dan para pengikutnya yang ingin menghancurkan imam dan imamatnya yang kudus.

5. Bunda Maria dimahkotai di surga

Bunda Maria dimahkotai di surga sebagai Ratu Surga dan bumi. Ia diberi penghargaan oleh Tuhan karena kesetiaannya kepada Tuhan.

Doa:
Kami berdoa agar Bunda Maria, Ratu para iamam, menjadi teladan dalam hal iman dan suka cita, di mana sebuah mahkota, yang dihiasi dengan sejumlah jiwa yang telah dipercayakan kepadanya pada hari Pentahbisannya, akan menjadi penghargaan mereka untuk pelayanan yang setia dan penuh kasih.

PERISTIWA-PERISTIWA TERANG

1. Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis

Walaupun tidak berdosa, Yesus merendahkan diri-Nya untuk dibaptis, agar memberi contoh kepada kita bagaimana kita dapat dilahirkan kembali oleh air dan Roh, yaitu jika kita mati terhadap dosa dan bangkit dan hidup bersama Dia.

Doa:

Kami berdoa bagi semua imam yang mengajar persiapan Baptis, agar pengajaran mereka dapat berperan dalam pertumbuhan iman para katekumen. Kami juga berdoa agar para imam dapat menjadi teladan bagi umat, tentang bagaimana kami dapat mati terhadap dosa, dan bangkit dan hidup baru bersama Kristus, dan dengan setia hidup sesuai dengan janji baptis kami.

2. Yesus membuat mukjizat yang pertama di Kana

Yesus mengadakan mukjizat pertama di perkawinan di Kana, sebagai tanda pengudusan hubungan suami istri dan penyertaan-Nya pada setiap keluarga.

Doa:

Kami berdoa bagi para imam, semoga mereka dapat mengikuti teladan Kristus yang mengasihi Gereja sebagai Mempelai-Nya. Semoga para imam dapat menghayati panggilan mereka untuk menguduskan umat beriman, sebagaimana Kristus menguduskan Gereja sebagai Tubuh-Nya. Kami berdoa pula bagi para imam yang bertugas mendampingi pasangan suami istri ataupun yang mengajar persiapan perkawinan, agar melalui pengabdian para imam, kami dapat melihat teladan kasih yang memberikan diri seperti Kristus memberikan nyawa-Nya bagi kami semua.

3. Yesus memberitakan Injil Kerajaan Allah dan mengajarkan pertobatan

Yesus mengajarkan Kabar Gembira Kerajaan Allah dan pertobatan agar manusia dapat masuk dalam rencana keselamatan Allah.

Doa:

Kami berdoa bagi para imam, agar mereka dapat mewartakan Injil dengan semangat kasih yang berkobar, baik dalam homili, khotbah atupun renungan yang mereka bawakan. Biarlah mereka mengalami kasih-Mu yang melimpah dan kobarkanlah kasih mereka kepada-Mu, agar mereka dapat menyampaikan kasih-Mu itu kepada kami. Pimpinlah secara khusus dengan Roh-Mu, para imam yang memberikan sakramen Pengampunan dosa. Jadikan mereka pendengar yang baik, namun juga penasehat yang bijak dalam sakramen yang penuh rahmat itu.

4. Yesus dimuliakan di atas gunung Tabor

Yesus dimuliakan di atas gunung Tabor, dan para rasul-Nya melihat kemuliaan-Nya bersama Nabi Musa dan Elia.

Doa:

Kami berdoa bagi para imam agar selalu memuliakan Kristus dalam setiap tindakan mereka. Kami berdoa bagi para imam yang sedang memulai pelayanan mereka di suatu daerah yang baru, agar Roh Kudus-Mu menyertai dan memberkati usaha mereka. Kami berdoa agar pada akhirnya nanti, Engkau berkenan mengizinkan para imam mengambil bagian dalam kemuliaan-Mu di surga, atas segala pengabdian dan kasih yang mereka berikan kepada kami di dunia.

5. Yesus menginstitusikan Ekaristi

Yesus menyatakan kasih-Nya dan memberikan perintah agar para murid-Nya mengenang-Nya dalam kurban Tubuh dan Darah-Nya dalam perayaan Ekaristi.

Doa:

Kami berdoa bagi semua imam, yang setiap harinya mempersembahkan Ekaristi. Berkatilah dan kuduskanlah tangan-tangan mereka yang setiap harinya menyentuh Tubuh dan Darah Kristus. Kuduskanlah hati dan pikiran para imam-Mu, ya Tuhan, agar sungguh-sungguh di dalam mereka hadirlah Engkau, 'Kristus': in persona Christi. Tumbuhkanlah rasa syukur dalam diri setiap imam akan peran istimewa mereka untuk membawa kami kepada Kristus, dan Kristus kepada kami. Dan ajarilah kami untuk selalu bersyukur, karena melalui para imam, kami dapat menyambut Engkau dalam Ekaristi.

Doa penutup:

DOA UNTUK PARA IMAM:

O Yesus, Imam Agung kami, dengarkanlah doaku yang sederhana ini, yang kunaikkan demi para imam-Mu. Berikanlah kepada mereka iman yang dalam, pengharapan yang nyata dan teguh, dan kasih yang menyala-nyala, yang terus bertumbuh di sepanjang waktu kehidupan imamat mereka.

Di dalam kesepian, hiburlah mereka. Di dalam kesedihan, kuatkanlah mereka. Di dalam keputus asaan, tunjukkanlah kepada mereka bahwa melalui penderitaan-lah jiwa dimurnikan, dan tunjukkanlah kepada mereka bahwa mereka sangat diperlukan oleh Gereja. Mereka sangat dibutuhkan oleh jiwa-jiwa, mereka sangat dibutuhkan untuk kelangsungan rencana keselamatan.

O, Bunda Maria yang penuh kasih, Bunda para imam, bawalah ke hati-mu para puteramu yang dekat denganmu oleh karena Pentahbisan, dan oleh karena kuasa yang diberikan kepada mereka untuk melanjutkan karya Kristus di dunia yang sangat membutuhkan mereka. Jadilah bagi mereka suka cita, kekuatan, dan secara khusus, bantulah mereka untuk hidup dan mempertahankan kesempurnaan kehidupan selibat yang dikuduskan Allah.

Amin

Share.

About Author

Editor katolisitas.org

19 Comments

  1. Petrus Sudjono on

    Saya pernah membaca dalam website lain bahwa mendoakan Para Imam yang paling baik adalah saat Imam tersebut menyantap Hosti Kudus (Tubuh Kristus) dan minum Anggur (Darah Kristus), sebelum imam tersebut membagikan Hosti kepada umat yang hadir dan layak menerimanya.
    Tidak ada yang baku dalam doa saya, karena waktunya yang singkat, dimana kita juga akan menerima Hosti Kudus. Tapi intinya seperti ini “Tuhan Yesus lindungilah kesucian Imam ini dan Imam lain di dunia agar mereka selalu layak menjadi imam yang mempersembahkan dan membagikan Kurban Kudus-Mu”
    Puji Tuhan saya sering mendapat anugerah istimewa selepas saya berdoa tersebut atau saat antre menerima komuni yang tidak perlu saya sebutkan disini !.

  2. imelda waruna on

    Selama ini saya tidak serius mendoakan para Imam karena menurut saya mereka sudah lebih banyak berdoa daripada saya orang awam ini…tapi setelah banyak membaca mengenai godaan hidup para imam terutama pelecehan seksual dalam Gereja Katolik, saya terkejut dan sungguh berniat mendoakan para imam….dan doa rosario untuk para imam ini bagus sekali…semoga para Pastor dikuatkan dalam kemurnian hidup selibatnya….semoga Tuhan menolong mereka tetap hidup kudus bagiNya…semoga Bunda Maria mengasihi mereka dan menolong para Imam dalam kesepian dan kesedihannya….amin.

  3. Christopher on

    salam damai bagi semua terlebih bagi katolisitas.org…

    saya hanya ingin mengshare Video Paus Benedictus XVI ketika melakukan doa vigil bersama para Imam2 Katolik yang berjumlah ratus ribuan orang di Basilica St.Peter Square, Vatican tanggal 10 bln 6 tahun 2010 untuk merayakan Tahun untuk Para Imam (Year of The Priest) 19- Juni 2009 s/d 19 Juni 2010…

    disana ada dialog antara Para Imam Katolik dari benua Africa, America, Asia, dan Oceania dimana para Imam bertanya tentang masalah2 Gereja kepada Bapa Paus Benedictus XVI dimana setelah itu dilanjtkan doa vigil kepada Sakramen Maha Kudus dan menyanyikan doa Litani dalam musik Gregorian(maaf kalau ketika saya menonton video tersebut salah melihat)..

    Sungguh indah dan kaya sekali Liturgi2 dan lagu2 Gereja Katolik kita, rasanya ketika saya mendengar para Chorus menyanyikan lagu Litani para Kudus seperti Para Malaikat dan Orang Kudus ikut bersama menyanyi bersama kita untuk memuji bersama Allah…

    silahkan lihat link ini :
    link to benedictxvi.tv

    di site tersebut juga memuat semua video2 tentang Paus kita Benedictus XVI, jadi silahkan para pembaca katolisitas.org beserta tim melihat betapa kayanya Gereja Katolik…

    saya berdoa bagi Gereja akan perjalanan-Nya di dunia ini..
    saya juga berdoa agar Allah semakin melakukan panggilan imamat kepada umat-Nya..
    dan semoga Allah selalu senantiasa memberkati dan menguati karya Apostolik Paus Benedikus, Para uskup, Para Imam, dan semua orang yang hidup selibat untuk memuliakan Allah…

    Amin…

    Pax Christi..
    ^o^

  4. yth katolisitas saya suka berdoa rosario tanpa membacakan peristiwa2.karena sy gak hafal dan itu membuyarkan konsentrasi sy. sy slalu doa dgn memejamkan mata. apakah boleh.mohon pencerahan. trima kasih

    • Shalom Eddy,
      Doa Rosario yang baik memang sebaiknya menyertakan renungan akan Peristiwa-peristiwa hidup Yesus (Gembira, terang, sedih, mulia). Permenungan peristiwa hidup Yesus ini adalah “jiwa” dari doa rosario, dan perkataan doa-nya adalah “tubuh” doa tersebut. Jika anda menginginkan agar Bunda Maria membawa anda lebih dekat lagi dengan Kristus, sebaiknya anda merenungkan peristiwa- peristiwa hidup Yesus dalam doa rosario anda.
      Maka jika memungkinkan saya mengusulkan agar anda menghafalkannya. Jika sulit menghafal sekaligus, mulailah dengan 1 set peristiwa Gembira, 1) Maria menerima Kabar gembira, 2) Maria mengunjungi Elizabeth, 3) kelahiran Yesus, 4) Yesus dipersembahkan dalam bait Allah, 5) Yesus diketemukan dalam bait Allah. Nah tuliskan ini di kertas “post it“, tempelkan di tempat- tempat di mana anda dapat mulai menghafalkannya: di cermin, di monitor komputer, di tepi kaca spion mobil/ motor, di kamar mandi, di manapun, supaya anda bisa ingat. Mohonlah kepada Tuhan agar Ia membantu anda untuk menghafalkannya.
      Lalu sesudah hafal, cobalah merenungkannya pada puluhan rosario. Pada saat merenungkan Bunda Maria menerima kabar Gembira, anda dapat membayangkan kejadian saat Maria dikunjungi oleh malaikat Gabriel, atau anda dapat merenungkan hal lain, sehubungan dengan kejadian itu, misalnya, perkataan Maria, “Terjadilah padaku menurut kehendakmu”….. dan pusatkan pada pernyataan ini saja selama 10 Salam Maria. Lain kali jika anda merenungkan peristiwa ini, anda dapat merenungkan sesuatu yang lain, misalnya anda bayangkan bahwa begitu Bunda Maria mengucapkan ketaatannya, lalu Allah Semesta Alam, Allah yang Besar tak terbatas, mengosongkan Diri dengan mengambil rupa setitik sel kecil dalam rahim Maria. Renungkan misteri itu. Ya, demi kasih-Nya pada kita Dia melakukan apa saja…. Atau lain kalinya lagi, untuk merenungkan peristiwa yang sama, anda membayangkan jika anda berlutut di dalam hadirat Allah, dan terang Roh Allah menyelimuti anda seperti Roh Kudus menaungi Maria, dan dalam ketaatan penuh anda-pun memasrahkan diri anda ke dalam rencana Tuhan…. dst
      Dengan demikian, ada banyak sekali yang bisa direnungkan dalam Peristiwa-peristiwa doa Rosario. Sebab prinsip ini dapat dipakai pada saat anda merenungkan peristiwa-peristiwa yang berikutnya. Nah, kalau memakai juga doa untuk para imam, anda sebenarnya dapat mengarang doa sendiri untuk para imam pada setiap peristiwanya. Prinsipnya, jadikan doa ini sebagai doa pribadi anda bersama Bunda Maria, yang ditujukan kepada Yesus. Alamilah betapa Bunda Maria dapat membantu anda semakin akrab dengan Tuhan Yesus melalui doa Rosario ini, doa yang sederhana, namun sungguh dalam dan indah.
      Semoga usulan ini berguna bagi anda.
      Salam kasih dalam Kristus Tuhan, Ingrid Listiati- http://www.katolisitas.org

  5. Pius Nugraha on

    Mbak Inggrid ytk dalam Xtus,

    1. Saya bertanya mengapa Peristiwa terang diletakkan paling paling akhir adalah karena biasanya saya mendoakan rosario empat peristiwa sekaligus (dulu, sebelumnya tiga peristiwa). Sehingga kalau saya meletakan peristiwa terang setelah peristiwa gembira, akan terasa sekali alur permenungan terhadap kisah penyelamatan Tuhan Kita Yesus Kristus. Terus terang dengan diciptakannya peristiwa terang oleh Paus Yohanes Paulus II, saya merasa sangat pas. Sebelumnya, ketika masih tiga peristiwa terasa ada yang bolong, karena justru peristiwa-peristiwa tentang karya Yesus kok tidak ada. Nah sekarang sudah ada dalam bentuk peristiwa terang, tetapi yaitu saya sungguh tidak mengerti mengapa letaknya ada paling belakang. Saya selalu meletakkan peristiwa terang setelah peristiwa gembira.

    2. Memorare-nya bisa saya peroleh dimana?

    Berkah Dalem
    Pius Nugraha

    • Shalom Pius,
      1. Sungguh sangat baik, anda mendoakan rosario empat peristiwa sekaligus setiap hari. Tidak banyak orang yang melakukan hal ini, sehingga memang saya menjawab berdasarkan kebanyakan orang yang mendoakan rosario setiap hari dengan merenungkan salah satu peristiwa saja (Gembira/ Sedih/ Mulia/ Terang).
      Maka, tentu saja jika dilakukan 4 peristiwa sekaligus, lebih tepat memang Peristiwa Terang direnungkan setelah peristiwa Gembira, sehingga urutannya menjadi Gembira, Terang, Sedih, Mulia. Tidak ada ketentuan yang menyebutkan peristiwa Terang harus dilakukan paling belakang setelah peristiwa Mulia, sehingga, kita dapat merenungkannya sesuai dengan urutannya sehingga lebih pas.
      2. Tentang doa di akhir doa Rosario
      Di akhir peristiwa ke 5, yaitu 10 Salam Maria…., Kemuliaan…., Ya Yesus yang baik …. lalu didoakan sebagai berikut:
      Dalam bahasa Inggris:
      Hail Holy Queen
      Hail, Holy Queen, Mother of mercy,
      Hail, our life, our sweetness and our hope.
      To you do we cry, poor banished children of Eve,
      to you do we send up our sigh,
      mourning and weeping in this valley of tears.
      Turn then, O, most gracious advocate
      Your eyes of mercy toward us
      And after this our exile show unto us,
      the blessed fruit of your womb Jesus.
      O clement, O loving, O sweet Virgin Mary.
      Pray for us, O holy, Mother of God,
      That we may be made worthy of the promises of Christ.
      Memorare
      Remember, O most gracious Virgin Mary, that never was it known that anyone who fled to your protection, implored your help or sought your intercession, was left unaided. Inspired by this confidence, I fly to you, O Virgin of virgins, my mother. To you I come; before you I stand, sinful and sorrowful. O Mother of the Word Incarnate, despise not my petitions, but in your mercy, hear and answer me.
      Concluding prayer
      O God, Whose only begotten Son, by His life, death and resurrection, has purcased for us the rewards of eternal life. Grant, Lord, we beseech You, that meditating upon the mysteries of holy Rosary of the most blessed Virgin Mary, we may imitate what they contain and obtain what they promise thorugh the same Christ, our Lord.
      Closing prayer (prayer for priests)
      O Jesus, our great High Priest, hear my humble prayers on behalf of Thy priests. Give them a deep faith, a bright and firm hope and a burning love which will ever increase in the course of their priestly life.
      In their loneliness, comfort them. In their sorrows, strengthen them. In their frustrations, point out to them that it is through suffering that the soul is purified, and show them that they are needed by the Church; they are needed by souls; they are needed for the work of redemption.
      O, loving Mother Mary, Mother of Priests, take to your heart your sons who are close to you because of their priestly ordination and because of the power which they have received to carry on the work of Christ in the world which needs them so much. Be their comfort, be their joy, be their strength, and especially help them to live and to defend the ideals of consecrated celibacy.
      Dalam bahasa Indonesia (berikut ini terjemahannya)
      Salam ya Ratu
      Salam ya Ratu yang suci, Bunda yang berbelas kasih,
      Salam, kehidupan kami, rasa manis dan pengharapan kami,
      kepadamu kami menangis, anak-anak Hawa yang malang dan terbuang
      kepadamu kami mengangkat keluh kesah kami,
      yang berduka cita dan menangis di lembah kedukaan ini
      Maka berpalinglah, O, pembela kami yang sangat baik,
      matamu yang berbelas kasih kepada kami
      Dan setelah pembuangan ini, perlihatkanlah kepada kami
      Yesus, buah rahim-mu yang terberkati
      O yang berbelas kasih, yang mengasihi, O Perawan Maria yang manis.
      Doakanlah kami, ya Bunda Allah yang kudus
      supaya kami layak menikmati janji-janji Kristus.
      Memorare
      Ingatlah, O Perawan Maria yang sangat baik hati, bahwa tidak pernah diketahui bahwa seorangpun yang berlari menuju perlindunganmu, memohon pertolonganmu, atau mencari doa syafaat-mu, ditinggalkan tanpa bantuan. Terdorong oleh keyakinan ini, aku berlari kepadamu, O Perawan di antara semua perawan, Bunda-ku. Kepadamu aku datang, di hadapanmu aku berdiri, yang berdosa dan yang berduka cita. O Bunda Sang Sabda yang menjelma, janganlah mengabaikan permohonanku, namun dalam belas kasihanmu, dengarkanlah dan jawablah aku.
      Doa penutup
      O Tuhan, yang Putera Tunggal-Nya, dengan kehidupan, kematian dan kebangkitan-Nya, telah membayar lunas bagi kami karunia kehidupan ilahi. Berikanlah, Tuhan, kami memohon kepada-Mu, bahwa dengan merenungkan peristiwa-peristiwa Rosario suci Santa Perawan Maria yang sangat terberkati, kami dapat meneladani apa yang terkandung di dalamnya, dan memperoleh apa yang dijanjikannya, melalui Kristus yang sama, Tuhan kami.
      Doa penutup untuk para imam
      O Yesus, Imam Agung kami, dengarkanlah doaku yang sederhana ini, yang kunaikkan demi para imam-Mu. Berikanlah kepada mereka iman yang dalam, pengharapan yang nyata dan teguh, dan kasih yang menyala-nyala, yang terus bertumbuh di sepanjang waktu kehidupan imamat mereka.
      Di dalam kesepian, hiburlah mereka. Di dalam kesedihan, kuatkanlah mereka. Di dalam keputus asaan, tunjukkanlah kepada mereka bahwa melalui penderitaan-lah jiwa dimurnikan, dan tunjukkanlah kepada mereka bahwa mereka sangat diperlukan oleh Gereja. Mereka sangat dibutuhkan oleh jiwa-jiwa, mereka sangat dibutuhkan untuk kelangsungan rencana keselamatan.
      O, Bunda Maria yang penuh kasih, Bunda para imam, bawalah ke hati-mu para puteramu yang dekat denganmu oleh karena Pentahbisan, dan oleh karena kuasa yang diberikan kepada mereka untuk melanjutkan karya Kristus di dunia yang sangat membutuhkan mereka. Jadilah bagi mereka suka cita, kekuatan, dan secara khusus, bantulah mereka untuk hidup dan mempertahankan kesempurnaan kehidupan selibat yang dikuduskan Allah.
      Amin.
      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,

      Ingrid Listiati- http://www.katolisitas.org

  6. Pius Nugraha on

    Yth katolisitas,
    Saya ingin bertanya:
    1. Mengapa Peristiwa Terang diletakkan paling belakang? Bukankah kalau mengikuti alurnya, Peristiwa Terang berada sesudah Peristiwa Gembira?
    2. Bapa Kami, Salam Maria 10x dan kemuliaan didoakan sebelum atau sesudah doa?
    3. Doa penutup didoakan kapan?
    4. Bolehkah doa ini kami lakukan pada bulan Oktober nanti bersama Lingkungan atau kelompok kami yang lain?

    • Shalom Pius,
      1.Kita ketahui bersama bahwa Renungan Peristiwa Terang baru ditambahkan oleh Paus Yohanes Paulus II pada tanggal 16 Oktober 2002. Sebelumnya, sekitar 900 tahun kita hanya mempunyai tiga seri renungan dari lima Peristiwa-peristiwa dalam hidup Yesus, yaitu Peristiwa-peristiwa Gembira, Sedih dan Mulia.
      Sebelum ditambahkan peristiwa-peristiwa Terang, pembagiannya adalah sebagai berikut: 1) Peristiwa Gembira direnungkan hari Senin dan Kamis; 2) Peristiwa Sedih direnungkan hari Selasa dan Jumat; dan 3) Peristiwa Mulia hari Rabu, Sabtu dan Minggu. Namun setelah Peristiwa Terang ditambahkan, maka sekarang pembagiannya adalah:
      1. Peristiwa Gembira direnungkan hari Senin dan Sabtu,
      2. Peristiwa Sedih direnungkan hari Selasa dan Jumat,
      3. Peristiwa Mulia direnungkan hari Rabu dan Minggu,
      4. Peristiwa Terang, direnungkan haru Kamis.
      Setahu saya, tidak ada alasan tertulis mengapa Peristiwa Terang diletakkan setelah Peristiwa Mulia, yaitu dalam hal ini, mengapa direnungkan di hari Kamis dan bukan Selasa. Namun saya rasa, itu sehubungan dengan makna yang direnungkan dalam Peristiwa Terang tersebut, misalnya peristiwa ke 4 perayaan Yesus dimuliakan di atas gunung (Transfigurasi) dan  peristiwa ke 5 perayaan Perjamuan Terakhir keduanya jatuh hari Kamis. Maka, mungkin penentuan hari memang dimaksudkan agar kita dapat lebih menghayati peristiwa-peristiwa tersebut. Seperti halnya Jumat memperingati Jumat Agung, sehingga Peristiwa Sedih direnungkan di hari Jumat.
      Dalam tulisan teks doa Rosario untuk para Imam di atas, memang doa untuk Peristiwa Terang diletakkan paling belakang, karena doa- doa untuk ketiga peristiwa lainnya (Gembira, Sedih dan Mulia) disusun oleh almarhum Kardinal John. J Carberry dari St. Louis. [Pada waktu beliau menuliskan renungan itu, Peristiwa Terang belum ada]. Sedangkan teks doa Peristiwa Terang yang ada di situs ini adalah tambahan dari kami di Katolisitas.
      2. Cara berdoa Rosario adalah:
      Tanda Salib, Atas nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus
      Aku percaya……
      Bapa Kami …..
      Salam Maria ….. 3x
      Kemuliaan….

      Peristiwa (Gembira/ Sedih/ Mulia/ Terang) Pertama: Renungan dan Doa
      Bapa Kami…..
      Salam Maria …… 10x
      Kemuliaan ……
      Ya Yesus yang baik…..
      Peristiwa (Gembira/ Sedih/ Mulia/ Terang) Kedua: Renungan dan Doa
      Bapa Kami…..
      Salam Maria …… 10x
      Kemuliaan ……
      Ya Yesus yang baik…..
      Peristiwa (Gembira/ Sedih/ Mulia/ Terang) Ketiga: Renungan dan Doa
      Bapa Kami…..
      Salam Maria …… 10x
      Kemuliaan ……
      Ya Yesus yang baik…..
      Peristiwa (Gembira/ Sedih/ Mulia/ Terang) Ke-empat: Renungan dan Doa
      Bapa Kami…..
      Salam Maria …… 10x
      Kemuliaan ……
      Ya Yesus yang baik…..
      Peristiwa (Gembira/ Sedih/ Mulia/ Terang) Ke-lima: Renungan dan Doa
      Bapa Kami…..
      Salam Maria …… 10x
      Kemuliaan ……
      Ya Yesus yang baik…..
      Memorare….
      Doa Penutup…..
      Tanda Salib: Atas nama Bapa, dan Putera dan Roh Kudus.
      3. Jadi Doa Penutup dapat diucapkan di akhir Doa Rosario.
      4. Silakan menggunakan doa ini dalam Doa Rosario Lingkungan, maupun dalam doa Pribadi anda setiap hari.

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      Ingrid Listiati- http://www.katolisitas.org

  7. Senangnya aku membaca artikel ini karena ini membantu aku utk selalu berdoa Untuk para imam kita. Banyak orang yang berdoa Rosario Tapi tidak semua orang berdoa kepada orang lain termasuk para Imam. hanya beberapa persen aja tapi selain itu mereka hanya berdoa untuk diri sendiri. Dengan artikel ini sudah menyadarkan aku untuk selalu berdoa juga kepada para imam. biasanya aku berdoa Rosario tapi untuk para imam aku hanya sekilas saja Untuk kesehatan mereka tapi dengan artikel ini aku akan selalu berdoa untuk para imam agar mereka bisa membawa umat Tuhan ke hadapanNya pada misi terakhir di dunia ini.

    Terima kasih

    Salam Bunda Maria dan Tuhan Yesus, semoga web site ini tetap Ngetop buat kita semua.

  8. Dear Stef dan ingrid,

    oh indah sekali doa Rosario untuk para Imam ini, baru kali ini saya melihatnya. Terimakasih banyak, sungguh tepat untuk didoakan sepanjang Tahun Imam yang dicanangkan Bapa Paus Benedictus XVI di tahun ini. Saya ingin mendoakannya dalam doa rosario harian bersama suami. Kami gembira doa rosario kami menjadi lebih ‘berwarna’. Bolehkah saya juga mengcopy doa Rosario untuk para Imam ini bagi milis Perantau Katolik dengan menyebutkan sumbernya ? Tentu akan menjadi wacana doa yang membawa banyak berkat bagi kami

    terimakasih sekali lagi, salam dalam kasih dan doa Bunda Maria,
    uti

  9. Terimakasih banyak atas Editor Katolisitas.org atas artikel bagus diatas; oya saya mau minta ijin juga kepada Editor dan Pengasuh web kesayanganku ini untuk memasukkan widget Katolisitas.org ke blog sederhana kami. He..he…he…udah dipasang baru minta ijin….ya pada intinya biar semakin banyak orang dapat mengakses situs hebat ini.

    Oke, selamat berkarya untuk Katolisitas.org
    “De Mariam Numquam Satis…”

    Cosmas
    btm

      • Bu Inggrid.

        Terkadang saya ikut misa Senakel u doakan para Imam ?! Apakah itu bisa disejajarkan dengan doa Rosario Imam ?! Mhn pencerahan

        ( Selama ini setiap hari juga mendoakan jiwa-jiwa imam supaya disucikan. Juga u jiwa imam yang murtad dari imamatnya, bgm pun juga imamatnya takkan luntur walau ia menjadi awam )

        Damai X’US beserta Bunda Maria dan Joseph sll menyertai
        ~ Justina ~

        • Shalom Justina,
          Saya rasa doa apapun jika didoakan dengan penghayatan dan sikap hati yang benar adalah sama-sama baik. Doa senakel untuk mendoakan para imam adalah doa yang indah, demikian juga dengan doa rosario untuk para imam. Memang maksud kami menuliskan doa Rosario untuk para imam adalah supaya para pembaca dapat mendoakan doa Rosario ini setiap hari, sebab kemungkinan agak sulit bagi orang kebanyakan untuk mengikuti misa senakel setiap hari, sedangkan berdoa rosario untuk para imam ini dapat dilakukan setiap hari.

          Benar, bahwa kita sebagai kaum awam harus dengan tekun mendoakan para imam dalam doa-doa pribadi kita. Mereka adalah orang-orang yang telah dipilih oleh Tuhan secara khusus untuk melayani umat-Nya dan mari kita memohon agar mereka selalu dibimbing Roh Kudus, sehingga mereka dilimpahi rahmat kebijaksanaan, mempunyai suka cita dalam menjalani panggilan hidup mereka, dan dapat menjadi teladan kekudusan bagi kita semua.

          Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
          Ingrid Listiati- http://www.katolisitas.org