Tentang INRI

4

Pertanyaan:

Shalom aleichem b’sem Yeshua massiah,

Meneruskan tentang salib yang dikemukakan oleh saudara Adi maka saya ada pertanyaan terhadap Team Katolisitas. Pada Injil Yohanes 8:27-28 disitu tertulis percakapan antara Tuhan dengan Nikodemus dimana disitu Yesus berkata “Apabila kamu sudah meninggikan Anak Manusia, pada saat itulah kamu akan mengetahui bahwa Akulah Dia”. Berarti pada saat di salib tersebut akan terbuka identitas Yesus. Dan pada Yohanes 19:19-20 dikatakan bahwa Pilatus menulis yang artinya “Yesus Orang Nazaret, Raja orang Yahudi” dalam tiga bahasa yaitu Ibrani, Latin dan Yunani. Tetapi yang kita kenal adalah tulisan Latin yang disingkat INRI. Padahal bila dituliskan dengan 3 bahasa tersebut dari sumber tulisan yang saya dapat adalah :

Latin :
Iesos Nazarenus Rex Iudaerom bila disingkat INRI maka kata INRI tidak berarti apa-apa.

Yunani :
Yesus o Nazorayos o Basileus ton Yudaion bila disingkat YNBY dan singkatan YNBY tidak berarti apa-apa.

yang menjadi arti adalah tulisan dalam bahasa Ibrani :
Ibrani :
Yeshua Hanatszri Wamelekh Heyehudim bila disingkat menjadi YHWH tulisan Tetragramanton dari Yahweh….Tuhan yang Esa. Jadi Yesus Kristus adalah YHWH yang menjelma menjadi manusia bila diruntut dari njil Yohanes 8 :27-28.

Pertanyaan saya adalah
1. kenapa Lambang salib yang kita punyai hanya singkatan dari bahasa latin saja (INRI) tidak ada bahasa Yunani dan Ibraninya?
2. Pertanyaan lebih lanjut adalah kenapa disingkat INRI saja tidak tulisan lengkap. Apakah Gereja perdana sudah menyadari bahwa dalam bahasa Ibrani bila disingkat maka mengungkap jati diri Kristus yang adalah Tuhan dan nama Tuhan tersebut sangat disakralkan oleh bangsa Yahudi mengingat Gereja perdana pada awal mula adalah orang2 Yahudi jadi mereka juga sangat merasa sakral menuliskan Nama Tuhan tersebut?
3. Apakah ejaan dalam bahasa Yunani dan Ibrani di atas adalah benar / salah? Karena jika salah berarti 2 pertanyaan di awal tidak perlu dijawab :-D

Terus terang saya tidak tahu bahasa Ibrani dan Yunani juga bahasa latinpun saya dapat dari sekolah minggu jaman dahulu jadi hal ini saya tanyakan.

Terimakasih dan Tuhan memberkati….
Shalom aleichem

Bernardus Aan

Jawaban:

Shalom Bernardus Aan,

1. Tentang arti INRI

Bangsa Romawi telah mulai melaksanakan hukuman salib sejak 70 tahun sebelum penyaliban Yesus. Penyaliban ini umumnya didahului oleh prosesi dari gedung pengadilan di dalam kota sampai tempat penyaliban, di luar gerbang kota. Lalu para serdadu umumnya membuat suatu tanda yang mengumumkan perbuatan kriminal apa yang dilakukan oleh para terhukum. Nah, pada kasus Yesus, karena tidak ada tindakan kriminal yang dapat dituduhkan kepada-Nya, maka yang dituliskan adalah klaim yang membuat Yesus dihukum yaitu klaim bahwa Ia adalah Raja orang Yahudi, meskipun Yesus sendiri tidak pernah membuat klaim itu.

Nah, Injil mengatakan bahwa klaim tersebut ditulis dalam tiga bahasa, yang artinya adalah: "Yesus, orang Nazareth, Raja orang Yahudi"

INRI - Iesvs Nazarenvs Rex Ivdaeorvm (bahasa Latin), diketahui dari teks Kitab Suci Vulgate oleh St. Jerome

INBI - Iesos Nazoraious Basileus Ioudaios (bahasa Yunani), diketahui dari teks asli Kitab Perjanjian Baru yang semuanya ditulis dalam bahasa Yunani, dan teks- teks tersebut menjadi sumber bagi terjemahan ke banyak bahasa lainnya.

Sedangkan untuk teks Ibrani, tidak diketemukan teks/ dokumentasi yang solid sebagai dasarnya. Ada banyak pendapat yang bermacam tentang hal ini. Bahasa Ibrani modern yang ada sekarang tidak sama dengan bahasa Ibrani pada jaman Tuhan Yesus. Saya tidak mendalami bahasa Ibrani, namun jika melihat sekilas dan dalam terjemahan Ibrani yang anda sertakan, nampaknya tidak menyertakan terjemahan kata Nazaret, נָצְרַת yang jika dilihat di kamus Ibrani diterjemahkan menjadi Náẓərat (Standard Hebrew), atau Nāṣəraṯ (Tiberian Hebrew). Mungkin perlu anda periksa kembali, dari sumber yang anda kutip apakah memang di sana kata 'Nazareth'-nya tidak diterjemahkan, atau Nazaret diterjemahkan dalam kata yang berbeda dari kamus Ibrani yang ada sekarang (menjadi Hanatszri).

Pada waktu jaman penyaliban Yesus, bahasa latin adalah bahasa resmi yang digunakan dalam pemerintahan, sehingga hampir dapat dipastikan teks latin tertulis di paling atas tanda tulisan tersebut. Inilah sebabnya mengapa singkatan INRI menjadi lebih umum dikenal. Teks Latin memang merupakan teks yang secara legal/ hukum resmi digunakan saat itu, sehingga baik teks Yunani maupun Ibrani merupakan tambahan, dengan maksud agar masyarakat setempat dapat memahami alasan mengapa Yesus disalibkan.

2. Mengapa hanya INRI yang dituliskan

Sejak lambang salib (crucifix) mulai umum dibuat dalam lukisan- lukisan maupun dalam bentuk pahatan -terutama pada jaman abad pertengahan-, maka para seniman yang umumnya sudah familiar dengan frasa tersebut dalam bahasa Latin, kebanyakan memilih untuk menyederhanakan lukisan ataupun pahatannya dengan menampilkan singkatan dari teks Latin tersebut, yaitu INRI. Singkatan ini juga sudah digunakan sejak Gereja abad awal.

Maka sebenarnya tidak terlalu menjadi masalah, jika yang ditampilkan hanya tulisan INRI dan tidak semua teks dalam tiga bahasa tersebut. Sebab yang terpenting adalah maknanya, yang memang sesuai dengan apa yang dikatakan dalam Injil (Yoh 19:19-20).

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- katolisitas.org

Share.

About Author

Ingrid Listiati telah menyelesaikan program studi S2 di bidang teologi di Universitas Ave Maria - Institute for Pastoral Theology, Amerika Serikat.

4 Comments

  1. Stefanus Freydy on

    Saya mau tanya, mungkin tidak ada hubungannya dengan artikel ini.

    Apakah di situs ini ada artikel yang menceritakan darimana asal perbedaan simbol salib Katolik dengan salib Protestan yang polos?? Saya tidak menemukan artikelnya di sini, jika ada tolong admin bantu saya menemukannya, trims:)

    [dari Katolisitas: Pertanyaan serupa telah dijawab di dalam tanya jawab berikut ini, silahkan klik]

    • eko pramudita warlian on

      segala sesuatu pasti ada alasannya. terlepas dari iman, symbol hanyalah symbol. namun pasti alasan mengapa symbol tersebut ada. sebagai sesama orang yang mengimani kristus saya mencoba membantu menjawab pertanyaan diatas berdasarkan apa yang saya ketahui dari gereja saya.

      mengapa salib kriten protestan polos?

      seperti yang kita ketahui Yesus mati di salibkan dan bangkit pada hari ketiga. nah berdasarkan hal tersebutlah maka salib pada kristen protestan hanya polos. kristen protestan lebih menitik beratkan bahwa Yesus sudah bangkit dan naik ke Surga. sehingga raganya tidak ada lagi pada salib yang menyalibkannya. pelambangan salib polos pada kristen protestan bertujuan mengingatkan kita bahwa Yesus bukan saja sudah mati demi menyelamatkan umatnya tetapi juga kebangkitannya dari kubur serta kenaikannya ke Surga.

      semoga sedikit memberi penjelasan…:)

      [dari katolisitas: Gereja Katolik melihat dua arti bahwa Kristus telah bangkit namun melalui penderitaan dan kematian-Nya di kayu salib. Silakan juga melihat penjelasan dalamnya makna tanda salib – silakan klik]

  2. edul terudis sitepu on

    tingkatkan lah imanmu umat katolik,janganlah gerejamu jadi lambang saja.jadikanlah engkau menjadi umat katolik yang beriman.dalam kasih tuhan kita selalu mendapatkan keselamatan.

  3. Bernardus Aan on

    Shalom aleichem b’sem Yeshua massiah,

    Meneruskan tentang salib yang dikemukakan oleh saudara Adi maka saya ada pertanyaan terhadap Team Katolisitas. Pada Injil Yohanes 8:27-28 disitu tertulis percakapan antara Tuhan dengan Nikodemus dimana disitu Yesus berkata “Apabila kamu sudah meninggikan Anak Manusia, pada saat itulah kamu akan mengetahui bahwa Akulah Dia”. Berarti pada saat di salib tersebut akan terbuka identitas Yesus. Dan pada Yohanes 19:19-20 dikatakan bahwa Pilatus menulis yang artinya “Yesus Orang Nazaret, Raja orang Yahudi” dalam tiga bahasa yaitu Ibrani, Latin dan Yunani. Tetapi yang kita kenal adalah tulisan Latin yang disingkat INRI…..

    [Dari Katolisitas: pertanyaan ini selengkapnya dan jawabannya telah ditayangkan di atas, silakan klik]