Tentang Novena Tiga Salam Maria

114

Pertanyaan:

Shalom,
Saya seorang Katolik yang boleh dikatakan “KTP”, mungkin dikarenakan status saya yang telah dibaptis semenjak bayi. Saya mempunyai pacar seorang Protestan, yang menurut saya sejak bersama dia, iman saya semakin bertambah, saya menjadi semakin dekat dengan Tuhan dan Gereja Katolik. Melalui setiap pertanyaan dan pemikiran dari padanya mengenai agama Katolik yang harus dapat saya jawab. Dengan harapan dia juga bisa merasa terpanggil untuk masuk gereja Katolik dan bersama membangun keluarga Katolik yang bahagia. Banyak artikel dari web ini yang begitu membantu saya, sehingga saya dapat memahami agama Katolik yang saya yakini dengan lebih baik lagi. Pada kali ini, kendala yang saya hadapi yaitu mengenai Novena Tiga Salam Maria.

Pacar saya menanyakan:
1. mengapa di doa novena itu sedemikian panjangnya dan mengapa doa salam maria harus diulang sebanyak itu? Bukankah dalam sebuah doa itu yang terpenting adalah keyakinan dan keteguhan hati?
2. mengapa dalam doa novena sampai harus disebutkan nama santo-santa yang mengenalkan doa novena tersebut? Apakah ini menjadi hal yang penting?

Menghadapi pertanyaan tersebut saya hanya bisa mengibaratkan bahwa doa novena laiknya kita melakukan upacara bendera… Mungkin banyak dalam prosesi tersebut yang tidak kita ketahui maknanya namun tetap kita lakukan karena itu sudah menjadi bagian dari prosesi tersebut. Namun dia dan saya pribadi juga merasa kurang puas terhadap jawaban yang sudah saya berikan. Kiranya Bu Inggrid / Pak Stef / Rm. Wanta bisa memperjelasnya.
Terima kasih, Tuhan memberkati. Bernardus

Jawaban:

Shalom Bernardus,

Kami bersyukur jika website ini dapat membantu anda untuk dapat semakin mengenal iman Katolik. Berikut ini adalah yang dapat saya sampaikan tentang pertanyaan anda/ pacar anda:

1. Mengapa doa novena Tiga Salam Maria itu panjang dan mengapa doa Salam Maria diulang-ulang?  Bukankah dalam sebuah doa itu yang terpenting adalah keyakinan dan keteguhan hati?

Menurut ajaran Gereja Katolik, doa pada dasarnya adalah “Ayunan hati, suatu pandangan sederhana ke surga, satu seruan syukur dan cinta kasih di tengah percobaan dan di tengah kegembiraan.” (KGK, 2558-2559, mengutip St. Teresia kanak-kanak Yesus). Dari definisi ini, maka disposisi/ sikap hati menjadi suatu yang penting. Maka selain dari keyakinan dan keteguhan hati, yang terpenting sebenarnya adalah kasih di dalam hati kita kepada Tuhan. Kasih kepada Tuhan inilah yang mendasari setiap devosi. Jika kita mengasihi Kristus, maka ada dorongan yang kuat di dalam hati kita untuk mengasihi pula setiap anggota Tubuh Mistik-Nya, yaitu khususnya para orang kudus yang telah bersatu dengan-Nya di surga, dan terutama di sini adalah Bunda Maria, yang telah diberikan oleh Yesus untuk menjadi ibu kita juga (Yoh 19: 26- 27).

Maka meskipun kelihatannya panjang, Novena Tiga Salam Maria itu sebenarnya tidak panjang bagi orang yang mendoakannya dengan kasih. Sama seperti jika anda menghabiskan waktu yang panjang dengan pacar anda untuk berbincang-bincang hal yang sama (misalnya tentang bagaimana anda mengasihinya) dan tidak bosan, demikian pula di dalam doa, meskipun panjang, namun kalau didoakan dengan kasih, seharusnya tidak terasa panjang dan membuat bosan. Perkataan yang ada jangan dianggap sebagai perkataan dalam”upacara”, karena jika dihayati maksudnya adalah kita mengucapkan ketergantungan kita kepada Allah dan kepada dukungan doa dari Bunda Maria. Diucapkan berulang, maksudnya juga antara lain melatih kita untuk berdoa dengan setia, dan untuk menunjukkan kesungguhan hati kita. Dalam doa novena, memang biasanya boleh disebutkan ujud permohonan, dan sebenarnya pengulangan penyebutan permohonan tersebut menyadarkan kita akan segala keterbatasan dan kelemahan kita dan bahwa kita sungguh membutuhkan pertolongan dari Allah.

Selanjutnya tentang doa berulang, silakan membaca di jawaban ini, silakan klik

2. Mengapa dalam doa novena sampai harus disebutkan nama santo-santa yang mengenalkan doa novena tersebut? Apakah ini menjadi hal yang penting?

Sebenarnya doa bagi umat Katolik adalah komunikasi dengan Allah. Namun karena doa tersebut pada hakekatnya adalah “Ayunan hati dan pandangan ke surga”, maka, kita mengetahui bahwa di surga itu Allah dikelilingi oleh para kudus-Nya. Maka pandangan kita ke surga juga sebenarnya tak lepas dari pandangan kita kepada persekutuan para kudus yang memang tak henti-hentinya berdoa bagi kita yang masih berziarah di dunia. Diskusi lebih lanjut tentang persekutuan para kudus ini sudah pernah dibahas di sini, silakan klik, dan di sini, silakan klik.

Maka penyebutan akan nama Santo dan Santa yang menyebarkan devosi Tiga Salam Maria di dalam doa itu sendiri maksudnya adalah untuk mengingat jasa mereka yang mengajarkan doa novena ini, yang akhirnya banyak membantu banyak orang menerima pertolongan dari Tuhan melalui doa- doa Bunda Maria. Juga penyebutan nama-nama mereka sebenarnya untuk mengingatkan kita bahwa merekapun adalah para sahabat kita yang akan turut mendoakan kita. Bersama dengan mereka kita menghormati Bunda Maria, yang akan membawa ujud doa kita ke hadapan Tuhan.

Sebenarnya, jika kita bisa melihat para kudus itu sebagai para sahabat Yesus yang bekerjasama dengan Yesus untuk membawa banyak jiwa kepada keselamatan, maka kita akan dapat semakin memahami dan menghargai ajaran mengenai persekutuan para kudus ini. Sebab sebenarnya Tuhan Yesus tidak hanya menghendaki kita membatasi diri pada hubungan pribadi diri kita masing-masing dengan Dia (“hanya aku dengan Tuhan”) tetapi Ia menghendaki agar kita, selain datang sebagai pribadi, kita juga datang kepada-Nya dalam kesatuan bersama-sama dengan saudara/i seiman, sebagai sesama anggota Tubuh-Nya (“kami dengan Tuhan”). Itulah sebabnya dalam mengajarkan cara berdoa kepada para rasul, Yesus mengajar kita memanggil Allah sebagai “Bapa Kami” bukan “Bapa saya”.

Maka penyebutan nama para Santo/ Santa di dalam doa tidaklah ‘mengurangi’ hormat kita kepada Tuhan, bahkan sebaliknya, malah semakin memuliakan-Nya. Karena kita tidak datang sendiri, tetapi bersama- sama dengan para kudus itu ke hadirat Tuhan, dengan harapan bahwa Tuhan akan berkenan mengabulkan doa kita yang dipanjatkan dengan dukungan para sahabat-Nya yang sudah bersatu dengan-Nya di surga. Ini hampir sama dengan kita minta agar anggota keluarga, teman atau Romo/ pendeta mendoakan kita. Tentu kita senang jika ada orang yang mau mendoakan kita, bukan? Namun biar bagaimanapun juga, mereka yang masih hidup di dunia ini tidak sempurna, dan sama-sama berdosa seperti kita; sedangkan para kudus yang sudah bersatu dengan Kristus di surga, sudah menjadi sempurna, karena telah bersatu dengan Kristus sendiri. Maka ayat Yak 5:16, “Doa orang benar besar kuasanya” itu sungguh berlaku dalam diri para kudus itu, sebab mereka adalah orang-orang yang sudah dibenarkan oleh Tuhan.

Demikianlah Bernardus, yang dapat saya tuliskan sehubungan dengan pertanyaan anda. Saya berharap bahwa tulisan ini menjawab pertanyaan anda/ pacar anda. Jika masih ada yang kurang jelas, silakan bertanya kembali, dan saya akan berusaha menjawabnya.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- www.katolisitas.org

Share.

About Author

Ingrid Listiati telah menyelesaikan program studi S2 di bidang teologi di Universitas Ave Maria - Institute for Pastoral Theology, Amerika Serikat.

114 Comments

  1. angelicajessica on

    Shalom,

    saya ingin bertanya seputar novena 3 salam Maria.
    1) Apakah ada urutan atau tata cara khusus dalam mendoakan novena 3 salam Maria? Selama ini saya mendoakan dengan urutan : kemuliaan; terpujilah nama Yesus, Maria, dan Yosef; Bapa kami; salam Maria; lalu permohonan dan dilanjutkan dengan doa novena yang terdapat di puji syukur.
    2) Mengapa doa novena 3 salam Maria saya masih belum terkabulkan? Padahal yang saya tahu novena ini didodakan untuk permohonan sulit sehingga membutuhkan Bunda Maria sebagai perantara. Memang seperti dalam cerita pernikahan di Kana, di saat Bunda Maria berkata kepada para pembantu untuk melakukan apa yang Yesus katakan dan juga tertulis dalam doa novena 3 salam Maria “bila permohonan ini selaras dengan kehendak Tuhan”, doa kita akan terkabulkan kalau Yesus berkehendak. Tapi adakah cara agar doa kita terkabulkan?

    terima kasih sebelumnya. God bless :)

    • Shalom Angelica,

      Kerendahan hati merupakan pondasi kehidupan rohani kita sebagai murid Kristus. Ini selayaknya nampak juga dalam sikap doa kita kepada Tuhan. Pada saat kita berdoa, kita mengarahkan pandangan kita ke Surga, sebagai seorang mahluk ciptaan kepada Sang Pencipta, namun juga dengan keyakinan iman seorang anak kepada Bapanya. Jika kita percaya sungguh bahwa hidup kita ada dalam tangan Tuhan Allah Bapa yang begitu mengasihi kita, maka kita akan mempunyai sikap percaya bahwa Ia-lah yang paling mengetahui bagaimana Ia akan menjawab doa-doa kita. Kita serahkan kepada-Nya, kapan Ia akan menjawab doa kita, dan apakah Ia akan menjawab sesuai dengan permohonan kita ataukah tidak. Sebab kita percaya apapun yang diputuskan dan dikehendaki oleh Tuhan adalah untuk kebaikan kita, karena sebagai Bapa, Ia pasti menghendaki yang terbaik bagi kita dan bagi keselamatan kita. Sikap penyerahan semacam inilah yang kita perlukan dalam doa.

      Apa yang Anda lakukan dalam doa novena Anda sudah baik. Bertekunlah terus dan nantikanlah jawaban Tuhan dengan hati yang percaya bahwa Allah mengetahui apa yang terbaik bagi Anda. Sekalipun mungkin saja Ia tidak menjawab permohonan Anda sesuai dengan kehendak Anda, namun percayalah jawaban Tuhan itu kelak akan lebih baik bagi Anda. Sedangkan jika memang Tuhan berkenan menjawab permohonan Anda sesuai dengan apa yang Anda minta, adalah hak Tuhan juga untuk mengabulkannya pada waktu-Nya.

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      Ingrid Listiati- katolisitas.org

  2. Dear team

    Mohon bantuannya apakah team katolisitas ada terjemahan novena st rita dan st philomena.karena menurut info novena tsb blm ada terjemahan ke bahasa indonesianya. Makasih.

    [dari Katolisitas: Doa Novena kepada St Philomena baru saja kami terjemahkan secara bebas dari situs EWTN, silakan memperolehnya di rubrik Doa di sini, silakan klik. Terjemahan Doa Novena kepada St Rita akan kami usahakan menyusul]

  3. Shalom,
    mengutip ayat di kitab Yakobus 5:16, …….. doa orang benar besar kuasanya……….
    apakah ayat ini dapat memotivasi para awam untuk mengabarkan injil. Apakah arti dibenarkan Tuhan itu tanpa syarat kekudusan. Menurut pemahaman saya bagaimana mungkin awam dapat membantu penginjilan keseluruh dunia, jika ia tidak hidup atau belum hidup dalam kekudusan.

    Mohon penjelasan.

    Salam,
    Pardohar

    • Shalom Pandohar,

      Yak 5:16 “Doa orang benar besar kuasanya” dapat menjadi motivasi bagi kita semua bahwa Allah mendengarkan doa umat-Nya. Di satu sisi, menjadi motivasi bagi kita agar terus bertumbuh dalam kekudusan. Orang tidak dapat menunggu untuk mewartakan Kristus sampai mencapai kesempurnaan. Ketika kita dibaptis, maka kita menerima perutusan untuk mewartakan Kristus. Jadi, walaupun kita masih jatuh bangun dalam perjuangan kekudusan, namun kita terus dipanggil mewartakan Kristus dalam kapasitas kita masing-masing. Perlu diingat, kekudusan adalah satu proses yang harus kita lalui di dunia ini.

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      stef – katolisitas.org

  4. yulianacandra on

    Shalom,,

    saya ingin bertanya mengenai doa novena tiga salam maria,, mohon bantuannya :)
    1. Untuk doa novena ini, apakah hanya didoakan selama 9 hari atau terus menerus sampai pemohonan kita dikabulkan?

    2. Untuk berdoa novena ini, disertakan doa salam maria setiap pagi dan sore. Cukup 1x saja atau 3x dalam sekali doa?

    3. Ketika saya tengah berdoa novena, terkadang anak saya terbangun dan menangis. Apakah saya tetap harus melanjutkan novena, atau berhenti dulu dan nanti diulang dari awal lagi?

    4. Apakah selama 9 hari berdoa novena ini, waktunya harus bersamaan? Jika terlewat dari waktu ynag ditentukan, apakah novena harus dilakukan mulai dari awal lagi?

    5. Seringkali di pertengahn doa, konsentrasi saya buyar. Padahal suasana di sekitar saya sudah hening. Mohon tipsnya, bagaimana agar saya bisa tetap berkonsentrasi hingga doa saya selesai.

    Demikian pertanyaan saya. Saya tengah berdoa novena beberapa hari ini namun seringkali di tengah berdoa saya hilang konsentrasi. Terimakasih ibu atas bantuannya. Semoga bisa meningkatkan keimanan dan konsentrasi saya dalam berdoa. Sekali lagi terima kasih. Tuhan memberkati.

    • Shalom Yuliana,

      Sejujurnya, dalam hal devosi, tidak ada ketentuan yang demikian mengikat, sebab devosi adalah ungkapan kasih, sehingga tidak dapat dibuat patokan yang terlalu kaku. Semakin kita mengasihi Allah dan mengasihi para orang kudus-Nya, maka kita akan mendoakan doa-doa devosi tersebut dengan tidak terlalu menghitung-hitung asal memenuhi ketentuan minimum. Atas dasar prinsip ini, saya menanggapi pertanyaan Anda:

      1. Novena didoakan 9 hari berturut-turut atau setiap hari?

      Minimal 9 hari, namun dapat didoakan setiap hari. Kata Novena itu sendiri menandai angka 9. Jumlah doa tiga Salam Maria di bagian pertama, kedua dan ketiga, semuanya berjumlah sembilan, dan karena itu angka 9 tidak terbatas pada makna 9 hari, namun dari doanya itu sendiri mencakup 9 doa Salam Maria; dan inipun masih boleh ditambah dengan mendaraskan doa Salam Maria ataupun doa-doa lainnya selama berkali-kali sepanjang hari.

      2. Doa Salam Maria pada pagi dan sore, cukup 1x atau 3 kali?

      Tidak ada ketentuannya, silakan saja didoakan dengan kasih yang besar, sejumlah yang diinginkan.

      3. Kalau terputus perlu diulang?

      Juga tidak ada ketentuannya, boleh diulang, tapi juga boleh dilanjutkan, yang penting tetap dilakukan dengan kasih.

      4. Apakah harus didoakan pada waktu yang sama? Jika terlewat apakah harus diulang kembali?

      Sejauh yang saya ketahui tidak ada aturan baku tentang hal ini. Memang baik jika diadakan waktu yang sama untuk mendoakan doa novena, yang melambangkan komitmen dan kesetiaan kita dalam mendoakannya, namun jika karena satu dan lain hal, kondisi tidak memungkinkan, maka yang penting doa novena tetap didoakan, dengan kasih dan pengharapan.

      5. Bagaimana agar tetap berkonsentrasi?

      Beberapa cara yang dapat dicoba, adalah dengan berdoa di suatu tempat yang khusus (pojok doa) di rumah Anda. Di situ letakkanlah crucifix yang sudah diberkati, demikian juga lukisan/ gambar yang dapat mengarahkan pikiran dan hati Anda. Anda dapat berdoa dengan menyalakan lilin, dan ingatkanlah diri Anda bahwa doa Anda seperti nyala api lilin itu yang asapnya membubung tinggi ke Surga. Anda dapat menyalakan lagu instrumental rohani, atau jika Anda lebih memilih hening, juga dapat dilakukan, sambil terus memusatkan hati kepada Tuhan Yesus, yang ada bersama dengan para kudus-Nya. Dalam doa Novena Tiga Salam Maria, silakan juga membayangkan Bunda Maria ada bersama Anda, turut membawa intensi permohonan Anda ke hadapan Allah Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Juga ada bersama Anda untuk mendoakan Anda, adalah para orang kudus yang menganjurkan doa novena Tiga Salam Maria, yaitu St. Mechtildes, St. Antonius dari Padua dan St. Leonardus dari Porto Mauritio, serta St. Alfonsus Liguori.

      Para kudus mengajarkan kita untuk selalu menyadari kehadiran Tuhan dalam keseharian kita, dan sejujurnya ini tidak mudah. Maka doa novena jangan dipandang sebagai doa yang berdiri sendiri sebagai doa yang didaraskan pada pagi atau sore hari, namun sebagai salah satu doa dalam rangkaian doa sepanjang hari. Nah di sepanjang hari itu, usahakanlah untuk juga mendaraskan doa-doa singkat, yang keluar dari hati. Untuk tips bagaimana agar kita tidak lupa kepada Tuhan dalam keseharian kita, silakan klik di sini.

      Mari saling mendoakan agar kita sama-sama dapat mengingat Tuhan dan membawa-Nya serta dalam apapun yang kita lakukan sepanjang hari, agar Tuhan dapat menjadikan segala yang kita lakukan sebagai jalan yang mendekatkan diri kita kepada-Nya.

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      Ingrid Listiati- katolisitas.org

  5. Bunda Maria, kehidupan ekonomi kami sekarang sangatlah sulit.. semakin umurku bertambah semakin sulit pula menjalani hidup ini..aku sangat kasihan melihat istri dan anakku yang mempunyai keinginan tapi belum bisa aku penuhi.

    setiap aku berusaha dan ternyata gagal mendapatkan uang aku menangis dlm perjalanan pulang, bahkan aku berhenti di tengah jalan dan tidak tahu harus kemana,aku ragu untuk pulang ke rumah, karna jika aku pulang tanpa membawa hasil aku sangat sedih melihat istri dan anakku yang hanya berusaha sabar menerima kenyataan bahwa ayahnya pulang tanpa membawa hasil…

    tolonglah ya ibu maria agar kesejahteraan kami menjadi lebih baik lagi..amin

    mohon doa dari semua semoga doa novena yang aku ucapkan setiap jam 1 malam akan membawa kehidupan yang lebih baik untuk keluarga kami

    • Saudaraku Yohanes,

      Sekedar sharing, saya pun sedang mengalami hal yg sama seperti saudara alami, tapi buat saya pribadi, memohon rejeki kepada Tuhan memang tidak salah, karena memang Ia satu2nya tempat kita memohon. Akan tetapi perlu kita sadari bahwa kita adalah hamba Tuhan, kita tidak berhak untuk mendikte Tuhan. Yang sungguh menjadi pengalaman iman saya adalah pada saat saya benar2 berpasrah dan selalu mengucap “terjadilah kehendakMu ya Tuhan, berikanlah aku pemikiran yg bijaksana dan hati yg tulus ikhlas dan penuh cinta kasih, supaya saya selalu dapat mendengar tuntunan dan bimbinganMu, tambahkanlah kepadaku, iman Katolik yg sesuai dengan ajaranMu”, sesuatu terjadi kepada saya, rejeki itu datang dgn tiba2 dan tepat pada waktunya pada saat anak saya harus bayar uang pangkal sekolah, tidak lebih, tidak kurang.. Hanya cukup.

      Disini saya hanya ingin mengemukakan bahwa Tuhan selalu menyediakan rejeki bagi kita, tapi kita harus mengetahui kehendakNya sehingga selaras dgn usaha kita. Mungkin kepaitan ini adalah ujian iman kita, masalahnya bukan pada rejeki yg tdk kunjung datang, tapi Tuhan mau merubah pola pandang kita thd “uang”. Manusia butuh uang untuk hidup, tetapi bukan hidup untuk uang. Bergantunglah hanya padaNya, bukan pada rejeki/uang/hal2 yg duniawi.

      (mohon admin Katolisitas mereview tulisan saya yg tata bahasanya kurang baik)

  6. Saya bukan khatolik, mengenai novena 3x salam maria pun saya dengar dari pacar ade saya. Saya sendiri dalam pergumulan pasangan hidup, tapi kalau cuma didoakan 9 hari berturut2 apakah itu cukup? Pacar saya novena 3x salam maria hampir setahun lebih dgn nama orang lain (bukan saya)untuk pasangan hidupnya malah muncul saya dalam kehidupannya. Akhirnya sekarang dia jalani hub lebih dr 1orang. Waktu mulai hub pun sy tdk tahu kalau dia ada orang lain, setelah saya tahu saya tdk mau menyerah begitu saja, jika saya bertahan dan mendoakannya dgn novena 3x salam maria bisakah cara saya dibenarkan? Bisakah bunda maria juga mendoakan saya? Dan Tuhan menjawab doa saya?
    kalau pacar saya berdoa untuk org lain sebelum ketemu saya, knp bs muncul saya dlm hidupnya? Apakah Tuhan tak menjawab doanya, atau dia salah berdoa? Mohon bantuannya, saya cukup bingung dan lelah dengan hal ini. Terima kasih. God bless

    • Shalom Grace,

      Novena adalah salah satu bentuk devosi bagi umat Katolik, yang merupakan suatu ungkapan kasih kepada Allah dan kepada para orang kudus-Nya. Maka devosi ini kalau dihayati dengan benar, bukan maksudnya semata-mata untuk meminta ini atau itu kepada Allah, tetapi untuk menyerahkan diri kita kepada-Nya dan memohon agar para orang kudus-Nya itu untuk mendoakan kita. Dalam hal ini, jika seseorang berdoa novena tiga Salam Maria, maka ia memohon agar Bunda Maria mendoakannya sehubungan dengan apa yang menjadi permohonannya kepada Allah. Namun di atas semua itu, yang dimohon melalui novena adalah karunia Roh Kudus, agar kita dapat menyerahkan segala sesuatunya ke dalam tangan Tuhan. Sebab Allah-lah yang menjawab dan mengabulkan doa-doa kita. Bunda Maria hanya membantu mendoakan kita. Karena Bunda Maria adalah seseorang yang telah dibenarkan Allah di Surga, maka kuasa doanya sangatlah besar (lih. Yak 5:16). Bunda Maria telah diberikan oleh Kristus untuk menjadi ibu bagi semua orang, maka, ya, Bunda Maria dapat mendoakan Anda. Namun ketahuilah, bahwa peran Bunda Maria adalah untuk menghantar Anda kepada Kristus.

      Dalam kehidupan kita ada banyak rencana Tuhan yang tidak langsung dapat kita ketahui maksudnya. Namun begitu sudah terjadi dan kita melihat kepada buah-buah/ hasilnya, baru kita mengetahui mengapa Allah mengizinkan sesuatu hal itu terjadi. Namun bagi orang yang mengimani Allah yang Mahakasih dan Penyayang, kita selalu yakin bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu, untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka semua yang mengasihi Dia (Rom 8:28). Dalam kasus Anda, jika Anda bertanya, mengapa Anda bisa hadir dalam kehidupan pacar Anda, maka dalam kacamata iman, kita dapat mengatakan, sebab Allah merencanakan sesuatu yang indah bagi kehidupan Anda dan pacar Anda itu, entah Anda akan bersama dia, atau sekalipun Anda tidak bersama dia.

      Maka, sabarlah dalam menghadapi segala sesuatunya. Walau mungkin hati bertanya-tanya saat ini, percayalah bahwa Tuhan mengizinkannya sesuatu terjadi dalam hidup kita untuk kebaikan kita, asalkan kita mengasihi Dia. Mungkin ini adalah saatnya bagi Anda untuk mencari dan menemukan Tuhan dan mengalami kasih-Nya, dan baru sesudahnya Anda dapat melihat keadaan yang Anda alami dengan cara pandang yang baru. Bukannya tidak mungkin, dengan cara pandang yang baru itulah, Anda menemukan titik terang dan jalan keluar untuk pergumulan Anda.

      Teriring doa dari kami di Katolisitas.

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      Ingrid Listiati- katolisitas.org

Add Comment Register



Leave A Reply