Buku Tamu

Kami sangat menghargai kalau anda bersedia memberikan pesan atau komentar

Silakan meninggalkan saran yang membangun, pesan atau komentar umum, yang ingin ditampilkan di website, namun tidak berhubungan dengan artikel-artikel yang ada.
Untuk mengirim pesan yang tidak ingin ditampilkan di website, dapat menuliskannya di kontak.

Katolisitas.org mempunyai hak untuk menampilkan, menolak, atau menyensor semua pesan dan komentar yang masuk baik di artikel atau buku tamu untuk kebaikan bersama. Mohon dapat dimaklumi.

Terimakasih telah berpartisipasi dalam website ini. Tuhan memberkati. Salam kasih dari: www.katolisitas.org.

4.2 12 votes
Article Rating
1.2K Comments
Inline Feedbacks
View all comments
adera
7 years ago

dear team katolisitas, berkah dalem..tahun depan saya ingin menikah, untuk bulan dalam tahun liturgi apa sajakah yang boleh melakukan sakramen pernikahan? mohon bimbingannya. [dari Katolisitas: pada prinsipnya, Gereja menganjurkan agar tidak mengadakan perayaan/pesta perkawinan di masa Prapaskah (enam minggu sebelum Paskah) dan oktaf Paskah (delapan hari setelah Paskah); tidak juga di masa Adven (4 minggu sebelum Natal) dan di hari-hari Jumat sepanjang tahun, karena hari-hari tersebut merupakan hari-hari tobat, jadi tidak cocok untuk pesta. Untuk tahun 2015 jadwal Minggu Prapaska I: 22 Feb 2015 s/d Minggu Prapaska V: 22 Maret 2015, Minggu Palem 29 Maret 2015 dan Minggu Paskah 5… Read more »

Herman Jay
7 years ago

Liturgi Yang Lebay? Menarik Sabtu , 23 agustus 2014, pukul 19.30, saya kebetulan menyetel radio FM 107, 90 dan mendengarkan istilah baru :” liturgi yang lebai”dari gereja tertentu dalam pembahasan yang bertema: Indonesia Berteologi. 1. Initinya : iman yang bertumbuh meningkatkan keakraban hubungan umat beriman dengan Sang Pencipta. Artinya : tidak ada alagi pendekatan protokoler dan seremonial dalam berhubungan dengan Allah. 2. Hubungan dengan allah berdasarkan kesederhanaan, kejujuran, ketulusan dan kedewasaan rohani. 3. Liturgi yang lebay justru tidak membawa umat kepada hubungan yang akrab dengan Allah karena lebih banyak bersifat seremonial protokoler. 4. Kiranya Katolisistas dapat memberikan pandangan yang mencerahkan… Read more »

Ingrid Listiati
Reply to  Herman Jay
7 years ago

Shalom Herman Jay, Silakan membaca sekilas di atas tentang makna liturgi, silakan klik. Liturgi merupakan wujud pelaksanaan tugas Kristus sebagai Imam Agung. Dalam hal ini, liturgi merupakan penyembahan Kristus kepada Allah Bapa, namun dalam melakukan penyembahan ini, Kristus melibatkan TubuhNya, yaitu Gereja; sehingga liturgi merupakan karya bersama antara Kristus (Sang Kepala) dan Gereja (Tubuh Kristus). Dengan memahami arti tersebut, maka kita ketahui memang liturgi itu berkaitan dengan Gereja. Karena Gereja yang didirikan oleh Kristus itu hanya satu, dan Gereja yang satu itu adalah Gereja Katolik, maka memang liturgi yang dalam arti yang sesungguhnya, memang hanya ada dalam Gereja Katolik. Kita… Read more »

Rafaelkristianto
7 years ago

Selamat siang tim katolisitas.
Saya mau tanya, siapa ya nama lengkap dari Rm Kris, O.Carm yg mendampingi tim doa dalam website katolisitas ini.
Terima kasih banyak.
Tuhan memberkati karya pelayanan Anda.

[dari Katolisitas: nama lengkap beliau adalah Paulus Kristianto P.S., O.Carm. Jika Anda memerlukan alamat email Rm Krist untuk menghubungi langsung, beliau mengijinkan. Kami sampaikan info alamat email beliau ke email Anda, namun untuk ujud doa silakan disampaikan melalui situs Katolisitas. Terima kasih kembali.]

exodus
7 years ago

dear Katolisitas,
sekedar ide saja bagaimana kalau materi2 yang ada di web katolisitas di susun dalam format pdf sehingga bisa di baca saat offline atau apabila perlu di buat bukunya sehingga visi dan misi dari katolisitas bisa lebih meluas karena menurut hemat saya ada kelebihannya saat materi2 yang ada di katolisitas bisa di bagikan kepada orang2 yang awam dengan teknologi internet :) maksudnya ada versi offline nya

mungkin itu saja dari saya. terima kasih.

[Dari Katolisitas: Terima kasih atas masukan ini. Mohon doanya agar kami dapat mewujudkannya.]

christia nt
7 years ago

syaloom katolisitas,. saya beragama kristen protestan. namun saya rindu ke gereja katolik. apa saya dapat mengikuti ibadah di gereja katolik? apa saja yang mesti dibawa? dan bagaimana tata cara nya?
salam kasih dari Tuhan
syaloom..

Ingrid Listiati
Reply to  christia nt
7 years ago

Shalom Christia, Tentu Anda dapat mengikuti ibadah di gereja Katolik. Anda dapat datang ke gereja/ paroki yang terdekat dari rumah Anda, dan mengikuti perayaan Ekaristi yang diadakannya di sana. Perayaan Ekaristi bagi umat Katolik adalah puncak ibadat, yang menjadi sumber dan puncak kehidupan kami. Selanjutnya tentang apakah maknanya Ekaristi bagi umat Katolik, silakan klik di sini, dan di sini. Umumnya memang tidak banyak umat Katolik yang membawa Kitab Suci ke gereja, disebabkan karena kami umumnya telah membaca bacaan Kitab Suci hari itu di rumah, sebelum mengikuti perayaan Ekaristi. Bacaan-bacaan yang dibacakan dalam perayaan Ekaristi (Misa Kudus) dalam Gereja Katolik adalah… Read more »

lady barbara
7 years ago

Shallom, boleh saya tahu.. tulisan Sri Paus Franciskus bertajuk Evangelii Gaudium sudah ada terjemahannya ke bahasa Indonesia?

[Dari Katolisitas: Silakan Anda menghubungi Keuskupan Surabaya untuk memperoleh keterangan mengenai terjemahan ini, sebab mereka sudah menerjemahkannya.]

andre dave
7 years ago

SYALOM, Saya sangat salut sekali dengan situs katolisitas, situs ini benar2 di kuasai roh kudus,

[Dari Katolisitas: Pujian dan kemuliaan hanya bagi Tuhan Allah kita! Mohon dukungan doanya untuk kelangsungan situs ini.]

gustaphe
7 years ago

Dear Katolisitas, Yesus merasa lapar dan mengutuk pohon ara “Pada pagi-pagi hari dalam perjalanan-Nya kembali ke kota, Yesus merasa lapar. Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu : “Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!” dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu.” (Matius 21:18-19) Sangat manusiawi sekali jika Yesus merasa lapar, sebab namanya manusia pasti merasakan lapar. Ini membuktikan bahwa Yesus hanyalah manusia biasa, bukan Tuhan. Sangat tidak masuk akal jika Tuhan merasa lapar. Yang lebih tidak rasional yaitu bagaimana mungkin hanya… Read more »

Ioannes
Reply to  gustaphe
7 years ago

Salam, Gustaphe Sesungguhnya, silogisme yang anda sertakan tersebut tidak memperhatikan iman Kristiani yang percaya bahwa : 1. Yesus adalah Allah sekaligus manusia. Artinya, Yesus adalah Allah, yang mahakuasa dan mulia. Ia dapat melakukan apapun karena Ia mahakuasa. Akan tetapi, Allah yang mahakuasa ini rela merendahkan diri menjadi manusia demi kasih-Nya pada manusia (Flp 2.7; Yoh 3.16). Ia adalah Allah yang mengambil rupa manusia secara sukarela, Allah sekaligus manusia. Bila Allah mahakuasa, Ia dapat melakukan apa saja, termasuk menjadi manusia tanpa berhenti menjadi Allah. Ibaratnya, sama seperti seorang raja yang menyamar menjadi rakyat jelata dan tinggal di tengah orang miskin. Ia… Read more »

johanes
7 years ago

Shalom Pak Stef, saya baca dalam Yes 40:21-22, apakah ayat ini menunjukan bahwa manusia perjanjian lama tahu bentuk bumi adalah bulat bukan bidang datar? [dari katolisitas: Silakan melihat link ini- silakan klik] kemudian tentang penyebutan Yahwe, katolisitas pernah menyebutkan (mohon dikoreksi kalau saya salah) bahwa dalam doa-doa katolik memang tidak menggunakan kata Yahwe karena artinya sama dengan Tuhan/Allah. kalau demikian mengapa dalam nyanyian mazmur masih menggunakan kata Yahwe ( “bahagia ku terikat pada Yahwe, harapanku pada Allah Tuhanku..) dan dinyanyikan dalam perayaan Ekaristi? [dari katolisitas: Karena artinya sama, tidak menjadi masalah memakai Yahwe, Tuhan, Allah. Dengan demikian, dalam lagu-lagu juga… Read more »

pencariTuhan
7 years ago

Selamat Siang Bp.Stefanus Tay dan Ibu Inggrid Tay,
terimakasih atas pertanyaan-pertanyaan yg sudah dijawab, saya sungguh bersyukur bahwa saya bisa mendapat jawaban (meski belum secara keseluruhan) atas pertanyaan-pertanyaan saya. saya juga berterimakasih bapak dan ibu bisa menyelenggarakan seminar Credo di paroki stema kemarin, yang membuat saya lebih bisa mengenal siapa sebenarnya Allah. Saya menjadi lebih tertarik untuk membaca KKGK dan juga KGK, untuk tau lebih banyak dan mengenal Allah.

Salam

vigilianus talokon
7 years ago

Saya mau bertanya: Dalam rangka kegiatan paroki dan penghormatan kepada bunda maria di bulan Mei, paroki kami mengadakan beberapa kegiatan lomba di antaranya ada lomba koor. Inti pertanyaan saya, ada satu Wilayah Rohani yang menyanyikan lagu yang berbau gereja sebelah (dalam hal ini Gereja Protestan). Apakah hal ini diperbolehkan????? Dominus vobiscum… [Dari Katolisitas: Agaknya lebih tepat jika Anda bertanya kepada pihak panitia. Tidak ada salahnya menyanyikan lagu rohani, hanya saja memang kalau untuk dinyanyikan dalam pertandingan, lebih baik ditanyakan kepada panitia yang membuat persyaratan. Sedangkan kalau untuk dinyanyikan dalam liturgi, juga perlu dilihat, apakah syairnya sesuai dengan ajaran iman Katolik,… Read more »

vigilianus talokon
Reply to  vigilianus talokon
7 years ago

Terima kasih atas tanggapannya….
memang dalam proposal kegiatan yang dibagikan untuk lagu bebas hanya dituliskan lagu bebas rohani…hanya itu saja….
memang ada tanggapan beberapa umat yang mengatakan seperti ini: “seperti tidak punya lagu saja gereja katolik sehingga harus menyanyikan lagunya umat protestan”…tanggapan beberapa umat memang seperti itu….Jadi, menurut tim katolisitas kalau dalam pertandingan saja boleh menyanyikan lagu yang bukan lagu katolik kecuali dalam Perayaan Ekaristi???
Terima kasih sebelumnya…..

Ingrid Listiati
Reply to  vigilianus talokon
7 years ago

Shalom Vigilanus, Sejujurnya, persoalannya tergantung juga dengan tujuan dari diadakannya lomba koor di paroki Anda. Apakah lomba bertujuan untuk menggiatkan Koor dalam tugas pelayanan dalam liturgi, ataukah lomba diadakan hanya dalam rangka mengakrabkan ataupun menggiatkan kegiatan koor di paroki. Sebab kalau tujuannya adalah untuk meningkatkan pelayanan dalam perayaan liturgi, maka adalah lebih pas kalau lagu-lagu yang dilombakan adalah lagu-lagu liturgi. Sedangkan kalau tidak ada tujuan ke sana, namun hanya menggiatkan koor, ya, maka nampaknya dapat dimengerti jika diperkenankan menyanyikan lagu-lagu rohani non liturgis. Mari bersikap bijaksana dalam menyikapi hal-hal yang tidak terlalu prinsip. Seorang Katolik boleh saja menyanyikan lagu-lagu rohani,… Read more »

Nilam Sulistiana
7 years ago

Berkah dalem Bapak/Ibu, saya Nilam mahasiswi Pendidikan Seni Rupa di UNY, saya sedang mempelajari mata kuliah estetika. Saat saya mendalami mata kuliah tersebut, saya semakin penasaran ingin mengetahui hal-hal artistik apa saja yang ada di gereja, seperti simbol-simbol dan warna kasula yang digunakan Romo dilihat dari pandangan estetika karena pasti itu semua memiliki arti, dan saya ingin mengetahuinya. Terimakasih, salam. [Dari Katolisitas: Ada banyak sekali unsur estetika dalam Gereja Katolik. Silakan mangunjungi situs-situs Katolik yang sudah banyak menulis tentang hal ini, seperti situs Belajar Liturgi, silakan klik, dan Tradisi Katolik, silakan klik, dan dapatkan informasi yang Anda perlukan lebih lanjut… Read more »

bimomartens
7 years ago

Shalom bapak/ibu Tay,

Saya ingin bertanya, apa artinya mempunyai “lisensiat dalam kitab suci” dan kira-kira siapa yang berhak memberikan gelar ini?

Terima kasih sebelumnya, berkah dalem.

Ingrid Listiati
Reply to  bimomartens
7 years ago

Shalom Bimomarten,

Licentiate/ lisensiat, dipahami sebagai seseorang yang memegang gelar akademis, yang dikenal sebagai licence. Istilah itu diperoleh dari istilah Latin, licentia, yang menandai bahwa seseorang yang memegangnya telah memegang sertifikat penyelesaian untuk mempraktekkan sebuah profesi.

Maka dalam Gereja Katolik, Biblical Licentiate/ lisensiat Kitab Suci, mengacu kepada seseorang yang telah berhasil menyelesaikan gelar akademis di bidang Kitab Suci, dari sebuah universitas ataupun lembaga pontifikal, yaitu universitas/ lembaga yang diakui oleh Vatikan.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- katolisitas.org

gebysoares
7 years ago

Salam Katolisita. saya seorang Kristen Katolik,,,, belakangan ini saya sedang berdebat dengan seorang muslim di media online, dimana kami berdebat dengan tentang Yesus Kristus dan Muhammad. Sebagai seorang yang beriman dan percaya bahwa Yesuslah jalan keselamatan maka saya sangat tidak percaya dengan Kenabian yang ada pada Muahammad sehingga kami berdebat panjang lebar sampai pada pembangunan Kaba’h dimekah. yang ingin saya tanya apa benar yang dipercaya oleh umat Islam bahwa kaba’h itu awal mulanya dibangun oleh Malaikat atas perintah Allah dan kemudian dilanjutkan oleh Nabi Adam sampai pada Nabi Abraham, sedangkan cara Islam menyembah Kaba’h itu sesuai dengan yang dilakukan oleh… Read more »

Fulgen harus bisa
7 years ago

selamat paskah om dan tante…
sukses untuk kalian berdua… Tuhan memberkati selalu

[dari Katolisitas: Terima kasih, Fulgen. Selamat Paskah juga buat Anda dan keluarga.]

Herman Jay
7 years ago

Mencari Makna Pernak-Pernik Simbolis Liturgi Pra Paskah dan Paskah Setiap mengikuti masa pra Paskah dan perayaan Minggu Suci , banyak hal simbolis yang mengundang tanya karena umat , apalagi umat baru , hanya menerima secara taken for granted, tanpa memahami maknanya. Karena tidak mengetahui maknanya, umat bisa memberi jawaban sendiri dengan mengira-ngira alasannya yang mungkin tepat tetapi juga bisa salah. Kiranya Katolisitas membantu memberi pencerahan. 1. Dalam masa Pra Paskah ada devosi jalan salib dengan 14 Pemberhentian. Sejak kapan devosi tersebut dimulai? Sejak kapan devosi dengan 14 stasi mendapat bentuknya yang tetap? Mengapa jumlah stasinya tidak kurang dan tidak lebih… Read more »

Ingrid Listiati
Reply to  Herman Jay
7 years ago

Shalom Herman Jay, Sambil menunggu jawaban dari Rm. Boli, izinkan saya menanggapi pertanyaan Anda. Jika kelak ia menyampaikan jawaban yang berbeda, silakan mengabaikan jawaban saya, dan silakan mengikuti tanggapan Romo Boli, sebab ia yang lebih pakar dalam hal ini. 1. Tentang Jalan Salib, silakan lebih dahulu membaca sekilas di sini, silakan klik. Silakan membaca di link ini, silakan klik, untuk mengetahui sejarah terbentuknya devosi Jalan Salib, seperti yang kita kenal sekarang. Devosi Jalan Salib telah berakar sejak Gereja awal, dimulai dari tradisi yang mengatakan bahwa Bunda Maria setiap harinya mengunjungi rute jalan salib yang dilalui Kristus menjelang wafat-Nya di kayu… Read more »

fendi
7 years ago

Syaloom..
team katolisitas yth.. terima kasih kepada bapak/ibu semua.. dengan hadirnya web ini saya banyak pemahaman akan iman katholik saya, sungguh bermanfaat bagi kita. Dengan mengerti ajaran katholik merubah sikap/perilaku dlm mengikuti perayaan Ekaristi yang agung bukan hanya sekedar serimonial, anggapan saya selama ini. Semoga teman2 yg berkunjung di web ini menjalani hidup di masyarakat menjadi rasa /berasa khatolik dan dirasakan semua org2 di sekitar kita berada.

Budi
7 years ago

Salam pak Stef/ bu Ingrid,

Kalau boleh usul, bagaimana jika katolisitas.org membuat artikel yang mengulas kehidupan membiara para biarawan/biarawati secara umum/ringkas? karena sepengetahuan saya belum ada artikel yang khusus mengupas hal ini di katolisitas.org, sedangkan doa bagi panggilan imamat dan hidup membiara selalu menjadi pokok doa di paroki tempat saya menggereja. Artikel seperti itu tentu sangat berguna bagi banyak umat katolik untuk tahu lebih banyak tentang hidup membiara sebenarnya.

Terima kasih sebelumnya.

[dari katolisitas: Terima kasih atas usulannya. Kami akan mempertimbangkan usulan ini dan kalau memungkinkan kami akan mencoba merealisasikannya.]

johanes
7 years ago

Dear Katolisitas,
Saya Usul : dari bacaan harian oleh katolisitas dibuatkan renungannya, semoga dapat membantu mereka yang rajin membaca kitab suci tiap hari.
Salam dalam kasih Tuhan,
johanes.

[dari katolisitas: Pada saat ini, kami hanya dapat membuat renungan mingguan yang dapat dilihat di sini – silakan klik. Untuk renungan harian kami belum dapat melakukannya.]

Lidwina
7 years ago

Citra Katolisitas yang terpancar sangat kuat menurut saya adalah sabar, lembut, bijaksana, penuh kasih, tegas karena berpegang teguh pada ajaran Gereja Katolik, namun sekaligus juga toleran. Sangat positif! Sangat Kristiani! Terima kasih!

Romo pembimbing: Rm. Prof. DR. B.S. Mardiatmadja SJ. | Bidang Hukum Gereja dan Perkawinan : RD. Dr. D. Gusti Bagus Kusumawanta, Pr. | Bidang Sakramen dan Liturgi: Rm. Dr. Bernardus Boli Ujan, SVD | Bidang OMK: Rm. Yohanes Dwi Harsanto, Pr. | Bidang Keluarga : Rm. Dr. Bernardinus Realino Agung Prihartana, MSF, Maria Brownell, M.T.S. | Pembimbing teologis: Dr. Lawrence Feingold, S.T.D. | Pembimbing bidang Kitab Suci: Dr. David J. Twellman, D.Min.,Th.M.| Bidang Spiritualitas: Romo Alfonsus Widhiwiryawan, SX. STL | Bidang Pelayanan: Romo Felix Supranto, SS.CC |Staf Tetap dan Penulis: Caecilia Triastuti | Bidang Sistematik Teologi & Penanggung jawab: Stefanus Tay, M.T.S dan Ingrid Listiati Tay, M.T.S.
top
@Copyright katolisitas - 2008-2018 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "www.katolisitas.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial Katolisitas.org adalah karya kerasulan yang berfokus dalam bidang evangelisasi dan katekese, yang memaparkan ajaran Gereja Katolik berdasarkan Kitab Suci, Tradisi Suci dan Magisterium Gereja. Situs ini dimulai tanggal 31 Mei 2008, pesta Bunda Maria mengunjungi Elizabeth. Semoga situs katolisitas dapat menyampaikan kabar gembira Kristus. 
1.2K
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x