<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for katolisitas.org</title>
	<atom:link href="http://katolisitas.org/comments/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://katolisitas.org</link>
	<description>Mengetahui dan Mengasihi iman Katolik</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 May 2012 10:29:37 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>Comment on Adakah doa syafaat di Gereja Katolik? by Stefanus Tay</title>
		<link>http://katolisitas.org/6210/adakah-doa-syafaat-di-gereja-katolik/comment-page-1#comment-60152</link>
		<dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 10:29:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=6210#comment-60152</guid>
		<description>&lt;p&gt;Shalom Sunny,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Memang kesatuan umat beriman adalah merupakan doa Yesus sendiri (lih. Yoh 17). Dan menjadi tantangan bagi seluruh umat beriman agar dapat turut serta untuk mewujudkan persatuan umat beriman. Terima kasih juga kalau anda mau belajar iman Katolik dari perspektif Gereja Katolik. Semoga Roh Kudus yang terus membimbing kita untuk mencapai kebenaran. Mari kita bersama-sama mengasihi Kristus dengan segenap hati, pikiran dan kekuatan kita.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan,&lt;br /&gt;stef - katolisitas.org&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Sunny,</p>
<p>Memang kesatuan umat beriman adalah merupakan doa Yesus sendiri (lih. Yoh 17). Dan menjadi tantangan bagi seluruh umat beriman agar dapat turut serta untuk mewujudkan persatuan umat beriman. Terima kasih juga kalau anda mau belajar iman Katolik dari perspektif Gereja Katolik. Semoga Roh Kudus yang terus membimbing kita untuk mencapai kebenaran. Mari kita bersama-sama mengasihi Kristus dengan segenap hati, pikiran dan kekuatan kita.</p>
<p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br />stef &#8211; katolisitas.org</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mengapa OMK perlu memahami imannya? by Rm Yohanes Dwi Harsanto, Pr</title>
		<link>http://katolisitas.org/6991/mengapa-omk-perlu-memahami-imannya/comment-page-1#comment-60151</link>
		<dc:creator>Rm Yohanes Dwi Harsanto, Pr</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 10:27:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=6991#comment-60151</guid>
		<description>Salam Ferdi,
 
Benarlah bahwa spiritualitas (pengalaman iman akan Tuhan), komunitas, dan pengetahuan iman merupakan tiga perkara yang harus menjadi prioritas dalam pembinaan OMK. Yang lain merupakan pengembangan lebih lanjut namun jika yang pengembangan ini tidak ada, tetaplah tiga hal pertama tadi diprioritaskan. Dalam Spiritualitas, penting sekali mengajak OMK berlatih berdoa dengan cara segera melaksanakan doa. Ada banyak metode doa dalam Tradisi Katolik yang harus mereka alami: rosario, aneka devosi seperti devosi Sakramen Mahakudus, Jalan Salib, ibadat sabda, pertemuan doa (gaya Taize, gaya Karismatik Katolik, dll). Ekaristi dan sakramen tobat, dan dibimbing ber-refleksi. Kemudian dalam bidang Komunitas, perlu ditumbuhkan kebiasaan refleksi bersama mengenai apa yang dialami dalam kebersamaan itu, serta langkah ke depan dengan terang Sabda Tuhan. Rapat-rapat pun harus diterangi Sabda tuhan, dengan dibacakan teks Alkitab hari itu, dan setelah rapat refleksi lagi sebentar sebelum doa penutup rapat. Dalam hal Pengetahuan iman, selalu mesti dibuat acara membahas katekismus. Berdoalah selalu untuk OMK Anda.
 
Salam
Yohanes Dwi Harsanto Pr</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Ferdi,</p>
<p>Benarlah bahwa spiritualitas (pengalaman iman akan Tuhan), komunitas, dan pengetahuan iman merupakan tiga perkara yang harus menjadi prioritas dalam pembinaan OMK. Yang lain merupakan pengembangan lebih lanjut namun jika yang pengembangan ini tidak ada, tetaplah tiga hal pertama tadi diprioritaskan. Dalam Spiritualitas, penting sekali mengajak OMK berlatih berdoa dengan cara segera melaksanakan doa. Ada banyak metode doa dalam Tradisi Katolik yang harus mereka alami: rosario, aneka devosi seperti devosi Sakramen Mahakudus, Jalan Salib, ibadat sabda, pertemuan doa (gaya Taize, gaya Karismatik Katolik, dll). Ekaristi dan sakramen tobat, dan dibimbing ber-refleksi. Kemudian dalam bidang Komunitas, perlu ditumbuhkan kebiasaan refleksi bersama mengenai apa yang dialami dalam kebersamaan itu, serta langkah ke depan dengan terang Sabda Tuhan. Rapat-rapat pun harus diterangi Sabda tuhan, dengan dibacakan teks Alkitab hari itu, dan setelah rapat refleksi lagi sebentar sebelum doa penutup rapat. Dalam hal Pengetahuan iman, selalu mesti dibuat acara membahas katekismus. Berdoalah selalu untuk OMK Anda.</p>
<p>Salam<br />
Yohanes Dwi Harsanto Pr</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bagaimanakah asal-usul rosario? by Stefanus Tay</title>
		<link>http://katolisitas.org/1692/bagaimanakah-asal-usul-rosario/comment-page-1#comment-60150</link>
		<dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 09:39:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=1692#comment-60150</guid>
		<description>&lt;p&gt;Shalom Vincensius,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tidak pernah ada keharusan bahwa berdoa Rosario harus memakai untaian rosario. Untaian Rosario dipakai agar kita dapat berkonsentrasi untuk merenungkan misteri Kristus dan tidak berkonsetrasi untuk menghitung doa Salam Maria. Doa Rosario ini adalah merupakan bersifat devosi, sehingga tidak ada aturan bakunya, seperti juga dengan Novena Roh Kudus. Jadi dalam Novena Roh Kudus, yang menjadi fokus adalah mengarahkan hati kita, seperti para rasul pada waktu itu - untuk menerima Roh Kudus pada hari Pentakosta. Novena Roh Kudus, dapat disertai dengan Misa atau juga dengan Rosario. Namun, secara prinsip, kita dapat mendoakan: Doa (hari 1,2,3,4,5,6,7,8,9) dan setiap hari setelah doa pada hari yang bersangkutan diikuti dengan Bapa Kami (1x), Salam Maria (1x), Kemuliaan (7x), Doa Konsekrasi kepada Roh Kudus dan doa tujuh Karunia Roh Kudus. Silakan melihatnya di sini - &lt;a href=&quot;http://www.ewtn.com/devotionals/pentecost/seven.htm&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;. Semoga dapat membantu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan,&lt;br /&gt;stef - katolisitas.org&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Vincensius,</p>
<p>Tidak pernah ada keharusan bahwa berdoa Rosario harus memakai untaian rosario. Untaian Rosario dipakai agar kita dapat berkonsentrasi untuk merenungkan misteri Kristus dan tidak berkonsetrasi untuk menghitung doa Salam Maria. Doa Rosario ini adalah merupakan bersifat devosi, sehingga tidak ada aturan bakunya, seperti juga dengan Novena Roh Kudus. Jadi dalam Novena Roh Kudus, yang menjadi fokus adalah mengarahkan hati kita, seperti para rasul pada waktu itu &#8211; untuk menerima Roh Kudus pada hari Pentakosta. Novena Roh Kudus, dapat disertai dengan Misa atau juga dengan Rosario. Namun, secara prinsip, kita dapat mendoakan: Doa (hari 1,2,3,4,5,6,7,8,9) dan setiap hari setelah doa pada hari yang bersangkutan diikuti dengan Bapa Kami (1x), Salam Maria (1x), Kemuliaan (7x), Doa Konsekrasi kepada Roh Kudus dan doa tujuh Karunia Roh Kudus. Silakan melihatnya di sini &#8211; <a href="http://www.ewtn.com/devotionals/pentecost/seven.htm" rel="nofollow">silakan klik</a>. Semoga dapat membantu.</p>
<p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br />stef &#8211; katolisitas.org</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Apakah gerakan karismatik Katolik sesat? by Ingrid Listiati</title>
		<link>http://katolisitas.org/6832/apakah-gerakan-karismatik-katolik-sesat/comment-page-1#comment-60149</link>
		<dc:creator>Ingrid Listiati</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 09:33:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=6832#comment-60149</guid>
		<description>&lt;p&gt;Shalom Honey,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Adalah komitmen kami di Katolisitas, untuk menyampaikan ajaran iman Katolik yang sesuai dengan Kitab Suci dan Tradisi Suci sebagaimana disampaikan oleh Magisterium Gereja Katolik. Tentang Visi dan Misi Katolisitas, dapat dibaca di sini, &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/tentang&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kami sudah menyampaikan di artikel di atas, bahwa Magisterium Gereja Katolik telah menerima gerakan Karismatik sebagai gerakan gerejawi (&lt;em&gt;ecclesial movement&lt;/em&gt;). Dengan diterimanya gerakan Karismatik Katolik sebagai gerakan gerejawi, maka artinya Magisterium telah menerima bahwa karunia-karunia yang ada di dalam gerakan Karismatik Katolik ini (termasuk karunia bahasa roh) adalah karunia yang berasal dari Roh Kudus. Maka yang perlu dipertanyakan adalah interpretasi yang meragukan otentisitas karunia-karunia Roh Kudus dalam gerakan Karismatik Katolik ini, karena Magisterium Gereja Katolik sendiri tidak meragukannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Anda mengatakan bahwa Anda, &quot;&lt;span style=&quot;color: #333399;&quot;&gt;sangat meragukan bahkan menolak bahasa roh di dalam pertemuan apapun di  zaman sekarang ini, karena TIDAK sesuai dengan apa yg diajarkan Rasul  Paulus 1Kor 14:27&lt;/span&gt;.&quot; Tetapi ini adalah interpretasi Anda pribadi, dan tidak mewakili pandangan Magisterium Gereja Katolik. Sedangkan yang disampaikan oleh Magisterium Gereja Katolik, yang dijabarkan&#160; dalam Surat Gembala Mengenai Pembaharuan Karismatik Katolik, dengan judul &quot;Aneka Karunia, Satu Roh&quot;, yang dikeluarkan oleh Konferensi WaliGereja Indonesia tanggal 10 November 1993, yang ditandatangani oleh Mgr. Julius Darmaatmadja, SJ dan Mgr. M.D. Situmorang OFMCap tentang karunia-karunia Roh Kudus adalah: bahwa karunia bahasa roh yang disebut bahasa lidah tersebut adalah berupa &lt;strong&gt;karunia doa pujian atau permohonan pribadi.&#160;&lt;/strong&gt; Dengan demikian, karena merupakan doa pribadi, tidaklah selalu harus dapat diinterpretasikan/ diumumkan di hadapan jemaat. Namun demikian, di dalam pertemuan jemaat, tetaplah harus diperhatikan nasihat Rasul Paulus, yaitu agar bahasa roh tersebut disampaikan dalam suasana damai (lih. 1 Kor 14:33), dan&#160; adalah lebih baik jika disampaikan kata-kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kutipan dari Surat Gembala KWI tersebut adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 30px;&quot;&gt;&quot;B. Seputar Karunia-karunia Karismatis&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 30px;&quot;&gt;Para rekan seimamat dan saudara seiman,&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 30px;&quot;&gt;16. Di kalangan karismatik, banyak dipercakapkan adanya karunia-karunia. Marilah kita kembali ke Kitab Suci. Paulus menulis kepada umat Korintus: &quot;Kepada tiap-tiap orang dikaruniakan pernyataan Roh untuk kepentingan bersama&quot; (1 Kor 12:7; bdk. LG, 12). Kemudian ia mendaftarkan karunia-karunia Roh yang diberikan demi jemaat (bdk 1Kor 12:8-10). Dalam surat itu belum semua karunia disebut oleh Paulus dan malah ada yang dia sebut karunia karismatis, namun sekarang merupakan &#039;jabatan&#039;. (Misal: rasul, guru, pembantu, administrasi (bdk. 1Kor 12:28). Karisma itu anugerah cuma-cuma, tanda bahwa Roh mencintai umat. Maka karunia itu tidak dapat kita kejar atau kita rebut, seakan-akan sebagai hasil jerih payah kita dan untuk selama-lamanya boleh kita miliki. Misalnya, &#039;&lt;strong&gt;Bahasa Lidah&#039; adalah karunia Roh&lt;/strong&gt; yang sering tidak tergantung dari emosi dan &lt;strong&gt;berupa doa pujian atau permohonan pribadi&lt;/strong&gt; serta disadari oleh pendoanya. Layaklah &lt;strong&gt;pelaksanaannya dalam suasana damai&lt;/strong&gt; serta dengan memperhatikan situasi dan kondisi. Bahkan perlulah orang ingat kata-kata Paulus bahwa &quot;dalam pertemuan jemaat aku lebih suka mengucapkan lima kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain juga daripada beribu-ribu kata dengan bahasa roh.&quot; (1Kor 14:19)&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Maka di sini KWI sendiri mengakui bahwa: 1) bahasa lidah yang ada di dalam Gerakan Karismatik Katolik adalah karunia Roh Kudus. Namun lebih lanjut KWI mengatakan bahwa 2) pelaksanaan bahasa lidah ini dalam pertemuan jemaat harus dalam suasana damai, dengan memperhatikan situasi dan kondisi; dan 3) walau pelaksanaan doa dengan karunia bahasa lidah/ bahasa roh ini tidak dilarang, namun adalah lebih baik jika disampaikan kata-kata yang dapat dimengerti oleh jemaat secara umum.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Nah, sekarang mari kita lihat dalam pelaksanaannya dalam pertemuan doa gerakan Karismatik Katolik. Sejauh yang saya ketahui dan yang pernah saya ikuti, umumnya kelompok persekutuan karismatik Katolik melaksanakan doa dalam bahasa roh/ bahasa lidah ini secara bersama-sama diiringi oleh musik, lalu berhenti juga bersama-sama, diikuti saat hening. Walaupun tidak sering terjadi, sesekali dalam suatu kelompok persekutuan tertentu, ada satu atau dua orang yang berkata-kata dalam bahasa Roh di hadapan jemaat, lalu ada orang lain yang menginterpretasikannya. Namun umumnya dalam kelompok Karismatik Katolik yang dilakukan adalah berdoa bersama-sama memuji Tuhan dalam bahasa roh, yang merupakan doa pribadi, namun dilakukan bersama-sama dalam alunan musik, dan diakhiri bersama-sama, lalu ditutup dengan doa pemimpin pujian. Kalau diamati, maka dapat diketahui bahwa sebagian besar, atau bahkan dapat dikatakan, hampir seluruh doa-doa dan pengajaran/ renungan tentang Sabda Tuhan dalam pertemuan Karismatik Katolik disampaikan dalam bahasa yang dimengerti oleh umat secara umum, sehingga tidak dapat dikatakan bahwa bahasa roh/ bahasa lidah mendominasi seluruh pertemuan. Dengan demikian, yang dilakukan oleh gerakan Karismatik Katolik ini tidaklah menyalahi apa yang disampaikan oleh KWI.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sekarang bagaimana kalau ada orang tertentu, atau bahkan pastor/ Romo tertentu yang meragukan karunia bahasa Roh dalam gerakan Karismatik Katolik? Saya tidak dalam posisi menjatuhkan vonis, namun secara obyektif dapat dilihat bahwa ia memposisikan dirinya di posisi yang tidak sama dengan posisi Magisterium Gereja Katolik, yang di Indonesia ini diwakili oleh KWI, sebagaimana saya sampaikan di atas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Honey, mohon maaf, saya tidak dapat melanjutkan diskusi ini dengan Anda, sebab Anda berkeras menyampaikan interpretasi pribadi Anda sendiri tentang 1Kor 14:27. Kami di Katolisitas berpegang kepada penyataan Vatikan dan KWI yang mengakui gerakan Karismatik Katolik, dan dengan demikian mengakui bahwa karunia bahasa roh yang ada dalam Gerakan Karismatik Katolik ini adalah karunia dari Roh Kudus yang sama dengan Roh Kudus yang berkarya di zaman para rasul. Jika suatu hari pihak Vatikan atau KWI mengeluarkan pernyataan yang berbeda, kami akan mentaatinya; namun sejauh ini, yang disampaikan adalah sebagaimana yang telah kami sampaikan di atas. Jika Anda masih merasa belum terjawab dengan tanggapan kami, silakan Anda menulis surat kepada pihak CDF (Kongregasi Ajaran Iman) dan tanyakanlah secara definitif apakah interpretasi Anda sesuai dengan interpretasi Magisterium tentang 1 Kor 14:27 tersebut dalam kaitannya dengan bahasa roh dalam Gerakan Karismatik Katolik.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan,&lt;br /&gt;Ingrid Listiati- katolisitas.org&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Honey,</p>
<p>Adalah komitmen kami di Katolisitas, untuk menyampaikan ajaran iman Katolik yang sesuai dengan Kitab Suci dan Tradisi Suci sebagaimana disampaikan oleh Magisterium Gereja Katolik. Tentang Visi dan Misi Katolisitas, dapat dibaca di sini, <a href="http://katolisitas.org/tentang" rel="nofollow">silakan klik</a>.</p>
<p>Kami sudah menyampaikan di artikel di atas, bahwa Magisterium Gereja Katolik telah menerima gerakan Karismatik sebagai gerakan gerejawi (<em>ecclesial movement</em>). Dengan diterimanya gerakan Karismatik Katolik sebagai gerakan gerejawi, maka artinya Magisterium telah menerima bahwa karunia-karunia yang ada di dalam gerakan Karismatik Katolik ini (termasuk karunia bahasa roh) adalah karunia yang berasal dari Roh Kudus. Maka yang perlu dipertanyakan adalah interpretasi yang meragukan otentisitas karunia-karunia Roh Kudus dalam gerakan Karismatik Katolik ini, karena Magisterium Gereja Katolik sendiri tidak meragukannya.</p>
<p>Anda mengatakan bahwa Anda, &#8220;<span style="color: #333399;">sangat meragukan bahkan menolak bahasa roh di dalam pertemuan apapun di  zaman sekarang ini, karena TIDAK sesuai dengan apa yg diajarkan Rasul  Paulus 1Kor 14:27</span>.&#8221; Tetapi ini adalah interpretasi Anda pribadi, dan tidak mewakili pandangan Magisterium Gereja Katolik. Sedangkan yang disampaikan oleh Magisterium Gereja Katolik, yang dijabarkan&nbsp; dalam Surat Gembala Mengenai Pembaharuan Karismatik Katolik, dengan judul &#8220;Aneka Karunia, Satu Roh&#8221;, yang dikeluarkan oleh Konferensi WaliGereja Indonesia tanggal 10 November 1993, yang ditandatangani oleh Mgr. Julius Darmaatmadja, SJ dan Mgr. M.D. Situmorang OFMCap tentang karunia-karunia Roh Kudus adalah: bahwa karunia bahasa roh yang disebut bahasa lidah tersebut adalah berupa <strong>karunia doa pujian atau permohonan pribadi.&nbsp;</strong> Dengan demikian, karena merupakan doa pribadi, tidaklah selalu harus dapat diinterpretasikan/ diumumkan di hadapan jemaat. Namun demikian, di dalam pertemuan jemaat, tetaplah harus diperhatikan nasihat Rasul Paulus, yaitu agar bahasa roh tersebut disampaikan dalam suasana damai (lih. 1 Kor 14:33), dan&nbsp; adalah lebih baik jika disampaikan kata-kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain.</p>
<p>Kutipan dari Surat Gembala KWI tersebut adalah sebagai berikut:</p>
<p style="padding-left: 30px;">&#8220;B. Seputar Karunia-karunia Karismatis</p>
<p style="padding-left: 30px;">Para rekan seimamat dan saudara seiman,</p>
<p style="padding-left: 30px;">16. Di kalangan karismatik, banyak dipercakapkan adanya karunia-karunia. Marilah kita kembali ke Kitab Suci. Paulus menulis kepada umat Korintus: &#8220;Kepada tiap-tiap orang dikaruniakan pernyataan Roh untuk kepentingan bersama&#8221; (1 Kor 12:7; bdk. LG, 12). Kemudian ia mendaftarkan karunia-karunia Roh yang diberikan demi jemaat (bdk 1Kor 12:8-10). Dalam surat itu belum semua karunia disebut oleh Paulus dan malah ada yang dia sebut karunia karismatis, namun sekarang merupakan &#8216;jabatan&#8217;. (Misal: rasul, guru, pembantu, administrasi (bdk. 1Kor 12:28). Karisma itu anugerah cuma-cuma, tanda bahwa Roh mencintai umat. Maka karunia itu tidak dapat kita kejar atau kita rebut, seakan-akan sebagai hasil jerih payah kita dan untuk selama-lamanya boleh kita miliki. Misalnya, &#8216;<strong>Bahasa Lidah&#8217; adalah karunia Roh</strong> yang sering tidak tergantung dari emosi dan <strong>berupa doa pujian atau permohonan pribadi</strong> serta disadari oleh pendoanya. Layaklah <strong>pelaksanaannya dalam suasana damai</strong> serta dengan memperhatikan situasi dan kondisi. Bahkan perlulah orang ingat kata-kata Paulus bahwa &#8220;dalam pertemuan jemaat aku lebih suka mengucapkan lima kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain juga daripada beribu-ribu kata dengan bahasa roh.&#8221; (1Kor 14:19)&#8221;</p>
<p>Maka di sini KWI sendiri mengakui bahwa: 1) bahasa lidah yang ada di dalam Gerakan Karismatik Katolik adalah karunia Roh Kudus. Namun lebih lanjut KWI mengatakan bahwa 2) pelaksanaan bahasa lidah ini dalam pertemuan jemaat harus dalam suasana damai, dengan memperhatikan situasi dan kondisi; dan 3) walau pelaksanaan doa dengan karunia bahasa lidah/ bahasa roh ini tidak dilarang, namun adalah lebih baik jika disampaikan kata-kata yang dapat dimengerti oleh jemaat secara umum.</p>
<p>Nah, sekarang mari kita lihat dalam pelaksanaannya dalam pertemuan doa gerakan Karismatik Katolik. Sejauh yang saya ketahui dan yang pernah saya ikuti, umumnya kelompok persekutuan karismatik Katolik melaksanakan doa dalam bahasa roh/ bahasa lidah ini secara bersama-sama diiringi oleh musik, lalu berhenti juga bersama-sama, diikuti saat hening. Walaupun tidak sering terjadi, sesekali dalam suatu kelompok persekutuan tertentu, ada satu atau dua orang yang berkata-kata dalam bahasa Roh di hadapan jemaat, lalu ada orang lain yang menginterpretasikannya. Namun umumnya dalam kelompok Karismatik Katolik yang dilakukan adalah berdoa bersama-sama memuji Tuhan dalam bahasa roh, yang merupakan doa pribadi, namun dilakukan bersama-sama dalam alunan musik, dan diakhiri bersama-sama, lalu ditutup dengan doa pemimpin pujian. Kalau diamati, maka dapat diketahui bahwa sebagian besar, atau bahkan dapat dikatakan, hampir seluruh doa-doa dan pengajaran/ renungan tentang Sabda Tuhan dalam pertemuan Karismatik Katolik disampaikan dalam bahasa yang dimengerti oleh umat secara umum, sehingga tidak dapat dikatakan bahwa bahasa roh/ bahasa lidah mendominasi seluruh pertemuan. Dengan demikian, yang dilakukan oleh gerakan Karismatik Katolik ini tidaklah menyalahi apa yang disampaikan oleh KWI.</p>
<p>Sekarang bagaimana kalau ada orang tertentu, atau bahkan pastor/ Romo tertentu yang meragukan karunia bahasa Roh dalam gerakan Karismatik Katolik? Saya tidak dalam posisi menjatuhkan vonis, namun secara obyektif dapat dilihat bahwa ia memposisikan dirinya di posisi yang tidak sama dengan posisi Magisterium Gereja Katolik, yang di Indonesia ini diwakili oleh KWI, sebagaimana saya sampaikan di atas.</p>
<p>Honey, mohon maaf, saya tidak dapat melanjutkan diskusi ini dengan Anda, sebab Anda berkeras menyampaikan interpretasi pribadi Anda sendiri tentang 1Kor 14:27. Kami di Katolisitas berpegang kepada penyataan Vatikan dan KWI yang mengakui gerakan Karismatik Katolik, dan dengan demikian mengakui bahwa karunia bahasa roh yang ada dalam Gerakan Karismatik Katolik ini adalah karunia dari Roh Kudus yang sama dengan Roh Kudus yang berkarya di zaman para rasul. Jika suatu hari pihak Vatikan atau KWI mengeluarkan pernyataan yang berbeda, kami akan mentaatinya; namun sejauh ini, yang disampaikan adalah sebagaimana yang telah kami sampaikan di atas. Jika Anda masih merasa belum terjawab dengan tanggapan kami, silakan Anda menulis surat kepada pihak CDF (Kongregasi Ajaran Iman) dan tanyakanlah secara definitif apakah interpretasi Anda sesuai dengan interpretasi Magisterium tentang 1 Kor 14:27 tersebut dalam kaitannya dengan bahasa roh dalam Gerakan Karismatik Katolik.</p>
<p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br />Ingrid Listiati- katolisitas.org</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Kemurnian di dalam perkawinan by abu hanan</title>
		<link>http://katolisitas.org/5590/kemurnian-di-dalam-perkawinan/comment-page-1#comment-60146</link>
		<dc:creator>abu hanan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 09:18:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=5590#comment-60146</guid>
		<description>salam
adakah artikel/tulisan khusus dari katolisitas ttg poligami?sayah belum memperoleh pandangan resmi yg mewakili katolik secara utuh.
mhn maaf dan salam&lt;strong&gt;

&lt;em&gt;[dari katolisitas: Silakan melihat link ini - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/5590/kemurnian-di-dalam-perkawinan&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;]&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam<br />
adakah artikel/tulisan khusus dari katolisitas ttg poligami?sayah belum memperoleh pandangan resmi yg mewakili katolik secara utuh.<br />
mhn maaf dan salam<strong></p>
<p><em>[dari katolisitas: Silakan melihat link ini - <a href="http://katolisitas.org/5590/kemurnian-di-dalam-perkawinan" rel="nofollow">silakan klik</a>]</em></strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Apakah Tuhan Terdiri dari Bagian-bagian? by Stefanus Tay</title>
		<link>http://katolisitas.org/8822/apakah-tuhan-terdiri-dari-bagian-bagian/comment-page-1#comment-60142</link>
		<dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 08:23:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8822#comment-60142</guid>
		<description>&lt;p&gt;Shalom Adrianus,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kita tidak dapat mengatakan bahwa kita mempercayai tiga Allah, karena memang perintah Allah adalah untuk menyembah Allah yang satu. Namun, Allah yang satu itu ternyata menyatakan Diri-Nya dalam tiga Pribadi. Ini adalah wahyu Allah seperti yang diungkapkan di dalam Kitab Suci. Masalahnya adalah bukan karena kita takut mengakui iman kita, namun sepanjang sejarah Gereja justru begitu banyak martir yang mengurbankan diri mereka untuk mempertahankan iman kita, yaitu iman akan Tritunggal Maha Kudus, iman akan Yesus Kristus sebagai Allah. Jadi, kalau memang kita tidak takut untuk menyatakan iman kita, mari kita juga berani menyatakan bahwa Kristus adalah Tuhan dan Tuhan kita adalah Tuhan yang mempunyai tiga Pribadi. Silakan melihat penjabaran tentang Trinitas di sini - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/8055/allah-bapa-yang-maha-kuasa&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;. Tentang dosa menghujat Roh Kudus, silakan melihat ini - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2040/dosa-menghujat-roh-kudus-dosa-yang-tak-terampuni&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;. Semoga dapat membantu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan,&lt;br /&gt;stef - katolisitas.org&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Adrianus,</p>
<p>Kita tidak dapat mengatakan bahwa kita mempercayai tiga Allah, karena memang perintah Allah adalah untuk menyembah Allah yang satu. Namun, Allah yang satu itu ternyata menyatakan Diri-Nya dalam tiga Pribadi. Ini adalah wahyu Allah seperti yang diungkapkan di dalam Kitab Suci. Masalahnya adalah bukan karena kita takut mengakui iman kita, namun sepanjang sejarah Gereja justru begitu banyak martir yang mengurbankan diri mereka untuk mempertahankan iman kita, yaitu iman akan Tritunggal Maha Kudus, iman akan Yesus Kristus sebagai Allah. Jadi, kalau memang kita tidak takut untuk menyatakan iman kita, mari kita juga berani menyatakan bahwa Kristus adalah Tuhan dan Tuhan kita adalah Tuhan yang mempunyai tiga Pribadi. Silakan melihat penjabaran tentang Trinitas di sini &#8211; <a href="http://katolisitas.org/8055/allah-bapa-yang-maha-kuasa" rel="nofollow">silakan klik</a>. Tentang dosa menghujat Roh Kudus, silakan melihat ini &#8211; <a href="http://katolisitas.org/2040/dosa-menghujat-roh-kudus-dosa-yang-tak-terampuni" rel="nofollow">silakan klik</a>. Semoga dapat membantu.</p>
<p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br />stef &#8211; katolisitas.org</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bendahara yang tidak jujur by Simon Galih Gudakesa</title>
		<link>http://katolisitas.org/2272/bendahara-yang-tidak-jujur/comment-page-1#comment-60138</link>
		<dc:creator>Simon Galih Gudakesa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 07:44:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=2272#comment-60138</guid>
		<description>menurut anda tasrif injil luk 16:10-18, itu bagaimana? lalu definisi mamon dalam ayat tersebut? dan apa hubungan mamon dengan perumpamaan uang?
&lt;strong&gt;
&lt;em&gt;[dari katolisitas: silakan melihat artikel di atas - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2272/bendahara-yang-tidak-jujur&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;]&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menurut anda tasrif injil luk 16:10-18, itu bagaimana? lalu definisi mamon dalam ayat tersebut? dan apa hubungan mamon dengan perumpamaan uang?<br />
<strong><br />
<em>[dari katolisitas: silakan melihat artikel di atas - <a href="http://katolisitas.org/2272/bendahara-yang-tidak-jujur" rel="nofollow">silakan klik</a>]</em></strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Apakah Tuhan Terdiri dari Bagian-bagian? by Adrianus</title>
		<link>http://katolisitas.org/8822/apakah-tuhan-terdiri-dari-bagian-bagian/comment-page-1#comment-60128</link>
		<dc:creator>Adrianus</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 06:16:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8822#comment-60128</guid>
		<description>Saya orang Katolik awam hendak menyampaikan pendapat stlh membaca artikel di atas. Kalau ada pemikiran saya yg keliru mohon diluruskan.

Mengapa tidak kita pahami saja bahwa kita punya tiga Allah, yaitu Bapa, Yesus, dan Roh Kudus.
Mereka masing2 merupakan pribadi yang unik. Bukankah Yesus tak mengetahui kapan pengangkatan terjadi, kecuali Bapa ? Bukankah menghujat Yesus masih bisa Yesus maafkan daripada menghujat Roh Kudus?

Bila kita menerima bahwa kita punya tiga sesembahan/Allah, maka kita tidak perlu berteori satu Allah dg tiga pribadi. Jika Islam punya satu sesembahan, yaitu Allah, Kristen punya tiga, yaitu Bapa, Yesus, dan Roh Kudus. Memang yg kita sembah berbeda dari yg disembah umat agama lain. Kita harus berani mengakui itu dan tidak perlu membangun teori untuk menunggalkan sesembahan kita sedemikian rupa sehingga berharap sesembahan kita itu jugalah yg disembah umat agama lain.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya orang Katolik awam hendak menyampaikan pendapat stlh membaca artikel di atas. Kalau ada pemikiran saya yg keliru mohon diluruskan.</p>
<p>Mengapa tidak kita pahami saja bahwa kita punya tiga Allah, yaitu Bapa, Yesus, dan Roh Kudus.<br />
Mereka masing2 merupakan pribadi yang unik. Bukankah Yesus tak mengetahui kapan pengangkatan terjadi, kecuali Bapa ? Bukankah menghujat Yesus masih bisa Yesus maafkan daripada menghujat Roh Kudus?</p>
<p>Bila kita menerima bahwa kita punya tiga sesembahan/Allah, maka kita tidak perlu berteori satu Allah dg tiga pribadi. Jika Islam punya satu sesembahan, yaitu Allah, Kristen punya tiga, yaitu Bapa, Yesus, dan Roh Kudus. Memang yg kita sembah berbeda dari yg disembah umat agama lain. Kita harus berani mengakui itu dan tidak perlu membangun teori untuk menunggalkan sesembahan kita sedemikian rupa sehingga berharap sesembahan kita itu jugalah yg disembah umat agama lain.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Pojok Doa by Budi</title>
		<link>http://katolisitas.org/pojok-doa/comment-page-12#comment-60112</link>
		<dc:creator>Budi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 02:55:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?page_id=713#comment-60112</guid>
		<description>Saya mohon dukungan doa agar Tuhan menyembuhkan luka batin saya dan memberikan damai sejahtera di pikiran dan hati saya seumur hidup saya sehingga saya bisa setia kepada Yesus.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mohon dukungan doa agar Tuhan menyembuhkan luka batin saya dan memberikan damai sejahtera di pikiran dan hati saya seumur hidup saya sehingga saya bisa setia kepada Yesus.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sains Penciptaan by Ingrid Listiati</title>
		<link>http://katolisitas.org/3395/sains-penciptaan/comment-page-1#comment-60110</link>
		<dc:creator>Ingrid Listiati</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 02:46:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=3395#comment-60110</guid>
		<description>&lt;p&gt;Shalom Tomy King,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Demikianlah keterangan yang diterjemahkan dari &lt;em&gt;Haydock&#039;s Commentary on Holy Scripture&lt;/em&gt;, sebagai berikut:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&quot;Sepertinya secara umum umat manusia sebelum bencana Nuh adalah berukuran besar/ raksasa, jika dibandingkan dengan ukuran manusia yang sekarang ini. Tetapi di ayat ini disebut &#039;raksasa&#039;, tidak hanya tinggi perawakannya, tetapi keras dan kejam menurut disposisi batinnya, dan benar-benar seperti monster yang kejam dan penuh nafsu. Tetapi kita tidak perlu berimajinasi, bahwa mereka, seperti&#160; sebagaimana dijabarkan oleh para pujangga, merobek gunung-gunung, melemparkannya ke langit. Walaupun merupakan keturunan manusia, yang telah hidup dengan pengendalian diri yang baik, tetapi sekarang menyerah terhadap nafsu mereka, dan menginginkan anak-anak perempuan dengan cara sedemikian, sehingga kita tidak heran bahwa mereka sangatlah kuat dan kejam.... Tentang adanya manusia dengan ukuran raksasa/ ukuran yang tidak lazim, ini juga diakui oleh para sejarahwan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Og, Goliath disebut di dalam Kitab Suci, orang-orang Enak, sebagai orang-orang dengan ukuran tubuh yang besar/ tidak umum, sebagaimana orang-orang Yahudi lebih besar dari belalang (lih. Bil 13:34). Jika kita mengasumsikan bahwa mereka empat atau lima kali lebih besar dari ukuran kita, maka adalah masuk akal jika mereka hidup lebih lama daripada rentang usia manusia zaman sekarang (lih. St. Agustinus, &lt;em&gt;City of God&lt;/em&gt;, XV.9,23)..... Kerusakan moral telah ada sejak berabad lalu, dan beberapa orang laki-laki keturunan Seth menyerah terhadap nafsu; sehingga kita jangan menganggap bahwa para raksasa ini semua lahir di dalam jangka waktu sekitar ratusan tahun pada masa air bah, seperti yang menjadi anggapan beberapa orang karena istilah &#039;raksasa&#039; disebut setelah penjabaran zaman Nabi Nuh.&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan,&lt;br /&gt;Ingrid Listiati- katolisitas.org&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&#160;&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Tomy King,</p>
<p>Demikianlah keterangan yang diterjemahkan dari <em>Haydock&#8217;s Commentary on Holy Scripture</em>, sebagai berikut:</p>
<p>&#8220;Sepertinya secara umum umat manusia sebelum bencana Nuh adalah berukuran besar/ raksasa, jika dibandingkan dengan ukuran manusia yang sekarang ini. Tetapi di ayat ini disebut &#8216;raksasa&#8217;, tidak hanya tinggi perawakannya, tetapi keras dan kejam menurut disposisi batinnya, dan benar-benar seperti monster yang kejam dan penuh nafsu. Tetapi kita tidak perlu berimajinasi, bahwa mereka, seperti&nbsp; sebagaimana dijabarkan oleh para pujangga, merobek gunung-gunung, melemparkannya ke langit. Walaupun merupakan keturunan manusia, yang telah hidup dengan pengendalian diri yang baik, tetapi sekarang menyerah terhadap nafsu mereka, dan menginginkan anak-anak perempuan dengan cara sedemikian, sehingga kita tidak heran bahwa mereka sangatlah kuat dan kejam&#8230;. Tentang adanya manusia dengan ukuran raksasa/ ukuran yang tidak lazim, ini juga diakui oleh para sejarahwan.</p>
<p>Og, Goliath disebut di dalam Kitab Suci, orang-orang Enak, sebagai orang-orang dengan ukuran tubuh yang besar/ tidak umum, sebagaimana orang-orang Yahudi lebih besar dari belalang (lih. Bil 13:34). Jika kita mengasumsikan bahwa mereka empat atau lima kali lebih besar dari ukuran kita, maka adalah masuk akal jika mereka hidup lebih lama daripada rentang usia manusia zaman sekarang (lih. St. Agustinus, <em>City of God</em>, XV.9,23)&#8230;.. Kerusakan moral telah ada sejak berabad lalu, dan beberapa orang laki-laki keturunan Seth menyerah terhadap nafsu; sehingga kita jangan menganggap bahwa para raksasa ini semua lahir di dalam jangka waktu sekitar ratusan tahun pada masa air bah, seperti yang menjadi anggapan beberapa orang karena istilah &#8216;raksasa&#8217; disebut setelah penjabaran zaman Nabi Nuh.&#8221;</p>
<p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br />Ingrid Listiati- katolisitas.org</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bagaimanakah asal-usul rosario? by vincensius susilo</title>
		<link>http://katolisitas.org/1692/bagaimanakah-asal-usul-rosario/comment-page-1#comment-60101</link>
		<dc:creator>vincensius susilo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 01:31:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=1692#comment-60101</guid>
		<description>Salam dalam Kasih Tuhan Yesus Kristus,
Yth bu Ingrid/bp Stef,
Mengenai doa Rosario apakah kita harus menggunakan untaian kalung/ gelang atau alat lain? Bolehkah (apakah sah) bila kita berdoa rosario sesuai pedoman berdoa rosario, namun kita tidak menggunakan alat bantu tersebut ? Bukankah kita bisa  menggunakan jari tangan kita yang jumlahnya juga 10 ? (Masalahnya kadang-kadang kita lupa membawa kalung rosario saat berdoa di Lingkungan).
Pertanyaan lain: Selama Novena Roh Kudus manakah yang lebih utama apakah doa Rosarionya ataukah doa tujuh karunia Roh Kudus? bagaimana kalau Doa Rosario tetapi tidak mendoakan 7 karunia Roh Kudus? Atau sebaliknya mendoakan 7 karunia Roh Kudus tetapi tidak disertai dengan doa Rosario?
Atas penjelasannya diucapkan banyak terima kasih.
Berkat Dalem
Vincensius Susilo.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam dalam Kasih Tuhan Yesus Kristus,<br />
Yth bu Ingrid/bp Stef,<br />
Mengenai doa Rosario apakah kita harus menggunakan untaian kalung/ gelang atau alat lain? Bolehkah (apakah sah) bila kita berdoa rosario sesuai pedoman berdoa rosario, namun kita tidak menggunakan alat bantu tersebut ? Bukankah kita bisa  menggunakan jari tangan kita yang jumlahnya juga 10 ? (Masalahnya kadang-kadang kita lupa membawa kalung rosario saat berdoa di Lingkungan).<br />
Pertanyaan lain: Selama Novena Roh Kudus manakah yang lebih utama apakah doa Rosarionya ataukah doa tujuh karunia Roh Kudus? bagaimana kalau Doa Rosario tetapi tidak mendoakan 7 karunia Roh Kudus? Atau sebaliknya mendoakan 7 karunia Roh Kudus tetapi tidak disertai dengan doa Rosario?<br />
Atas penjelasannya diucapkan banyak terima kasih.<br />
Berkat Dalem<br />
Vincensius Susilo.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Inkarnasi adalah Immanuel, Allah yang Beserta Kita by filipus</title>
		<link>http://katolisitas.org/471/inkarnasi-tuhan-yang-beserta-kita/comment-page-1#comment-60100</link>
		<dc:creator>filipus</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 01:20:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/2008/09/18/inkarnasi-tuhan-yang-beserta-kita/#comment-60100</guid>
		<description>Mengapa bunda Maria selalu disebut bunda Allah? Apakah Allah mempunyai ibu?
Karena di alam Trinitas itu hanya Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus. Tolong dijelaskan

&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;[Dari Katolisitas: Silakan membaca beberapa artikel berikut ini- klik di judul berikut:&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/6668/mungkinkah-maria-yang-adalah-manusia-disebut-bunda-allah&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Mungkinkah Maria yang adalah Manusia disebut Bunda Allah&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/356/maria-bunda-allah-2&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Maria, Bunda Allah&lt;/a&gt; &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Dalm penjelmaan-Nya menjadi manusia, Kristus yang mempunyai dua kodrat, yaitu kodrat ke-Allahan dan kodrat kemanusiaan. Dari kodrat ke-Allahan-Nya, Tuhan Yesus lahir dari Allah Bapa (sebagaimana disebutkan dalam syahadat iman) sedangkan dari kodrat manusia-Nya, Ia lahir dari Bunda Maria. Dan karena yang dilahirkan Bunda Maria itu adalah Yesus yang adalah Allah, maka Maria disebut Bunda Allah]&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mengapa bunda Maria selalu disebut bunda Allah? Apakah Allah mempunyai ibu?<br />
Karena di alam Trinitas itu hanya Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus. Tolong dijelaskan</p>
<p><strong><em>[Dari Katolisitas: Silakan membaca beberapa artikel berikut ini- klik di judul berikut:</em></strong><br /><strong><em><a href="http://katolisitas.org/6668/mungkinkah-maria-yang-adalah-manusia-disebut-bunda-allah" rel="nofollow">Mungkinkah Maria yang adalah Manusia disebut Bunda Allah<br /></a><a href="http://katolisitas.org/356/maria-bunda-allah-2" rel="nofollow">Maria, Bunda Allah</a> </em></strong></p>
<p><strong><em>Dalm penjelmaan-Nya menjadi manusia, Kristus yang mempunyai dua kodrat, yaitu kodrat ke-Allahan dan kodrat kemanusiaan. Dari kodrat ke-Allahan-Nya, Tuhan Yesus lahir dari Allah Bapa (sebagaimana disebutkan dalam syahadat iman) sedangkan dari kodrat manusia-Nya, Ia lahir dari Bunda Maria. Dan karena yang dilahirkan Bunda Maria itu adalah Yesus yang adalah Allah, maka Maria disebut Bunda Allah]</em></strong></p>
<p><strong><em><br /></em></strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mengapa OMK perlu memahami imannya? by ferdi</title>
		<link>http://katolisitas.org/6991/mengapa-omk-perlu-memahami-imannya/comment-page-1#comment-60097</link>
		<dc:creator>ferdi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 00:41:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=6991#comment-60097</guid>
		<description>terima kasih Romo atas tulisannya. Saya sependapat bahwa banyak orang muda kita kurang mendalami iman Katolik. Hal ini juga saya alami ketika sharing dengan adik-adik THS-M diparoki saya (St.Fransiskus Asisi-Makassar)mereka mengeluh kurangnya yang aktif dan juga banyak kegiatan yang di programkan tidak terlaksana. Saya mengusulkan agar kegiatan rohani/spritualitas Katolik menjadi prioritas pertama ketimbang beladirinya. Dan akhirnya juga mereka mengakui bahwa mereka kurang dalam hal pendalaman iman Katolik. Dari pengalaman ini memang benar bahwa banyak orang muda Katolik tidak aktif lagi di parokinya bisa jadi disebabkan Roh penggerak/Roh spiritualnya tidak ada sehingga membuat kegiatan tidak berkelanjutan(tumbuh-hilang-tumbuh-hilang)

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;[Dari Katolisitas: Nampaknya bukan Roh penggerak/ Roh Kudusnya yang tidak ada, namun kemungkinan karena kurang dilibatkannya Roh Kudus dalam kegiatan-kegiatan yang ada]&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima kasih Romo atas tulisannya. Saya sependapat bahwa banyak orang muda kita kurang mendalami iman Katolik. Hal ini juga saya alami ketika sharing dengan adik-adik THS-M diparoki saya (St.Fransiskus Asisi-Makassar)mereka mengeluh kurangnya yang aktif dan juga banyak kegiatan yang di programkan tidak terlaksana. Saya mengusulkan agar kegiatan rohani/spritualitas Katolik menjadi prioritas pertama ketimbang beladirinya. Dan akhirnya juga mereka mengakui bahwa mereka kurang dalam hal pendalaman iman Katolik. Dari pengalaman ini memang benar bahwa banyak orang muda Katolik tidak aktif lagi di parokinya bisa jadi disebabkan Roh penggerak/Roh spiritualnya tidak ada sehingga membuat kegiatan tidak berkelanjutan(tumbuh-hilang-tumbuh-hilang)</p>
<p><em><strong>[Dari Katolisitas: Nampaknya bukan Roh penggerak/ Roh Kudusnya yang tidak ada, namun kemungkinan karena kurang dilibatkannya Roh Kudus dalam kegiatan-kegiatan yang ada]</strong></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Yesus yang turun ke tempat penantian by yusup sumarno</title>
		<link>http://katolisitas.org/5306/yesus-yang-turun-ke-tempat-penantian/comment-page-1#comment-60083</link>
		<dc:creator>yusup sumarno</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 May 2012 22:52:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=5306#comment-60083</guid>
		<description>dear katolisitas,
menurut saya kok &quot;tidak adil&quot; dan &quot;tidak masuk akal&quot; kalau seluruh derita Yesus hanya untuk menebus dosa asal kita (manusia). Bagi saya sangatlah masuk akal kalau seluruh penderitaan Yesus yang tak terperikan itu untuk menebus seluruh dosa manusia (asal dan non asal) dari zaman sebelum penderitaanNya dan setelah penderitaanNya.

mohon tanggapan katolisitas.
terima kasih
&lt;strong&gt;
&lt;em&gt;[dari katolisitas: Silakan melihat link ini - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/1992/dosa-apakah-yang-ditebus-oleh-yesus-di-kayu-salib&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;]&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dear katolisitas,<br />
menurut saya kok &#8220;tidak adil&#8221; dan &#8220;tidak masuk akal&#8221; kalau seluruh derita Yesus hanya untuk menebus dosa asal kita (manusia). Bagi saya sangatlah masuk akal kalau seluruh penderitaan Yesus yang tak terperikan itu untuk menebus seluruh dosa manusia (asal dan non asal) dari zaman sebelum penderitaanNya dan setelah penderitaanNya.</p>
<p>mohon tanggapan katolisitas.<br />
terima kasih<br />
<strong><br />
<em>[dari katolisitas: Silakan melihat link ini - <a href="http://katolisitas.org/1992/dosa-apakah-yang-ditebus-oleh-yesus-di-kayu-salib" rel="nofollow">silakan klik</a>]</em></strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Adakah doa syafaat di Gereja Katolik? by sunny</title>
		<link>http://katolisitas.org/6210/adakah-doa-syafaat-di-gereja-katolik/comment-page-1#comment-60050</link>
		<dc:creator>sunny</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 May 2012 17:56:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=6210#comment-60050</guid>
		<description>halo saudara Katolik dalam Kristus, salam kenal. saya sangat terberkati oleh artikel2 di situs ini (walaupun saya seorang Kristen protestan yang keturunan Arab). sebelumnya ada artikel yang menarik saya tentang pertanyaan perikop Lasarus dan si miskin, di situ dituliskan bahwa temanya yang protestan mengajukan pertanyaan tentang doa kepada santa atau orang Kudus yang sudah meninggal dan dianggap oleh temanya yang protestan sebagai distorsi. Menurut saya setelah membaca artikel dari Paus Yohanes (ttg menurunya Kristen di Eropa) dan alkitab bahwa tubuh Yesus itu satu, sudah saatnya gereja Katolik dan Protestan, khususnya anak mudanya untuk bertemu jikalau bisa melibatkan pemuda Kristen Arab atau Ritus Timur membuat dialog karena menurut saya berpisahnya kaum Protestan telah memojokan gerja Katolik yang menurut saya sudah berbenah diri atau malah kaum protestan yang kurang informasi terkadang ada informasi dari masa lalu yang masih terbawa ttg gereja Katolik padahal sebagai kaum muda atau awam kita sama2 tidak tahu tetpi hanya mendegarkan berdasarkan gunjingan dan kita cepat berkata - kata namun tidak menyelidiki sendiri kebenaranya mungkin dapat datang ke pastor atau pendeta terlebih dahulu seperti yang tergambar dari situs ini karena saya setuju dengan pendapat almarhum Paus Yohanes dan Alkitab yang saya maknai seperti ini: bahwa Tubuh Yesus tidak bisa diceraikan oleh manusia, gara2 cerainya Katolik dengan beberapa gereja timur dan protestan banyak sekali salah arti dalam memaknai keKristenan dan akhirnya banyak juga orang Kristen yang tersesat walaupun tidak semua, padahal Yesus yang dicatat oleh Alkitab mengajarkan bahwa kita satu keluarga, satu tubuh, satu roh, itu harapan saya dari seorang protestan yang mau terus belajar dari perspektif Katolik dan gereja Timur, musuh kita sekarang adalah bagaimna sebuah keluarga Kristen dapat terwujud? dan membantu mendorong saudara2 Kristen Arab agar tidak terusir dari tanah kelahiranya sambil terus berpihak pada yang janda dan miskin serta orang lain yang belum mengenal Kristus, karena kita satu keluarga.

Terima kasih,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>halo saudara Katolik dalam Kristus, salam kenal. saya sangat terberkati oleh artikel2 di situs ini (walaupun saya seorang Kristen protestan yang keturunan Arab). sebelumnya ada artikel yang menarik saya tentang pertanyaan perikop Lasarus dan si miskin, di situ dituliskan bahwa temanya yang protestan mengajukan pertanyaan tentang doa kepada santa atau orang Kudus yang sudah meninggal dan dianggap oleh temanya yang protestan sebagai distorsi. Menurut saya setelah membaca artikel dari Paus Yohanes (ttg menurunya Kristen di Eropa) dan alkitab bahwa tubuh Yesus itu satu, sudah saatnya gereja Katolik dan Protestan, khususnya anak mudanya untuk bertemu jikalau bisa melibatkan pemuda Kristen Arab atau Ritus Timur membuat dialog karena menurut saya berpisahnya kaum Protestan telah memojokan gerja Katolik yang menurut saya sudah berbenah diri atau malah kaum protestan yang kurang informasi terkadang ada informasi dari masa lalu yang masih terbawa ttg gereja Katolik padahal sebagai kaum muda atau awam kita sama2 tidak tahu tetpi hanya mendegarkan berdasarkan gunjingan dan kita cepat berkata &#8211; kata namun tidak menyelidiki sendiri kebenaranya mungkin dapat datang ke pastor atau pendeta terlebih dahulu seperti yang tergambar dari situs ini karena saya setuju dengan pendapat almarhum Paus Yohanes dan Alkitab yang saya maknai seperti ini: bahwa Tubuh Yesus tidak bisa diceraikan oleh manusia, gara2 cerainya Katolik dengan beberapa gereja timur dan protestan banyak sekali salah arti dalam memaknai keKristenan dan akhirnya banyak juga orang Kristen yang tersesat walaupun tidak semua, padahal Yesus yang dicatat oleh Alkitab mengajarkan bahwa kita satu keluarga, satu tubuh, satu roh, itu harapan saya dari seorang protestan yang mau terus belajar dari perspektif Katolik dan gereja Timur, musuh kita sekarang adalah bagaimna sebuah keluarga Kristen dapat terwujud? dan membantu mendorong saudara2 Kristen Arab agar tidak terusir dari tanah kelahiranya sambil terus berpihak pada yang janda dan miskin serta orang lain yang belum mengenal Kristus, karena kita satu keluarga.</p>
<p>Terima kasih,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Apakah gerakan karismatik Katolik sesat? by Jordy</title>
		<link>http://katolisitas.org/6832/apakah-gerakan-karismatik-katolik-sesat/comment-page-2#comment-60039</link>
		<dc:creator>Jordy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 May 2012 15:42:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=6832#comment-60039</guid>
		<description>Kalau saya rasa, gerakan kharismatik itu menakjubkan..
bagi kalian yang tidak percaya, cobalah ikuti kharismatik karena kalian akan mengerti mengapa ada pengikut kristus di dalamnya :D

Tuhan tidak hanya ada dalam 1 gereja :D 
Tuhan bisa ada dimana saja, maka tidak menutup kemungkinan kalau Tuhan juga ingin berkarya lewat kharismatik.. :D
jika ada yang mengatakan kharismatik itu sesat, perhatikanlah brother and sister, dasar dari kharismatik dan peraturan&quot; yg ada dalam kharismatik tidak pernah menyimpang dari ajaran kristen khatolik sendiri :D 

terkadang manusia harus melihat dan merasakan baru bisa menyatakan :D 
saran saya, don&#039;t judge the book from the cover, try to read it until finish then you can judge it :D

karena membahas sesuatu seperti ini, pasti ada konfliknya karena kita sebagai manusia selalu ada argumen atau sesuatu yang menguatkan argumen yang kita percaya :D 

dan percayalah jgn terlalu banyak membahas tentang gereja karena sesungguhnya perbuatanmu lah yang di perhitungkan oleh-Nya :D 

Yakobus 2 13:26

May Godbless all of us, brother and sister :D 

be wise on judging something :D
&lt;strong&gt;
&lt;em&gt;[dari katolisitas: Silakan melihat diskusi sisi positif dan sisi negatif dari gerakan karismatik di sini - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/1929/gerakan-karismatik-sisi-positif-dan-sisi-negatif&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;]&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau saya rasa, gerakan kharismatik itu menakjubkan..<br />
bagi kalian yang tidak percaya, cobalah ikuti kharismatik karena kalian akan mengerti mengapa ada pengikut kristus di dalamnya :D</p>
<p>Tuhan tidak hanya ada dalam 1 gereja :D<br />
Tuhan bisa ada dimana saja, maka tidak menutup kemungkinan kalau Tuhan juga ingin berkarya lewat kharismatik.. :D<br />
jika ada yang mengatakan kharismatik itu sesat, perhatikanlah brother and sister, dasar dari kharismatik dan peraturan&#8221; yg ada dalam kharismatik tidak pernah menyimpang dari ajaran kristen khatolik sendiri :D </p>
<p>terkadang manusia harus melihat dan merasakan baru bisa menyatakan :D<br />
saran saya, don&#8217;t judge the book from the cover, try to read it until finish then you can judge it :D</p>
<p>karena membahas sesuatu seperti ini, pasti ada konfliknya karena kita sebagai manusia selalu ada argumen atau sesuatu yang menguatkan argumen yang kita percaya :D </p>
<p>dan percayalah jgn terlalu banyak membahas tentang gereja karena sesungguhnya perbuatanmu lah yang di perhitungkan oleh-Nya :D </p>
<p>Yakobus 2 13:26</p>
<p>May Godbless all of us, brother and sister :D </p>
<p>be wise on judging something :D<br />
<strong><br />
<em>[dari katolisitas: Silakan melihat diskusi sisi positif dan sisi negatif dari gerakan karismatik di sini - <a href="http://katolisitas.org/1929/gerakan-karismatik-sisi-positif-dan-sisi-negatif" rel="nofollow">silakan klik</a>]</em></strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Apa Perbedaan Mudika dan OMK? by Rm Yohanes Dwi Harsanto, Pr</title>
		<link>http://katolisitas.org/8319/apa-perbadaan-mudika-dan-omk/comment-page-1#comment-60032</link>
		<dc:creator>Rm Yohanes Dwi Harsanto, Pr</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 May 2012 14:38:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8319#comment-60032</guid>
		<description>Salam Alfian Haritama,

Jika kita membaca artikel tersebut baik-baik, akan tampak bahwa semangat peristilahan OMK ialah agar kita menjangkau sebanyak mungkin orang yang muda dan beragama Katolik untuk mengalami suka cita Allah dalam Gereja. Jadi, istlah Mudika sudah mempersempit segmen OMK hanya menjadi yang menjadi anggota Mudika saja. Padahal masih banyak OMK yang belum terjangkau oleh pastoral Gereja. Maka, benar bahwa Mudika pastilah OMK tetapi OMK belum tentu anggota Mudika. Jika kondisi di paroki Anda demikian, maka menjadi tantangan bagi Anda untuk menjala lebih banyak OMK agar mengalami sapaan pastoral. Sapaan itu tidak hanya dengan mengajak mereka menjadi anggota Mudika. Namun juga dengan cara-cara lain misalnya jika mereka tidak mau menjadi anggota komunitas yang bernama Mudika, maka mereka bisa didampingi agar membentuk komunitas dengan nama sendiri.
 
Salam
Yohanes Dwi Harsanto Pr</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Alfian Haritama,</p>
<p>Jika kita membaca artikel tersebut baik-baik, akan tampak bahwa semangat peristilahan OMK ialah agar kita menjangkau sebanyak mungkin orang yang muda dan beragama Katolik untuk mengalami suka cita Allah dalam Gereja. Jadi, istlah Mudika sudah mempersempit segmen OMK hanya menjadi yang menjadi anggota Mudika saja. Padahal masih banyak OMK yang belum terjangkau oleh pastoral Gereja. Maka, benar bahwa Mudika pastilah OMK tetapi OMK belum tentu anggota Mudika. Jika kondisi di paroki Anda demikian, maka menjadi tantangan bagi Anda untuk menjala lebih banyak OMK agar mengalami sapaan pastoral. Sapaan itu tidak hanya dengan mengajak mereka menjadi anggota Mudika. Namun juga dengan cara-cara lain misalnya jika mereka tidak mau menjadi anggota komunitas yang bernama Mudika, maka mereka bisa didampingi agar membentuk komunitas dengan nama sendiri.</p>
<p>Salam<br />
Yohanes Dwi Harsanto Pr</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sekali lagi kesalahpahaman tentang Bunda Maria by abrahammahan</title>
		<link>http://katolisitas.org/3519/sekali-lagi-kesalahpahaman-tentang-bunda-maria/comment-page-2#comment-60031</link>
		<dc:creator>abrahammahan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 May 2012 14:24:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=3519#comment-60031</guid>
		<description>Shalom..
Hmmmm dari pada debat kaya gini.. mending tanya Roh kudus atau Tuhan langsung ttng &quot;Boleh ga sih berdoa secara terus menerus ke bunda maria ?&quot; kalau blm peka dengan suara Tuhan.Jangan ambil keputusan sendiri  &quot;Boleh kok boleh.../ Boleh banget !! &quot; atas dasar apa ? kalo Tuhan minta nya untuk berdoa ke Dia bukan ke yang lain kok :) . Kalau mau peka suara Tuhan. Minta !! ( Matius 7:7 Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. )Btw Jangan beda bedain Protestan dengan Katolik ya :) .. karena kita sama sama menyembah Tuhan :D . Jadi jangan bikin perpecahan, Iblis senang kalau ada perpecahan Protestan dengan Katolik. GBU :)
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;
[dari katolisitas: Bagaimana dengan Yak 5:16 &quot;Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.&quot;?]&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Shalom..<br />
Hmmmm dari pada debat kaya gini.. mending tanya Roh kudus atau Tuhan langsung ttng &#8220;Boleh ga sih berdoa secara terus menerus ke bunda maria ?&#8221; kalau blm peka dengan suara Tuhan.Jangan ambil keputusan sendiri  &#8220;Boleh kok boleh&#8230;/ Boleh banget !! &#8221; atas dasar apa ? kalo Tuhan minta nya untuk berdoa ke Dia bukan ke yang lain kok :) . Kalau mau peka suara Tuhan. Minta !! ( Matius 7:7 Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. )Btw Jangan beda bedain Protestan dengan Katolik ya :) .. karena kita sama sama menyembah Tuhan :D . Jadi jangan bikin perpecahan, Iblis senang kalau ada perpecahan Protestan dengan Katolik. GBU :)<br />
<em><strong><br />
[dari katolisitas: Bagaimana dengan Yak 5:16 "Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya."?]</strong></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Pojok Doa by Elly B</title>
		<link>http://katolisitas.org/pojok-doa/comment-page-12#comment-60027</link>
		<dc:creator>Elly B</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 May 2012 13:43:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?page_id=713#comment-60027</guid>
		<description>Saya mohon didoakan agar dapat mengandung dalam sebulan ini&gt;Keluarga besar kami sangat mengharapkan kehamilan saya dengan bayi laki2&gt; Mohon Tuhan mengijinkan saya untuk hamil dalam satu bulan ini. Mohon berkat dari Tuhan dan Bunda MAria.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mohon didoakan agar dapat mengandung dalam sebulan ini&gt;Keluarga besar kami sangat mengharapkan kehamilan saya dengan bayi laki2&gt; Mohon Tuhan mengijinkan saya untuk hamil dalam satu bulan ini. Mohon berkat dari Tuhan dan Bunda MAria.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Perkawinan sah-kanonik jika salah satu tidak terbaptis by Ingrid Listiati</title>
		<link>http://katolisitas.org/951/perkawinan-sah-kanonik-jika-salah-satu-tidak-terbaptis-khk-1059-1060/comment-page-3#comment-60026</link>
		<dc:creator>Ingrid Listiati</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 May 2012 13:04:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/2009/03/01/perkawinan-sah-kanonik-jika-salah-satu-tidak-terbaptis-khk-1059-1060/#comment-60026</guid>
		<description>&lt;p&gt;Shalom Vicki,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Seharusnya perkawinan beda agama mensyaratkan bahwa pihak Katolik meminta dispensasi ke pihak Ordinaris (Keuskupan) setempat. Namun, jika pada saat sebelum menikah, pasangan tidak mengetahui bahwa harus  memohon dispensasi ke pihak Ordinaris, maka sesudah menikah, pasangan  dapat melakukan K&lt;span id=&quot;high_1&quot; class=&quot;searchterm1&quot;&gt;onvalidatio&lt;/span&gt; (lih. kann. 1156-1160) di hadapan imam, agar kemudian perkawinan menjadi sah di mata Gereja Katolik. Sebelum itu, silakan menemui imam/ pastor paroki untuk menerima rahmat pengampunan Allah dalam Sakramen Pengakuan Dosa. Sebelum mengaku dosa, silakan memeriksa batin terlebih dahulu, &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/291/masih-perlukah-sakramen-pengakuan-dosa-bagian-4-selesai&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik di sini&lt;/a&gt;, untuk membaca cara pemeriksaan batin yang baik. Mohon ampunlah kepada Tuhan karena faktanya pihak yang Katolik tersebut tidak mengikuti ketentuan perkawinan secara Katolik.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jangan dilupakan bahwa salah satu syarat Konvalidatio adalah pihak yang non-Katolik mengetahui [dan dengan demikian memberi izin] bahwa pihak yang Katolik akan tetap Katolik dan akan berjuang sedapat mungkin dalam kapasitasnya, untuk membaptis anak-anaknya secara Katolik dan mendidik anak-anak secara Katolik. Jika hal ini disetujui, maka konvalidatio dapat dilaksanakan, setelah ketentuan-ketentuan lainnya juga dipenuhi. Silakan menghubungi pastor paroki untuk mengetahui ketentuan-ketentuan tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Setelah konvalidatio dilakukan, maka perkawinan dapat dikatakan sah secara hukum Gereja Katolik, dan pihak yang Katolik dapat kembali menerima Komuni kudus.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan,&lt;br /&gt;Ingrid Listiati-katolisitas.org&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&#160;&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Vicki,</p>
<p>Seharusnya perkawinan beda agama mensyaratkan bahwa pihak Katolik meminta dispensasi ke pihak Ordinaris (Keuskupan) setempat. Namun, jika pada saat sebelum menikah, pasangan tidak mengetahui bahwa harus  memohon dispensasi ke pihak Ordinaris, maka sesudah menikah, pasangan  dapat melakukan K<span id="high_1" class="searchterm1">onvalidatio</span> (lih. kann. 1156-1160) di hadapan imam, agar kemudian perkawinan menjadi sah di mata Gereja Katolik. Sebelum itu, silakan menemui imam/ pastor paroki untuk menerima rahmat pengampunan Allah dalam Sakramen Pengakuan Dosa. Sebelum mengaku dosa, silakan memeriksa batin terlebih dahulu, <a href="http://katolisitas.org/291/masih-perlukah-sakramen-pengakuan-dosa-bagian-4-selesai" rel="nofollow">silakan klik di sini</a>, untuk membaca cara pemeriksaan batin yang baik. Mohon ampunlah kepada Tuhan karena faktanya pihak yang Katolik tersebut tidak mengikuti ketentuan perkawinan secara Katolik.</p>
<p>Jangan dilupakan bahwa salah satu syarat Konvalidatio adalah pihak yang non-Katolik mengetahui [dan dengan demikian memberi izin] bahwa pihak yang Katolik akan tetap Katolik dan akan berjuang sedapat mungkin dalam kapasitasnya, untuk membaptis anak-anaknya secara Katolik dan mendidik anak-anak secara Katolik. Jika hal ini disetujui, maka konvalidatio dapat dilaksanakan, setelah ketentuan-ketentuan lainnya juga dipenuhi. Silakan menghubungi pastor paroki untuk mengetahui ketentuan-ketentuan tersebut.</p>
<p>Setelah konvalidatio dilakukan, maka perkawinan dapat dikatakan sah secara hukum Gereja Katolik, dan pihak yang Katolik dapat kembali menerima Komuni kudus.</p>
<p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br />Ingrid Listiati-katolisitas.org</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

