<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>katolisitas.org &#187; Tanya-Jawab</title>
	<atom:link href="http://katolisitas.org/category/tanya-jawab/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://katolisitas.org</link>
	<description>Mengetahui dan Mengasihi iman Katolik</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 04:01:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Penjelasan Perikop tentang Orang Kaya dan Lazarus</title>
		<link>http://katolisitas.org/8896/penjelasan-perikop-tentangorang-kaya-dan-lazarus</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8896/penjelasan-perikop-tentangorang-kaya-dan-lazarus#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 May 2012 03:59:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Kitab Suci]]></category>
		<category><![CDATA[Lazarus]]></category>
		<category><![CDATA[orang kaya]]></category>
		<category><![CDATA[pangkuan Abraham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8896</guid>
		<description><![CDATA[Demikianlah penjelasan perikop Luk 16:19-31 menurut penjelasan The Navarre Bible on Luke, p. 188-191: ay. 19-31 Perikop ini menampilkan dua jenis kesalahan- 1) paham yang dimiliki orang-orang yang menyangkal bahwa jiwa tetap ada setelah kematian dan oleh karena itu terdapat penghargaan ataupun hukuman di dalam kehidupan yang akan datang; 2) dan paham orang-orang yang menginterpretasikan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8896/penjelasan-perikop-tentangorang-kaya-dan-lazarus/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Bible Inerrancy hanya terbatas kepada Kebenaran yang menyangkut Keselamatan?</title>
		<link>http://katolisitas.org/8876/apakah-bible-inerrancy-hanya-terbatas-kepada-kebenaran-yang-menyangkut-keselamatan</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8876/apakah-bible-inerrancy-hanya-terbatas-kepada-kebenaran-yang-menyangkut-keselamatan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 05:23:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Kitab Suci]]></category>
		<category><![CDATA[Bible Inerrancy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8876</guid>
		<description><![CDATA[Konsili Vatikan II dalam Konstitusi tentang Wahyu Ilahi menyatakan: &#8220;Oleh sebab itu, karena segala sesuatu, yang dinyatakan oleh para pengarang yang ilhami atau hagiograf (penulis suci), harus dipandang sebagai pernyataan Roh Kudus, maka harus diakui, bahwa buku-buku Alkitab mengajarkan dengan teguh dan setia serta tanpa kekeliruan kebenaran, yang oleh Allah dikehendaki supaya dicantumkan dalam kitab-kitab [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8876/apakah-bible-inerrancy-hanya-terbatas-kepada-kebenaran-yang-menyangkut-keselamatan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Agar Memperoleh Indulgensi?</title>
		<link>http://katolisitas.org/8829/bagaimana-agar-memperoleh-indulgensi</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8829/bagaimana-agar-memperoleh-indulgensi#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 05:57:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Devosi]]></category>
		<category><![CDATA[indulgensi]]></category>
		<category><![CDATA[indulgensi penuh]]></category>
		<category><![CDATA[indulgensi sebagian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8829</guid>
		<description><![CDATA[Tentang Indulgensi, silakan membaca di link-link ini: 1. Konstitusi Apostolik tentang Doktrin Indulgensi, silakan klik Beberapa point norma yang penting adalah sebagai berikut: N 2. Indulgensi sebagian dan indulgensi penuh menghapus sebagian ataupun seluruhnya penghukuman sementara/temporal karena dosa. N 3. Indulgensi sebagian dan indulgensi penuh dapat selalu ditujukan kepada mereka yang sudah meninggal melalui doa [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8829/bagaimana-agar-memperoleh-indulgensi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tuhan tidak ada karena banyak kejahatan?</title>
		<link>http://katolisitas.org/2067/tuhan-tidak-ada-karena-banyak-kejahatan</link>
		<comments>http://katolisitas.org/2067/tuhan-tidak-ada-karena-banyak-kejahatan#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 02:00:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Apologetik Non Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Fundamental Teologi]]></category>
		<category><![CDATA[Apologetik]]></category>
		<category><![CDATA[penderitaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=2067</guid>
		<description><![CDATA[Umumnya orang yang tidak percaya pada Tuhan berargumen, &#8220;Jika memang ada Tuhan yang Maha Baik, Maha Tahu, Maha Kuasa, maka tidak mungkin ada kejahatan dan penderitaan di dunia ini.&#8221; Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, kita perlu berhenti sejenak, sebab jika kejahatan dan penderitaan dianggap sebagai bukti bahwa Tuhan tidak ada, bagaimana jika kita melihat sebaliknya, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/2067/tuhan-tidak-ada-karena-banyak-kejahatan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Tuhan Terdiri dari Bagian-bagian?</title>
		<link>http://katolisitas.org/8822/apakah-tuhan-terdiri-dari-bagian-bagian</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8822/apakah-tuhan-terdiri-dari-bagian-bagian#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 08:53:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Fundamental Teologi]]></category>
		<category><![CDATA[Hakekat Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[sederhana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8822</guid>
		<description><![CDATA[Ada sebagian orang yang menyangka bahwa Tuhan terdiri dari bagian-bagian yang kompleks seperti yang ada pada kita manusia dan bagian-bagian itu dapat dibeda-bedakan antara satu dan lainnya, dan itu bagiannya itu tidak sama dengan Tuhan. Namun St.Thomas Aquinas, mengutip pengajaran St. Agustinus, mengatakan sebaliknya, yaitu Allah itu sederhana, sehingga tidak terdiri dari bagian-bagian. Demikian katanya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8822/apakah-tuhan-terdiri-dari-bagian-bagian/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mrk 7:1-23: Tradisi Manusia</title>
		<link>http://katolisitas.org/8812/mrk-71-23-tradisi-manusia</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8812/mrk-71-23-tradisi-manusia#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 04:17:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Kitab Suci]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi manusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8812</guid>
		<description><![CDATA[Dalam perikop Mrk 7:1-23; Tuhan Yesus menegur sikap orang- orang Yahudi, yang menyamakan ajaran tradisi manusia dengan ajaran Tuhan; dan dengan demikian malah tidak menangkap prinsip ajaran Tuhan dan mengkorupsi ajaran Tuhan tersebut dengan interpretasi-interpretasi mereka sendiri yang keliru. (Maka &#8216;tradisi&#8217; yang dibicarakan di sini bukanlah Tradisi Suci para rasul, yang justru bersumber dari ajaran [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8812/mrk-71-23-tradisi-manusia/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Pembantaian Kaum Huguenot di Abad ke-16</title>
		<link>http://katolisitas.org/8806/tentang-pembantaian-kaum-huguenot-di-abad-ke-16</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8806/tentang-pembantaian-kaum-huguenot-di-abad-ke-16#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 09:06:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Apologetik Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Sejarah Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[huguenot]]></category>
		<category><![CDATA[inkuisisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8806</guid>
		<description><![CDATA[Hal pembunuhan massal kaum Huguenot (kaum Calvinis di Perancis) yang terjadi di Paris tanggal 24 Agustus 1572 (pada hari raya St. Bartolomeus) dan minggu-minggu berikutnya memang menjadi perdebatan dalam topik sejarah Gereja. Perdebatan itu menyangkut praduga bahwa pembunuhan massal itu sudah direncanakan sebelumnya oleh pihak Kerajaan Perancis, dan kedua, bahwa ada keterlibatan Tahta Suci Roma [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8806/tentang-pembantaian-kaum-huguenot-di-abad-ke-16/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Malaikat Pelindung dan Eksorsisme</title>
		<link>http://katolisitas.org/2539/tentang-malaikat-pelindung-dan-eksorsisme</link>
		<comments>http://katolisitas.org/2539/tentang-malaikat-pelindung-dan-eksorsisme#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 May 2012 04:17:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Hal Kontemporer]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Spiritualitas]]></category>
		<category><![CDATA[eksorsisme]]></category>
		<category><![CDATA[malaikat pelindung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=2539</guid>
		<description><![CDATA[1. Tentang Malaikat Pelindung Di dalam Alkitab PL kita mengetahui bahwa para malaikat diutus Allah untuk menjaga umat-Nya, seperti contohnya dalam kisah Lot (lih. Kej 28-29); bangsa Israel (lih. Kel 12-13); Nabi Musa (Kel 32:34). Dalam kitab Mazmur 90:11, &#8220;sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.&#8221; Dalam PB, Yesus mengajarkan, &#8220;Ingatlah, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/2539/tentang-malaikat-pelindung-dan-eksorsisme/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>74</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa yang Menghimpit Gereja di Eropa?</title>
		<link>http://katolisitas.org/8791/apa-yang-menghimpit-gereja-di-eropa</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8791/apa-yang-menghimpit-gereja-di-eropa#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 May 2012 03:36:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Hal Kontemporer]]></category>
		<category><![CDATA[Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[gereja]]></category>
		<category><![CDATA[sekularisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8791</guid>
		<description><![CDATA[Paus Yohanes Paulus II juga mempunyai keprihatinan yang sama dengan keprihatinan Anda. Dalam surat Ekshortasi Apostoliknya yang berjudul Ecclesia in Europa (Gereja di Eropa) ia menuliskan juga menurunnya kehidupan rohani jemaat di Eropa (dan juga di negar-negara barat lainnya). Silakan klik di link ini untuk membaca ringkasannya. Banyak orang hidup dalam kebingungan, tidak pasti dan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8791/apa-yang-menghimpit-gereja-di-eropa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Panggilan dan Misi Kaum Awam</title>
		<link>http://katolisitas.org/8787/tentang-panggilan-dan-misi-kaum-awam</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8787/tentang-panggilan-dan-misi-kaum-awam#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 May 2012 09:00:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Misi-Evangelisasi]]></category>
		<category><![CDATA[awam]]></category>
		<category><![CDATA[Misi]]></category>
		<category><![CDATA[panggilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8787</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu dokumen Magisterium Gereja yang dapat dipakai sebagai dasar komunitas awam adalah Ekshortasi apostolik, Christifideles Laici (CL), tentang Panggilan dan Misi Kaum Awam, yang ditulis oleh Paus Yohanes Paulus II yang Terberkati. Teks lengkapnya dapat dibaca di link ini, silakan klik. Paus Yohanes Paulus II mengajarkan bahwa dasar tugas panggilan dan misi kaum awam [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8787/tentang-panggilan-dan-misi-kaum-awam/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Pandangan Gereja Katolik tentang Bedah Kosmetik?</title>
		<link>http://katolisitas.org/8776/apa-pandangan-gereja-katolik-tentang-bedah-kosmetik</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8776/apa-pandangan-gereja-katolik-tentang-bedah-kosmetik#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 09:41:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Hal Kontemporer]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Moralitas]]></category>
		<category><![CDATA[bedah kosmetik]]></category>
		<category><![CDATA[bedah plastik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8776</guid>
		<description><![CDATA[Sejujurnya, Gereja Katolik tidak membahas hal bedah kosmetik secara khusus di dalam dokumen-dokumen Magisterium. Namun Katekismus Gereja Katolik hanya mengajarkan prinsip dasarnya, yaitu: KGK 2288    Kehidupan dan kesehatan merupakan hal-hal yang bernilai, yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Kita harus merawatnya dengan cara yang bijaksana dan bersama itu juga memperhatikan kebutuhan orang lain dan kesejahteraan umum&#8230;. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8776/apa-pandangan-gereja-katolik-tentang-bedah-kosmetik/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Reinkarnasi tidak Sesuai dengan Ajaran Iman Kristiani?</title>
		<link>http://katolisitas.org/8748/mengapa-reinkarnasi-tidak-sesuai-dengan-ajaran-iman-kristiani</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8748/mengapa-reinkarnasi-tidak-sesuai-dengan-ajaran-iman-kristiani#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 08:18:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Anthropologi Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Fundamental Teologi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan Khusus]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[reinkarnasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8748</guid>
		<description><![CDATA[Gereja Katolik berdasarkan Kitab Suci mengajarkan bahwa tidak ada reinkarnasi setelah kematian. Katekismus Gereja Katolik mengajarkan: KGK 1013    Kematian adalah titik akhir penziarahan manusia di dunia, titik akhir dari masa rahmat dan belas kasihan, yang Allah berikan kepadanya, supaya melewati kehidupan dunia ini sesuai dengan rencana Allah dan dengan demikian menentukan nasibnya yang terakhir. &#8220;Apabila [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8748/mengapa-reinkarnasi-tidak-sesuai-dengan-ajaran-iman-kristiani/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Daud Berdosa karena Melakukan Sensus?</title>
		<link>http://katolisitas.org/8719/mengapa-daud-berdosa-karena-melakukan-sensus</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8719/mengapa-daud-berdosa-karena-melakukan-sensus#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2012 07:55:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Kitab Suci]]></category>
		<category><![CDATA[Raja Daud]]></category>
		<category><![CDATA[sensus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8719</guid>
		<description><![CDATA[Perikop 2 Sam 24: 1-17 berhubungan dengan perikop paralel-nya yang mengisahkan hal yang sama, yaitu 1 Taw 21:1-17. Di kitab Samuel, dikatakan bahwa yang mendorong Daud melakukan sensus adalah Allah: &#8220;Bangkitlah pula murka TUHAN terhadap orang Israel; Ia menghasut Daud melawan mereka, firman-Nya: &#8220;Pergilah, hitunglah orang Israel dan orang Yehuda.&#8221; (2Sam 24:1). Namun demikian, di [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8719/mengapa-daud-berdosa-karena-melakukan-sensus/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perayaan Ekaristi di Jemaat Perdana</title>
		<link>http://katolisitas.org/8713/perayaan-ekaristi-di-jemaat-perdana</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8713/perayaan-ekaristi-di-jemaat-perdana#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 12:48:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Liturgi]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Sakramen]]></category>
		<category><![CDATA[ekaristi]]></category>
		<category><![CDATA[Jemaat Perdana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8713</guid>
		<description><![CDATA[Sesungguhnya yang pertama kali mengajarkan tata cara perayaan Ekaristi [yaitu adanya liturgi Sabda dan liturgi Ekaristi] adalah Tuhan Kristus sendiri, yaitu  melalui penampakan-Nya kepada kedua orang murid di perjalanan ke Emaus (Lih. Luk 24:13-35); sedangkan tentang prinsip liturgi Ekaristinya sendiri mengacu kepada apa yang diajarkan Yesus dalam Perjamuan Terakhir dengan para Rasul-Nya (Mat 26:31-35; Mrk [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8713/perayaan-ekaristi-di-jemaat-perdana/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Kidung Zakaria Diucapkan dalam Ibadat Pagi?</title>
		<link>http://katolisitas.org/8708/mengapa-kidung-zakaria-diucapkan-dalam-ibadat-pagi</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8708/mengapa-kidung-zakaria-diucapkan-dalam-ibadat-pagi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2012 06:09:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Liturgi]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadat Pagi]]></category>
		<category><![CDATA[Kidung Zakaria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8708</guid>
		<description><![CDATA[Kidung Zakaria (Luk 1:68-79) merupakan kidung ucapan syukur yang diucapkan oleh Zakaria oleh karena kelahiran puteranya Yohanes Pembaptis. Kidung Zakaria dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu pertama, ucapan syukur atas penggenapan janji Mesianis kepada bangsa Israel yang menantikan Sang Penyelamat; dan kedua, ucapan Zakaria yang ditujukan kepada anaknya yang mengambil bagian di dalam karya penyelamatan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8708/mengapa-kidung-zakaria-diucapkan-dalam-ibadat-pagi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penjelasan tentang 6 Hari Penciptaan</title>
		<link>http://katolisitas.org/8695/penjelasan-tentang-6-hari-penciptaan</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8695/penjelasan-tentang-6-hari-penciptaan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2012 05:32:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Fundamental Teologi]]></category>
		<category><![CDATA[penciptaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sains Penciptaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8695</guid>
		<description><![CDATA[Pertama- tama, sesuai dengan prinsip ajaran St. Thomas Aquinas (Sent II d. 12 q. Ia.2), perlu diketahui bahwa kebenaran- kebenaran yang ditulis dalam Kitab Suci ditujukan untuk memberikan ajaran- ajaran religius dan moral, maka inspirasi Roh Kudus yang diberikan hanya berkaitan dengan kebenaran- kebenaran religius dan moral. Kitab Suci bukan merupakan buku ilmu pengetahuan/ science, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8695/penjelasan-tentang-6-hari-penciptaan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang bangsa Israel</title>
		<link>http://katolisitas.org/4900/tentang-bangsa-israel</link>
		<comments>http://katolisitas.org/4900/tentang-bangsa-israel#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2012 04:46:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Yahudi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=4900</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa bangsa Israel mengklaim bahwa bangsanya adalah bangsa pilihan dan senantiasa disertai oleh Allah? Jika kita membaca Kitab Suci, kita akan mengetahui bahwa dalam melaksanakan rencana keselamatan manusia, memang Allah melakukannya secara bertahap. Mulai dari Adam dan Hawa, lalu dengan keturunan mereka, Nabi Nuh, dan sampai kepada Bapa Abraham yang kepadanya Allah Bapa berjanji akan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/4900/tentang-bangsa-israel/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Realitas Dosa Manusia</title>
		<link>http://katolisitas.org/8690/tentang-realitas-dosa-manusia</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8690/tentang-realitas-dosa-manusia#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2012 04:16:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Fundamental Teologi]]></category>
		<category><![CDATA[dosa asal]]></category>
		<category><![CDATA[realitas dosa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8690</guid>
		<description><![CDATA[Tentang definisi dosa dan pengertian tentang dosa berat (mortal sin) dan dosa ringan (venial sin), silakan klik di sini. Sedangkan tentang realitas dosa manusia, Katekismus Gereja Katolik mengajarkan: KGK 386    Dalam sejarah manusia dosa itu hadir. Orang akan berusaha dengan sia-sia untuk tidak melihatnya atau untuk memberikan nama lain kepada kenyataan gelap ini. Supaya mengerti, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8690/tentang-realitas-dosa-manusia/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanggapan tentang Tulisan Fr. Anthony de Mello</title>
		<link>http://katolisitas.org/8687/tanggapan-tentang-tulisan-fr-anthony-de-mello</link>
		<comments>http://katolisitas.org/8687/tanggapan-tentang-tulisan-fr-anthony-de-mello#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2012 02:57:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Hal Kontemporer]]></category>
		<category><![CDATA[Fr. Anthony de Mello]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=8687</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang menyukai tulisan-tulisan Fr. Anthony de Mello, yang memang ditulis dengan gaya yang menarik dan enak dibaca. Jika kita cermati, memang fokus utama Fr. de Mello adalah untuk membantu seseorang mendapat pencerahan dan menemukan Tuhan. Tetapi jika kita terus membaca karya-karyanya, lama kelamaan secara implisit kita dapat menangkap, seolah-olah pencerahan itu dapat diperoleh sendiri [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/8687/tanggapan-tentang-tulisan-fr-anthony-de-mello/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Yesus disunat, kita tidak?</title>
		<link>http://katolisitas.org/2557/mengapa-yesus-disunat-kita-tidak</link>
		<comments>http://katolisitas.org/2557/mengapa-yesus-disunat-kita-tidak#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2012 02:15:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Stefanus Tay &#38; Ingrid Tay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Apologetik Non Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[TJ: Keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum Taurat]]></category>
		<category><![CDATA[pembaptisan]]></category>
		<category><![CDATA[sunat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=2557</guid>
		<description><![CDATA[Ada pertanyaan yang menarik. Kalau Yesus disunat, mengapa kemudian sunat tidak menjadi keharusan bagi pengikut-Nya? Dari definisinya, sunat  (circumcisio) mengacu kepada &#8216;pemotongan&#8217;, yaitu secara khusus pada pemotongan kulit penis. Jika kita mempelajari tulisan ahli sejarah Herodotus maka kita ketahui bahwa bukan hanya bangsa Yahudi saja yang mengenal tradisi sunat ini, melainkan juga bangsa Mesir, Kolkian [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://katolisitas.org/2557/mengapa-yesus-disunat-kita-tidak/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

