Kita memasuki masa Adven. Adakah yang dapat kita lakukan, agar dapat lebih menghayati masa yang indah ini untuk menyambut kelahiran Yesus di hati kita?
Bahasa kasih, bahasa yang universal, yang mampu menembus dinding umur, dinding bahasa, dan dinding kata-kata. Ya Tuhan, ajarilah aku bahasa kasih…
Pada hari yang hampir bersamaan dirayakan dua hal bertentangan: arwah para kudus di surga (saints) dan arwah yang gentayangan (ghost). Kita mau pilih yang mana?
Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya (Pengkotbah 3:1). Pada saat badai datang, janganlah berputus asa….semua ada waktunya.
“…. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya.” (Luk 2:51). Mari kita renungkan, sudahkah kita memiliki sikap ini di dalam hidup kita sehari-hari?
Berbicara tentang cinta setelah menikah, kita dihadapkan untuk berefleksi tentang kualitas cinta kita terhadap pasangan hidup kita dengan pasang-surutnya cinta kita.