Mengasihi Tuhan dan sesama, itulah perintah dari Tuhan sendiri, yang menuntun manusia untuk dapat memperoleh kebahagiaan di dunia ini dan dapat mengantar manusia ke dalam Kerajaan Sorga.
Bagaimana Yesus memberikan jawaban tentang prinsip keadilan terhadap pertanyaan jebakan dari kaum Farisi?
Kristus ingin mengingatkan kita akan tuntutan untuk para penggarap dan para pekerja kebun anggur agar dapat menghasilkan buah yang limpah.
Ukuran yang kita pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepada kita. Jika kita berharap agar Tuhan berbelas kasih kepada kita, maka seharusnya kitapun berbelas kasih kepada sesama.
Perikop Orang Samaria yang Baik Hati mengajarkan kepada kita bahwa kasih itu tidak mengenal batas. Siapapun yang membutuhkan pertolongan kita adalah ‘sesama’ kita.
Perikop Yesus berjalan di atas air memberikan bukti bahwa Yesus mengatasi setiap persoalan kita dan menolong kita setiap saat.
Mukjizat penggandaan roti dan ikan bukan hanya bermakna simbolik namun sungguh terjadi dan menjadi gambaran akan Sakramen Ekaristi.
Yesus memberikan tiga perumpamaan yang lain tentang Kerajaan Allah. Dia ingin agar umat Allah menempatkan Kerajaan Allah sebagai prioritas utama dalam kehidupan mereka.
Yesus memberikan perumpamaan Kerajaan Allah dengan menggunakan lalang di antara gandum.
Jangan takut Minggu ini kita diingatkan agar jangan takut dan gelisah. Mengapa? Karena Tuhan mengetahui bahwa manusia mempunyai kecenderungan untuk menjadi takut dan gelisah. Permasalahan keluarga, kondisi keuangan, pergumulan di dalam dosa dan penyakit dapat mengakibatkan kita menjadi gelisah dan khawatir. “Mati aku“, adalah reaksi terburuk yang mungkin dapat terucap jika segala problema itu nampaknya [...]
Yesus mengumpamakan Diri-Nya sebagai pintu sebab Ia menghendaki agar kita semua masuk dalam kawanan-Nya dengan melalui Dia.