Tentang 666

Pertanyaan:

Shalom…
gimana menurut ibu Ingrid mengenai angka 666 (bilangan manusia) di kitab wahyu?
apakah itu hanya sebuah simbol? gimana dengan barcode (yg bisa kita jumpai hampir di setiap barang yg kita beli)? yang katanya juga mengandung unsur 666 (dan ini sudah diakui dunia, ada garis yang memang angka adalah 6).
trim’s..
Asli

Jawaban:

Shalom Asli,

Tentang makna 666:

Arti angka 666 tidak terlepas dari makna alegorisnya, yaitu kenyaaan bahwa huruf Yunani dan Ibrani juga menunjukkan angka. Contohnya alpha/ aleph =1, beta/ beth=2, dst. Maka nama Yesus atau IESOUS menurut huruf Yunani jika dijumlahkan adalah 888. Nah 666 kemungkinan menunjuk ke jumlah huruf Kaisar Neron yang memang menentang Kristus dengan menganiaya umat Kristen (666: yang terdiri dari huruf-huruf NRWN QSR, Nun dalam bahasa Yunani = 50, Resh 200, Waw 6, qoph 100, samech 60, maka NRWN QSR (666) dihitung jumlahnya 666).
Nah menurut arti angka dalam Kitab Suci, 7 adalah angka sempurna, namun 8 adalah angka yang jauh melebihi kesempurnaan yang merupakan angka Messianic. Diulangnya 3 kali itu untuk menunjukkan kepenuhan/ tingkat kelengkapan. Maka angka 666 diartikan sebagai angka yang tidak sempurna, ketidak sempurnaannya diperkuat dengan pengulangan sebanyak 3 kali; walaupun kelihatannya mendekati sempurna. Angka 666 diartikan sebagai angka Anti-Kristus, yang mengacu pada Kaisar Neron dan Kaisar Domitian yang diberi julukan sebagai ‘Kaisar Nero yang hidup kembali’ karena kekejamannya menyerupai Nero. Maka, angka 666 melambangkan juga untuk semua kaisar, penindas, atau siapapun yang mengambil peran sebagai Anti-Kristus sepanjang jaman.

Memang ada tuduhan dari kaum Protestan (salah satunya Seventh Day Adventist, yang paling ‘keras’ menentang Katolik) yang mengatakan bahwa Paus dengan gelar Vicarius Filii Dei, jika huruf-hurufnya dijumlahkan lalu berjumlah 666 (Vicarius =112, Filii=53, Dei=501, dengan catatan: huruf yang tak bernilai angka tidak dihitung). Namun masalahnya, gelar Paus bukan Vicarius Filii Dei, tetapi Vicarius Christi (Vicar of Christ), yang kalau dijumlah adalah 214 bukan 666.

Ironisnya, kalau misalnya kita menjumlahkan nama pendiri Seventh-Day Adventism yaitu Ellen Gould White, maka jumlahnya 666, sebab Ellen=100, Gould=555, dan White=11. Nah, apakah dengan demikian maka Ellen Gould White adalah binatang yang disebutkan dalam kitab Wahyu 13? Kalau dijawab ya, maka sang penuduh terjebak sendiri, kalau dijawab tidak, maka harus diterima bahwa hal hasil penjumlahan tersebut sebenarnya kebetulan dan dapat terjadi kepada siapa saja. Maka yang terpenting adalah menemukan makna allegoris yang ingin disampaikan dengan angka 666 itu, yang sudah saya jabarkan di atas.

Dengan memahami makna alegoris tersebut, maka kita tidak dibingungkan oleh kenyataan bahwa angka 666 kemungkinan dapat tercetak pada bar code barang- barang yang kita beli. Angka 666 itu maksudnya mengacu kepada seseorang yang mempunyai figur sebagai AntiKristus, sehingga tidak terkait dengan barang- barang seperti permen, coklat ataupun sabun. Jadi tidak perlu menjadi anti terhadap bar-code ataupun barang- barang dengan bar-code. Yang terpenting adalah mewaspadai, agar jangan sampai kita terpengaruh oleh ajaran- ajaran sesat yang dapat berkembang menjelang akhir jaman, yang akan diajarkan oleh seorang tokoh AntiKristus.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- katolisitas.org

Beberapa artikel yang berhubungan:

Beberapa artikel di kategori yang sama:

27 Komentar to Tentang 666

  1. Syalom, tim katolisitas yang luar biasa diberkati Tuhan,
    saya ingin menanyakan,

    Akhir2 ini saya ada mendengar berita tentang sistem RFID Chip yang katanya dikatakan sebagai tanda antikris yaitu “666″.
    Saya sempat mereview berita tersebut, tapi semua sumber menyatakan hal yang sama.
    Saya masih sedikit ragu untuk mempercayai berita tersebut, karena pembahasan tersebut sepertinya diungkap oleh sekte Kristen di luar Katolik.
    Berikut salah satu sumber berita tersebut http://bit.ly/w4LBu9

    Kiranya tim Katolisitas bisa menanggapi pertanyaan saya ini. Terima kasih!
    Tuhan Yesus memberkati!

    • Caecilia Triastuti April 2, 2012 at 2:14 pm

      Shalom Indra,

      RFID (Radio-frequency identification) adalah penggunaan sistem tanpa kontak dan tanpa kabel, yang menggunakan sarana medan elektromagnetik frekuensi radio untuk mentransfer data dari sebuah tag/alat yang dilekatkan pada sebuah objek, bagi keperluan identifikasi otomatis dan tracking (pelacakan). RFID banyak digunakan di industri, misalnya industri mobil, farmasi, peternakan, dan sistem perparkiran.

      RFID itu secara teknis memang bisa ditanam (diimplant) dalam tubuh manusia, namun untuk begitu saja mengkaitkannya dengan Wahyu 13 : 16 – 17, kita harus bersikap hati-hati. Secara resmi tidak ada pernyataan Gereja tentang RFID chip. Berbagai teori / ramalan dapat dikemukakan orang, namun hal itu belum tentu benar, sebab segala nubuatan dalam Kitab Suci tidak untuk diinterpretasikan secara pribadi. Mari kita ingat pengajaran Rasul Petrus dalam 2 Pet 1 : 20-21, “Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah. “

      Lagipula, gagasan mengenai penanaman alat ini di tubuh manusia mendapat tentangan keras dari berbagai pihak karena memberikan peluang terjadinya pelanggaran hak-hak privat sehingga banyak kalangan mengkhawatirkan terjadinya “a world of no privacy” (sebuah dunia tanpa privasi), selain juga ada kekhawatiran-kekhawatiran perihal keamanannya secara medis. Sehingga di negara maju pun penanaman alat semacam ini di tubuh manusia nampaknya masih akan sulit untuk menjadi umum.

      Semoga jawaban singkat ini membantu.

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      Triastuti – katolisitas.org

  2. Bagaimana dengan tanda 666, apakah itu sudah terjadi ?

    Wahyu 13:16 Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
    13:17 dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. 13:18 Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

    Banyak yang menjelaskan bahwa satu saat nanti akan ada satu tanda yang akan digunakan oleh Anti Christ sebagai alat transaksi jual beli. Sebelum adanya chip computer, disebutkan bahwa barcode adalah salah satu tanda tersebut, ada juga yang menyebutkan credit card atau debit card sebagai tanda dari 666 juga. Prediksi – prediksi tersebut mungkin akan berubah juga apabila suatu saat ada suatu alat transaksi jual beli yang lebih canggih, lebih kecil yang bisa ditanam dibawah kulit, atau mungkin tatto akan digunakan untuk memberikan tanda tersebut dengan memakai cat yang mengandung phospor sehingga tidak terlihat oleh kasat mata secara normal kecuali memakai lampu ultra violet, siapa tau ?

    Dalam kitab ini banyak ungkapan yang harus difahami secara simbolis tidak secara hurufiah, dan salah satunya adalah 666.

    Apabila tanda 666 difahami secara hurufiah, maka sangat mudah sekali kita membedakan mana pengikut Anti Christ dan mana yang bukan, saya rasa pemahaman seperti itu tidak tepat. Seperti di utarakan dalam kitab Wahyu ini, bahwa akhir zaman situasainya sangat semrawut, ada banyak peperangan, bencana alam yang datangnya dari dalam bumi, didalam laut maupun di angkasa. Kesemrawutan ini ditambah dengan lenyapnya hukum yang utama dan terutama yaitu hukum kasih dalam setiap hati manusia ( Mat 22:37, Ul 6:5 ). Hati manusia sudah dikuasai oleh kedurhakaan sehingga kasih menjadi dingin ( Mat 24:12 )

    Matius 22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
    22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
    22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
    Matius 24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

    Kita semua setuju kalau angka 666 adalah simbol iblis, dimana simbol itu akan ditandai di tangan dan dahi. Tangan adalah simbol dari perbuatan, dimana setiap manusia secara umum akan melakukan sesuatu atau berbuat sesuatu dengan menggunakan tangan sedangkan dahi adalah simbol dari pikiran, karena segala sesuatu yang diperbuat manusia asal mulanya dari pikiran. Berarti Wahyu 13:16, menunjukan bahwa di akhir zaman, semua perbuatan dan pikiran manusia sudah dikuasai oleh iblis yaitu kedurhakaan ( Mat 24:12 ). Rasa kasih dalam hati manusia sudah dingin, padahal hukum yang utama dan terutama itu, seharusnya terikat dalam setiap hati manusia.

    Ulangan 6:8 Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, ( ini adalah kunci jawaban dari wahyu )

    Apakah tanda 666 itu sudah nampak di zaman ini ? Pembunuhan sudah menjadi hal yang biasa kita dengar, orang tua membunuh anak atau sebaliknya, istri membunuh suami atau sebaliknya, bahkan berita pembunuhan dengan muntilasi sangat wajar sekali kita dengar saat ini.

    Mari kita sikapi keadaan ini, dengan selalau berjalan diatas firman Tuhan yaitu memelihara kasih dengan mengikatkannya dalam hati manusia, kita tidak tau status zaman ini apakah dalam status siaga
    1,2,3, waspada atau awas.

    GBU

    • Shalom Herman,

      Interpretasi sehubungan dengan tanda 666 dan binatang buas (beast) dalam kitab Wahyu memang beragam. Jika dilihat konteksnya pada saat kitab dituliskan, binatang tersebut melambangkan suatu regim kerajaan/ pemimpin negara yang menolak Tuhan dan yang menginjak- injak manusia. Namun sekarang memang bentuk pemujaan raja/ penguasa memang tidak ada lagi, namun keadaan paralel di dunia modern ini yang dianggap sebagai ‘raja’ adalah paham- paham sekular, seperti atheisme dan materialisme. Menurut paham- paham inilah, posisi Tuhan tergeser dalam hati manusia, dan manusia menolak Tuhan, sebagaimana inti yang disebutkan dalam ciri- ciri binatang 666 itu.

      Maka memang tidak ada yang dapat mengetahui secara pasti siapakah binatang dengan tanda 666 itu, yang terpenting kita bersiap siaga agar jangan disesatkan oleh paham- paham di dunia ini yang bertentangan dengan ajaran Tuhan, sebab sang binatang itu dapat pula diartikan secara simbolis, yaitu sebagai apapun yang menghujat Allah dan menggantikan posisi Allah dalam hidup manusia. The Navarre Bible menuliskan demikian tentang interpretasi binatang buas tersebut:

      “Materialisme bekerja dengan sama menipunya dengan yang dilakukan oleh binatang itu, sebab …. menurut sistem ini, materi adalah satu- satunya dan hanya satu- satunya yang menjadi inti dari segala sesuatu. Artinya, menurut paham ini, agama hanya diartikan sebagai semacam ilusi idealistik, yang perlu diperangi dengan segala cara dan metoda, menurut  keadaan waktu dan tempat, agar agama dapat dihapuskan di dalam masyarakat dan di dalam setiap hati manusia.” (The Navarre Bible menuliskan interpretasi ini dengan mengutip ajaran Paus Yohanes Paulus II, Dominum et Vivificantem, 56)

      Dengan demikian, memang benar, bahwa marilah berjaga- jaga dan waspada, agar jangan sampai kita terbawa arus bermacam pandangan/ paham dunia dewasa ini yang dapat menjauhkan kita dari Tuhan.

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      Ingrid Listiati- katolisitas.org

       

  3. Ronald Dairo Malo August 10, 2011 at 7:49 pm

    Terima Kasih Mbak Ingrid Listiati atas infonya… menambah wawasan kekatolikan saya. Salam Damai. Jbu In Hog Signo..

  4. Sallom,……. All

    saya semakin yakin jika angka 666 itu adalah angka setan, di dalam kitab wahyu 13 : 18 juga dikatakan disana bahwa : “yang penting dari sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan binatang itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam 666. Jadi yang menjadi pertanyaan saya disini adalah : Angka 666 merupakan tanda bagi mereka yang bukan pengikut Yesus atau Anti Kristus, maka jika ada tanda setan apa ada pula tanda orang beriman.?
    pertanyaan ini timbul ketika saya membaca alkitab dari kitab Yehezkiel pasal 9 ayat 6. menuliskan satu huruf yaitu “T” yang disana disebutkan tanda orang beriman. timbul persoalan baru disini : Makna dari T itu apa..?, apa ada tanda lain selain dari T itu atau tidak..?

    terimakasih,,,

    • Shalom Feber Ndruru,

      Terima kasih atas pertanyaannya tentang tanda orang beriman. Secara prinsip, tanda orang beriman adalah Sakramen Baptis, di mana orang yang menerimanya sebenarnya menerima Roh Kudus. Dan karakter ini kemudian diperkuat dengan Sakramen Pengakuan. Secara khusus, Tuhan juga memberikan meterai para imam dengan Sakramen Imamat. Katekismus Gereja Katolik (KGK, 1121) menyatakan sebagai berikut “Tiga Sakramen, – Pembaptisan, Penguatan dan Tahbisan – sebagai tambahan pada rahmat memberi satu meterai sakramental, satu “meterai” yang olehnya warga Kristen mengambil bagian dalam imamat Kristus dan terhitung dalam golongan dan fungsi Gereja yang berbeda-beda. Keserupaan dengan Kristus dan Gereja, yang dihasilkan oleh Roh itu tidak terhapus (Bdk. Konsili Trente: DS 1609.); ia tinggal di dalam warga Kristen untuk selama-lamanya sebagai kepekaan untuk rahmat, sebagai janji dan jaminan perlindungan ilahi dan sebagai panggilan kepada ibadat dan pelayanan Gereja. Sebagai akibatnya, Sakramen-sakramen ini tidak boleh diulangi.

      Materai ini bukan lagi materia yang diberikan di dahi – seperti yang dijelaskan di Yeh 9:6, namun materai dari jiwa. Katekismus Gereja Katolik mengutip Yeh 9:4-6 untuk menjelaskan meterai di KGK, 1296 yang menuliskan “Kristus sendiri menerangkan tentang diri-Nya bahwa Bapa telah mengesahkan-Nya dengan satu meterai (Bdk. Yoh 6:27.). Juga warga Kristen ditandai oleh suatu meterai: Tuhanlah, yang “memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita” (2 Kor 1:22) (Bdk. Ef 1:13; 4:30.). Meterai Roh Kudus ini berarti bahwa orang sepenuhnya menjadi milik Kristus, ditempatkan dalam pelayanan-Nya untuk selamanya, tetapi juga bahwa perlindungan ilahi dijanjikan kepada seseorang dalam percobaan besar pada akhirat Bdk. Why 7:2-3; 9:4; Yeh 9:4-6.

      Dalam Yeh 9:4-6 disebutkan tentang orang-orang yang diberi tanda atau meterai. Tanda ini diterjemahkan oleh St. Hieronimus (St. Jerome) sebagai T (Thou), di mana dalam huruf Yunani kuno adalah merupakan karater terakhir dan berbentuk salib. Kita juga mengingat dalam peristiwa Paskah (Tuhan lewat), Tuhan membebaskan orang-orang yang mempunyai tanda darah anak domba pada pintu rumah dari kematian. Semua tanda ini memberikan gambaran yang akan datang, yaitu Kristus sendiri, yang menyelamatkan manusia dari penghukuman kekal pada saat pengadilan terakhir. Dalam kaitannya dengan sakramen-sakramen yang memberikan karakter, maka semua rahmat yang mengalir dalam semua sakramen, termasuk Baptisan, Penguatan dan Imamat – adalah bersumber pada misteri Paskah Kristus. Semoga penjelasan ini dapat menjawab pertanyaan anda.

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      stef – katolisitas.org

    • T dlm kitab Yehezkiel, mungkin dpt saya artikan sebagai tiang berpalang, jd dpt dikatakan itu sebagai salib bagi YESUS dan para pengikut YESUS,.. salam sejahtera…….

      [Dari Katolisitas: Sebagaimana telah disebutkan di atas, tanda dalam kitab Yehezkiel ini diterjemahkan oleh St. Hieronimus (St. Jerome) sebagai T (Thou), di mana dalam huruf Yunani kuno adalah merupakan karater terakhir dan berbentuk salib. Tanda salib ini memberikan gambaran yang akan datang, yaitu Kristus sendiri, yang menyelamatkan manusia dari penghukuman kekal pada saat pengadilan terakhir.]

  5. yohanes sunardi May 3, 2011 at 11:32 pm

    wahbaru ngliat klo ada komunitas KATHOLIK, salam kenal semua. seneng bisa baca semua saring2 disini :)

    • Budi Darmawan Kusumo May 4, 2011 at 4:41 pm

      Syalom Yohanes Sunardi,

      Welcome to the club !

      Tuhan Yesus memberkati & Bunda Maria selalu menuntun anda pada putraNYA

  6. Permisi numpang nanya… cara menghitung namanya itu bagaimana ya?

    apakah per abjad atau perkata?

    alpha/ aleph =1, beta/ beth=2
    Vicarius =112, Filii=53, Dei=501

    Terima Kasih

    • Shalom Kevin,
      Pertama- tama perlu diketahui bahwa cara menghitungnya tidak pernah tercatat dalam Kitab Suci. Maka cara menghitung 666 tersebut merupakan cara interpretasi para ahli Kitab Suci. Interpretasi yang disetujui oleh Gereja Katolik adalah 666 mengacu kepada kaisar Nero, seperti dijabarkan di atas. Lalu ada juga interpretasi lainnya, yang menghubungkan 666 ini dengan Vicarius Filii Dei yang mengacu kepada Paus (Ini keliru, sebab sebutan Paus itu Vicarius Christi dan bukannya Vicarius Filii Dei) Namun mereka yang berpandangan demikian menghitung penjumlahan nilai angka pada kata Vicarius (V=5, I=1, C=100, A=0, R=0, I=1, V=5, S=0, huruf yang tidak mengacu ke angka diberi nilai 0; jadi jumlahnya: 5+1+100+1+5= 112, demikian seterusnya pada Filii=53 dan Dei=501). Ironisnya, orang yang paling ekstrim menuduh Paus sebagai 666 (lambang Antikristus), yaitu pendiri Seventh Day Adventist, yang bernama Ellen Gould White; kalau dijumlah malah namanya sendiri berjumlah 666. (Ellen: LL= 50+50=100 huruf yang lain nilainya 0; Gould: VLD=5+50+500= 555; White: VVI= 5+5+1=11, Total= 666)

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      Ingrid Listiati- katolisitas.org

  7. saya ingin tahu ulasan lebih jauh mengenai Vicarius Filli Dei dan Vicarius Christi. Bisakah Katolisitas menerangkan kedua hal tersebut? mengingat saudara-saudara kita yang di luar Kristus sangat sering menggunakan istilah latin ini untuk berargumen.

    salam kasih.

    Tryas

    • Shalom Tryas,

      Vicarius Filii Dei artinya adalah Wakil Putera Allah, sedangkan Vicarius Christi adalah Wakil Kristus (Vicar of Christ). Walau sepintas kelihatannya sama maknanya, namun faktanya, gelar Paus itu Vicarius Christi bukan Vicarius Filii Dei. Jadi bukan semua “kata Latin” yang dipas- paskan artinya dapat dikatakan sebagai gelar Paus.

      Beberapa Gelar Paus adalah sebagai berikut, sumber: klik di sini

      - His Holiness The Pope;
      - Bishop Of Rome And Vicar Of Jesus Christ;
      - Successor Of St. Peter, Prince Of The Apostles;
      - Supreme Pontiff Of The Universal Church;
      - Patriarch Of The West;
      - Servant Of The Servants Of God;
      - Primate Of Italy;
      - Archbishop And Metropolitan Of The Roman Province;
      - Sovereign Of Vatican City State.

      Demikian, semoga informasi di atas ini berguna.

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      Ingrid Listiati- katolisitas.org

  8. "Anti kristus" March 2, 2011 at 1:07 pm

    Pesan amanat: Hal-hal yang seperti ini, jangan terlalu diperhatikan! berjaga-jagalah dan berdoa, supaya imam mu teguh dalam segala cobaan
    . Salam kasih kristus!

  9. Shalom Pak Stev dan Bu Inggrid
    Saya tidak tahu apakah kolom ini tepat atau tidak untuk meminta penjelasan mengenai beberapa hal yang menjadi isu menarik saat ini:

    Begini saat ini ada sms berantai isinya demikian: “Mulai sekarang Wahyu 13:16-18 sudah digenapi…666 microchip sudah keluar..namanya Mondex!!!, Coba buka http://www.verichipcorp.com !!! Forward ya…!!! Ayo selamatkan jiwa-jiwa bagi Tuhan. Apapun bentuk dan caranya kita harus berjaga-jaga. Gbu”

    Bagaimana pandangan Pak dan Ibu terhadap hal itu.
    Salam Damai untuk kita semua

    [dari Katolisitas: pertanyaan serupa telah kami tanggapi di sini, silakan klik]

  10. pak stef dan bu inggrid yang baik
    saya barusan terima sms teman mengenahi mondex
    apa itu? saya juga kurang mengerti .apa bu inggrid tau
    katanya microcip yang ditanam di manusia.
    trimakasih kalau ibu dan pak stef bisa beri penjelasan

    • Shalom Kristina,

      Jika kita membaca di internet tentang modex ini, sekilas nampaknya mondex ini hanya semacam smart card, yang prinsipnya mirip dengan kartu kredit biasa, hanya mempunyai kemampuan untuk menyimpan data jauh lebih banyak dan memungkinkan transaksi yang lebih luas dari pada kartu kredit biasa. Lebih jauh tentang tanya jawab seputar mondex dapat anda cari di google. Karena hal tersebut tidak menyangkut ke ajaran Gereja Katolik, maka tidak relevan dibahas di sini.

      Yang menarik di sana disebutkan bahwa sistem smart card ini ada yang dapat disimpan dalam chip yang kecil dan dapat ditanamkan, misalnya di gantungan kunci, untuk membeli bensin, dan ongkosnya kemudian dapat dipotong ke rekening si pemilik gantungan kunci tersebut (seperti telah dilakukan oleh Exxon dan Mobil). Dari sini berkembanglah dugaan bahwa kemungkinan alat micro-chip ini kemudian dapat ditanamkan di dahi atau di tangan, sehingga ada orang- orang yang menghubungkannya dengan tanda binatang yang disebut dalam Kitab Wahyu. Namun sejauh ini, hal penanaman micro- chip tersebut masih rumor dan spekulasi dan belum sungguh- sungguh terjadi. Ini juga disebutkan dalam artikel- artikel tentang mondex tersebut.

      Menurut sekilas informasi yang saya baca di internet, alat yang ditanamkan di dalam tubuh manusia yang disebut di internet itu adalah alat pengukur suhu tubuh dan alat untuk mendeteksi penyakit (seperti positiveID versi verichipcorp), sehingga tidak ada kaitannya dengan pembayaran/ keuangan.

      Di atas semua itu, meskipun mondex ataupun micro-chip ini ditanamkan pada tubuh manusia sekalipun, mondex ini tidak akan dapat menggantikan sistem pembayaran dengan uang secara langsung/ cash yang 90% terjadi, sebab mondex itu hanya alternatif pembayaran dan bukan sebagai pengganti alat pembayaran. Hal ini dikatakan dalam artikel tentang modex tersebut. Dengan demikian, nampaknya, tidak tepatlah menghubungkan modex dengan penggenapan ayat Why 13: 16-18. Tentang 666, sudah pernah dibahas di atas ini, silakan klik.

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      Ingrid Listiati- katolisitas.org

  11. Hidup ini menjadi menggelisahkan kalau setiap manusia tidak berpaut pada Allah. Mau antiKris mau kiamat, kalau kita selalu ada dalam Yesus maka tidak perlu takut. orang yang takut adalah tanda orang tersebut tidak sungguh percaya pada Kristus. Bagi saya Setan bisa berbentuk apa saja yang penting hati kita berpaut pada Krsitus maka kita tidak perlu cemas dengan angka 666. penjelasan Bu ingrid sungguh membantu agar kita selalu waspada.
    syalom untuk semua.

    • salom sdrku Prillion, betul sekali agar selalu berjalan bersama YESUS, tp Yesus memperingatkan agar berjaga jaga,dan menyimak tanda2 akhir jaman, karena apapun yg telah dinubuatkan para nabi sdh banyak yg terjadi.. damai sejahtera bagi semua umat Katolik

  12. Yth. Ibu Ingrid

    Penjelasan nubuat dalam kitab wahyu angka 666 tentang antikristus ada juga betulnya, namun demikian menurut pendapat kami, karena anti Kristus akan berusaha untuk menghancurkan pengikut Kristus yang dilakukan terus menerus sampai dengan akhir jaman.

    Apa yang dijelaskan oleh Ibu Ingrid tersebut diatas kesemuanya sifatnya hanya sementara dan mungkin banyak dilupakan orang dan tidak universal.

    Menurut hemad kami, nubuat dalam kitab wahyu angka 666 tersebut harus direnungkan dan dilihat dalam kontek jaman sekarang.
    Angka 666 adalah angka manusia dan dimengeri secara harafiah, jadi angka 666 adalah menunjuk tahun masehi. Tahun 666 itulah telah bangkit dan iblis menunjukkan eksistensinya yang dinamakan anti Kristus dan sekarang. Sekarang sudah berada ditengah-tengah kita.

    Kebangkitan anti Kristus tersebut bukan berarti sebelumnya tidak ada tetapi sudah ada namun bersifat kelompok-kelompok dan mulai tahun 666 muncul kembali berupa roh yang tidak kelihatan yang dalam operasional eksekusinya meninjam memasuki / mempengarui anak – putu Adam yang berkehendak baik dan dapat masuk ke siapa saja.

    Suatu contoh dan dapat dirasakan oleh masyarakat di daerah. Orang yang menyandang nama Yesus Kristus tanpa sebab mereka diasingkan dan dibenci oleh orang-orang disekitarnya, memang kalau di kota hampir tidak dirasakan.

    Contoh lain disini : http://internasional.kompas.com/read/2010/11/02/13141974/Paus.Kutuk.Pembantaian.di.Gereja.Baghdad

    Selasa, 2 November 2010 | 13:14 WIB

    Paus Benediktus XVI
    ROMA, KOMPAS.com — Paus Benediktus XVI mengutuk serangan Al Qaeda, Minggu (31/10/2010), terhadap salah satu gereja Katolik terbesar di Baghdad, Irak, yang menewaskan sejumlah umat. Sembilan teroris yang mengenakan rompi berisi bahan peledak dari kelompok Negara Islam Irak, sebuah kelompok teroris yang terkait dengan Al Qaeda, menyerbu Gereja Our Lady of Salvation di daerah kelas menengah Karrada, Baghdad, saat misa sore.

    Delapan penyerang tewas ketika polisi yang didukung pasukan AS dan helikopter militer Irak masuk ke dalam bangunan, sementera pelaku kesembilan meledakkan rompi bunuh dirinya. Setidaknya 52 orang lainnya, termasuk sejumlah perempuan, tiga pastor, dan anggota pasukan keamanan tewas dalam operasi tersebut.

    “Saya berdoa bagi korban dari kekerasan yang absurd ini, yang secara ganas menyerang orang-orang tak berdaya yang bersatu di rumah Tuhan, yang merupakan sebuah tempat bagi cinta dan rekonsiliasi,” kata Paus Benediktus kepada para peziarah dalam sebuah seruan pada perayaan Hari Semua Orang Kudus di Lapangan St Peterus, Senin (1/11/2010). “Berkaitan dengan episode mengerikan dari kekerasan yang terus mengobrak-abrik populasi Timur Tengah, saya ingin memperbarui seruan saya bagi perdamaian.”

    Data yang dikeluarkan pada hari Senin menunjukkan, bahwa korban pada Oktober 2010 paling sedikit sejak November tahun lalu, walaupun angka kematian dari peristiwa terbaru itu ikut dihitung.

    Secara kronologis, para teroris pertama-tama menyerang gedung bursa efek yang terletak di dekat gereja. Mereka menewaskan dua penjaga di sana sebelum memasuki gereja. Menurut sebuah laporan, mereka berlindung di balik sekelompok anak selama empat jam sebelum akhirnya polisi Irak menyerbu mereka di dalam gereja itu.

    Al-Baghdadiya, sebuah stasiun televisi lokal, mengatakan, pihaknya menerima telepon dari salah seorang penyerang yang menyatakan bahwa mereka berasal dari kelompok Negara Islam Irak. Mereka menuntut pembebasan semua tahanan Al Qaeda di Irak dan Mesir.

    Para saksi menjelaskan, pasukan Amerika memimpin serangan itu. Namun, pihak berwenang Irak mengatakan bahwa yang ditugaskan hanya pasukan darat mereka. “Kami mendengar banyak tembakan dan ledakan, dan beberapa orang terluka akibat jendela, pintu, dan puing-puing yang jatuh,” kata seorang korban selamat yang berusia 18 tahun sebagaimana dikutip Telegraph.

    Dia mengatakan, para teroris menembak salah seorang pastor pada awal serangan. “Mereka memasuki gereja dengan senjata mereka dan mengenakan seragam militer,” katanya. “Mereka naik ke altar dan segera membunuh pastor itu.”

    Sebuah badan amal Katolik yang bekerja di Irak mengatakan, dua pastor, Pater Wasim Sabieh dan Pater Thaier Saad Abdal, meninggal di gereja. Pastor ketiga, Pater Qatin, meninggal di rumah sakit.

    Syalom.
    Dari Yulius Santoso

    • Shalom Yulius Santoso,

      Yang saya tuliskan di artikel atas adalah bahwa tanda 666 mengacu kepada Sang AntiKristus, dan ia memang sudah berkali- kali datang dalam sejarah manusia [dalam figur- figur tertentu, seperti Kaisar Nero, Stalin ataupun Hitler], namun AntiKristus akan muncul kembali di akhir dunia.

      Maka saya juga tidak mengatakan bahwa AntiKristus itu sudah lewat/ masa lampau saja. Definisi AntiKristus menurut Katekismus adalah:

      KGK 675 Sebelum kedatangan Kristus, Gereja harus mengalami ujian terakhir yang akan menggoyahkan iman banyak orang (Bdk. Luk 18:8. Mat 24:12). Penghambatan, yang menyertai penziarahannya di atas bumi (Bdk. Luk 21:12. Yoh 15:19-20), akan menyingkapkan “misteri kejahatan”. Satu khayalan religius yang bohong memberi kepada manusia satu penyelesaian semu untuk masalah-masalahnya sambil menyesatkan mereka dari kebenaran. Kebohongan religius yang paling buruk datang dari Anti-Kristus, artinya dari mesianisme palsu, di mana manusia memuliakan diri sendiri sebagai pengganti Allah dan mesias-Nya yang telah datang dalam daging (Bdk. 2 Tes 2:4-12; 1 Tes 5:2-3; 2Yoh 7; 1 Yoh 2:18.22).

      KGK 676 Kebohongan yang ditujukan kepada Kristus ini selalu muncul di dunia, apabila orang mengkhayalkan bahwa dalam sejarahnya mereka sudah memenuhi harapan mesianis, yang hanya dapat mencapai tujuannya sesudah sejarah melalui pengadilan eskatologis. Gereja telah menolak pemalsuan Kerajaan yang akan datang (Bdk. DS 3839)., juga dalam bentuknya yang halus, yang dinamakan “milenarisme”, tetapi terutama bentuk politis dari mesianisme sekular yang secara mendalam bersifat salah (Bdk. GS 20-21).

      Dari sini terlihat bahwa AntiKristus adalah seorang tokoh yang mengklaim sebagai Tuhan ataupun sang mesias/ penyelamat, yang tentu adalah mesias palsu. Sepanjang pengetahuan saya, Gereja Katolik tidak pernah secara terbuka menyatakan siapakah sebenarnya AntiKristus ataupun memprediksikan si A atau si B sebagai seorang AntiKristus. Maka sebaiknya kita tidak berspekulasi dalam hal ini. Mari, kita ketahui saja ciri- cirinya, dan selanjutnya kita waspada, sehingga tidak mudah terpengaruh olehnya, jika memang benar AntiKristus itu muncul semasa kita hidup.

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      Ingrid Listiati- katolisitas.org

      • Shalom Ingrid Listiati.

        Terima kasih atas jawaban yang bijak dan enak dibaca.
        Memang kita harus mengetahui ciri-2nya, waspada dan tidak terpengaruh Tentunya dengan berdoa sehingga tidak dimasukkan dalam percobaan, tetapi dibebaskan Tuhan dari perbuatan yang jahat.

        Syukur Kepada Tuhan.
        Yulius Santoso

  13. Shalom…
    gimana menurut ibu Ingrid mengenai angka 666 (bilangan manusia) di kitab wahyu?
    apakah itu hanya sebuah simbol? gimana dengan barcode (yg bisa kita jumpai hampir di setiap barang yg kita beli)? yang katanya juga mengandung unsur 666 (dan ini sudah diakui dunia, ada garis yang memang angka adalah 6).
    trim’s..

    [Dari Katolisitas: Pertanyaan ini sudah dijawab di atas, silakan klik]

    • Shalom all,
      Saya mau mengomentari angka 666 yang katanya ada di barcode..bolehkan?
      Beberapa hari yang lalupun saya ditanya sama teman tentang angka ini? Sepertinya cerita ini sudah kemana-mana. Saya jadi heran, karena apa? Karena begitu saya balik nanya ke teman saya “kamu mengerti gak dengan sistem pemberian kode (barcode) itu? Jawabnya ‘nggak”. Tapi percaya bahwa disitu sudah ada anggka 666-nya dan cerita panjang lainnya (micro-chip dsb).
      Mari kita lihat sistem pemberian Barcode:
      Awal dari setiap barcode biasaya ditandai dengan 2 garis vertikal, kemudian ditengah juga ada 2 garis vertikal dan diakhiri juga dengan 2 garis vertikal.
      Nah 2 garis vertikal ini bukanlah angka 6 yang sering dibicarakan orang. Dua garis vertikal ini kalau dibaca secara manual adalah “1-1-1″ atau kalau dibaca dari kiri terdiri dari garis hitam 1 unit, diikuti dengan spasi putih 1 unit, diikuti lagi dengan garis hitam 1 unit.
      Dalam barcode setiap angka terdiri dari 4 unit dan selalu berjumlah 7.
      Cara bacanya :
      Pertama-tama lihatlah konfigurasi dari barcode tersebut. Ini terdiri dari garis batangan hitam dan spasi berwarna putih. Tiap-tiap garis dan spasi mempunyai ketebalan yang berbeda-beda. Anggaplah satu garis paling tipis warna hitam adalah garis dengan lebar 1 unit dan spasi paling tipis warna putih adalah spasi dengan lebar 1 unit. Kemudian secara keseluruhan kita dapat menentukan bahwa garis hitam dan spasi putih tersebut mempunyai ketebalan masing-masing 1, 2, 3 dan 4 unit.

      Setiap angka mulai dari 0 s/d 9 sudah kodenya yaitu :
      0 = 3-2-1-1

      1 = 2-2-2-1

      2 = 2-1-2-2

      3 = 1-4-1-1

      4 = 1-1-3-2

      5 = 1-2-3-1

      6 = 1-1-1-4

      7 = 1-3-1-2

      8 = 1-2-1-3

      9 = 3-1-1-2

      Dari kode diatas dapat diketahui bahwa angka 6 kodenya adalah 1-1-1-4 (bukan 1-1-1) artinya bisa terdiri dari satu garis tipis dgn lebar 1 unit diikuti dengan spasi tipis (1 unit) terus satu garis tipis (1 unit) dan diakhiri dengan spasi tebal 4 unit atau bisa juga dimulai dengan satu spasi tipis (1 unit) diikuti dengan satu garis tipis (1 unit) terus satu spasi tipis (1 unit) dan diakhiri dengan garis hitam tebal 4 unit. Sudah bisa dimengertikan?
      Coba ambil salah satu contoh Barcode dan ikuti petunjuk diatas. Semoga dapat menemukan jawabannya. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua yang selama ini mungkin masih bingung dengan cerita tentang barcode ini.
      Salam Dalam Kristus,

      Simon

      • itu biner [dari Katolisitas: mungkin maksudnya 'binary'/ terdiri dari dua angka ] jadi gak ada hubunganya sm 666

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CONNECT WITH US: