<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
> <channel><title>Comments on: Dogma, impikasinya, dan daftar dogma</title> <atom:link href="http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/</link> <description>Mengetahui dan Mengasihi iman Katolik</description> <lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 11:26:12 +0000</lastBuildDate> <generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <item><title>By: Ingrid Listiati</title><link>http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/comment-page-1/#comment-14199</link> <dc:creator>Ingrid Listiati</dc:creator> <pubDate>Wed, 21 Apr 2010 00:58:06 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=2224#comment-14199</guid> <description>Shalom NataLie,
Doktrin yang lengkap di sini maksudnya adalah pengajaran yang berasal dari Kitab Suci dan Tradisi Suci para rasul, seperti yang disampaikan oleh Magisterium Gereja Katolik. Secara umum, doktrin tersebut adalah yang berkaitan dengan Credo/ Syahadat Aku Percaya, yaitu yang mencakup Allah Bapa, Allah Putera, Allah Roh Kudus, Gereja Katolik sebagai yang didirikan oleh Tuhan Yesus, Persekutuan para Kudus, Bunda Maria sebagai Bunda Kristus dan Bunda Gereja, Ketujuh sakramen, Empat hal terakhir: Kematian, Penghakiman, Neraka dan Surga. Pengajaran ini secara jelas dan rinci disampaikan dalam Katekismus Gereja Katolik, beserta dengan kutipan ayat- ayat Kitab Suci yang mendukungnya dan juga pengajaran dari para Bapa Gereja.  Selanjutnya, dalam Katekismus juga disampaikan makna kehidupan di dalam Kristus yang menekankan prinsip dasar martabat manusia dan hati nurani, hidup berkomunitas, hukum dan kasih karunia, penjelasan tentang kesepuluh perintah Allah, dan tentang Doa, secara khusus, tentang makna Doa Bapa kami.
Silakan membaca artikel di atas untuk mengetahui daftar dogma, yang harus diterima oleh umat Katolik dengan iman, &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;.
Selanjutnya tentang prinsip Gereja Universal (katolik) yang dipimpin oleh Uskup (artinya mempunyai jalur Apostolik) dapat dibaca di sini, &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/06/11/gereja-tonggak-kebenaran-dan-tanda-kasih-tuhan/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan kli&lt;/a&gt;k.
Para Uskup merupakan penerus para Rasul, sehingga maksudnya di sini bersifat Apostolik, yang mengajarkan ajaran yang berasal dari Kitab Suci dan Tradisi Suci Para Rasul. Sifat katolik dan apostolik merupakan dua dari ke-empat tanda Gereja sejati, yaitu, satu, kudus, katolik (universal) dan apostolik.Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- katolisitas.org</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom NataLie,<br
/> Doktrin yang lengkap di sini maksudnya adalah pengajaran yang berasal dari Kitab Suci dan Tradisi Suci para rasul, seperti yang disampaikan oleh Magisterium Gereja Katolik. Secara umum, doktrin tersebut adalah yang berkaitan dengan Credo/ Syahadat Aku Percaya, yaitu yang mencakup Allah Bapa, Allah Putera, Allah Roh Kudus, Gereja Katolik sebagai yang didirikan oleh Tuhan Yesus, Persekutuan para Kudus, Bunda Maria sebagai Bunda Kristus dan Bunda Gereja, Ketujuh sakramen, Empat hal terakhir: Kematian, Penghakiman, Neraka dan Surga. Pengajaran ini secara jelas dan rinci disampaikan dalam Katekismus Gereja Katolik, beserta dengan kutipan ayat- ayat Kitab Suci yang mendukungnya dan juga pengajaran dari para Bapa Gereja.  Selanjutnya, dalam Katekismus juga disampaikan makna kehidupan di dalam Kristus yang menekankan prinsip dasar martabat manusia dan hati nurani, hidup berkomunitas, hukum dan kasih karunia, penjelasan tentang kesepuluh perintah Allah, dan tentang Doa, secara khusus, tentang makna Doa Bapa kami.<br
/> Silakan membaca artikel di atas untuk mengetahui daftar dogma, yang harus diterima oleh umat Katolik dengan iman, <a
href="http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/" rel="nofollow">silakan klik</a>.<br
/> Selanjutnya tentang prinsip Gereja Universal (katolik) yang dipimpin oleh Uskup (artinya mempunyai jalur Apostolik) dapat dibaca di sini, <a
href="http://katolisitas.org/2008/06/11/gereja-tonggak-kebenaran-dan-tanda-kasih-tuhan/" rel="nofollow">silakan kli</a>k.<br
/> Para Uskup merupakan penerus para Rasul, sehingga maksudnya di sini bersifat Apostolik, yang mengajarkan ajaran yang berasal dari Kitab Suci dan Tradisi Suci Para Rasul. Sifat katolik dan apostolik merupakan dua dari ke-empat tanda Gereja sejati, yaitu, satu, kudus, katolik (universal) dan apostolik.</p><p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br
/> Ingrid Listiati- katolisitas.org</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: NataLie</title><link>http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/comment-page-1/#comment-14172</link> <dc:creator>NataLie</dc:creator> <pubDate>Tue, 20 Apr 2010 11:46:22 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=2224#comment-14172</guid> <description>Shalom bu Ingrid
Maaf saya kurang mengerti kalimat ini
&quot;Gereja Katolik adalah Gereja universal di bawah pimpinan para uskup yang mengajarkan doktrin yang lengkap&quot;.
Bs tolong dijelaskan, doktrin yg dimaksud apa aja?
Thx b4, Tuhan Memberkati.Salam dalam Kasih Kristus;
Natalie</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom bu Ingrid<br
/> Maaf saya kurang mengerti kalimat ini<br
/> &#8220;Gereja Katolik adalah Gereja universal di bawah pimpinan para uskup yang mengajarkan doktrin yang lengkap&#8221;.<br
/> Bs tolong dijelaskan, doktrin yg dimaksud apa aja?<br
/> Thx b4, Tuhan Memberkati.</p><p>Salam dalam Kasih Kristus;<br
/> Natalie</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Ingrid Listiati</title><link>http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/comment-page-1/#comment-11920</link> <dc:creator>Ingrid Listiati</dc:creator> <pubDate>Wed, 24 Feb 2010 19:30:25 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=2224#comment-11920</guid> <description>&lt;p&gt;Shalom Herman Jay,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Agaknya anda perlu membedakan apa yang disebut sebagai Tradisi (huruf besar) dan tradisi (huruf kecil). Tradisi Suci dengan huruf besar ini &lt;span style=&quot;text-decoration: underline;&quot;&gt;bukan&lt;/span&gt; merupakan budaya, tetapi merupakan pengajaran lisan dari Kristus dan para rasul, yang diturunkan dengan setia oleh Gereja Katolik. Karena anda bertanya, Tradisi mana yang tidak dapat diubah/ harus dipertahankan, maka jawabannya adalah Tradisi Suci, yang tertuang dalam Dogma Gereja Katolik. Saya menyertakannya daftarnya di sini, &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;. Selanjutnya, perlu juga diketahui tingkatan pengajaran Magisterium Gereja Katolik, dan semua yang termasuk di dalam tingkatan Credenda dan Tenenda, tidak dapat diubah. Mengenai tingkatan pengajaran Magisterium ini, dapat anda baca di sini, &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2009/06/17/tentang-tingkatan-pengajaran-magisterium/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selanjutnya, di luar Tradisi Suci itu memang ada tradisi lain seperti, misalnya ketentuan puasa dan pantang, tradisi doa rosario (yang mengalami perkembangan dari sejak permulaan, dan bahkan pada tahun 2002 permenungan Peristiwa- peristiwa Terang di tambahkan), tradisi menggunakan daun palma dan arak- arakan pada Minggu Palem, tradisi nyanyian passio pada perayaan Pekan Suci, tradisi menggunakan lilin pada Malam Paska, dst. Tradisi-tradisi ini bukan merupakan sesuatu yang doktrinal, dan karenanya dapat mengalami perubahan, jika dipandang perlu oleh Gereja. Demikian juga halnya, jika liturgi memasukkan juga tradisi lainnya yang sehubungan dengan daerah setempat, seperti penggunaan lagu-lagu dengan irama lagu- lagu daerah atau alat musik tradisional, dst, dapat berubah, dan tidak merupakan sesuatu yang baku.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan, &lt;br /&gt;Ingrid Listiati- www.katolisitas.org&lt;/p&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Herman Jay,</p><p>Agaknya anda perlu membedakan apa yang disebut sebagai Tradisi (huruf besar) dan tradisi (huruf kecil). Tradisi Suci dengan huruf besar ini <span
style="text-decoration: underline;">bukan</span> merupakan budaya, tetapi merupakan pengajaran lisan dari Kristus dan para rasul, yang diturunkan dengan setia oleh Gereja Katolik. Karena anda bertanya, Tradisi mana yang tidak dapat diubah/ harus dipertahankan, maka jawabannya adalah Tradisi Suci, yang tertuang dalam Dogma Gereja Katolik. Saya menyertakannya daftarnya di sini, <a
href="http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/" rel="nofollow">silakan klik</a>. Selanjutnya, perlu juga diketahui tingkatan pengajaran Magisterium Gereja Katolik, dan semua yang termasuk di dalam tingkatan Credenda dan Tenenda, tidak dapat diubah. Mengenai tingkatan pengajaran Magisterium ini, dapat anda baca di sini, <a
href="http://katolisitas.org/2009/06/17/tentang-tingkatan-pengajaran-magisterium/" rel="nofollow">silakan klik</a></p><p>Selanjutnya, di luar Tradisi Suci itu memang ada tradisi lain seperti, misalnya ketentuan puasa dan pantang, tradisi doa rosario (yang mengalami perkembangan dari sejak permulaan, dan bahkan pada tahun 2002 permenungan Peristiwa- peristiwa Terang di tambahkan), tradisi menggunakan daun palma dan arak- arakan pada Minggu Palem, tradisi nyanyian passio pada perayaan Pekan Suci, tradisi menggunakan lilin pada Malam Paska, dst. Tradisi-tradisi ini bukan merupakan sesuatu yang doktrinal, dan karenanya dapat mengalami perubahan, jika dipandang perlu oleh Gereja. Demikian juga halnya, jika liturgi memasukkan juga tradisi lainnya yang sehubungan dengan daerah setempat, seperti penggunaan lagu-lagu dengan irama lagu- lagu daerah atau alat musik tradisional, dst, dapat berubah, dan tidak merupakan sesuatu yang baku.</p><p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan, <br
/>Ingrid Listiati- <a
href="http://www.katolisitas.org" rel="nofollow">http://www.katolisitas.org</a></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Herman Jay</title><link>http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/comment-page-1/#comment-11798</link> <dc:creator>Herman Jay</dc:creator> <pubDate>Sun, 21 Feb 2010 07:37:57 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=2224#comment-11798</guid> <description>Gereja katolik merupakan salah satu organisasi tertua yang memiliki banyak kekayaan budaya dari berbagai belahan dunia.
Pertanyaan:
Mana unsur dari budaya dan tradisi katolik yang layak dipertahankan , mana yang lebih merupakan asesoris , boleh ada boleh tidak karena tidak merupakan inti ajaran iman.</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Gereja katolik merupakan salah satu organisasi tertua yang memiliki banyak kekayaan budaya dari berbagai belahan dunia.<br
/> Pertanyaan:<br
/> Mana unsur dari budaya dan tradisi katolik yang layak dipertahankan , mana yang lebih merupakan asesoris , boleh ada boleh tidak karena tidak merupakan inti ajaran iman.</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Stefanus Tay</title><link>http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/comment-page-1/#comment-7087</link> <dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator> <pubDate>Mon, 28 Sep 2009 20:05:17 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=2224#comment-7087</guid> <description>&lt;p&gt;Shalom Semang,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terima kasih atas pertanyaannya tentang doktrin. Berikut ini adalah jawaban yang dapat saya berikan:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;1) Doktrin adalah merupakan suatu pengajaran dari Gereja Katolik mengenai iman dan moral yang dipercayakan oleh Kristus melalui para rasul, dan diteruskan oleh Gereja Katolik untuk keselamatan umat. Semua dogma adalah termasuk dalam doktrin, namun tidak semua doktrin termasuk dalam dogma. Tentang perbedaan antara doktrin dan dogma, pernah saya saya tulis di sini (&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2009/02/16/perbedaan-doktrin-dogma-dan-iman-terhadap-tuhan-dan-iman-katolik/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;). Pengajaran dari Gereja Katolik terbagi juga menjadi lima tingkatan: Credenda, Tenenda, Obsequium terhadap pengajaran, Obsequium terhadap otoritas, Servandi, yang masing-masing tingkatan menuntut tanggapan yang berbeda dari umat Allah. Silakan melihat keterangan lengkap tentang hal ini di sini (&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2009/06/17/tentang-tingkatan-pengajaran-magisterium/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;2) Bagaimana doktrin terjadi? Hal ini tergantung dari tingkatan doktrin:&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;Apostolic Letter Motu Proprio “&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Ad tuendam fidem&lt;/span&gt;” oleh Paus Yohanes Paulus II:&lt;br /&gt; 1.    &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Credenda&lt;/span&gt; (kan. 750, 1) artinya, ‘to be believed’.&lt;br /&gt; Berupa: Sabda Allah (dalam hal ini penentuan kanon Alkitab), deposit iman (deposit of faith), dogma (silakan melihat daftar dogma di sini - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;), artikel iman&lt;br /&gt; Tanggapan yang disyaratkan: harus dipercaya dengan iman (catholic and theological faith).&lt;br /&gt; 2.    &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Tenenda&lt;/span&gt; (kan 750, 2) artinya, ‘to be held’&lt;br /&gt; Berupa: semua yang dinyatakan secara definitif tentang iman dan moral (termasuk hal-hal yang ditentukan untuk melindungi dan menjaga penerapan hal-hal credenda)&lt;br /&gt; Tanggapan yang disyaratkan: harus dipegang dengan teguh dan dipertahankan; dan tidak boleh ditolak.&lt;br /&gt; 3.    &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Obsequium&lt;/span&gt; terhadap pengajaran Bapa Paus dan kolese para Uskup (kan. 752).&lt;br /&gt; Berupa: Doktrin tentang iman dan moral yang dinyatakan oleh Paus dan kolese Uskup ketika melaksanakan wewenang mengajar.&lt;br /&gt; Tanggapan yang disyaratkan: ketaatan religius dari akal budi dan kehendak bebas dan menghindari hal-hal yang tidak sejalan dengan hal itu.&lt;br /&gt; 4.    &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Obsequium&lt;/span&gt; terhadap otoritas dari para uskup (kan. 753).&lt;br /&gt; Berupa: Pengajaran otentik dari seorang uskup atau beberapa uskup.&lt;br /&gt; Tanggapan yang disyaratkan: ketaatan religius dari akal budi kepada otoritas.&lt;br /&gt; 5.    &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Servandi&lt;/span&gt; (kan. 754)&lt;br /&gt; Berupa: Konstitusi/ dekrit dari Paus/ uskup yang menyatakan pengajaran atau yang menolak pengajaran yang salah.&lt;br /&gt; Tanggapan yang disyaratkan: Obligasi untuk melaksanakannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;3) Apakah setiap pernyataan (lisan/tertulis) dari magisterium adalah doktrin? Selama pernyataan tersebut adalah memang dengan tujuan untuk mengajar dan memberikan pemaparan ajaran iman - yang senantiasa dilakukan secara tertulis -, maka dapat dikatakan bahwa pernyataan tersebut adalah doktrin. Namun, kita harus membedakan pengajaran tersebut di tingkatan mana (lihat lima tingkatan di atas).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;4) Katekismus Gereja Katolik adalah doktrin Gereja Katolik, walaupun tidak semuanya merupakan dogma. Paus Yohanes Paulus II di dalam Apostolic Constitution - Fidei Depositum (dalam pendahuluan Katekismus Gereja Katolik) mengatakan &quot;&lt;em&gt;Katekismus Gereja Katolik&quot;, yang saya sahkan pada tanggal 25 Juni 1992 dan yang penerbitannya saya tetapkan hari ini berdasarkan jabatan apostolik saya, adalah satu &lt;span style=&quot;text-decoration: underline;&quot;&gt;penjelasan iman Gereja&lt;/span&gt; dan &lt;span style=&quot;text-decoration: underline;&quot;&gt;ajaran Katolik&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;text-decoration: underline;&quot;&gt;seperti yang disaksikan dan diterangi oleh Kitab Suci, oleh tradisi apostolik dan oleh Wewenang Mengajar Gereja&lt;/span&gt;. Saya mengakuinya sebagai &lt;span style=&quot;text-decoration: underline;&quot;&gt;alat yang sah dan legitim dalam pelayanan persekutuan Gereja&lt;/span&gt;, selanjutnya sebagai &lt;span style=&quot;text-decoration: underline;&quot;&gt;norma yang pasti untuk ajaran iman&lt;/span&gt;. Semoga ia dapat melayani pembaharuan yang untuknya Roh Kudus tanpa henti-hentinya memanggil Gereja Allah, tubuh Kristus, penziarah di jalan menuju terang Kerajaan abadi.&lt;br /&gt;Pengesahan dan penerbitan &quot;Katekismus Gereja Katolik&quot; merupakan, satu pelayanan yang dapat diberikan pengganti Petrus kepada Gereja Katolik yang kudus dan kepada semua Gereja lokal, yang hidup dalam damai dan persekutuan dengan Takhta Apostolik Roma: yaitu pelayanan untuk menguatkan dan meneguhkan semua murid Tuhan Yesus di dalam iman (bdk. Luk 22:23), dan untuk mengukuhkan ikatan kesatuan dalam iman apostolik yang sama.&lt;/em&gt;&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Semoga dapat keterangan di atas dapat menjawab pertanyaan Semang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan,&lt;br /&gt;stef - www.katolisitas.org&lt;/p&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Semang,</p><p>Terima kasih atas pertanyaannya tentang doktrin. Berikut ini adalah jawaban yang dapat saya berikan:</p><p>1) Doktrin adalah merupakan suatu pengajaran dari Gereja Katolik mengenai iman dan moral yang dipercayakan oleh Kristus melalui para rasul, dan diteruskan oleh Gereja Katolik untuk keselamatan umat. Semua dogma adalah termasuk dalam doktrin, namun tidak semua doktrin termasuk dalam dogma. Tentang perbedaan antara doktrin dan dogma, pernah saya saya tulis di sini (<a
href="http://katolisitas.org/2009/02/16/perbedaan-doktrin-dogma-dan-iman-terhadap-tuhan-dan-iman-katolik/" rel="nofollow">silakan klik</a>). Pengajaran dari Gereja Katolik terbagi juga menjadi lima tingkatan: Credenda, Tenenda, Obsequium terhadap pengajaran, Obsequium terhadap otoritas, Servandi, yang masing-masing tingkatan menuntut tanggapan yang berbeda dari umat Allah. Silakan melihat keterangan lengkap tentang hal ini di sini (<a
href="http://katolisitas.org/2009/06/17/tentang-tingkatan-pengajaran-magisterium/" rel="nofollow">silakan klik</a>).</p><p>2) Bagaimana doktrin terjadi? Hal ini tergantung dari tingkatan doktrin:</p><p
style="padding-left: 40px;">Apostolic Letter Motu Proprio “<span
style="font-style: italic;">Ad tuendam fidem</span>” oleh Paus Yohanes Paulus II:<br
/> 1. <span
style="font-weight: bold;">Credenda</span> (kan. 750, 1) artinya, ‘to be believed’.<br
/> Berupa: Sabda Allah (dalam hal ini penentuan kanon Alkitab), deposit iman (deposit of faith), dogma (silakan melihat daftar dogma di sini &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/" rel="nofollow">silakan klik</a>), artikel iman<br
/> Tanggapan yang disyaratkan: harus dipercaya dengan iman (catholic and theological faith).<br
/> 2. <span
style="font-weight: bold;">Tenenda</span> (kan 750, 2) artinya, ‘to be held’<br
/> Berupa: semua yang dinyatakan secara definitif tentang iman dan moral (termasuk hal-hal yang ditentukan untuk melindungi dan menjaga penerapan hal-hal credenda)<br
/> Tanggapan yang disyaratkan: harus dipegang dengan teguh dan dipertahankan; dan tidak boleh ditolak.<br
/> 3. <span
style="font-weight: bold;">Obsequium</span> terhadap pengajaran Bapa Paus dan kolese para Uskup (kan. 752).<br
/> Berupa: Doktrin tentang iman dan moral yang dinyatakan oleh Paus dan kolese Uskup ketika melaksanakan wewenang mengajar.<br
/> Tanggapan yang disyaratkan: ketaatan religius dari akal budi dan kehendak bebas dan menghindari hal-hal yang tidak sejalan dengan hal itu.<br
/> 4. <span
style="font-weight: bold;">Obsequium</span> terhadap otoritas dari para uskup (kan. 753).<br
/> Berupa: Pengajaran otentik dari seorang uskup atau beberapa uskup.<br
/> Tanggapan yang disyaratkan: ketaatan religius dari akal budi kepada otoritas.<br
/> 5. <span
style="font-weight: bold;">Servandi</span> (kan. 754)<br
/> Berupa: Konstitusi/ dekrit dari Paus/ uskup yang menyatakan pengajaran atau yang menolak pengajaran yang salah.<br
/> Tanggapan yang disyaratkan: Obligasi untuk melaksanakannya.</p><p>3) Apakah setiap pernyataan (lisan/tertulis) dari magisterium adalah doktrin? Selama pernyataan tersebut adalah memang dengan tujuan untuk mengajar dan memberikan pemaparan ajaran iman &#8211; yang senantiasa dilakukan secara tertulis -, maka dapat dikatakan bahwa pernyataan tersebut adalah doktrin. Namun, kita harus membedakan pengajaran tersebut di tingkatan mana (lihat lima tingkatan di atas).</p><p>4) Katekismus Gereja Katolik adalah doktrin Gereja Katolik, walaupun tidak semuanya merupakan dogma. Paus Yohanes Paulus II di dalam Apostolic Constitution &#8211; Fidei Depositum (dalam pendahuluan Katekismus Gereja Katolik) mengatakan &#8220;<em>Katekismus Gereja Katolik&#8221;, yang saya sahkan pada tanggal 25 Juni 1992 dan yang penerbitannya saya tetapkan hari ini berdasarkan jabatan apostolik saya, adalah satu <span
style="text-decoration: underline;">penjelasan iman Gereja</span> dan <span
style="text-decoration: underline;">ajaran Katolik</span> <span
style="text-decoration: underline;">seperti yang disaksikan dan diterangi oleh Kitab Suci, oleh tradisi apostolik dan oleh Wewenang Mengajar Gereja</span>. Saya mengakuinya sebagai <span
style="text-decoration: underline;">alat yang sah dan legitim dalam pelayanan persekutuan Gereja</span>, selanjutnya sebagai <span
style="text-decoration: underline;">norma yang pasti untuk ajaran iman</span>. Semoga ia dapat melayani pembaharuan yang untuknya Roh Kudus tanpa henti-hentinya memanggil Gereja Allah, tubuh Kristus, penziarah di jalan menuju terang Kerajaan abadi.<br
/>Pengesahan dan penerbitan &#8220;Katekismus Gereja Katolik&#8221; merupakan, satu pelayanan yang dapat diberikan pengganti Petrus kepada Gereja Katolik yang kudus dan kepada semua Gereja lokal, yang hidup dalam damai dan persekutuan dengan Takhta Apostolik Roma: yaitu pelayanan untuk menguatkan dan meneguhkan semua murid Tuhan Yesus di dalam iman (bdk. Luk 22:23), dan untuk mengukuhkan ikatan kesatuan dalam iman apostolik yang sama.</em>&#8220;</p><p>Semoga dapat keterangan di atas dapat menjawab pertanyaan Semang.</p><p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br
/>stef &#8211; <a
href="http://www.katolisitas.org" rel="nofollow">http://www.katolisitas.org</a></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: semang</title><link>http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/comment-page-1/#comment-6884</link> <dc:creator>semang</dc:creator> <pubDate>Tue, 22 Sep 2009 06:38:22 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=2224#comment-6884</guid> <description>Hai,
seronok membaca penjelasan dan penerangan web ini berkenaan dengan Dogma. Di sini saya hendak bertanya berkenaan dengan doktrin.
1. Apakah makna doktrin dari kaca mata gereja Katolik?
2. Bagaimana doktrin itu terhasil?
3. Adakah setiap stament/kenyataan(lisan/bertulis) daripada magesterium adalah doktrin?
4. Adakah Katekismus Gereja Katolik adalah satu daripada doktrin gereja Katolik?Maaf mungkin saya bertanya soalan yang tidak sepatutnya tetapi &#039;dogma dan doktrin&#039; telah lama bermain-main di fikiran saya.Saya sangat berterima kasih sekiranya Katolisitas dapat membantu saya.Terima Kasih.</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Hai,<br
/> seronok membaca penjelasan dan penerangan web ini berkenaan dengan Dogma. Di sini saya hendak bertanya berkenaan dengan doktrin.<br
/> 1. Apakah makna doktrin dari kaca mata gereja Katolik?<br
/> 2. Bagaimana doktrin itu terhasil?<br
/> 3. Adakah setiap stament/kenyataan(lisan/bertulis) daripada magesterium adalah doktrin?<br
/> 4. Adakah Katekismus Gereja Katolik adalah satu daripada doktrin gereja Katolik?</p><p>Maaf mungkin saya bertanya soalan yang tidak sepatutnya tetapi &#8216;dogma dan doktrin&#8217; telah lama bermain-main di fikiran saya.Saya sangat berterima kasih sekiranya Katolisitas dapat membantu saya.Terima Kasih.</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: soenardi</title><link>http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma/comment-page-1/#comment-4393</link> <dc:creator>soenardi</dc:creator> <pubDate>Mon, 13 Jul 2009 04:16:05 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=2224#comment-4393</guid> <description>Saya bisa mengerti bahwa mestinya terdapat (amat) banyak dogma sejak mulai diadakan (kapan ya?) sehingga setidak-tidaknya akan diperlukan banyak waktu. Sambil menunggu dikumpulkan dan ditayangaknnya kumpulan dogam itu, dapatkah ditampilkan satu dua di antaranya dengan penjelasan tentang: kapan diresmikan, oleh siapa, pada forum apa, apa alasannya.Bila orang Katolik tidak mempercayai dogma, berdosakah dia? Kalau berdosa, berdosa melawan perintah Tuhan yang mana?
Terima kasih
Soenardi&lt;em&gt;[dari katolisitas: telah dijawab di atas - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;]&lt;/em&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Saya bisa mengerti bahwa mestinya terdapat (amat) banyak dogma sejak mulai diadakan (kapan ya?) sehingga setidak-tidaknya akan diperlukan banyak waktu. Sambil menunggu dikumpulkan dan ditayangaknnya kumpulan dogam itu, dapatkah ditampilkan satu dua di antaranya dengan penjelasan tentang: kapan diresmikan, oleh siapa, pada forum apa, apa alasannya.</p><p>Bila orang Katolik tidak mempercayai dogma, berdosakah dia? Kalau berdosa, berdosa melawan perintah Tuhan yang mana?<br
/> Terima kasih<br
/> Soenardi</p><p><em>[dari katolisitas: telah dijawab di atas - <a
href="http://katolisitas.org/2009/07/15/dogma-impikasinya-dan-daftar-dogma" rel="nofollow">silakan klik</a>]</em></p> ]]></content:encoded> </item> </channel> </rss>
<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk
Page Caching using disk (user agent is rejected)
Database Caching 28/58 queries in 0.040 seconds using disk

Served from: katolisitas.org @ 2010-07-30 16:16:29 -->