<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
> <channel><title>Comments on: Orang Katolik Tidak Menyembah Patung</title> <atom:link href="http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/</link> <description>Mengetahui dan Mengasihi iman Katolik</description> <lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2010 08:45:03 +0700</lastBuildDate> <generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <item><title>By: Stefanus Tay</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-18931</link> <dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator> <pubDate>Tue, 31 Aug 2010 13:39:43 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-18931</guid> <description>&lt;p&gt;Shalom Abraham,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terima kasih atas tanggapannya. Kalau anda mengatakan bahwa anda tidak ingin berdiskusi namun hanya menyampaikan kebenaran Firman Tuhan, maka sebenarnya ini adalah pernyataan yang berat sebelah. Di satu sisi, apa yang kita lakukan adalah suatu diskusi. Di sisi lain, anda mengatakan hanya menyampaikan kebenaran Firman Allah. Tidak menjadi masalah kalau anda hendak menyampaikan apa &lt;strong&gt;yang anda pandang&lt;/strong&gt; adalah suatu kebenaran Firman Allah. Untuk mengatakan bahwa apa yang anda paparkan adalah sesuai dengan kebenaran Firman Allah, maka harus dibuktikan lebih lanjut. Dengan demikian, mari kita berdiskusi dengan baik.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Anda telah menyampaikan beberapa keberatan doktrin dari ajaran Gereja Katolik yang anda pandang tidak alkitabiah. Saya telah menghapus beberapa komentar anda, mengingat apa yang anda kemukakan sebenarnya telah dibahas secara panjang lebar di dalam beberapa link yang saya berikan. Saya menyarankan, agar anda membaca link-link yang saya berikan, dan kemudian, bergabunglah dalam diskusi tersebut. Mohon untuk tidak memulai diskusi dari awal, namun usahakan memberikan argumentasi yang baru, sehingga substansi dari diskusi menjadi semakin dalam. Cobalah berkonsentrasi pada satu topik diskusi dan kemudian berfokuslah pada satu topik. Setelah diskusi satu topik selesai, maka anda dapat melanjutkannya ke topik yang lain. Berikut ini adalah link-link yang menjawab semua pertanyaan anda:&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;1. Keberatan tentang Maria sebagai Bunda Allah - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/09/07/maria-bunda-allah-2/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;2. Keberatan Maria yang tanpa dosa - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/06/21/maria-dikandung-tanpa-noda-apa-maksudnya/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/12/27/bagaimana-mungkin-maria-dikandung-tanpa-noda/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;klik ini&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;3. Tentang Maria sebagai Ratu Sorga - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2009/09/16/tentang-maria-diangkat-ke-sorga-dan-maria-adalah-ratu-sorga/#high_2&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;4. Tentang menyembah patung - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/02/12/apakah-berhala-itu/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-2/#comment-14124&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;klik ini&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-1/#comment-14248&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;klik ini juga&lt;/a&gt;. Silakan membaca artikel ini - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;5. Tentang Gereja Katolik didirikan oleh Yesus di atas rasul Petrus:&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 80px;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/04/23/apa-artinya-menjadi-seorang-kristen/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Apa artinya menjadi seorang Kristen?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/03/22/keutamaan-petrus-4-menurut-dokumen-paling-awa-gereja/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Keutamaan Petrus (4): Menurut Dokumen paling awal Gereja&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/02/18/keutamaan-petrus-3-tanggapan-terhadap-mereka-yang-menentang-keberadaan-petrus-di-roma/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Keutamaan Petrus (3): Tanggapan terhadap mereka yang menentang keberadaan Petrus di Roma&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/02/18/keutamaan-petrus-2-bukti-sejarah-tentang-keberadaan-rasul-petrus-di-roma/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Keutamaan Petrus (2): Bukti sejarah tentang keberadaan Rasul Petrus di Roma&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/02/18/keutamaan-petrus-1-menurut-kitab-suci/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Keutamaan Petrus (1): Menurut Kitab Suci&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/06/18/gereja-tonggak-kebenaran-dan-tanda-kasih-tuhan-bagian-ke-5/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Gereja Tonggak Kebenaran dan Tanda Kasih Tuhan (Bagian 5 - Selesai)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/06/18/gereja-tonggak-kebenaran-dan-tanda-kasih-tuhan-bagian-ke-4/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Gereja Tonggak Kebenaran dan Tanda Kasih Tuhan (Bagian 4)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/06/18/gereja-tonggak-kebenaran-dan-tanda-kasih-tuhan-bagian-ke-3/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Gereja Tonggak Kebenaran dan Tanda Kasih Tuhan (Bagian 3)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/06/17/mengapa-kita-memilih-gereja-katolik/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Mengapa Kita Memilih Gereja Katolik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/06/14/gereja-tonggak-kebenaran-tanda-kasih-tuhan-bagian-2/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Gereja Tonggak Kebenaran dan Tanda Kasih Tuhan (Bagian 2)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/06/11/gereja-tonggak-kebenaran-dan-tanda-kasih-tuhan/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Gereja Tonggak Kebenaran dan Tanda Kasih Tuhan (Bagian 1)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Diskusi yang lain dapat dilihat di sini - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-2/#comment-14126&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;ul style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;6. Tentang ekklesiologi dan perpecahan gereja - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/01/23/dialog-tentang-ekklesiologi-dan-perpecahan-gereja/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;7. Tentang Wahyu Allah dan kebenaran - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/01/22/dialog-tentang-wahyu-allah-dan-kebenaran/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;8. Tentang Ex-Cathedra (Paus tidak dapat salah) - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/11/22/paus-yang-tak-dapat-bersalah-adalah-doktrin-manusia/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/11/07/apakah-ex-cathedra/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;klik ini&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;9. Tentang Perjamuan Suci - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-2/#comment-14125&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-1/#comment-14247&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;klik ini&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;10. Tentang menerima satu rupa dalam Ekaristi - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/11/20/mengapa-komuni-satu-rupa-maknanya-sama-dengan-dua-rupa/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jadi, sekali lagi, pilihlah satu topik saja dari beberapa hal yang telah anda komentari. Silakan melihat diskusi yang telah berlangsung, baik diskusi dengan dasar Alkitab, sejarah, apa yang dikatakan oleh jemaat perdana, dll. Minimal, anda dapat melihat bahwa dogma dan doktrin dari Gereja Katolik mempunyai dasar yang kuat. Anda dapat tidak setuju dengan beberapa pemaparan di atas, namun kalau anda memang berniat berdiskusi secara serius, cobalah membaca terlebih dahulu link-link di atas, dan kemudian anda dapat memberikan argumentasi yang baru yang belum pernah dibahas. Atau anda juga dapat memberikan argumentasi yang lebih mendalam. Saya minta maaf, terus terang kami tidak mempunyai waktu yang cukup untuk memulai diskusi dari awal. Mohon dapat dimaklumi. Dan anda juga dapat melihat ada banyak diskusi dilakukan oleh orang-orang yang dulunya Katolik dan kemudian berpindah ke gereja lain. Jadi, sama seperti anda, mereka juga mempunyai niat baik untuk memperingatkan umat Katolik dari pengajaran yang seolah-olah bertentangan dengan Firman Tuhan. Namun, dari pengalaman berdiskusi, banyak dari antara mereka sebenarnya tidak mengerti secara persis apa yang dipercayai oleh Gereja Katolik. Oleh karena itu, bacalah terlebih dahulu diskusi tersebut, sehingga minimal anda dapat menangkap secara persis apa yang diajarkan oleh Gereja Katolik, dan kemudian anda dapat membuat sanggahan. Semoga usulan saya dapat diterima.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan,&lt;br /&gt;stef - katolisitas.org&lt;/p&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Abraham,</p><p>Terima kasih atas tanggapannya. Kalau anda mengatakan bahwa anda tidak ingin berdiskusi namun hanya menyampaikan kebenaran Firman Tuhan, maka sebenarnya ini adalah pernyataan yang berat sebelah. Di satu sisi, apa yang kita lakukan adalah suatu diskusi. Di sisi lain, anda mengatakan hanya menyampaikan kebenaran Firman Allah. Tidak menjadi masalah kalau anda hendak menyampaikan apa <strong>yang anda pandang</strong> adalah suatu kebenaran Firman Allah. Untuk mengatakan bahwa apa yang anda paparkan adalah sesuai dengan kebenaran Firman Allah, maka harus dibuktikan lebih lanjut. Dengan demikian, mari kita berdiskusi dengan baik.</p><p>Anda telah menyampaikan beberapa keberatan doktrin dari ajaran Gereja Katolik yang anda pandang tidak alkitabiah. Saya telah menghapus beberapa komentar anda, mengingat apa yang anda kemukakan sebenarnya telah dibahas secara panjang lebar di dalam beberapa link yang saya berikan. Saya menyarankan, agar anda membaca link-link yang saya berikan, dan kemudian, bergabunglah dalam diskusi tersebut. Mohon untuk tidak memulai diskusi dari awal, namun usahakan memberikan argumentasi yang baru, sehingga substansi dari diskusi menjadi semakin dalam. Cobalah berkonsentrasi pada satu topik diskusi dan kemudian berfokuslah pada satu topik. Setelah diskusi satu topik selesai, maka anda dapat melanjutkannya ke topik yang lain. Berikut ini adalah link-link yang menjawab semua pertanyaan anda:</p><p
style="padding-left: 40px;">1. Keberatan tentang Maria sebagai Bunda Allah &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2008/09/07/maria-bunda-allah-2/" rel="nofollow">silakan klik</a>.</p><p
style="padding-left: 40px;">2. Keberatan Maria yang tanpa dosa &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2008/06/21/maria-dikandung-tanpa-noda-apa-maksudnya/" rel="nofollow">silakan klik</a> dan <a
href="http://katolisitas.org/2008/12/27/bagaimana-mungkin-maria-dikandung-tanpa-noda/" rel="nofollow">klik ini</a>.</p><p
style="padding-left: 40px;">3. Tentang Maria sebagai Ratu Sorga &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2009/09/16/tentang-maria-diangkat-ke-sorga-dan-maria-adalah-ratu-sorga/#high_2" rel="nofollow">silakan klik</a>.</p><p
style="padding-left: 40px;">4. Tentang menyembah patung &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2010/02/12/apakah-berhala-itu/" rel="nofollow">silakan klik</a> dan <a
href="http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-2/#comment-14124" rel="nofollow">klik ini</a> dan <a
href="http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-1/#comment-14248" rel="nofollow">klik ini juga</a>. Silakan membaca artikel ini &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/" rel="nofollow">silakan klik</a>.</p><p
style="padding-left: 40px;">5. Tentang Gereja Katolik didirikan oleh Yesus di atas rasul Petrus:</p><p
style="padding-left: 80px;"><a
href="http://katolisitas.org/2010/04/23/apa-artinya-menjadi-seorang-kristen/" rel="nofollow">Apa artinya menjadi seorang Kristen?</a><br
/><a
href="http://katolisitas.org/2010/03/22/keutamaan-petrus-4-menurut-dokumen-paling-awa-gereja/" rel="nofollow">Keutamaan Petrus (4): Menurut Dokumen paling awal Gereja</a><br
/><a
href="http://katolisitas.org/2010/02/18/keutamaan-petrus-3-tanggapan-terhadap-mereka-yang-menentang-keberadaan-petrus-di-roma/" rel="nofollow">Keutamaan Petrus (3): Tanggapan terhadap mereka yang menentang keberadaan Petrus di Roma</a><br
/><a
href="http://katolisitas.org/2010/02/18/keutamaan-petrus-2-bukti-sejarah-tentang-keberadaan-rasul-petrus-di-roma/" rel="nofollow">Keutamaan Petrus (2): Bukti sejarah tentang keberadaan Rasul Petrus di Roma</a><br
/><a
href="http://katolisitas.org/2010/02/18/keutamaan-petrus-1-menurut-kitab-suci/" rel="nofollow">Keutamaan Petrus (1): Menurut Kitab Suci</a><br
/><a
href="http://katolisitas.org/2008/06/18/gereja-tonggak-kebenaran-dan-tanda-kasih-tuhan-bagian-ke-5/" rel="nofollow">Gereja Tonggak Kebenaran dan Tanda Kasih Tuhan (Bagian 5 &#8211; Selesai)</a><br
/><a
href="http://katolisitas.org/2008/06/18/gereja-tonggak-kebenaran-dan-tanda-kasih-tuhan-bagian-ke-4/" rel="nofollow">Gereja Tonggak Kebenaran dan Tanda Kasih Tuhan (Bagian 4)</a><br
/><a
href="http://katolisitas.org/2008/06/18/gereja-tonggak-kebenaran-dan-tanda-kasih-tuhan-bagian-ke-3/" rel="nofollow">Gereja Tonggak Kebenaran dan Tanda Kasih Tuhan (Bagian 3)</a><br
/><a
href="http://katolisitas.org/2008/06/17/mengapa-kita-memilih-gereja-katolik/" rel="nofollow">Mengapa Kita Memilih Gereja Katolik</a><br
/><a
href="http://katolisitas.org/2008/06/14/gereja-tonggak-kebenaran-tanda-kasih-tuhan-bagian-2/" rel="nofollow">Gereja Tonggak Kebenaran dan Tanda Kasih Tuhan (Bagian 2)</a><br
/><a
href="http://katolisitas.org/2008/06/11/gereja-tonggak-kebenaran-dan-tanda-kasih-tuhan/" rel="nofollow">Gereja Tonggak Kebenaran dan Tanda Kasih Tuhan (Bagian 1)</a><br
/>Diskusi yang lain dapat dilihat di sini &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-2/#comment-14126" rel="nofollow">silakan klik</a>.</p><ul
style="padding-left: 40px;"></ul><p
style="padding-left: 40px;">6. Tentang ekklesiologi dan perpecahan gereja &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2010/01/23/dialog-tentang-ekklesiologi-dan-perpecahan-gereja/" rel="nofollow">silakan klik</a>.</p><p
style="padding-left: 40px;">7. Tentang Wahyu Allah dan kebenaran &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2010/01/22/dialog-tentang-wahyu-allah-dan-kebenaran/" rel="nofollow">silakan klik</a>.</p><p
style="padding-left: 40px;">8. Tentang Ex-Cathedra (Paus tidak dapat salah) &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2008/11/22/paus-yang-tak-dapat-bersalah-adalah-doktrin-manusia/" rel="nofollow">silakan klik</a> dan <a
href="http://katolisitas.org/2008/11/07/apakah-ex-cathedra/" rel="nofollow">klik ini</a>.</p><p
style="padding-left: 40px;">9. Tentang Perjamuan Suci &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-2/#comment-14125" rel="nofollow">silakan klik</a> dan <a
href="http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-1/#comment-14247" rel="nofollow">klik ini</a>.</p><p
style="padding-left: 40px;">10. Tentang menerima satu rupa dalam Ekaristi &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2008/11/20/mengapa-komuni-satu-rupa-maknanya-sama-dengan-dua-rupa/" rel="nofollow">silakan klik</a>.</p><p>Jadi, sekali lagi, pilihlah satu topik saja dari beberapa hal yang telah anda komentari. Silakan melihat diskusi yang telah berlangsung, baik diskusi dengan dasar Alkitab, sejarah, apa yang dikatakan oleh jemaat perdana, dll. Minimal, anda dapat melihat bahwa dogma dan doktrin dari Gereja Katolik mempunyai dasar yang kuat. Anda dapat tidak setuju dengan beberapa pemaparan di atas, namun kalau anda memang berniat berdiskusi secara serius, cobalah membaca terlebih dahulu link-link di atas, dan kemudian anda dapat memberikan argumentasi yang baru yang belum pernah dibahas. Atau anda juga dapat memberikan argumentasi yang lebih mendalam. Saya minta maaf, terus terang kami tidak mempunyai waktu yang cukup untuk memulai diskusi dari awal. Mohon dapat dimaklumi. Dan anda juga dapat melihat ada banyak diskusi dilakukan oleh orang-orang yang dulunya Katolik dan kemudian berpindah ke gereja lain. Jadi, sama seperti anda, mereka juga mempunyai niat baik untuk memperingatkan umat Katolik dari pengajaran yang seolah-olah bertentangan dengan Firman Tuhan. Namun, dari pengalaman berdiskusi, banyak dari antara mereka sebenarnya tidak mengerti secara persis apa yang dipercayai oleh Gereja Katolik. Oleh karena itu, bacalah terlebih dahulu diskusi tersebut, sehingga minimal anda dapat menangkap secara persis apa yang diajarkan oleh Gereja Katolik, dan kemudian anda dapat membuat sanggahan. Semoga usulan saya dapat diterima.</p><p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br
/>stef &#8211; katolisitas.org</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Abraham Martinus Setyabudi</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-18852</link> <dc:creator>Abraham Martinus Setyabudi</dc:creator> <pubDate>Sat, 28 Aug 2010 17:58:55 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-18852</guid> <description>Shalom Stefanus,
Saya bukan ingin berdiskusi tetapi saya hanya menyampaikan kebenaran firman Tuhan, karena itu perintah Tuhan sendiri. setiap firman yang ditabur tidak akan kembali dengan sia-sia tetapi dia akan melaksanakan kehendak Tuhan dengan kekuatan kuasanya. Oke saya kasik doktrin mu yang yang bertentangan dengan firman Tuhan, salah satunya adalah maria sebagai mama nya Allah. padahal Dia adalah yang awal dan yang akhir, kalo mama artinya lebih awal dari Dia sendiri dan ini juga jelas salah, baca juga galatia 4:4-5 maria tuh perempuan yang takluk akan hukum taurat (BERDOSA) oleh sebab itu Yesus menebusnya atau menggantikan tempat kita dengan cara lahir dari perempuan berdosa diwakili oleh Maria ( keturunan hawa yang jatuh dalam dosa asal) supaya kita diangkat menjadi anak bapa yang disurga. Di ayat itulah menerangkan dengan jelas tentang siapa Maria itu. jadi dia sebagai bunda allah tuh pemikiran manusia aja yang melihat secara daging bukan secara roh. Kalo anda berpikir secara logika maka maria adalah istri Allah, sedangkan Allah tidak kawin, karena yang kawin adalah manusia. ratu surga yang kalian klaim sebagai maria tuh terlalu dipaksakan karena dalam perjanjian lama pun Allah menentang penyembahan ratu surga. iblis yang menyesatkan pemikiran kalian tuh dengan segala cara supaya anda menyembah figur ratu surga tetapi supaya tidak terkena firman Tuhan dia memakai figur Maria jadi seakan2 benar tetapi salah supaya tidak kena firman Tuhan tapi sayangnya Anak2 Tuhan yang benar tidak bisa ditipu. anda juga membuat tanda salib dengan bapa putra roh kudus. kan ga ada ibunya? jadi salah tuh maria bunda allah. Tuhan Yesus mengubahkan anda. Halleluya . Amen</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Stefanus,<br
/> Saya bukan ingin berdiskusi tetapi saya hanya menyampaikan kebenaran firman Tuhan, karena itu perintah Tuhan sendiri. setiap firman yang ditabur tidak akan kembali dengan sia-sia tetapi dia akan melaksanakan kehendak Tuhan dengan kekuatan kuasanya. Oke saya kasik doktrin mu yang yang bertentangan dengan firman Tuhan, salah satunya adalah maria sebagai mama nya Allah. padahal Dia adalah yang awal dan yang akhir, kalo mama artinya lebih awal dari Dia sendiri dan ini juga jelas salah, baca juga galatia 4:4-5 maria tuh perempuan yang takluk akan hukum taurat (BERDOSA) oleh sebab itu Yesus menebusnya atau menggantikan tempat kita dengan cara lahir dari perempuan berdosa diwakili oleh Maria ( keturunan hawa yang jatuh dalam dosa asal) supaya kita diangkat menjadi anak bapa yang disurga. Di ayat itulah menerangkan dengan jelas tentang siapa Maria itu. jadi dia sebagai bunda allah tuh pemikiran manusia aja yang melihat secara daging bukan secara roh. Kalo anda berpikir secara logika maka maria adalah istri Allah, sedangkan Allah tidak kawin, karena yang kawin adalah manusia. ratu surga yang kalian klaim sebagai maria tuh terlalu dipaksakan karena dalam perjanjian lama pun Allah menentang penyembahan ratu surga. iblis yang menyesatkan pemikiran kalian tuh dengan segala cara supaya anda menyembah figur ratu surga tetapi supaya tidak terkena firman Tuhan dia memakai figur Maria jadi seakan2 benar tetapi salah supaya tidak kena firman Tuhan tapi sayangnya Anak2 Tuhan yang benar tidak bisa ditipu. anda juga membuat tanda salib dengan bapa putra roh kudus. kan ga ada ibunya? jadi salah tuh maria bunda allah. Tuhan Yesus mengubahkan anda. Halleluya . Amen</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Ingrid Listiati</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-18372</link> <dc:creator>Ingrid Listiati</dc:creator> <pubDate>Fri, 13 Aug 2010 06:53:23 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-18372</guid> <description>&lt;p&gt;Shalom Abraham,&lt;/p&gt;
Tanggapan saya atas pertanyaan anda:
&lt;h3&gt;1. Benarkah semua orang Katolik bebas mengajarkan segala sesuatu yang tidak berdasarkan firman Tuhan?&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Anda keliru kalau mengatakan, &quot;&lt;span style=&quot;color: #333399;&quot;&gt;semua umat Katolik mempunyai wewenang bilang boleh atau ga tapi tidak berdasarkan firman Tuhan&lt;/span&gt;.&quot; Yang kami sampaikan di situs ini bukanlah pandangan pribadi dari masing- masing penulis, melainkan tulisan yang berdasarkan pengajaran Magisterium Gereja Katolik. Dan jika anda mau membaca di sini, maka anda akan melihat bahwa semua pengajaran Magisterium Gereja Katolik mempunyai dasar Kitab Suci dan Tradisi Suci para rasul.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Mengenai doa arwah dan Api Penyucian (bukan Api Pencucian), sudah pernah dibahas di sini:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2009/09/14/mengapa-kita-mendoakan-jiwa-orang-orang-yang-sudah-meninggal/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Bersyukurlah ada Api Penyucian&lt;br /&gt;Mengapa kita mendoakan jiwa orang-orang yang sudah meninggal?&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2009/08/17/apakah-jemaat-perdana-percaya-akan-persekutuan-para-kudus/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;&lt;br /&gt;Apakah jemaat perdana percaya akan persekutuan para kudus&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;h3&gt;2. Apakah semua orang Katolik masuk Api Penyucian?&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Apakah semua orang Katolik masuk Api Penyucian? Jawabnya tentu tidak. Bagi yang sudah dibaptis Katolik tetapi tidak setia beriman dan melaksanakan perintah Tuhan, atau bahkan akhirnya meninggalkan Tuhan dan tidak bertobat, maka ia tidak dapat masuk Surga, dan tidak dapat masuk Api Penyucian juga, karena tujuan Api Penyucian adalah Surga (Api Penyucian itu bukan tujuan akhir, hanya merupakan proses pemurnian terakhir sebelum seseorang dapat bersatu secara sempurna dengan Allah di surga.)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebaliknya, jika seseorang didapati oleh Tuhan sudah sempurna dalam iman, harapan dan kasih sampai akhir hidupnya, maka ia dapat langsung masuk surga, dan tak perlu harus masuk Api Penyucian. Hal ini yang terjadi pada banyak orang kudus yang telah diakui oleh Gereja Katolik, maupun orang kudus lainnya yang tidak dikenal banyak orang, namun Tuhan yang mengetahuinya.&lt;/p&gt;
&lt;h3&gt;3. Api Penyucian membuat &quot;gosong&quot;?&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Setelah seseorang meninggal dunia, yang ke surga atau ke neraka itu jiwanya, bukan tubuhnya yang lalu menjadi tanah/ debu. Tubuh manusia itu akan bersatu lagi dengan jiwanya pada saat kebangkitan badan di akhir jaman. Maka proses pemurnian di Api Penyucian itu tidak berkaitan dengan tubuh, tetapi dengan jiwa; maka tidak akan membuat &quot;gosong&quot; seperti halnya api membakar tubuh/ badan. Justru fungsi Api Penyucian adalah untuk menjadikan jiwa itu sungguh- sungguh siap untuk bersatu dengan Kristus dan menikmati keselamatan yang dijanjikan Kristus melalui pengorbanan-Nya dan darah-Nya yang tertumpah di kayu salib.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dasar orang Katolik mendoakan jiwa- jiwa orang yang sudah meninggal itu adalah adanya ikatan persekutuan orang- orang kudus yang tak terceraikan oleh maut, karena Kristus yang telah mempersatukannya telah bangkit dan mengatasi maut. Praktek mendoakan orang- orang yang sudah meninggal ini telah dilakukan oleh umat Yahudi, sebelum kedatangan Yesus. Hal ini dicatat dalam Kitab Makabe (lih. 2 Mak 12: 38-45) yang menjadi bagian dari Kitab Suci Septuagint, yaitu Kitab suci yang dipergunakan oleh Tuhan Yesus dan para Rasul. Maka jika Yesus mengatakan bahwa Ia tidak membatalkan hukum Taurat ataupun kitab para nabi (bahkan satu iota/ titik-pun- Mat 5:18) maka tentu hal mendoakan jiwa- jiwa orang yang sudah meninggal inipun tidak dibatalkan oleh Yesus. Ajaran ini diteruskan oleh para Rasul dan para Bapa Gereja; dan inilah yang diajarkan oleh Gereja Katolik. Silakan jika anda tertarik, untuk mempelajari tulisan para Bapa Gereja dari jemaat abad- abad awal, dan anda akan menemukan bahwa jemaat awal-pun mengajarkan hal ini.&lt;/p&gt;
&lt;h3&gt;4. Umat Katolik berdoa mengandalkan kekuatan sendiri?&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Anda &lt;span style=&quot;text-decoration: underline;&quot;&gt;keliru&lt;/span&gt; jika mengatakan bahwa orang Katolik dengan kekuatannya sendiri melalui doa menghantarkan jiwa- jiwa orang yang meninggal ke surga. Bentuk doa orang Katolik bagi para arwah yang paling dianjurkan oleh Gereja adalah dengan mengajukan ujud/ intensi doa pada Misa Kudus. Nah, Misa Kudus/ perayaan Ekaristi ini pada dasarnya adalah doa Yesus sendiri kepada Allah Bapa oleh kuasa Roh Kudus, dalam kesatuan dengan Tubuh-Nya yaitu Gereja-Nya. Di dalam Ekaristi ini umat Katolik mengenang pengorbanan Kristus dan kebangkitan-Nya, dan karena kehadiran-Nya yang nyata dalam Ekaristi ini, maka umat dapat memperoleh buah- buahnya; yaitu peningkatan rahmat pengudusan yang telah kita terima pada Pembaptisan, termasuk juga pengabulan atas doa- doa. Maka tidak benar bahwa umat Katolik &quot;mengandalkan kekuatan sendiri&quot; pada saat berdoa, terutama dalam perayaan Ekaristi. Sebab fokus dalam Misa adalah Kristus dan Misteri Paska-Nya. Silakan jika anda tertarik, untuk membaca makna Ekaristi menurut Gereja Katolik dalam artikel seri ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/06/25/sudahkah-kita-pahami-pengertian-ekaristi/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Sudahkah Kita Pahami Pengertian Ekaristi?&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/08/19/ekaristi-sumber-dan-puncak-spiritualitas-kristiani/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Ekaristi sumber dan puncak Spiritualitas Kristiani&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;h3&gt;5. Ajaran Api Penyucian membuat orang sombong?&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Sesungguhnya, jika anda memahami ajaran Gereja Katolik tentang Api Penyucian, maka anda akan mengetahui bahwa kesimpulan anda ini keliru. Justru pengajaran ini membuat kita semakin rendah hati untuk berjuang untuk hidup kudus; agar sedapat mungkin terhindar dari masa pemurnian yang panjang di Api Penyucian ini. Orang yang sudah terlalu yakin akan masuk surga, mempunyai resiko untuk tidak lagi mau berjuang untuk hidup lebih kudus, dengan pikiran, perkataan dan perbuatan. Silakan kita menilai diri kita masing- masing, termasuk golongan manakah kita ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jiwa- jiwa yang ada dalam Api Penyucian tujuannya adalah Surga, dan bukan neraka. Jiwa- jiwa yang masuk neraka tidak perlu dimurnikan dulu, mereka sudah memilih sendiri kebinasaan sebagai tujuan akhir karena mereka telah menolak Allah. Antara Surga dan neraka ada jurang pemisah yang tak terseberangi, dan Api Penyucian bukan bagian dari neraka, sehingga tidak ada orang yang &quot;keliru masuk ke neraka&quot; dari Api Penyucian. Ini adalah anggapan anda sendiri dan bukan ajaran Gereja Katolik.&lt;/p&gt;
&lt;h3&gt;6. Percaya Yesus pasti masuk surga?&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Jawabnya: Ya, asalkan iman kepercayaan ini disertai oleh perbuatan, sehingga dapat dikatakan sebagai iman yang hidup (lih. Yak 2:26). Namun jika tidak disertai dengan perbuatan, maka iman itu adalah mati, dan iman yang mati ini tidak menyelamatkan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Silakan jika anda tertarik akan topik ini, membaca lebih lanjut di artikel ini:&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/03/29/sekali-selamat-tetap-selamat/http://katolisitas.org/2009/02/16/paus-benediktus-xvi-dan-sola-fide/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Sekali selamat tetap selamat?&lt;br /&gt;Paus Benediktus dan Sola Fide&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2009/09/21/keselamatan-dan-hubungannya-dengan-baptisan/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Keselamatan dan hubungannya dengan Baptisan&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2009/08/25/apakah-keselamatan-yang-sudah-diperoleh-melalui-pembaptisan-dapat-hilang/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Apakah keselamatan yang sudah diperoleh melalui Pembaptisan dapat hilang?&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/12/22/sekali-selamat-tetap-selamat-tidak-alkitabiah/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;&lt;br /&gt;Sekali selamat tetap selamat - tidak Alkitabiah&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Akhirnya, Abraham, jika selanjutnya anda mempunyai niat yang baik untuk berdialog dengan kami, maka kami mengusulkan agar anda menggunakan gaya bahasa yang baik dan santun, yang mencerminkan bahwa anda adalah seorang murid Kristus.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan, &lt;br /&gt;Ingrid Listiati- katolisitas.org&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;/p&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Abraham,</p><p>Tanggapan saya atas pertanyaan anda:</p><h3>1. Benarkah semua orang Katolik bebas mengajarkan segala sesuatu yang tidak berdasarkan firman Tuhan?</h3><p>Anda keliru kalau mengatakan, &#8220;<span
style="color: #333399;">semua umat Katolik mempunyai wewenang bilang boleh atau ga tapi tidak berdasarkan firman Tuhan</span>.&#8221; Yang kami sampaikan di situs ini bukanlah pandangan pribadi dari masing- masing penulis, melainkan tulisan yang berdasarkan pengajaran Magisterium Gereja Katolik. Dan jika anda mau membaca di sini, maka anda akan melihat bahwa semua pengajaran Magisterium Gereja Katolik mempunyai dasar Kitab Suci dan Tradisi Suci para rasul.</p><p>Mengenai doa arwah dan Api Penyucian (bukan Api Pencucian), sudah pernah dibahas di sini:</p><p><a
href="http://katolisitas.org/2009/09/14/mengapa-kita-mendoakan-jiwa-orang-orang-yang-sudah-meninggal/" rel="nofollow">Bersyukurlah ada Api Penyucian<br
/>Mengapa kita mendoakan jiwa orang-orang yang sudah meninggal?</a><a
href="http://katolisitas.org/2009/08/17/apakah-jemaat-perdana-percaya-akan-persekutuan-para-kudus/" rel="nofollow"><br
/>Apakah jemaat perdana percaya akan persekutuan para kudus<br
/></a></p><h3>2. Apakah semua orang Katolik masuk Api Penyucian?</h3><p>Apakah semua orang Katolik masuk Api Penyucian? Jawabnya tentu tidak. Bagi yang sudah dibaptis Katolik tetapi tidak setia beriman dan melaksanakan perintah Tuhan, atau bahkan akhirnya meninggalkan Tuhan dan tidak bertobat, maka ia tidak dapat masuk Surga, dan tidak dapat masuk Api Penyucian juga, karena tujuan Api Penyucian adalah Surga (Api Penyucian itu bukan tujuan akhir, hanya merupakan proses pemurnian terakhir sebelum seseorang dapat bersatu secara sempurna dengan Allah di surga.)</p><p>Sebaliknya, jika seseorang didapati oleh Tuhan sudah sempurna dalam iman, harapan dan kasih sampai akhir hidupnya, maka ia dapat langsung masuk surga, dan tak perlu harus masuk Api Penyucian. Hal ini yang terjadi pada banyak orang kudus yang telah diakui oleh Gereja Katolik, maupun orang kudus lainnya yang tidak dikenal banyak orang, namun Tuhan yang mengetahuinya.</p><h3>3. Api Penyucian membuat &#8220;gosong&#8221;?</h3><p>Setelah seseorang meninggal dunia, yang ke surga atau ke neraka itu jiwanya, bukan tubuhnya yang lalu menjadi tanah/ debu. Tubuh manusia itu akan bersatu lagi dengan jiwanya pada saat kebangkitan badan di akhir jaman. Maka proses pemurnian di Api Penyucian itu tidak berkaitan dengan tubuh, tetapi dengan jiwa; maka tidak akan membuat &#8220;gosong&#8221; seperti halnya api membakar tubuh/ badan. Justru fungsi Api Penyucian adalah untuk menjadikan jiwa itu sungguh- sungguh siap untuk bersatu dengan Kristus dan menikmati keselamatan yang dijanjikan Kristus melalui pengorbanan-Nya dan darah-Nya yang tertumpah di kayu salib.</p><p>Dasar orang Katolik mendoakan jiwa- jiwa orang yang sudah meninggal itu adalah adanya ikatan persekutuan orang- orang kudus yang tak terceraikan oleh maut, karena Kristus yang telah mempersatukannya telah bangkit dan mengatasi maut. Praktek mendoakan orang- orang yang sudah meninggal ini telah dilakukan oleh umat Yahudi, sebelum kedatangan Yesus. Hal ini dicatat dalam Kitab Makabe (lih. 2 Mak 12: 38-45) yang menjadi bagian dari Kitab Suci Septuagint, yaitu Kitab suci yang dipergunakan oleh Tuhan Yesus dan para Rasul. Maka jika Yesus mengatakan bahwa Ia tidak membatalkan hukum Taurat ataupun kitab para nabi (bahkan satu iota/ titik-pun- Mat 5:18) maka tentu hal mendoakan jiwa- jiwa orang yang sudah meninggal inipun tidak dibatalkan oleh Yesus. Ajaran ini diteruskan oleh para Rasul dan para Bapa Gereja; dan inilah yang diajarkan oleh Gereja Katolik. Silakan jika anda tertarik, untuk mempelajari tulisan para Bapa Gereja dari jemaat abad- abad awal, dan anda akan menemukan bahwa jemaat awal-pun mengajarkan hal ini.</p><h3>4. Umat Katolik berdoa mengandalkan kekuatan sendiri?</h3><p>Anda <span
style="text-decoration: underline;">keliru</span> jika mengatakan bahwa orang Katolik dengan kekuatannya sendiri melalui doa menghantarkan jiwa- jiwa orang yang meninggal ke surga. Bentuk doa orang Katolik bagi para arwah yang paling dianjurkan oleh Gereja adalah dengan mengajukan ujud/ intensi doa pada Misa Kudus. Nah, Misa Kudus/ perayaan Ekaristi ini pada dasarnya adalah doa Yesus sendiri kepada Allah Bapa oleh kuasa Roh Kudus, dalam kesatuan dengan Tubuh-Nya yaitu Gereja-Nya. Di dalam Ekaristi ini umat Katolik mengenang pengorbanan Kristus dan kebangkitan-Nya, dan karena kehadiran-Nya yang nyata dalam Ekaristi ini, maka umat dapat memperoleh buah- buahnya; yaitu peningkatan rahmat pengudusan yang telah kita terima pada Pembaptisan, termasuk juga pengabulan atas doa- doa. Maka tidak benar bahwa umat Katolik &#8220;mengandalkan kekuatan sendiri&#8221; pada saat berdoa, terutama dalam perayaan Ekaristi. Sebab fokus dalam Misa adalah Kristus dan Misteri Paska-Nya. Silakan jika anda tertarik, untuk membaca makna Ekaristi menurut Gereja Katolik dalam artikel seri ini.</p><p><a
href="http://katolisitas.org/2008/06/25/sudahkah-kita-pahami-pengertian-ekaristi/" rel="nofollow">Sudahkah Kita Pahami Pengertian Ekaristi?<br
/></a><a
href="http://katolisitas.org/2008/08/19/ekaristi-sumber-dan-puncak-spiritualitas-kristiani/" rel="nofollow">Ekaristi sumber dan puncak Spiritualitas Kristiani</a></p><h3>5. Ajaran Api Penyucian membuat orang sombong?</h3><p>Sesungguhnya, jika anda memahami ajaran Gereja Katolik tentang Api Penyucian, maka anda akan mengetahui bahwa kesimpulan anda ini keliru. Justru pengajaran ini membuat kita semakin rendah hati untuk berjuang untuk hidup kudus; agar sedapat mungkin terhindar dari masa pemurnian yang panjang di Api Penyucian ini. Orang yang sudah terlalu yakin akan masuk surga, mempunyai resiko untuk tidak lagi mau berjuang untuk hidup lebih kudus, dengan pikiran, perkataan dan perbuatan. Silakan kita menilai diri kita masing- masing, termasuk golongan manakah kita ini.</p><p>Jiwa- jiwa yang ada dalam Api Penyucian tujuannya adalah Surga, dan bukan neraka. Jiwa- jiwa yang masuk neraka tidak perlu dimurnikan dulu, mereka sudah memilih sendiri kebinasaan sebagai tujuan akhir karena mereka telah menolak Allah. Antara Surga dan neraka ada jurang pemisah yang tak terseberangi, dan Api Penyucian bukan bagian dari neraka, sehingga tidak ada orang yang &#8220;keliru masuk ke neraka&#8221; dari Api Penyucian. Ini adalah anggapan anda sendiri dan bukan ajaran Gereja Katolik.</p><h3>6. Percaya Yesus pasti masuk surga?</h3><p>Jawabnya: Ya, asalkan iman kepercayaan ini disertai oleh perbuatan, sehingga dapat dikatakan sebagai iman yang hidup (lih. Yak 2:26). Namun jika tidak disertai dengan perbuatan, maka iman itu adalah mati, dan iman yang mati ini tidak menyelamatkan.</p><p>Silakan jika anda tertarik akan topik ini, membaca lebih lanjut di artikel ini:</p><p
style="padding-left: 40px;"><a
href="http://katolisitas.org/2010/03/29/sekali-selamat-tetap-selamat/http://katolisitas.org/2009/02/16/paus-benediktus-xvi-dan-sola-fide/" rel="nofollow">Sekali selamat tetap selamat?<br
/>Paus Benediktus dan Sola Fide<br
/></a><a
href="http://katolisitas.org/2009/09/21/keselamatan-dan-hubungannya-dengan-baptisan/" rel="nofollow">Keselamatan dan hubungannya dengan Baptisan<br
/></a><a
href="http://katolisitas.org/2009/08/25/apakah-keselamatan-yang-sudah-diperoleh-melalui-pembaptisan-dapat-hilang/" rel="nofollow">Apakah keselamatan yang sudah diperoleh melalui Pembaptisan dapat hilang?</a> <a
href="http://katolisitas.org/2008/12/22/sekali-selamat-tetap-selamat-tidak-alkitabiah/" rel="nofollow"><br
/>Sekali selamat tetap selamat &#8211; tidak Alkitabiah</a></p><p>Akhirnya, Abraham, jika selanjutnya anda mempunyai niat yang baik untuk berdialog dengan kami, maka kami mengusulkan agar anda menggunakan gaya bahasa yang baik dan santun, yang mencerminkan bahwa anda adalah seorang murid Kristus.</p><p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan, <br
/>Ingrid Listiati- katolisitas.org</p></p></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: johanes</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-18216</link> <dc:creator>johanes</dc:creator> <pubDate>Sat, 07 Aug 2010 04:55:56 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-18216</guid> <description>@Abraham:
anak binatang bisa mengenali induknya waktu kecil, tetapi sesudah besar mungkin pengenalan itu menjadi hilang dan bahkan bisa membunuh induknya.
Hal ini jangan sampai terjadi kepada manusia. Kalau ini terjadi alangkah lebih hinanya manusia itu dibandingkan dengan binatang tadi.
Kesimpulan: Gereja anda hari terpisah dari gereja induk karena perpecahan dan kesombongan&lt;em&gt; [edit]&lt;/em&gt;. Kalau anda rendah hati dan memiliki hati seorang anak yang terpisah dari ibunya, maka anda akan berusaha untuk mencari tahu sebenarnya ibu yang melahirkan kamu ke dunia ini siapa? Kenalilah dia, jangan mendengarkan kata kata orang tentang ibu yang melahirkan kamu, tapi carilah dia ada di mana?dan bertanyalah langsung kepadanya mengapa kalian sampai terpisah. tidak ada ibu yang meninggalkan anak. yang ada anak meninggalkan ibu, dari analogi tadi , kita jangan kalah level dari binatang karena kita manusia yang diciptakan sesuai dengan gambar dan rupa Allah.Pengenalan anda kepada Yesus hari ini ada karena pengajaran para rasul, sekaligus menunjukkan bahwa iman yang diteruskan oleh para Rasul . jadi tolong hapus kata kata &quot;iman rasuli&quot; dalam tanggapan anda. Hargailah setiap jasa para rasul yang mengorbankan diri buat iman anda. Jangan menjadi kacang lupa kulit. atau jangan seperti analogi binatang yang saya sebutkan diatas. Karena mereka(para rasul) anda dapat beriman pada hari ini. &lt;em&gt;[edit]&lt;/em&gt; Yesus bisa saja menyelamatkan manusia secara langsung, tetapi Dia tetap butuh kerjasama manusia dalam peranNya dan salah satunya para Rasul dan para Kudus, Santo dan Santa untuk melibatkan semua manusia dalam karya keselamatan Allah. &lt;em&gt;[edit]&lt;/em&gt;. semuanya tercatat di ATAS.</description> <content:encoded><![CDATA[<p>@Abraham:<br
/> anak binatang bisa mengenali induknya waktu kecil, tetapi sesudah besar mungkin pengenalan itu menjadi hilang dan bahkan bisa membunuh induknya.<br
/> Hal ini jangan sampai terjadi kepada manusia. Kalau ini terjadi alangkah lebih hinanya manusia itu dibandingkan dengan binatang tadi.<br
/> Kesimpulan: Gereja anda hari terpisah dari gereja induk karena perpecahan dan kesombongan<em> [edit]</em>. Kalau anda rendah hati dan memiliki hati seorang anak yang terpisah dari ibunya, maka anda akan berusaha untuk mencari tahu sebenarnya ibu yang melahirkan kamu ke dunia ini siapa? Kenalilah dia, jangan mendengarkan kata kata orang tentang ibu yang melahirkan kamu, tapi carilah dia ada di mana?dan bertanyalah langsung kepadanya mengapa kalian sampai terpisah. tidak ada ibu yang meninggalkan anak. yang ada anak meninggalkan ibu, dari analogi tadi , kita jangan kalah level dari binatang karena kita manusia yang diciptakan sesuai dengan gambar dan rupa Allah.</p><p>Pengenalan anda kepada Yesus hari ini ada karena pengajaran para rasul, sekaligus menunjukkan bahwa iman yang diteruskan oleh para Rasul . jadi tolong hapus kata kata &#8220;iman rasuli&#8221; dalam tanggapan anda. Hargailah setiap jasa para rasul yang mengorbankan diri buat iman anda. Jangan menjadi kacang lupa kulit. atau jangan seperti analogi binatang yang saya sebutkan diatas. Karena mereka(para rasul) anda dapat beriman pada hari ini. <em>[edit]</em> Yesus bisa saja menyelamatkan manusia secara langsung, tetapi Dia tetap butuh kerjasama manusia dalam peranNya dan salah satunya para Rasul dan para Kudus, Santo dan Santa untuk melibatkan semua manusia dalam karya keselamatan Allah. <em>[edit]</em>. semuanya tercatat di ATAS.</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: johanes</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-2/#comment-18213</link> <dc:creator>johanes</dc:creator> <pubDate>Sat, 07 Aug 2010 03:56:12 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-18213</guid> <description>@sdr Kevin :
Disinilah letak akal masalahnya.
Mengenai hal ini, apa yang sdr sampaikan di atas merupakan suatu &quot;sentilan keras&quot; kepada semua jemaat Protestan secara keseluruhan. Mengapa? Saya rasa web ini sudah menjelaskan dengan pajang dan leber sejarah gereja mula mula.Kalau semua jemaat Protestan memiliki pikiran yang sama dengan sdr. maka saya kemudian menjadi sengat tidak heran kalau Protestan terpecah pecah dalam 28.000denominasi yang berbeda beda dan maaf ...&lt;em&gt;[edit]&lt;/em&gt; .Dan besok pun akan terus terjadi perpecahan gereja, dan mungkin juga sdr Kevin juga mendirikan gereja baru sesuai dengan pendapat sdr Kevin.  Tolong sdr renungkan baik baik pertanyaan saya berikut:&quot;Apakah dengan cara demikian sdr turut mengaminkan apa yang didoakan Tuhan &quot; Supaya mereka semua menjadi satu&quot;? ataukah tidak sebaliknya sdr membuka terus perpecahan karena setiap orang dengan sesuka dan sebebasnya mengartikan firman Tuhan dan mendirikan gereja baru yang sesuai dengan selera penafsirannya? Adakah Roh Kudus salah?
&quot;Sentilan keras&quot; kepada umat Protestan ini adalah pada saat kita berbicara tentang poin &quot;KETAATAN&quot;. Kata &quot;KETAATAN&quot; ini menurut pendapat saya menjadi barang yang sangat antik, kuno, mungkin juga tidak pernah ada di kalangan gereja Protestan. Coba sdr renungkan kembali berapa banyak kotbah pendeta di gereja anda yang mengajarkan point ketaatan ini?Mengapa jemaat Katolik taat kepada magisterium gereja dalam pengajaran iman? Ini semata karena kami menantikan dengan PENUH IMAN JANJI TUHAN YESUS BAHWA IA AKAN MELINDUNGI GEREJANYA DAN KUASA MAUT TIDAK AKAN BERKUASA ATAS GEREJANYA.Inilah &quot;KETAATAN&quot; itu.dan ketaatan ini sudah cukuplah bagi kami.  Maria sangat bingung dan tidak tahu mau berbuat apa atas kabar malaikat tetapi karena ia taat maka keselamatan terjadilah. Jadi, mengapa dalam ketidaktahuan dan kebutaan kita akan maksud dan arti firman Tuhan kita mencoba mengartikannya dengan asumsi pribadi yang akan menimbulkan perpecahan gereja dan sekaligus menyangkal apa yang didoakan Tuhan Yesus supaya pengikutNya bersatu?Sungguh sangat bahaya.......Dan secara tekhnis , inilah yang membedakan Gereja Katolik dengan Protestan lainnya dalam pengajaran iman. Kotbah dalam Gereja Katolik tidak lebih dari 15 menit setiap Misa Kudus.Protestan bisa 1 jam. Apakah lebih lama lebih baik? Belum tentu. Gereja Katolik menjaga dalam kotbah yang singkat , padat dan jelas  untuk sekecil mungkin tercampur dengan pendapat pribadi si pastor yang berkotbah dalam menginterpretasikan kitab suci sehingga apa yang disampaikan berada dalam koridor terjemahan yang di terima olah seluruh gereja universal di seluruh dunia. Dan point pokok dalam setiap Misa kudus bukanlah kotbah. Tetapi nilai yang paling berharga di atas semua kotbah adalah perjumpaan dengan Tuhan sendiri dalam TUBUH DAN DARAHNYA. Ini sudah lebih dari cukup bagi umat Katolik,dibandingkan dengan kotbah yang panjang lebar dan ada kemungkinan besar memuat pendapat pribadi yang dapat menimbulkan perpecahan gerejaMengenai pendapat anda ttg kesaksian di web ini, perlu ditegaskan bahwa kesaksian ini bukan untuk mengajar, tetapi untuk menguatkan. Jadi anda TIDAK PERNAH akan menemukan kesaksian umat saat kotbah Misa berlangsung. Mengapa? jawabannya sudah diuraikan di alinea sebelum ini. Jadi perlu dibedakan pengajaran dengan kesaksian(sharing). Pengajaran iman bersifat mutlak dan bukan berdasarkan kesimpulan pembicara. Kesaksian memuat pengalaman hidup yang berbeda dikaikan dengan pengajaran iman.Semoga dimengerti.Tugas seorang pendeta adalah mengajar pengajaran iman. Termasuk pdt David Minirth. jadi saya rasa pdt David tahu tugasnya sebagai pengajar iman yang seharusnya mengajarkan iman Protestan. Bagaimana kemudian ia menjadi Katolik? saya rasa hanya Roh Kudus yang tahu. dan saya tidak mau berdiskusi tentang hal ini.karena ini bukan pengajaran iman, hanya berupa kesaksian pdt David.ingatlah sdr Kevin, ketidaktaatan Adam dan Hawa mendatangkan dosa.Ketaatan Maria dan terutama ketaatan Yesus mendatangkan keselamatan bagi semua manusia.Lantas jangan sdr bilang bahwa :&quot; kami tidak taat pada pendeta karena pendeta adalah manusia, tapi kami taat kepada Allah.&quot; Kalau kamu taat kepada Allah, maka kamu juga taat kepada para pilihanNYa,atau  setidaknya, kamu taat pada firmanNya bahwa Ia akan menyertai GerejaNya dan kuasa maut tidak akan menguasai GerejaNya. Kalau taat kepada firman Tuhan ini , maka kamu akan seperti Gereja Katolik yang mempercayakan seluruh hidupnya kepada PENYELENGGARAAN ILAHI. Banyak aliran dan sekte akan tetap bermunculan dan tenggelam , tetapi firman Tuhan ini akan tetap melekat pada Gereja yang dipilihNya. Yang mana? Silahkan sdr analisa dengan mendalam. Mana dari sekian puluh ribu gereja yang ada yang saling menyerang dan mengklaim diri paling benar yang merupakan Gereja yang tidak akan dikuasai oleh maut. Mulailah dari pengajaran para Rasul dan Bapa Gereja.Semoga Tuhan memberkati sdr. Kevin</description> <content:encoded><![CDATA[<p>@sdr Kevin :<br
/> Disinilah letak akal masalahnya.<br
/> Mengenai hal ini, apa yang sdr sampaikan di atas merupakan suatu &#8220;sentilan keras&#8221; kepada semua jemaat Protestan secara keseluruhan. Mengapa? Saya rasa web ini sudah menjelaskan dengan pajang dan leber sejarah gereja mula mula.Kalau semua jemaat Protestan memiliki pikiran yang sama dengan sdr. maka saya kemudian menjadi sengat tidak heran kalau Protestan terpecah pecah dalam 28.000denominasi yang berbeda beda dan maaf &#8230;<em>[edit]</em> .Dan besok pun akan terus terjadi perpecahan gereja, dan mungkin juga sdr Kevin juga mendirikan gereja baru sesuai dengan pendapat sdr Kevin.  Tolong sdr renungkan baik baik pertanyaan saya berikut:&#8221;Apakah dengan cara demikian sdr turut mengaminkan apa yang didoakan Tuhan &#8221; Supaya mereka semua menjadi satu&#8221;? ataukah tidak sebaliknya sdr membuka terus perpecahan karena setiap orang dengan sesuka dan sebebasnya mengartikan firman Tuhan dan mendirikan gereja baru yang sesuai dengan selera penafsirannya? Adakah Roh Kudus salah?<br
/> &#8220;Sentilan keras&#8221; kepada umat Protestan ini adalah pada saat kita berbicara tentang poin &#8220;KETAATAN&#8221;. Kata &#8220;KETAATAN&#8221; ini menurut pendapat saya menjadi barang yang sangat antik, kuno, mungkin juga tidak pernah ada di kalangan gereja Protestan. Coba sdr renungkan kembali berapa banyak kotbah pendeta di gereja anda yang mengajarkan point ketaatan ini?</p><p>Mengapa jemaat Katolik taat kepada magisterium gereja dalam pengajaran iman? Ini semata karena kami menantikan dengan PENUH IMAN JANJI TUHAN YESUS BAHWA IA AKAN MELINDUNGI GEREJANYA DAN KUASA MAUT TIDAK AKAN BERKUASA ATAS GEREJANYA.Inilah &#8220;KETAATAN&#8221; itu.dan ketaatan ini sudah cukuplah bagi kami.  Maria sangat bingung dan tidak tahu mau berbuat apa atas kabar malaikat tetapi karena ia taat maka keselamatan terjadilah. Jadi, mengapa dalam ketidaktahuan dan kebutaan kita akan maksud dan arti firman Tuhan kita mencoba mengartikannya dengan asumsi pribadi yang akan menimbulkan perpecahan gereja dan sekaligus menyangkal apa yang didoakan Tuhan Yesus supaya pengikutNya bersatu?Sungguh sangat bahaya&#8230;&#8230;.</p><p>Dan secara tekhnis , inilah yang membedakan Gereja Katolik dengan Protestan lainnya dalam pengajaran iman. Kotbah dalam Gereja Katolik tidak lebih dari 15 menit setiap Misa Kudus.Protestan bisa 1 jam. Apakah lebih lama lebih baik? Belum tentu. Gereja Katolik menjaga dalam kotbah yang singkat , padat dan jelas  untuk sekecil mungkin tercampur dengan pendapat pribadi si pastor yang berkotbah dalam menginterpretasikan kitab suci sehingga apa yang disampaikan berada dalam koridor terjemahan yang di terima olah seluruh gereja universal di seluruh dunia. Dan point pokok dalam setiap Misa kudus bukanlah kotbah. Tetapi nilai yang paling berharga di atas semua kotbah adalah perjumpaan dengan Tuhan sendiri dalam TUBUH DAN DARAHNYA. Ini sudah lebih dari cukup bagi umat Katolik,dibandingkan dengan kotbah yang panjang lebar dan ada kemungkinan besar memuat pendapat pribadi yang dapat menimbulkan perpecahan gereja</p><p>Mengenai pendapat anda ttg kesaksian di web ini, perlu ditegaskan bahwa kesaksian ini bukan untuk mengajar, tetapi untuk menguatkan. Jadi anda TIDAK PERNAH akan menemukan kesaksian umat saat kotbah Misa berlangsung. Mengapa? jawabannya sudah diuraikan di alinea sebelum ini. Jadi perlu dibedakan pengajaran dengan kesaksian(sharing). Pengajaran iman bersifat mutlak dan bukan berdasarkan kesimpulan pembicara. Kesaksian memuat pengalaman hidup yang berbeda dikaikan dengan pengajaran iman.Semoga dimengerti.Tugas seorang pendeta adalah mengajar pengajaran iman. Termasuk pdt David Minirth. jadi saya rasa pdt David tahu tugasnya sebagai pengajar iman yang seharusnya mengajarkan iman Protestan. Bagaimana kemudian ia menjadi Katolik? saya rasa hanya Roh Kudus yang tahu. dan saya tidak mau berdiskusi tentang hal ini.karena ini bukan pengajaran iman, hanya berupa kesaksian pdt David.</p><p>ingatlah sdr Kevin, ketidaktaatan Adam dan Hawa mendatangkan dosa.Ketaatan Maria dan terutama ketaatan Yesus mendatangkan keselamatan bagi semua manusia.Lantas jangan sdr bilang bahwa :&#8221; kami tidak taat pada pendeta karena pendeta adalah manusia, tapi kami taat kepada Allah.&#8221; Kalau kamu taat kepada Allah, maka kamu juga taat kepada para pilihanNYa,atau  setidaknya, kamu taat pada firmanNya bahwa Ia akan menyertai GerejaNya dan kuasa maut tidak akan menguasai GerejaNya. Kalau taat kepada firman Tuhan ini , maka kamu akan seperti Gereja Katolik yang mempercayakan seluruh hidupnya kepada PENYELENGGARAAN ILAHI. Banyak aliran dan sekte akan tetap bermunculan dan tenggelam , tetapi firman Tuhan ini akan tetap melekat pada Gereja yang dipilihNya. Yang mana? Silahkan sdr analisa dengan mendalam. Mana dari sekian puluh ribu gereja yang ada yang saling menyerang dan mengklaim diri paling benar yang merupakan Gereja yang tidak akan dikuasai oleh maut. Mulailah dari pengajaran para Rasul dan Bapa Gereja.</p><p>Semoga Tuhan memberkati sdr. Kevin</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Ingrid Listiati</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-18150</link> <dc:creator>Ingrid Listiati</dc:creator> <pubDate>Thu, 05 Aug 2010 03:29:37 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-18150</guid> <description>&lt;p&gt;Shalom Abraham Martinus,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ya, saya juga setuju bahwa Yesus tidak mau disamakan dengan patung; dan Gereja Katolik &lt;span style=&quot;text-decoration: underline;&quot;&gt;tidak pernah&lt;/span&gt; menyamakan Yesus dengan patung. Jika anda sampai berpendapat bahwa Gereja Katolik menyembah patung atau menyamakan Yesus dengan patung, anda salah paham.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Patung Yesus yang ada dalam gedung gereja atau yang ada di rumah- rumah umat Katolik, bukan untuk disamakan dengan Yesus. Patung atau gambar Yesus itu hanya simbol saja, sama seperti ketika anda memasang foto anda sekeluarga di ruang tamu rumah anda. Tentu foto itu bukan anda sendiri, dan bukan keluarga anda. Dan kalau anda saja mempunyai foto anda di rumah anda, atau di KTP anda, tentu adalah sah untuk memasang foto Tuhan kita di rumah kita, dan di rumah Tuhan (yaitu gereja). Semua orang yang berakal sehat mengetahui bahwa gambar orang itu tidak sama dengan orang yang digambarkannya, sehingga tidak perlulah anda menuduh bahwa orang Katolik menyamakan patung Yesus dengan Yesus. Adapun jika umat Katolik memasang gambar Yesus di tempat yang layak, adalah sesuatu yang normal, seperti halnya anda memperlakukan gambar foto keluarga anda di rumah anda, yang juga akan ditempatkan di tempat yang layak. Jika sampai patung/ gambar Yesus diberikan tempat yang khusus, juga merupakan sesuatu yang normal, sebab Yang digambarkan bukan orang biasa, tetapi adalah Tuhan kita. Gereja Lutheran- pun ada juga menempatkan patung Yesus di tempat yang khusus, dengan relief gambar Yesus yang diberi tempat lilin- lilin di depannya, tempat umat dapat berdoa. Silakan melihat gambarnya dalam dialog berikut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-2/#comment-14124&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Apakah Gereja Katolik menyembah berhala, dialog 1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-1/#comment-14248&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Apakah Gereja Katolik menyembah berhala, dialog 2&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/02/12/apakah-berhala-itu/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Apakah berhala itu?&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Silakan anda membacanya terlebih dahulu, sebelum anda memberikan argumen, sebab kami juga menerima dan mengamini Yes 42:8.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan, &lt;br /&gt;Ingrid Listiati- katolisitas.org&lt;/p&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Abraham Martinus,</p><p>Ya, saya juga setuju bahwa Yesus tidak mau disamakan dengan patung; dan Gereja Katolik <span
style="text-decoration: underline;">tidak pernah</span> menyamakan Yesus dengan patung. Jika anda sampai berpendapat bahwa Gereja Katolik menyembah patung atau menyamakan Yesus dengan patung, anda salah paham.</p><p>Patung Yesus yang ada dalam gedung gereja atau yang ada di rumah- rumah umat Katolik, bukan untuk disamakan dengan Yesus. Patung atau gambar Yesus itu hanya simbol saja, sama seperti ketika anda memasang foto anda sekeluarga di ruang tamu rumah anda. Tentu foto itu bukan anda sendiri, dan bukan keluarga anda. Dan kalau anda saja mempunyai foto anda di rumah anda, atau di KTP anda, tentu adalah sah untuk memasang foto Tuhan kita di rumah kita, dan di rumah Tuhan (yaitu gereja). Semua orang yang berakal sehat mengetahui bahwa gambar orang itu tidak sama dengan orang yang digambarkannya, sehingga tidak perlulah anda menuduh bahwa orang Katolik menyamakan patung Yesus dengan Yesus. Adapun jika umat Katolik memasang gambar Yesus di tempat yang layak, adalah sesuatu yang normal, seperti halnya anda memperlakukan gambar foto keluarga anda di rumah anda, yang juga akan ditempatkan di tempat yang layak. Jika sampai patung/ gambar Yesus diberikan tempat yang khusus, juga merupakan sesuatu yang normal, sebab Yang digambarkan bukan orang biasa, tetapi adalah Tuhan kita. Gereja Lutheran- pun ada juga menempatkan patung Yesus di tempat yang khusus, dengan relief gambar Yesus yang diberi tempat lilin- lilin di depannya, tempat umat dapat berdoa. Silakan melihat gambarnya dalam dialog berikut.</p><p><a
href="http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-2/#comment-14124" rel="nofollow">Apakah Gereja Katolik menyembah berhala, dialog 1</a><br
/><a
href="http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-1/#comment-14248" rel="nofollow">Apakah Gereja Katolik menyembah berhala, dialog 2</a></p><p><a
href="http://katolisitas.org/2010/02/12/apakah-berhala-itu/" rel="nofollow">Apakah berhala itu?</a></p><p>Silakan anda membacanya terlebih dahulu, sebelum anda memberikan argumen, sebab kami juga menerima dan mengamini Yes 42:8.</p><p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan, <br
/>Ingrid Listiati- katolisitas.org</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Stefanus Tay</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-18107</link> <dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator> <pubDate>Wed, 04 Aug 2010 02:27:17 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-18107</guid> <description>&lt;p&gt;Shalom Abraham,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terima kasih atas komentarnya. Kita mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan, dan saya pikir hal seperti ini tidak perlu dipertanyakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;1. Anda mengatakan &quot;&lt;span style=&quot;color: #333399;&quot;&gt;&lt;em&gt;Yesus tidak pernah berkata iman katolik tetapi ia berkata imanmu telah  menyelamatkanMu. Artinya iman yang percaya kepada Yesus dan bukan iman  yang percaya terhadap apa yang dikatakan kepausan(gereja katolik)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&quot;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;a. Memang Yesus berkata &quot;imanmu telah menyelamatkanmu&quot;. Dan iman ini memang bersumber pada Yesus. Namun, Yesus yang sama mengatakan &quot;&lt;em&gt;Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. &lt;br /&gt;56  Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. 57  Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.&lt;/em&gt;&quot; (Yoh 6:56-57). Dan Dia juga mengatakan &quot;&lt;em&gt;Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: &quot;19 Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.&quot; 20  Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: &quot;Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.&lt;/em&gt;&quot; (Lk 22:19-20)&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;b. &lt;span style=&quot;color: #800000;&quot;&gt;Dengan demikian terlihat bahwa mungkin kita mengimani Yesus yang sama, namun apakah kita juga mengimani bahwa Yesus hadir secara nyata (Tubuh, Jiwa dan ke-Allahan-Nya) dalam setiap Perjamuan Suci? Apakah kita hanya percaya sebagai simbol? Dan mengapa ada begitu banyak denominasi Kristen yang percaya bahwa Perjamuan Suci hanyalah sebagai simbol, walaupun Martin Luther percaya bahwa Yesus hadir secara nyata dalam Perjamuan Suci? Kalau ada perbedaaan demikian, dapatkan anda menjelaskan definisi iman dan bagaimana perbedaan ini dapat terjadi dan iman yang mana yang harus dipegang? Atau dapatkah anda menjelaskan perbedaaan paham predestination maupun double predestination dalam hubungannya dengan denominasi-denomasi Kristen saat ini? Manakah yang harus diimani&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: #800000;&quot;&gt;? Bukankah semuanya mendasarkan iman kepada Yesus, namun mengapa terjadi perbedaan yang kontras?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;padding-left: 40px;&quot;&gt;c. Gereja Katolik percaya bahwa apa yang diimaninya berasal dari Yesus dan tidak pernah bertentangan dengan Alkitab, yang didukung oleh tulisan Bapa Gereja. Dan ini juga berlaku untuk doktrin-doktrin yang lain. Hal ini terlihat dari konsistensi doktrin dari Alkitab, jemaat perdana, sampai saat ini. Kalau anda ingin mencari kata &quot;iman Katolik&quot;, anda dapat menemukannya di sebelah kata &quot;Trinitas&quot;. &lt;span style=&quot;color: #800000;&quot;&gt;Bukankah anda percaya akan Trinitas, walaupun kata Trinitas tidak disebutkan di dalam Alkitab?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;2. Anda mengatakan &quot;&lt;span style=&quot;color: #333399;&quot;&gt;&lt;em&gt;tunjukkan ayatnya iman katolik di alkitab dan tunjukkan pula kata katolik dalam alkitab. kalau ada saya kasih 10 juta. ha ha JBU&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&quot; Kami pernah menjawab pertanyaan ini di sini - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/12/17/nama-katolik-tidak-ada-di-alkitab/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;, yang memperlihatkan bahwa Kis 9:31 memberikan kata &quot;&lt;em&gt;Ekklesia Katha Holos&lt;/em&gt;&quot;, yang berarti Gereja Katolik. Semoga keterangan ini dapat menjawab pertanyaan anda. Saya ingin mengusulkan, kalau anda memang benar-benar ingin berdiskusi secara serius, pilihlah satu topik dan kemudian berikanlah argumentasi yang baik dan terstruktur, sehingga kita dapat membahasnya secara mendalam. Semoga hal ini dapat diterima dengan baik.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan,&lt;br /&gt;stef - katolisitas.org&lt;/p&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Abraham,</p><p>Terima kasih atas komentarnya. Kita mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan, dan saya pikir hal seperti ini tidak perlu dipertanyakan.</p><p>1. Anda mengatakan &#8220;<span
style="color: #333399;"><em>Yesus tidak pernah berkata iman katolik tetapi ia berkata imanmu telah  menyelamatkanMu. Artinya iman yang percaya kepada Yesus dan bukan iman  yang percaya terhadap apa yang dikatakan kepausan(gereja katolik)</em></span>&#8220;</p><p
style="padding-left: 40px;">a. Memang Yesus berkata &#8220;imanmu telah menyelamatkanmu&#8221;. Dan iman ini memang bersumber pada Yesus. Namun, Yesus yang sama mengatakan &#8220;<em>Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. <br
/>56  Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. 57  Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.</em>&#8221; (Yoh 6:56-57). Dan Dia juga mengatakan &#8220;<em>Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: &#8220;19 Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.&#8221; 20  Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: &#8220;Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.</em>&#8221; (Lk 22:19-20)</p><p
style="padding-left: 40px;">b. <span
style="color: #800000;">Dengan demikian terlihat bahwa mungkin kita mengimani Yesus yang sama, namun apakah kita juga mengimani bahwa Yesus hadir secara nyata (Tubuh, Jiwa dan ke-Allahan-Nya) dalam setiap Perjamuan Suci? Apakah kita hanya percaya sebagai simbol? Dan mengapa ada begitu banyak denominasi Kristen yang percaya bahwa Perjamuan Suci hanyalah sebagai simbol, walaupun Martin Luther percaya bahwa Yesus hadir secara nyata dalam Perjamuan Suci? Kalau ada perbedaaan demikian, dapatkan anda menjelaskan definisi iman dan bagaimana perbedaan ini dapat terjadi dan iman yang mana yang harus dipegang? Atau dapatkah anda menjelaskan perbedaaan paham predestination maupun double predestination dalam hubungannya dengan denominasi-denomasi Kristen saat ini? Manakah yang harus diimani</span><span
style="color: #800000;">? Bukankah semuanya mendasarkan iman kepada Yesus, namun mengapa terjadi perbedaan yang kontras?<br
/></span></p><p
style="padding-left: 40px;">c. Gereja Katolik percaya bahwa apa yang diimaninya berasal dari Yesus dan tidak pernah bertentangan dengan Alkitab, yang didukung oleh tulisan Bapa Gereja. Dan ini juga berlaku untuk doktrin-doktrin yang lain. Hal ini terlihat dari konsistensi doktrin dari Alkitab, jemaat perdana, sampai saat ini. Kalau anda ingin mencari kata &#8220;iman Katolik&#8221;, anda dapat menemukannya di sebelah kata &#8220;Trinitas&#8221;. <span
style="color: #800000;">Bukankah anda percaya akan Trinitas, walaupun kata Trinitas tidak disebutkan di dalam Alkitab?</span></p><p>2. Anda mengatakan &#8220;<span
style="color: #333399;"><em>tunjukkan ayatnya iman katolik di alkitab dan tunjukkan pula kata katolik dalam alkitab. kalau ada saya kasih 10 juta. ha ha JBU</em></span>&#8221; Kami pernah menjawab pertanyaan ini di sini &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2008/12/17/nama-katolik-tidak-ada-di-alkitab/" rel="nofollow">silakan klik</a>, yang memperlihatkan bahwa Kis 9:31 memberikan kata &#8220;<em>Ekklesia Katha Holos</em>&#8220;, yang berarti Gereja Katolik. Semoga keterangan ini dapat menjawab pertanyaan anda. Saya ingin mengusulkan, kalau anda memang benar-benar ingin berdiskusi secara serius, pilihlah satu topik dan kemudian berikanlah argumentasi yang baik dan terstruktur, sehingga kita dapat membahasnya secara mendalam. Semoga hal ini dapat diterima dengan baik.</p><p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br
/>stef &#8211; katolisitas.org</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Stefanus Tay</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-18097</link> <dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator> <pubDate>Tue, 03 Aug 2010 11:31:46 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-18097</guid> <description>Shalom Abraham,
Terima kasih atas tanggapannya. Seperti yang telah saya jelasan kepada anda, katolisitas.org adalah situs yang memberikan pengajaran Gereja Katolik. Kami terbuka kalau anda ingin berdiskusi. Adalah menjadi hak anda untuk mengatakan sesuatu yang berbeda dengan pengajaran Gereja Katolik, namun di satu sisi menjadi hak dari tim katolisitas.org untuk menyanggahnya dan memaparkan apa yang sebenarnya diajarkan oleh Gereja Katolik. Kalau anda mengatakan bahwa kami buta dan doktrin Gereja Katolik hanyalah buatan manusia semata, silakan menyebutkan satu doktrin dari Gereja Katolik yang berlawanan dengan Firman Tuhan. Dan kemudian kita dapat membahasnya secara lebih mendalam. Dengan demikian dapat terjadi dialog yang baik dan tidak hanya sekedar tuduhan yang tidak disertai dengan bukti-bukti yang baik. Semoga hal ini dapat diterima oleh Abraham.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,stef - katolisitas.org</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Abraham,<br
/> Terima kasih atas tanggapannya. Seperti yang telah saya jelasan kepada anda, katolisitas.org adalah situs yang memberikan pengajaran Gereja Katolik. Kami terbuka kalau anda ingin berdiskusi. Adalah menjadi hak anda untuk mengatakan sesuatu yang berbeda dengan pengajaran Gereja Katolik, namun di satu sisi menjadi hak dari tim katolisitas.org untuk menyanggahnya dan memaparkan apa yang sebenarnya diajarkan oleh Gereja Katolik. Kalau anda mengatakan bahwa kami buta dan doktrin Gereja Katolik hanyalah buatan manusia semata, silakan menyebutkan satu doktrin dari Gereja Katolik yang berlawanan dengan Firman Tuhan. Dan kemudian kita dapat membahasnya secara lebih mendalam. Dengan demikian dapat terjadi dialog yang baik dan tidak hanya sekedar tuduhan yang tidak disertai dengan bukti-bukti yang baik. Semoga hal ini dapat diterima oleh Abraham.<br
/> Salam kasih dalam Kristus Tuhan,stef &#8211; katolisitas.org</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Stefanus Tay</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-18085</link> <dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator> <pubDate>Tue, 03 Aug 2010 06:26:44 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-18085</guid> <description>&lt;p&gt;Shalom Abraham,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terima kasih atas tanggapannya. Menurut saya, anda sebenarnya terlalu emosional dalam menyikapi analogi yang diberikan oleh Ingrid. Silakan anda membaca secara lengkap kalimat yang ditulis, yaitu &quot;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Penghormatan&lt;/strong&gt; yang dilakukan oleh orang Katolik adalah kepada siapa yang  dilambangkan oleh patung itu, jadi hampir mirip dengan penghormatan  bendera kebangsaan. Jika kita melihat bahwa tiang bendera ditempatkan di  tempat yang layak di gedung-gedung pemerintahan, dan orang menunjukkan  sikap hormat kepada bendera pada saat menyanyikan “Indonesia Raya”,  tentu kita &lt;strong&gt;tidak &lt;/strong&gt;mengatakan bahwa orang-orang sedang “menyembah” bendera, tetapi sedang menghormati negara Indonesia.&lt;/em&gt;&quot; Jadi tidak ada yang menyamakan Yesus dengan bendera. Apalagi dengan mengingat perbedaan kata menghormati (&lt;em&gt;dulia&lt;/em&gt;) dan menyembah (&lt;em&gt;latria&lt;/em&gt;) - yang hanya dapat diberikan kepada Tuhan. Dan dalam kalimat di atas dikatakan &quot;&lt;em&gt;penghormatan&lt;/em&gt;&quot; dan bukan &quot;&lt;em&gt;penyembahan&lt;/em&gt;&quot;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Anda mengatakan bahwa iman yang anda pegang bukan karena melihat namun percaya. Namun, bukankah iman juga timbul dari pendengaran (Rm 10:17)? Iman kita bukanlah iman yang buta, namun iman yang berdasarkan fakta yang diberitakan oleh para nabi, Yesus, para rasul, yang diteruskan oleh Gereja Katolik. &lt;span style=&quot;color: #800000;&quot;&gt;&lt;em&gt;Cobalah anda melihat apa yang anda imani - sebagai contoh tentang Perjamuan Suci - dan bandingkan dengan denominasi lain. Apakah keduanya mempunyai iman yang sama? Kalau tidak sama, apakah alasannya dan manakah yang benar? &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tentang gambar dan patung, bukanlah suatu esensi agar umat Katolik dapat berdoa, namun hanya sebagai sarana yang membantu. Jadi, tanpa patung maupun gambar, umat Katolik tetap dapat berdoa dan menyelenggarakan Perjamuan Suci. Namun, pembahasan di atas hanya untuk menerangkan bahwa tidaklah benar untuk mengatakan bahwa umat Katolik menyembah berhala karena ada banyak gambar dan patung di dalam gereja Katolik. Kalau anda ingin berdiskusi secara lebih mendalam tentang hal ini, saya mengundang anda untuk membaca dan berpartisipasi dalam diskusi ini - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-2/#comment-14124&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt; dan juga di sini - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-1/#comment-14248&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;. Dan cobalah untuk memberikan argumentasi dengan baik, terstruktur dan tidak emosional. Semoga hal ini dapat diterima dengan baik.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan,&lt;br /&gt;stef - katolisitas.org&lt;/p&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Abraham,</p><p>Terima kasih atas tanggapannya. Menurut saya, anda sebenarnya terlalu emosional dalam menyikapi analogi yang diberikan oleh Ingrid. Silakan anda membaca secara lengkap kalimat yang ditulis, yaitu &#8220;<em><strong>Penghormatan</strong> yang dilakukan oleh orang Katolik adalah kepada siapa yang  dilambangkan oleh patung itu, jadi hampir mirip dengan penghormatan  bendera kebangsaan. Jika kita melihat bahwa tiang bendera ditempatkan di  tempat yang layak di gedung-gedung pemerintahan, dan orang menunjukkan  sikap hormat kepada bendera pada saat menyanyikan “Indonesia Raya”,  tentu kita <strong>tidak </strong>mengatakan bahwa orang-orang sedang “menyembah” bendera, tetapi sedang menghormati negara Indonesia.</em>&#8221; Jadi tidak ada yang menyamakan Yesus dengan bendera. Apalagi dengan mengingat perbedaan kata menghormati (<em>dulia</em>) dan menyembah (<em>latria</em>) &#8211; yang hanya dapat diberikan kepada Tuhan. Dan dalam kalimat di atas dikatakan &#8220;<em>penghormatan</em>&#8221; dan bukan &#8220;<em>penyembahan</em>&#8220;.</p><p>Anda mengatakan bahwa iman yang anda pegang bukan karena melihat namun percaya. Namun, bukankah iman juga timbul dari pendengaran (Rm 10:17)? Iman kita bukanlah iman yang buta, namun iman yang berdasarkan fakta yang diberitakan oleh para nabi, Yesus, para rasul, yang diteruskan oleh Gereja Katolik. <span
style="color: #800000;"><em>Cobalah anda melihat apa yang anda imani &#8211; sebagai contoh tentang Perjamuan Suci &#8211; dan bandingkan dengan denominasi lain. Apakah keduanya mempunyai iman yang sama? Kalau tidak sama, apakah alasannya dan manakah yang benar? </em></span></p><p>Tentang gambar dan patung, bukanlah suatu esensi agar umat Katolik dapat berdoa, namun hanya sebagai sarana yang membantu. Jadi, tanpa patung maupun gambar, umat Katolik tetap dapat berdoa dan menyelenggarakan Perjamuan Suci. Namun, pembahasan di atas hanya untuk menerangkan bahwa tidaklah benar untuk mengatakan bahwa umat Katolik menyembah berhala karena ada banyak gambar dan patung di dalam gereja Katolik. Kalau anda ingin berdiskusi secara lebih mendalam tentang hal ini, saya mengundang anda untuk membaca dan berpartisipasi dalam diskusi ini &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-2/#comment-14124" rel="nofollow">silakan klik</a> dan juga di sini &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-1/#comment-14248" rel="nofollow">silakan klik</a>. Dan cobalah untuk memberikan argumentasi dengan baik, terstruktur dan tidak emosional. Semoga hal ini dapat diterima dengan baik.</p><p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br
/>stef &#8211; katolisitas.org</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Stefanus Tay</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-18083</link> <dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator> <pubDate>Tue, 03 Aug 2010 06:07:20 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-18083</guid> <description>Shalom Abraham,
Terima kasih atas komentarnya. Saya merasa bahwa diskusi yang memberikan contoh oknum-oknum tidak akan mempunyai substansi diskusi yang baik. Oleh karena itu, kalau anda ingin berdiskusi tentang Perjamuan Suci, saya mengundang anda untuk bergabung dalam diskusi ini (&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-2/#comment-14125&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;). Dan tentang mengapa dalam Gereja Katolik sering diberikan Tubuh Kristus saja tidak beserta dengan Darah Kristus, telah dijawab di sini - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/11/20/mengapa-komuni-satu-rupa-maknanya-sama-dengan-dua-rupa/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;. Secara prinsip, Tubuh Kristus telah mengandung Darah Kristus. Silakan membaca link tersebut dan melanjutkan diskusi di link yang saya berikan. Diskusi akan lebih substansial kalau kita membahas lebih dalam tentang apakah kita percaya Yesus hadir secara nyata (Tubuh, Jiwa dan ke-Allahan) atau hanya sekedar simbol. Oleh karena itu, silakan membaca diskusi panjang di link yang saya berikan. Semoga dapat diterima.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,stef - katolisitas.org</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Abraham,<br
/> Terima kasih atas komentarnya. Saya merasa bahwa diskusi yang memberikan contoh oknum-oknum tidak akan mempunyai substansi diskusi yang baik. Oleh karena itu, kalau anda ingin berdiskusi tentang Perjamuan Suci, saya mengundang anda untuk bergabung dalam diskusi ini (<a
href="http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-2/#comment-14125" rel="nofollow">silakan klik</a>). Dan tentang mengapa dalam Gereja Katolik sering diberikan Tubuh Kristus saja tidak beserta dengan Darah Kristus, telah dijawab di sini &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2008/11/20/mengapa-komuni-satu-rupa-maknanya-sama-dengan-dua-rupa/" rel="nofollow">silakan klik</a>. Secara prinsip, Tubuh Kristus telah mengandung Darah Kristus. Silakan membaca link tersebut dan melanjutkan diskusi di link yang saya berikan. Diskusi akan lebih substansial kalau kita membahas lebih dalam tentang apakah kita percaya Yesus hadir secara nyata (Tubuh, Jiwa dan ke-Allahan) atau hanya sekedar simbol. Oleh karena itu, silakan membaca diskusi panjang di link yang saya berikan. Semoga dapat diterima.<br
/> Salam kasih dalam Kristus Tuhan,stef &#8211; katolisitas.org</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Ingrid Listiati</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-2/#comment-18066</link> <dc:creator>Ingrid Listiati</dc:creator> <pubDate>Mon, 02 Aug 2010 12:51:45 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-18066</guid> <description>Shalom Adhiatmaka,
Ya, sering kita mendengar kesalahpahaman dari saudara/i kita yang Kristen non- Katolik. Kita tidak perlu marah, sebab mungkin mereka berkata demikian, karena memang mereka diajarkan demikian. Jika ada kesempatannya, silakan anda mengutarakan ajaran Gereja Katolik, sehingga mereka dapat mengetahuinya juga.
Perihal makna tanda salib, sudah pernah dituliskan di sini,&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2009/12/02/dalamnya-makna-tanda-salib/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt; silakan klik&lt;/a&gt;.  Kita membuat tanda salib karena kita percaya dan menghormati Allah Tritunggal Maha Kudus: Allah Bapa, Putera dan Roh Kudus. Setiap kita membuat tanda salib kita mengingat dan menghormati Allah sendiri; dan meresapkan makna Pembaptisan kita, sebab hanya oleh kasih karunia Allah yang telah mengutus Putera-Nya Yesus Kristus oleh kuasa Roh Kudus, kita dapat diselamatkan.Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- katolisitas.org</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Adhiatmaka,<br
/> Ya, sering kita mendengar kesalahpahaman dari saudara/i kita yang Kristen non- Katolik. Kita tidak perlu marah, sebab mungkin mereka berkata demikian, karena memang mereka diajarkan demikian. Jika ada kesempatannya, silakan anda mengutarakan ajaran Gereja Katolik, sehingga mereka dapat mengetahuinya juga.<br
/> Perihal makna tanda salib, sudah pernah dituliskan di sini,<a
href="http://katolisitas.org/2009/12/02/dalamnya-makna-tanda-salib/" rel="nofollow"> silakan klik</a>.  Kita membuat tanda salib karena kita percaya dan menghormati Allah Tritunggal Maha Kudus: Allah Bapa, Putera dan Roh Kudus. Setiap kita membuat tanda salib kita mengingat dan menghormati Allah sendiri; dan meresapkan makna Pembaptisan kita, sebab hanya oleh kasih karunia Allah yang telah mengutus Putera-Nya Yesus Kristus oleh kuasa Roh Kudus, kita dapat diselamatkan.</p><p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br
/> Ingrid Listiati- katolisitas.org</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Adhiatmaka</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-2/#comment-18011</link> <dc:creator>Adhiatmaka</dc:creator> <pubDate>Sat, 31 Jul 2010 05:13:41 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-18011</guid> <description>Shalom Ingrid Listiati,Artikel ini sangat menarik perhatian saya karena selain yang anda sebutkan tadi, banyak sekali yang menjadi perbedaan yang mengakibatkan polemik tersendiri antara Kristen dengan katolik. Misalnya banyak yang sangat mempertentangkan adanya doa Salam Maria. Padahal Doa Salam Maria sendiri itu awalnya dari Salam yang diberikan oleh Elizabeth kepada Maria. Juga ada lagi mengenai kenapa kok kita yang katolik kalau berdoa memakai kata Dalam nama Bapa, dan Putra dan Roh Kudus. Ini dikarenakan saya juga pernah mengalami apa yang anda alami. Maksudnya saya juga pernah ke gereja kristen untuk melihat gimana cara mereka beribadah. ini sedikit sharing. Ketika itu saya duajak oleh teman saya yang beragama kristen untuk ikut kebaktian. Kebetulan sekali temanya ialah BERTOBAT LAHIR BARU. disitu pendetanya juga sempat menyinggung katanya &quot; Ngapain orang katolik kalau berdoa pakai atas nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus?&quot; dalam hati saya ini sangat menghina walau pendeta tadi bilang tidak bermaksud menghina karena ada saya. Mudah-mudahan artikel ini bisa menjadi bahan permenungan kita.  Berkat Tuhan Beserta kita.</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Ingrid Listiati,</p><p>Artikel ini sangat menarik perhatian saya karena selain yang anda sebutkan tadi, banyak sekali yang menjadi perbedaan yang mengakibatkan polemik tersendiri antara Kristen dengan katolik. Misalnya banyak yang sangat mempertentangkan adanya doa Salam Maria. Padahal Doa Salam Maria sendiri itu awalnya dari Salam yang diberikan oleh Elizabeth kepada Maria. Juga ada lagi mengenai kenapa kok kita yang katolik kalau berdoa memakai kata Dalam nama Bapa, dan Putra dan Roh Kudus. Ini dikarenakan saya juga pernah mengalami apa yang anda alami. Maksudnya saya juga pernah ke gereja kristen untuk melihat gimana cara mereka beribadah. ini sedikit sharing. Ketika itu saya duajak oleh teman saya yang beragama kristen untuk ikut kebaktian. Kebetulan sekali temanya ialah BERTOBAT LAHIR BARU. disitu pendetanya juga sempat menyinggung katanya &#8221; Ngapain orang katolik kalau berdoa pakai atas nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus?&#8221; dalam hati saya ini sangat menghina walau pendeta tadi bilang tidak bermaksud menghina karena ada saya. Mudah-mudahan artikel ini bisa menjadi bahan permenungan kita.  Berkat Tuhan Beserta kita.</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Alexander Pontoh</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-17531</link> <dc:creator>Alexander Pontoh</dc:creator> <pubDate>Fri, 23 Jul 2010 02:17:12 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-17531</guid> <description>Bisa tolong dijelaskan ajaran-ajaran manusia yang anda maksud itu yang mana?</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Bisa tolong dijelaskan ajaran-ajaran manusia yang anda maksud itu yang mana?</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Stefanus Tay</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-17515</link> <dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator> <pubDate>Thu, 22 Jul 2010 06:50:57 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-17515</guid> <description>&lt;p&gt;Shalom Abraham,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terima kasih atas tanggapannya yang menyarankan orang lain untuk tidak menanggapi. Adalah menjadi hak anda dan Lucia untuk mau atau tidak menanggapi komentar yang diberikan oleh katolisitas. Dan saya yakin anda juga menyadari, bahwa menjadi hak katolisitas untuk menanggapi atau tidak menanggapi komentar yang masuk. Kalau anda memang anda beranggapan bahwa tulisan yang saya berikan tidaklah sesuai dengan Alkitab, maka anda dapat menunjukkan bagian mana dari tulisan saya yang bertentangan dengan Alkitab. Silakan bergabung dalam diskusi ini - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;. &lt;span style=&quot;color: #800000;&quot;&gt;Kalau anda percaya anda mendengarkan Firman yang benar dan murni, maka dibagian manakah dikatakan pengajaran &lt;em&gt;Sola Scriptura&lt;/em&gt; dan bagaimana anda menerangkan pengajaran yang benar dan murni dengan perpecahan 28,000 denominasi Kristen? Bagaimanakah menentukan gereja mana yang benar-benar menjalankan Firman secara benar dan murni?&lt;/span&gt; Silakan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang saya berikan, sehingga kita dapat meneruskan diskusi ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan,&lt;br /&gt;stef - katolisitas.org&lt;/p&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Abraham,</p><p>Terima kasih atas tanggapannya yang menyarankan orang lain untuk tidak menanggapi. Adalah menjadi hak anda dan Lucia untuk mau atau tidak menanggapi komentar yang diberikan oleh katolisitas. Dan saya yakin anda juga menyadari, bahwa menjadi hak katolisitas untuk menanggapi atau tidak menanggapi komentar yang masuk. Kalau anda memang anda beranggapan bahwa tulisan yang saya berikan tidaklah sesuai dengan Alkitab, maka anda dapat menunjukkan bagian mana dari tulisan saya yang bertentangan dengan Alkitab. Silakan bergabung dalam diskusi ini &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/" rel="nofollow">silakan klik</a>. <span
style="color: #800000;">Kalau anda percaya anda mendengarkan Firman yang benar dan murni, maka dibagian manakah dikatakan pengajaran <em>Sola Scriptura</em> dan bagaimana anda menerangkan pengajaran yang benar dan murni dengan perpecahan 28,000 denominasi Kristen? Bagaimanakah menentukan gereja mana yang benar-benar menjalankan Firman secara benar dan murni?</span> Silakan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang saya berikan, sehingga kita dapat meneruskan diskusi ini.</p><p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br
/>stef &#8211; katolisitas.org</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Stefanus Tay</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-17514</link> <dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator> <pubDate>Thu, 22 Jul 2010 06:40:09 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-17514</guid> <description>&lt;p&gt;Shalom Abraham Martinus,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terima kasih atas tanggapannya dalam diskusi ini. Menurut pendapat saya, pernyataan yang menyatakan orang lain &quot;bebal&quot; tanpa memberikan argumentasi yang baik, sebenarnya justru memperlemah posisi anda. Oleh karena itu, kalau anda memang mau berdiskusi tentang berbagai doktrin Gereja Katolik, maka silakan untuk bergabung dalam diskusi antara saya dan Sherly - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-2/#1-sembilan-point-diskusi-dengan-sherly-silakan-klik&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt; dan Indah - &lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/#2-sembilan-point-diskusi-dengan-indah-silakan-klik&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;. Dalam dialog tersebut, anda mempunyai kesempatan untuk mengungkapkan argumentasi anda secara baik. Dan kalau orang tua anda beragama Katolik (yang anda sebut &quot;gereja lama&quot;) dan anda ingin mengubah agama mereka karena anda pandang iman Katolik adalah salah, maka saya bersedia berdiskusi dengan anda tentang berbagai topik sekitar iman Katolik. Dengan demikian, anda mempunyai kesempatan untuk mengemukakan keberatan tentang iman Katolik yang anda pandang salah. Semoga hal ini dapat diterima.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dalam Kristus Tuhan,&lt;br /&gt;stef - katolisitas.org&lt;/p&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Abraham Martinus,</p><p>Terima kasih atas tanggapannya dalam diskusi ini. Menurut pendapat saya, pernyataan yang menyatakan orang lain &#8220;bebal&#8221; tanpa memberikan argumentasi yang baik, sebenarnya justru memperlemah posisi anda. Oleh karena itu, kalau anda memang mau berdiskusi tentang berbagai doktrin Gereja Katolik, maka silakan untuk bergabung dalam diskusi antara saya dan Sherly &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/comment-page-2/#1-sembilan-point-diskusi-dengan-sherly-silakan-klik" rel="nofollow">silakan klik</a> dan Indah &#8211; <a
href="http://katolisitas.org/2010/04/01/mengapa-berpindah-dari-gereja-katolik-ke-gereja-lain/#2-sembilan-point-diskusi-dengan-indah-silakan-klik" rel="nofollow">silakan klik</a>. Dalam dialog tersebut, anda mempunyai kesempatan untuk mengungkapkan argumentasi anda secara baik. Dan kalau orang tua anda beragama Katolik (yang anda sebut &#8220;gereja lama&#8221;) dan anda ingin mengubah agama mereka karena anda pandang iman Katolik adalah salah, maka saya bersedia berdiskusi dengan anda tentang berbagai topik sekitar iman Katolik. Dengan demikian, anda mempunyai kesempatan untuk mengemukakan keberatan tentang iman Katolik yang anda pandang salah. Semoga hal ini dapat diterima.</p><p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br
/>stef &#8211; katolisitas.org</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Abraham Martinus Setyabudi</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-17485</link> <dc:creator>Abraham Martinus Setyabudi</dc:creator> <pubDate>Tue, 20 Jul 2010 15:44:53 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-17485</guid> <description>@ ingrid
hebat ya katolik semua umatnya mempunyai wewenang bilang boleh atau ga tapi tidak berdasarkan firman Tuhan. sekarang saya tanya, semua orang mati di katolik pasti didoakan arwah kan? jadi semua orang katolik masuk api pencucian? kasian banget umat katolik. mau kesurga aja harus dibakar dulu? apa ga gosong? anda yakin dengan doa anda yang salah bisa menghantar arwah ke surga? yang membuat kita dikenal di surga adalah darah Yesus, karena darah Yesus yang memateraikan kita karena kita sudah dibayar lunas. mendoakan orang mati merupakan bentuk ketidak percayaan orang katolik akan penebusan Yesus dengan darah yang mahal oleh karena itu mereka dengan kekuatannya sendiri melalui doa untuk menghantar mereka ke surga. tapi sayangnya ga bisa. kasian. cape deh orang katolik. trus bagaimana ukurannya doa mu sudah menghantarkan jiwa orang itu kesurga? bukankah kamu sendiri berdoa arwah terus seumur hidupmu. itu menunjukkan kamu juga ga tau kan? kalau ga tau dan ga pasti ngapain kamu lakukan. cape tau. kalo firman Tuhan sih iya dan Amin, kalo api pencucian sama2 buta tapi sombong saling menuntun lagi didepan ada lubang neraka dikira api pencucian karena sama2 panasdan 2 orang buta itu akan berteriak panaaaaaaaaaaaaas. mumpung belum mending percaya Yesus aja deh pasti masuk surag kok. Oke? JBU..........</description> <content:encoded><![CDATA[<p>@ ingrid<br
/> hebat ya katolik semua umatnya mempunyai wewenang bilang boleh atau ga tapi tidak berdasarkan firman Tuhan. sekarang saya tanya, semua orang mati di katolik pasti didoakan arwah kan? jadi semua orang katolik masuk api pencucian? kasian banget umat katolik. mau kesurga aja harus dibakar dulu? apa ga gosong? anda yakin dengan doa anda yang salah bisa menghantar arwah ke surga? yang membuat kita dikenal di surga adalah darah Yesus, karena darah Yesus yang memateraikan kita karena kita sudah dibayar lunas. mendoakan orang mati merupakan bentuk ketidak percayaan orang katolik akan penebusan Yesus dengan darah yang mahal oleh karena itu mereka dengan kekuatannya sendiri melalui doa untuk menghantar mereka ke surga. tapi sayangnya ga bisa. kasian. cape deh orang katolik. trus bagaimana ukurannya doa mu sudah menghantarkan jiwa orang itu kesurga? bukankah kamu sendiri berdoa arwah terus seumur hidupmu. itu menunjukkan kamu juga ga tau kan? kalau ga tau dan ga pasti ngapain kamu lakukan. cape tau. kalo firman Tuhan sih iya dan Amin, kalo api pencucian sama2 buta tapi sombong saling menuntun lagi didepan ada lubang neraka dikira api pencucian karena sama2 panasdan 2 orang buta itu akan berteriak panaaaaaaaaaaaaas. mumpung belum mending percaya Yesus aja deh pasti masuk surag kok. Oke? JBU&#8230;&#8230;&#8230;.</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Abraham Martinus Setyabudi</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-17480</link> <dc:creator>Abraham Martinus Setyabudi</dc:creator> <pubDate>Tue, 20 Jul 2010 14:00:27 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-17480</guid> <description>@ stefanus
Tuhannya orang Katolik siapa? Kalau Tuhan Kami di Tiberias adalah Yesus, Yesus tidak pernah berkata iman katolik tetapi ia berkata imanmu telah menyelamatkanMu. Artinya iman yang percaya kepada Yesus dan bukan iman yang percaya terhadap apa yang dikatakan kepausan(gereja katolik). tunjukkan ayatnya iman katolik di alkitab dan tunjukkan pula kata katolik dalam alkitab. kalau ada saya kasih 10 juta. ha ha JBU</description> <content:encoded><![CDATA[<p>@ stefanus<br
/> Tuhannya orang Katolik siapa? Kalau Tuhan Kami di Tiberias adalah Yesus, Yesus tidak pernah berkata iman katolik tetapi ia berkata imanmu telah menyelamatkanMu. Artinya iman yang percaya kepada Yesus dan bukan iman yang percaya terhadap apa yang dikatakan kepausan(gereja katolik). tunjukkan ayatnya iman katolik di alkitab dan tunjukkan pula kata katolik dalam alkitab. kalau ada saya kasih 10 juta. ha ha JBU</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Abraham Martinus Setyabudi</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-17462</link> <dc:creator>Abraham Martinus Setyabudi</dc:creator> <pubDate>Mon, 19 Jul 2010 17:54:04 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-17462</guid> <description>@Sherly &amp; Lucia
Iya bener mereka orang2 bebal. Biar Tuhan sendiri yang mengubahkan mereka kita doa aja untuk mereka, Saya juga lagi berdoa untuk ortu saya yang masih terikat dengan gereja lama. dukung doa ya JBU Always</description> <content:encoded><![CDATA[<p>@Sherly &amp; Lucia<br
/> Iya bener mereka orang2 bebal. Biar Tuhan sendiri yang mengubahkan mereka kita doa aja untuk mereka, Saya juga lagi berdoa untuk ortu saya yang masih terikat dengan gereja lama. dukung doa ya JBU Always</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Abraham Martinus Setyabudi</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-17461</link> <dc:creator>Abraham Martinus Setyabudi</dc:creator> <pubDate>Mon, 19 Jul 2010 17:39:47 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-17461</guid> <description>@johanes
Anda mengikuti sesuatu berdasarkan kesaksian orang lain, sekarang saya tanya gimana kalau orang bersaksi bahwa dia diselamatkan oleh seseorang selain Tuhan Yesus apa anda juga mengikutinya? Hanya firman saja yang benar, karena Yesus adalah firman yang menjadi manusia, dan Dia adalah kebenaran itu sendiri, Didalam dirinya tidak ada dusta, Kami di Tiberias diselamatkan oleh Yesus 2000 tahun yang lalu, dan kami di Tiberias baru baru menyadari kasih Tuhan Yang sangat besar ini, Yesus tidak pernah bohong tetapi manusia yang disusupi oleh penyesat yang bohong. Tetapi sayangnya di gereja anda perjamuan kudus sudah dikurangi menjadi Tubuh saja, bukannya darah Yesus amat penting berkaitan dengan keselamatan? Kalau kasus belum habis terus dibuang itu oknum orangnya aja, jadi bukan sengaja, Yesus lebih tau dari anda. Firman jangan dipotong2 gitu, Kita ada muzizat karena kepercayaan kita Dalam Nama Yesus, kehendak Bapa adalah percaya kepada Anak. Jadi apa yang salah? JBU All</description> <content:encoded><![CDATA[<p>@johanes<br
/> Anda mengikuti sesuatu berdasarkan kesaksian orang lain, sekarang saya tanya gimana kalau orang bersaksi bahwa dia diselamatkan oleh seseorang selain Tuhan Yesus apa anda juga mengikutinya? Hanya firman saja yang benar, karena Yesus adalah firman yang menjadi manusia, dan Dia adalah kebenaran itu sendiri, Didalam dirinya tidak ada dusta, Kami di Tiberias diselamatkan oleh Yesus 2000 tahun yang lalu, dan kami di Tiberias baru baru menyadari kasih Tuhan Yang sangat besar ini, Yesus tidak pernah bohong tetapi manusia yang disusupi oleh penyesat yang bohong. Tetapi sayangnya di gereja anda perjamuan kudus sudah dikurangi menjadi Tubuh saja, bukannya darah Yesus amat penting berkaitan dengan keselamatan? Kalau kasus belum habis terus dibuang itu oknum orangnya aja, jadi bukan sengaja, Yesus lebih tau dari anda. Firman jangan dipotong2 gitu, Kita ada muzizat karena kepercayaan kita Dalam Nama Yesus, kehendak Bapa adalah percaya kepada Anak. Jadi apa yang salah? JBU All</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Abraham Martinus Setyabudi</title><link>http://katolisitas.org/2008/07/12/orang-katolik-tidak-menyembah-patung/comment-page-1/#comment-17459</link> <dc:creator>Abraham Martinus Setyabudi</dc:creator> <pubDate>Mon, 19 Jul 2010 17:14:28 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=201#comment-17459</guid> <description>Jangan ditanggapi Lucia, stefanus berbicara tidak hanya tentang Alkitab tetapi alkitab yang sudah ditambahi dengan ajaran2 manusia jadi ga bakal ketemu. hukuman menambahi firman Tuhan Sudah menanti di kitab wahyu. Kita berdoa aja untuk saudara kita stefanus agar dia hanya mendengar Firman Yang Benar dan murni. No Added</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Jangan ditanggapi Lucia, stefanus berbicara tidak hanya tentang Alkitab tetapi alkitab yang sudah ditambahi dengan ajaran2 manusia jadi ga bakal ketemu. hukuman menambahi firman Tuhan Sudah menanti di kitab wahyu. Kita berdoa aja untuk saudara kita stefanus agar dia hanya mendengar Firman Yang Benar dan murni. No Added</p> ]]></content:encoded> </item> </channel> </rss>
<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk
Page Caching using disk (user agent is rejected)
Database Caching 44/99 queries in 0.356 seconds using disk

Served from: katolisitas.org @ 2010-09-10 03:33:25 -->