<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
> <channel><title>Comments on: Apakah Berdoa itu Percuma (bagian 2)</title> <atom:link href="http://katolisitas.org/2008/06/24/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://katolisitas.org/2008/06/24/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-2/</link> <description>Mengetahui dan Mengasihi iman Katolik</description> <lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2010 08:45:03 +0700</lastBuildDate> <generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <item><title>By: Stefanus Tay</title><link>http://katolisitas.org/2008/06/24/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-2/comment-page-1/#comment-11257</link> <dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator> <pubDate>Sat, 06 Feb 2010 20:10:16 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=167#comment-11257</guid> <description>Shalom Aldo,Terima kasih atas komentarnya. Memang doa tidak dapat merubah Tuhan, karena tidak ada perubahan di dalam Tuhan. Kalau demikian mengapa kita berdoa? Salah satu jawaban adalah sepanjang segala abad, Tuhan telah melihat bahwa Dia akan memberikan kepada kita apa yang kita minta dalam doa. Dan dengan doa, disposisi hati kita diubah, sehingga kita dapat mengikuti kehendak Tuhan, sehingga kehendak kita dapat sejalan dengan Tuhan.
Seberapa detil rancangan Tuhan dalam hidup kita, adalah sesuatu yang perlu didefinisikan terlebih dahulu kata &quot;detil rancangan&quot;. Kalau maksudnya Tuhan tahu kita makan apa nanti malam, maka itu adalah satu hal yang pasti, karena Tuhan maha tahu. Namun, kalau maksudnya kita harus memohon-mohon kepada Tuhan dengan doa Novena 9 hari berturut-turut untuk dapat makan ayam pada saat makan malam, padahal kita mempunyai uang untuk membeli, maka itu terlalu berlebih-lebihan. Jangan lupa juga, bahwa Tuhan bekerja melalui akal budi kita. Semoga dapat menjawab pertanyaan Aldo.Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef - www.katolisitas.org</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Aldo,</p><p>Terima kasih atas komentarnya. Memang doa tidak dapat merubah Tuhan, karena tidak ada perubahan di dalam Tuhan. Kalau demikian mengapa kita berdoa? Salah satu jawaban adalah sepanjang segala abad, Tuhan telah melihat bahwa Dia akan memberikan kepada kita apa yang kita minta dalam doa. Dan dengan doa, disposisi hati kita diubah, sehingga kita dapat mengikuti kehendak Tuhan, sehingga kehendak kita dapat sejalan dengan Tuhan.<br
/> Seberapa detil rancangan Tuhan dalam hidup kita, adalah sesuatu yang perlu didefinisikan terlebih dahulu kata &#8220;detil rancangan&#8221;. Kalau maksudnya Tuhan tahu kita makan apa nanti malam, maka itu adalah satu hal yang pasti, karena Tuhan maha tahu. Namun, kalau maksudnya kita harus memohon-mohon kepada Tuhan dengan doa Novena 9 hari berturut-turut untuk dapat makan ayam pada saat makan malam, padahal kita mempunyai uang untuk membeli, maka itu terlalu berlebih-lebihan. Jangan lupa juga, bahwa Tuhan bekerja melalui akal budi kita. Semoga dapat menjawab pertanyaan Aldo.</p><p>Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br
/> stef &#8211; <a
href="http://www.katolisitas.org" rel="nofollow">http://www.katolisitas.org</a></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: aldo</title><link>http://katolisitas.org/2008/06/24/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-2/comment-page-1/#comment-11036</link> <dc:creator>aldo</dc:creator> <pubDate>Thu, 04 Feb 2010 05:34:26 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=167#comment-11036</guid> <description>Jadi doa tidak dapat merubah rancangan Tuhan, tapi merubah diri kita. Berarti dengan berdoa kita jadi bisa menerima kehendak Tuhan dan yakin itu yang terbaik dan memang saya percaya rancangan Tuhan itu yang paling indah. jadi untuk apa lagi kita meminta2 sama Tuhan dalam doa kita, kalo dia sudah merencanakan semuanya?bukunkah lebih baik kita meminta sikap penyerahan diri yang sungguh dalam doa kita?
Satu pertanyaannya lagi, seberapa detailkah rencana Tuhan itu? apa menu makan malam kita nanti malam sudah direncanakan Tuhan?terima kasih
selamat siang
Terus bekarya, Tuhan memberkati!</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Jadi doa tidak dapat merubah rancangan Tuhan, tapi merubah diri kita. Berarti dengan berdoa kita jadi bisa menerima kehendak Tuhan dan yakin itu yang terbaik dan memang saya percaya rancangan Tuhan itu yang paling indah. jadi untuk apa lagi kita meminta2 sama Tuhan dalam doa kita, kalo dia sudah merencanakan semuanya?bukunkah lebih baik kita meminta sikap penyerahan diri yang sungguh dalam doa kita?<br
/> Satu pertanyaannya lagi, seberapa detailkah rencana Tuhan itu? apa menu makan malam kita nanti malam sudah direncanakan Tuhan?</p><p>terima kasih<br
/> selamat siang<br
/> Terus bekarya, Tuhan memberkati!</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Stefanus Tay</title><link>http://katolisitas.org/2008/06/24/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-2/comment-page-1/#comment-11026</link> <dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator> <pubDate>Thu, 04 Feb 2010 00:59:18 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=167#comment-11026</guid> <description>Shalom Aldo,
Terima kasih atas komentarnya. Untuk menjawab pertanyaan anda apakah dosa dapat merubah rencana Tuhan atau tidak, silakan membaca kelanjutan dari artikel tersebut, yaitu bagian-3 di sini (&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/06/27/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-3/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;).
Semoga dapat menjawab pertanyaan anda.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef - www.katolisitas.org</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Aldo,<br
/> Terima kasih atas komentarnya. Untuk menjawab pertanyaan anda apakah dosa dapat merubah rencana Tuhan atau tidak, silakan membaca kelanjutan dari artikel tersebut, yaitu bagian-3 di sini (<a
href="http://katolisitas.org/2008/06/27/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-3/" rel="nofollow">silakan klik</a>).<br
/> Semoga dapat menjawab pertanyaan anda.<br
/> Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br
/> stef &#8211; <a
href="http://www.katolisitas.org" rel="nofollow">http://www.katolisitas.org</a></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: aldo</title><link>http://katolisitas.org/2008/06/24/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-2/comment-page-1/#comment-11025</link> <dc:creator>aldo</dc:creator> <pubDate>Thu, 04 Feb 2010 00:35:03 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=167#comment-11025</guid> <description>penjelasanya ga menjawab pertanyaan. sebenarnya apa doa bisa merubah rencana Tuhan apa rencana Tuhan tidak bisa  berubah?terima kasih.
Tuhan memberkati</description> <content:encoded><![CDATA[<p>penjelasanya ga menjawab pertanyaan. sebenarnya apa doa bisa merubah rencana Tuhan apa rencana Tuhan tidak bisa  berubah?</p><p>terima kasih.<br
/> Tuhan memberkati</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Stefanus Tay</title><link>http://katolisitas.org/2008/06/24/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-2/comment-page-1/#comment-3983</link> <dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator> <pubDate>Fri, 26 Jun 2009 21:15:20 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=167#comment-3983</guid> <description>Shalom Marcelo Ginting,
Terima kasih atas tanggapannya tentang kondisi terkabulnya suatu doa. Saya setuju bahwa semua &quot;&lt;em&gt;faculty&lt;/em&gt;&quot; manusia, baik tubuh, jiwa, dan roh (definisi yang lain adalah: tubuh dan jiwa - namun jiwa yang bersifat spiritual) harus terarah kepada Tuhan secara penuh. Dan tiga elemen dasar (meminjam istilah Marcelo) &lt;strong&gt;sudah seharusnya menyelaraskan diri untuk dapat meminta sesuai dengan kehendak Allah&lt;/strong&gt;. Oleh karena itu, doa harus dibuat dengan iman, pengharapan dan kasih (tiga kebajikan Ilahi). Pembahasan tentang ini, silakan membaca artikel &quot;Apakah berdoa itu percuma - bagian 3&quot; (&lt;a href=&quot;http://katolisitas.org/2008/06/27/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-3/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;silakan klik&lt;/a&gt;). &lt;strong&gt;Semakin kebajikan Ilahi dalam diri kita mendekati dan sesuai dengan keinginan Tuhan, maka semakin besar doa kita akan dikabulkan Tuhan. &lt;/strong&gt;
Jadi, apapun bentuk doanya, kita senantias harus meniru teladan Yesus &quot;&lt;em&gt;Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: &quot;Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&quot; (Mt 26:39)
Semoga doa Yesus ini senantiasa menjadi inspirasi kita dalam mengajukan permohonan kepada Tuhan.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef - www.katolisitas.org</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Marcelo Ginting,<br
/> Terima kasih atas tanggapannya tentang kondisi terkabulnya suatu doa. Saya setuju bahwa semua &quot;<em>faculty</em>&quot; manusia, baik tubuh, jiwa, dan roh (definisi yang lain adalah: tubuh dan jiwa &#8211; namun jiwa yang bersifat spiritual) harus terarah kepada Tuhan secara penuh. Dan tiga elemen dasar (meminjam istilah Marcelo) <strong>sudah seharusnya menyelaraskan diri untuk dapat meminta sesuai dengan kehendak Allah</strong>. Oleh karena itu, doa harus dibuat dengan iman, pengharapan dan kasih (tiga kebajikan Ilahi). Pembahasan tentang ini, silakan membaca artikel &quot;Apakah berdoa itu percuma &#8211; bagian 3&quot; (<a
href="http://katolisitas.org/2008/06/27/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-3/" rel="nofollow">silakan klik</a>). <strong>Semakin kebajikan Ilahi dalam diri kita mendekati dan sesuai dengan keinginan Tuhan, maka semakin besar doa kita akan dikabulkan Tuhan. </strong><br
/> Jadi, apapun bentuk doanya, kita senantias harus meniru teladan Yesus &quot;<em>Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: &quot;Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, </em><strong><em>tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.</em></strong>&quot; (Mt 26:39)<br
/> Semoga doa Yesus ini senantiasa menjadi inspirasi kita dalam mengajukan permohonan kepada Tuhan.<br
/> Salam kasih dalam Kristus Tuhan,<br
/> stef &#8211; <a
href="http://www.katolisitas.org" rel="nofollow">http://www.katolisitas.org</a></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: J.Marsello Ginting</title><link>http://katolisitas.org/2008/06/24/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-2/comment-page-1/#comment-3905</link> <dc:creator>J.Marsello Ginting</dc:creator> <pubDate>Tue, 23 Jun 2009 04:33:11 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=167#comment-3905</guid> <description>Terkabulnya suatu doa menurut saya sangat tergantung dari 3 element mendasar yaitu : Tubuh, Jiwa dan Roh.Yang saya maksudkan adalah, semua komponen tubuh kita yang selalu saya sebutkan ke lima panca indara: Mata,Telinga,Hidung,Lidah,Kulit kita harus terpokus kepada doa kita.Demikian Jiwa, yaitu : Pikiran,Kehendak,dan Perasaan harus terpokus ke pada apa yang sedang kita doakan.Dan yang terkhir yang tidak kalah pentingnya adalah Roh.Sewaktu berdoa, mau tidak mau agar doa kita terkabul haru kita gunakan &quot;bahasa&quot; Roh.Hal terpaut dengan terminologi bahwa Allah itu adalah Roh.Yang saya maksudkan &quot;bahasa&quot; Roh di sini, lebih sebagai suatu alat komunikasi.Hubungan selalu membutuhkan perantara, dan perantara yang saya maksutkan adalah &quot;bahasa&quot;.Bahasa yang saya maksudkan di sini, bukan trance yang sering diartikan orang, melainkan bhs yang komunikatif.Bahasa yang komunikatif adalah dua orang yang sedang mengadakan dialogis.Artinya, ada yang mendengarkan.Untuk mendengarkan dibutuhkan suasanya yang sepi.Jadi saat kita berdoa usahakan hanya satu suara yang kita dengar, yaitu : suara Allah.Hal itu hanya mungkin tercapai kalau kita dalam keadaan tidak mendengarkan suara lainnnya.Demikian dulu.
Salam dari www.marselloginting.com
WWW.RARSULBARNABAS.COM</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Terkabulnya suatu doa menurut saya sangat tergantung dari 3 element mendasar yaitu : Tubuh, Jiwa dan Roh.</p><p>Yang saya maksudkan adalah, semua komponen tubuh kita yang selalu saya sebutkan ke lima panca indara: Mata,Telinga,Hidung,Lidah,Kulit kita harus terpokus kepada doa kita.</p><p>Demikian Jiwa, yaitu : Pikiran,Kehendak,dan Perasaan harus terpokus ke pada apa yang sedang kita doakan.</p><p>Dan yang terkhir yang tidak kalah pentingnya adalah Roh.Sewaktu berdoa, mau tidak mau agar doa kita terkabul haru kita gunakan &#8220;bahasa&#8221; Roh.Hal terpaut dengan terminologi bahwa Allah itu adalah Roh.Yang saya maksudkan &#8220;bahasa&#8221; Roh di sini, lebih sebagai suatu alat komunikasi.Hubungan selalu membutuhkan perantara, dan perantara yang saya maksutkan adalah &#8220;bahasa&#8221;.Bahasa yang saya maksudkan di sini, bukan trance yang sering diartikan orang, melainkan bhs yang komunikatif.Bahasa yang komunikatif adalah dua orang yang sedang mengadakan dialogis.Artinya, ada yang mendengarkan.Untuk mendengarkan dibutuhkan suasanya yang sepi.Jadi saat kita berdoa usahakan hanya satu suara yang kita dengar, yaitu : suara Allah.Hal itu hanya mungkin tercapai kalau kita dalam keadaan tidak mendengarkan suara lainnnya.</p><p>Demikian dulu.<br
/> Salam dari <a
href="http://www.marselloginting.com" rel="nofollow">http://www.marselloginting.com</a><br
/> <a
href="http://WWW.RARSULBARNABAS.COM" rel="nofollow">http://WWW.RARSULBARNABAS.COM</a></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Veronica</title><link>http://katolisitas.org/2008/06/24/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-2/comment-page-1/#comment-3783</link> <dc:creator>Veronica</dc:creator> <pubDate>Sun, 14 Jun 2009 02:15:45 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=167#comment-3783</guid> <description>Yakinlah, bahwa dalam doa kita selalu mendapatkan sesuatu. Ketika doa kita dikabulkan, Tuhan menambah iman kita. Ketika Tuhan belum mengabulkan doa kita, DIA menambah kesabaran kita. Ketika Tuhan menjawab, tetapi jawaban itu tidak sesuai dengan harapan kita, sesungguhnya DIA telah memilih yang terbaik untuk kita.</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Yakinlah, bahwa dalam doa kita selalu mendapatkan sesuatu. Ketika doa kita dikabulkan, Tuhan menambah iman kita. Ketika Tuhan belum mengabulkan doa kita, DIA menambah kesabaran kita. Ketika Tuhan menjawab, tetapi jawaban itu tidak sesuai dengan harapan kita, sesungguhnya DIA telah memilih yang terbaik untuk kita.</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Stefanus Tay</title><link>http://katolisitas.org/2008/06/24/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-2/comment-page-1/#comment-2445</link> <dc:creator>Stefanus Tay</dc:creator> <pubDate>Fri, 20 Mar 2009 19:23:06 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=167#comment-2445</guid> <description>&lt;p&gt;Shalom Thomas,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terima kasih atas kunjungannya ke katolisitas.org. Untuk mengetahui artikel maupun pesan yang baru dari katolisitas, silakan subscribe/berlangganan lewat RSS, dimana dapat clik disini: &lt;br /&gt;
- Untuk berlangganan artikel: http://katolisitas.org/feed/ &lt;br /&gt;
- Untuk berlangganan pesan tanya- jawab: http://katolisitas.org/comments/feed/ &lt;br /&gt;
Mohon maaf, bahwa sementara ini kami masih belum bisa memberikan berita terbaru lewat e-mail.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salam kasih dari www.katolisitas.org &lt;br /&gt;
stef&lt;/p&gt;</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Shalom Thomas,</p><p>Terima kasih atas kunjungannya ke katolisitas.org. Untuk mengetahui artikel maupun pesan yang baru dari katolisitas, silakan subscribe/berlangganan lewat RSS, dimana dapat clik disini: <br
/> - Untuk berlangganan artikel: <a
href="http://katolisitas.org/feed/" rel="nofollow">http://katolisitas.org/feed/</a> <br
/> - Untuk berlangganan pesan tanya- jawab: <a
href="http://katolisitas.org/comments/feed/" rel="nofollow">http://katolisitas.org/comments/feed/</a> <br
/> Mohon maaf, bahwa sementara ini kami masih belum bisa memberikan berita terbaru lewat e-mail.</p><p>Salam kasih dari <a
href="http://www.katolisitas.org" rel="nofollow">http://www.katolisitas.org</a> <br
/> stef</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: thomas suheri kartawijaya</title><link>http://katolisitas.org/2008/06/24/apakah-berdoa-itu-percuma-bagian-2/comment-page-1/#comment-2438</link> <dc:creator>thomas suheri kartawijaya</dc:creator> <pubDate>Fri, 20 Mar 2009 08:05:14 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://katolisitas.org/?p=167#comment-2438</guid> <description>mohon dikirimkan setiap ada berita/artikel/pesan/informasi gereja yang baru  ke alamat e-mail saya.
terima kasih.</description> <content:encoded><![CDATA[<p>mohon dikirimkan setiap ada berita/artikel/pesan/informasi gereja yang baru  ke alamat e-mail saya.<br
/> terima kasih.</p> ]]></content:encoded> </item> </channel> </rss>
<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk
Page Caching using disk (user agent is rejected)
Database Caching 32/63 queries in 0.094 seconds using disk

Served from: katolisitas.org @ 2010-09-10 03:25:05 -->