Siapakah tujuh gereja di Asia Kecil?

10

Pertanyaan:

Dear Stefanus

Anda menulis sbb :
Tujuh juga melambangkan “totality”. Dan kesatuan ini adalah sesuatu yang “universal”/umum atau katolik. Jadi, tujuh gereja dan gereja-gereja lain adalah tergabung dalam Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik. Dan inilah Gereja Katolik.

Apakah maksud anda seluruh karakter 7 gereja tsb ada di dalam gereja katholik ?

Sebab hampir semua dari 7 gereja ini tidak ada yang baik dihadapan Allah, semua dicela,apalagi Laodikia mau dimuntahkan oleh Allah dan hanya Filadelfia yang baik.
Salam – Machmud

Jawaban:

Shalom Machmud,

Terima kasih atas tanggapannya. Saya memang mengatakan bahwa Gereja Katolik yang satu, kudus, satu, dan apostolik adalah semua gereja, termasuk gereja perdana yang disebutkan di dalam Alkitab, tujuh Gereja di Asia Minor, juga semua gereja setelah itu dan sampai saat ini yang mempunyai kesatuan dengan Paus, sebagai pemimpin Gereja Katolik tertinggi, yang menjadi penerus rasul Petrus, yang diberi kuasa oleh Yesus sendiri untuk memimpin Gereja (Mt 16:18) dan untuk menggembalakan umat Allah (Jn 21:15-19). Oleh karena itu:

1) Tujuh gereja di Asia Minor adalah merupakan bagian dari Gereja Katolik. Sama seperti Gereja Katolik ada di seluruh negara, termasuk Indonesia, Asean, Amerika, Afrika, dll. Di masing-masing negara, Gereja Katolik dibagi dalam beberapa keuskupan (dipimpin oleh seorang uskup), yang terdiri dari banyak paroki. Maka adalah wajar, kalau misalkan beberapa paroki tidak melakukan apa yang diperintahkan oleh Kristus dan Gereja-Nya, maka akan mendapatkan teguran dari uskup.

2) Mari kita melihat apa yang menjadi masalah dari tujuh Gereja yang disebutkan di kitab Wahyu. Kalau kita melihat surat teguran ini ditujukan kepada malaikat dari tujuh Gereja tersebut (contoh Why 2:1). Dan malaikat ini dapat diartikan sebagai uskup / pejabat Gereja yang diberi wewenang untuk menggembalakan umat.

a) Gereja di Efesus “1 “Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Efesus: Inilah firman dari Dia, yang memegang ketujuh bintang itu di tangan kanan-Nya dan berjalan di antara ketujuh kaki dian emas itu. 2 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta. 3 Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah. 4 Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. 5 Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat. 6 Tetapi ini yang ada padamu, yaitu engkau membenci segala perbuatan pengikut-pengikut Nikolaus, yang juga Kubenci. 7 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah.” (Why 2:1-7)

b) Gereja di Smirna “1 “8 “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna: Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yang telah mati dan hidup kembali: 9 Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmunamun engkau kaya–dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis. 10 Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan. 11 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua.”
(Why 2:8-11).

c) Gereja di Pergamus12 “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Pergamus: Inilah firman Dia, yang memakai pedang yang tajam dan bermata dua: 13 Aku tahu di mana engkau diam, yaitu di sana, di tempat takhta Iblis; dan engkau berpegang kepada nama-Ku, dan engkau tidak menyangkal imanmu kepada-Ku, juga tidak pada zaman Antipas, saksi-Ku, yang setia kepada-Ku, yang dibunuh di hadapan kamu, di mana Iblis diam. 14 Tetapi Aku mempunyai beberapa keberatan terhadap engkau: di antaramu ada beberapa orang yang menganut ajaran Bileam, yang memberi nasihat kepada Balak untuk menyesatkan orang Israel, supaya mereka makan persembahan berhala dan berbuat zinah. 15 Demikian juga ada padamu orang-orang yang berpegang kepada ajaran pengikut Nikolaus. 16 Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulut-Ku ini. 17 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapapun, selain oleh yang menerimanya.” (Why 2:12-17)

d) Gereja di Tiatira 18 “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga: 19 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama. 20 Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala. 21 Dan Aku telah memberikan dia waktu untuk bertobat, tetapi ia tidak mau bertobat dari zinahnya. 22 Lihatlah, Aku akan melemparkan dia ke atas ranjang orang sakit dan mereka yang berbuat zinah dengan dia akan Kulemparkan ke dalam kesukaran besar, jika mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan perempuan itu. 23 Dan anak-anaknya akan Kumatikan dan semua jemaat akan mengetahui, bahwa Akulah yang menguji batin dan hati orang, dan bahwa Aku akan membalaskan kepada kamu setiap orang menurut perbuatannya. 24 Tetapi kepada kamu, yaitu orang-orang lain di Tiatira, yang tidak mengikuti ajaran itu dan yang tidak menyelidiki apa yang mereka sebut seluk-beluk Iblis, kepada kamu Aku berkata: Aku tidak mau menanggungkan beban lain kepadamu. 25 Tetapi apa yang ada padamu, peganglah itu sampai Aku datang. 26 Dan barangsiapa menang dan melakukan pekerjaan-Ku sampai kesudahannya, kepadanya akan Kukaruniakan kuasa atas bangsa-bangsa; 27 dan ia akan memerintah mereka dengan tongkat besi; mereka akan diremukkan seperti tembikar tukang periuk–sama seperti yang Kuterima dari Bapa-Ku– 28 dan kepadanya akan Kukaruniakan bintang timur. 29 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.” (Why 2:18-29)

e) Gereja di Sardis1 “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis: Inilah firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati! 2 Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati, sebab tidak satupun dari pekerjaanmu Aku dapati sempurna di hadapan Allah-Ku. 3 Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu. 4 Tetapi di Sardis ada beberapa orang yang tidak mencemarkan pakaiannya; mereka akan berjalan dengan Aku dalam pakaian putih, karena mereka adalah layak untuk itu. 5 Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya. 6 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.” (Why 3:1-6)

f) Gereja di Filadelfia7 “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. 8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku. 9 Lihatlah, beberapa orang dari jemaah Iblis, yaitu mereka yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, melainkan berdusta, akan Kuserahkan kepadamu. Sesungguhnya Aku akan menyuruh mereka datang dan tersungkur di depan kakimu dan mengaku, bahwa Aku mengasihi engkau. 10 Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. 11 Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu. 12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru. 13 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.” (Why 3:7-13)

g) Gereja di Laodikia14 “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah: 15 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! 16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. 17 Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang, 18 maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat. 19 Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! 20 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. 21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya. 22 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.” (Why 3:14-22)

3) Machmud mengatakan “Sebab hampir semua dari 7 gereja ini tidak ada yang baik dihadapan Allah, semua dicela,apalagi Laodikia mau dimuntahkan oleh Allah dan hanya Filadelfia yang baik.” Saya menyarankan agar Machud membaca sekali lagi. Di point 2) saya telah mencoba memberikan highlight (yang di-bold: adalah yang baik, dan yang di-garis bawah adalah bagian yang jelek dan perlu diperbaiki). Dari surat-surat tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa:

a) Semua Gereja di daerah tertentu mempunyai sesuatu yang baik dan yang buruk atau sesuatu yang harus diperjuangkan. Kalaupun ada yang semuanya baik (seperti Filadelfia, Smirna), dituntut untuk setia sampai akhir hayat mereka, dimana ditegaskan kepada Gereja di Filadelfia – “Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.” (Why 3:11) dan kepada Gereja Smirna – “Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.” (Why 2:10). Inilah yang terjadi pada Gereja Katolik sampai saat ini. Dari surat-surat tersebut kita tidak menemukan adanya kesalahan doktrin yang diberikan oleh Gereja, namun ada yang berbuat salah dalam implementasinya, seperti kesalahan tingkah laku, tidak baik dalam administrasi, menjadi suam-suam kuku, dll.

b) Pada saat Paus berbicara ex-cathedra, dia tidak mungkin sesat. Topik ini dapat dibaca disini (silakan klik). Dan surat kepada malaikat-malaikat (para uskup) dari tujuh Gereja ini semakin menegaskan bahwa para Uskup adalah penjaga dan pelindung ajaran dari Kristus. Bahwa ada beberapa keuskupan yang tidak menerapkan doktrin tersebut secara baik, tidak berarti bahwa doktrinnya salah.

Semoga keterangan tersebut dapat menjawab pertanyaan Machmud.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef – www.katolisitas.org

Share.

About Author

Stefanus Tay telah menyelesaikan program studi S2 di bidang teologi di Universitas Ave Maria - Institute for Pastoral Theology, Amerika Serikat.

10 Comments

  1. Jimmy Wirahadi K. on

    Ytk.Pengasuh Katolisitas,

    Shalom,

    Sewaktu saya bertamu ke teman, saya diberi buku bacaan” Sinagogue of Satan” yang saya baca sepintas sampai teman saya selesai berkemas. Ada beberapa hal yang mengganjal di pikiran saya saat ini.
    Mohon bapak/ibu pengasuh bisa menjelaskan uneg-uneg saya sbb:

    1. Siapakah Sinagogue of Satan yang Tuhan peringatkan dalam Injil Wahyu

    2. Siapakah para penipu licik yang Tuhan peringatkan mereka akan berkata adalah “Yahudi” padahal bukan, melainkan dusta ?

    Tak lupa saya mohon maaf jika ada kesalahan teknis posting, yang ini saya klik di Post Comment,
    Saya belum mengerti cara mengirim pertanyaan baru ( bukan comment). Terima kasih sebelumnya atas pencerahan bapak/ibu.

    Jimmy kumala

    • Shalom Jimmy,

      Kemungkinan ‘Sinagogue of Satan‘ (jemaah iblis) yang Anda tanyakan adalah istilah yang muncul di ayat Why 2:8-10, dalam perikop surat kepada jemaat di Smirna:

      “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna: Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yang telah mati dan hidup kembali: Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu namun engkau kaya dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis. Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.” (Why 2:8-10)

      Perlu diketahui bahwa surat- surat kepada jemaat yang dituliskan di Kitab Wahyu, memang ditujukan kepada ketujuh Gereja perdana di Asia Kecil, dan oleh karena itu beberapa istilah yang ada di sana tidak dapat dilepaskan konteksnya dengan keadaan yang terjadi di Gereja-gereja tersebut pada zaman itu.

      Demikian adalah keterangan tentang ayat tersebut yang saya sarikan dari The Navarre Bible, Revelation:

      “Smirna adalah kota yang terkenal dengan ritual pemujaan kepada Kaisar Roma. Maka di awal surat kepada Gereja Smirna, Kristus disebut sebagai Yang Awal dan Yang Akhir, (lih. 1:8), yang bangkit dari mati. Gereja Smirna diingatkan agar teguh beriman kepada Kristus, satu- satunya Allah yang benar, yang dibuktikan secara khusus dengan kebangkitan-Nya dari kematian. Memang Gereja/ jemaat di Smirna berjuang untuk bertahan dalam penganiayaan karena mereka tidak mau ikut menyembah kaisar. Maka Jemaat di sana adalah jemaat yang miskin dan menderita, namun justru karena kesusahan ini, iman mereka diteguhkan.

      Selain dari kemiskinan, jemaat di Smirna harus bertahan dalam menerima fitnahan yang disebarkan oleh orang-orang Yahudi tertentu yang menuduh mereka menjadi semacam pengacau yang menentang pemerintahan sipil dan kaum pagan secara umum. Orang- orang Yahudi ini cukup berpengaruh dalam wilayah kekaisaran. Sebagai contohnya, kemartiran St. Polikarpus yang terjadi sekitar 50 tahun setelah kitab Wahyu dituliskan, Polikarpus Uskup Smirna dibunuh sebagai martir karena orang- orang Yahudi  tentang di kota itu mempengaruhi orang-orang untuk membuat keributan yang menuntut kematiannya.

      Karena bekerja sama dengan praktek berhala ini (dengan pemujaan/ penyembahan kaisar) orang- orang Yahudi ini tidak layak menyandang nama “Yahudi.” Mereka lebih tepat disebut pelayan Setan, musuh Tuhan, sehingga disebut sebagai jemaat Setan (sinagogue of Satan) Dengan melawan umat Kristen, mereka mengadopsi sikap yang sama seperti mereka yang menyalibkan Kristus, yang disebut sebagai anak- anak Iblis (lih. Yoh 8:44). Meskipun mereka menyandang nama Yahudi/ Israel, mereka sebenarnya tidak termasuk asebagai anggota bangsa pilihan Allah. Rasul Paulus mengajarkan, “Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel adalah orang Israel, dan juga tidak semua yang terhitung keturunan Abraham adalah anak Abraham, tetapi: “Yang berasal dari Ishak yang akan disebut keturunanmu.” Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar. (Rom 9:6-8)

      Maka bangsa Israel yang baru, bangsa Israel sejati adalah Gereja Kristus, yang “mengakui bahwa – menurut rencana ilahi penyelamatan yang bersifat rahasia – awal mula iman serta pemilihannya sudah terdapat pada para Bapa Bangsa, Musa dan para Nabi. Gereja mengakui, bahwa semua orang beriman Kristiani adalah putera-putera Abraham dalam iman (lih. Gal 3:7), terangkum dalam panggilan Bapa bangsa itu.” (Konsili Vatikan II, Nostra Aetate, 4). Jadi tuduhan yang ditulis di perikop ini mengacu kepada orang- orang Yahudi yang pada saat itu menganiaya umat Kristen di Smirna; dan itu tidak dapat ditujukan kepada semua orang Yahudi secara umum. Maka, Konsili juga menekankan bahwa, “Meskipun para pemuka bangsa Yahudi beserta para penganut mereka mendesak kematian Kristus (lih. Yoh 19:6), namun apa yang telah dijalankan selama Ia menderita sengsara tidak begitu saja dapat dibebankan sebagai kesalahan pada semua orang Yahudi yang hidup ketika itu atau kepada orang Yahudi zaman sekarang. Walaupun Gereja itu umat Allah yang baru, namun hendaknya orang-orang Yahudi jangan digambarkan seolah-olah dibuang oleh Allah atau terkutuk, seakan-akan itu dapat disimpulkan dari Kitab suci (Ibid., 4).

      Demikian tanggapan saya atas pertanyaan Anda.

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      Ingrid Listiati- katolisitas.org

  2. Shaloom,

    Saya ingin bertanya, saya pernah membaca tentang tafsiran Ayat ini
    apakah gereja katolik mengakui tafsiran tentang 7 gereja ini adalah gereja di tiap2 jaman? atau perjalanan sejarah gereja.

    Jadi gereja yang di Efesus mewakili gereja Tahun berapa s/d berapa (saya lupa).
    Dan yang saya ingat Gereja Laodikia mewakili gereja di jaman ini.

    Bagaimana tanggapan GK terhadap tafsiran ini?

    Terima Kasih

    Salam Damai

    [dari katolisitas: Gereja Katolik tidak mengakui interpretasi tujuh zaman, karena menjurus pada dispensationalism. Lihat link ini - silakan klik]

  3. Belakangan ini kerap diperkatakan di beberapa situs bahawa islam sudah dinubuatkan dalam kitab suci sebagai antikristus!bagaimana pendapat khatolik berkenaan hal ini?

  4. agustinus maria agus benoyo on

    terima kasih atas pengetahuan tentang 7 gereja di asia kecil. sangat menambah perbendaharaan saya tentang katolisitas.

  5. Dear Stefanus

    Anda menulis sbb :
    Tujuh juga melambangkan “totality”. Dan kesatuan ini adalah sesuatu yang “universal”/umum atau katolik. Jadi, tujuh gereja dan gereja-gereja lain adalah tergabung dalam Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik. Dan inilah Gereja Katolik.
    Apakah maksud anda seluruh karakter 7 gereja tsb ada di dalam gereja katholik ?
    Sebab hampir semua dari 7 gereja ini tidak ada yang baik dihadapan Allah, semua dicela,apalagi Laodikia mau dimuntahkan oleh Allah dan hanya Filadelfia yang baik.
    Salam – Machmud

    [dari katolisitas: telah dijawab di artikel di atas - silakan klik]

  6. Dear Ingrid

    Kitab Wahyu menulis ada 7 gereja (Wah 1 : 11)

    Gereja Katholik termasuk gereja yang mana diantara ke tujuh gereja tsb ?

    Salam
    Machmud

    • Shalom Machmud,

      Terima kasih atas pertanyaannya. Dalam Kitab Wahyu 1:11 dikatakan "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia." Tujuh Gereja ini letaknya dekat dengan Pulau Patmos, tempat rasul Yohanes menuliskan Kitab Wahyu. Tujuh juga melambangkan "totality". Dan kesatuan ini adalah sesuatu yang "universal"/umum atau katolik. Jadi, tujuh gereja dan gereja-gereja lain adalah tergabung dalam Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik. Dan inilah Gereja Katolik. Silakan membaca artikel "Mengapa kita memilih Gereja Katolik" (silakan klik).

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      stef – http://www.katolisitas.org

Add Comment Register



Leave A Reply