Apa arti 70 minggu dalam Kitab Daniel, apakah kedatangan Yesus yg kedua terjadi 2 tahap?

5

Pertanyaan:

Salam damai sejahtera, Kitab Daniel menulis tentang 70 minggu atau yang umumnya dikatakan sebagai Minggu ke 70 Daniel.

Yang ingin saya tanyakan :
1. Kalau seandainya Minggu ke:70 Daniel tsb dimulai tahun 2012 ( Kalender bangsa Maya berakhir di tahun 2012) , maka kapankah YESUS datang kedunia untuk yang kedua kalinya 2.Apakah kedatangan YESUS yang kedua kali tsb terdiri dari 2 tahapan ?
Tahap pertama YESUS datang untuk menjemput mempelainya seperti yang dinubuatkan oleh HENOKH sebelum dia diangkat hidup2 naik ke Surga.
Tahap kedua YESUS datang untuk memerangi si Dajal dalam perang Harmagedon

Salam, Machmud

Jawaban:

Shalom Machmud,
1) Menurut interpretasi dari A Catholic Commentary on Holy Scripture, gen ed. Dom Orchard p. 637-638, 70 minggu tahun yang disebut dalam Kitab Daniel tersebut bukan untuk dipakai sebagai patokan menghitung kedatangan Yesus yang kedua kali (kiamat). Ke 70 minggu tersebut adalah untuk menghitung pemenuhan janji Allah tentang kedatangan Yesus yang pertama di dunia yang membawa keselamatan kepada umat manusia. Malaikat Gabriel mengatakan kepada nabi Daniel bahwa Mesias akan datang dalam waktu 70 minggu tahun dari saat pembangunan kembali Yerusalem (Dan 9:1-27). 70 minggu tahun (490 tahun) dari saat pembangunan kembali Yerusalem (sekitar tahun 458 BC), membawa kita kepada sekitar tahun 32 AD, tahun dimana Yesus disalibkan.
Kita percaya bahwa kedatangan Yesus yang kedua akan datang tiba-tiba, dan memang tidak menjadi bagian kita untuk berusaha meramalkannya. Sepanjang sejarah manusia, banyak orang sudah meramalkannya, dan tidak ada yang benar.
Nubuat nabi Daniel ini hanya salah satu saja dari nubuat nabi-nabi yang lain di sepanjang sejarah manusia, yang menunjuk kepada kelahiran Kristus sebagai Putera Allah yang menjelma menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia. Selanjutnya tentang nubuat-nubuat nabi tentang Kristus ini, sudah pernah dituliskan dalam artikel ini, silakan klik

2) Alkitab sebenarnya jelas mengatakan bahwa kedatangan Yesus yang kedua terjadi hanya sekali saja:
– Kedatangan Kristus akan dapat kelihatan oleh banyak orang:
“Lihat, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia.” (Why 1:7)
“… semua bangsa di bumi…. akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan kekuasaan dan kemulianNya.” (Mat 24:30)
Kedatangannya akan diiringi dengan bunyi sangkakala (Mat 24:31)
“…. dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia” (Mat 25:31)
-Kedatangan-Nya yang kedua akan sama seperti saat Ia naik ke surga:
“Yesus ini, yang terangkat ke surga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke surga” (Kis 1:9-11).
– Kedatangan Kristus akan menjadi akhir dunia dan membawa semua manusia kepada Pengadilan Terakhir (Mat 25) ….”Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas tahta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia  akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang …” (Mat 25:31-32)

Jadi menurut ajaran Gereja Katolik, kedatangan Yesus yang kedua kali di akhir jaman nanti hanya akan terjadi satu kali, dan itupun tidak rahasia, tetapi langsung terlihat oleh semua orang. Yesus akan datang kembali dalam kemuliaan-Nya dengan diiringi oleh para malaikat-Nya.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- www.katolisitas.org

Share.

About Author

Ingrid Listiati telah menyelesaikan program studi S2 di bidang teologi di Universitas Ave Maria - Institute for Pastoral Theology, Amerika Serikat.

5 Comments

  1. Dear Ingrid

    Terima kasih atas pencerahannya,

    Namun menurut keterangan tetangga saya , Minggu ke 70 dari Daniel ini sangat penting, sebab kalau kita mengetahui kapan awal dari minggu tersebut kita bisa menghitung kapan Yesus datang kermbali.

    Kalau misalnya awal minggu tsb mulai hari ini 10 Juni 2009, maka 3,5 tahun lagi Yesus akan datang mengangkat umat pilihannya (pengangkatan) dan juga mereka yang mati di dalam Tuhan akan ikut dibangkitkan dan diangkat ke Surga.

    Didalam masa 3,5 tahun yang pertama inilah kuasa dari Antikris mulai berjalan, namun karena masih ada orang2 pilihan Tuhan dan gerejanya maka kekuasaan antikris ini masih dibatasi, dan di dalam 3,5 tahun inilah gereja disempurnakan seperti yang dilukiskan sebagai perempuan yang bersalut matahari dan bermahkotakan 12 bintang serta berdiri diatas bulan.
    Pada akhir masa 3,5 tahun yang pertama inilah Yesus datang untuk yang kedua kalinya pada tahap pertama.
    Dan 9 : 27 Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu.”

    Setelah terjadi pengangkatan, maka kekuasaan atas dunia diserahkan sepenuhnya kepada Antikris dan dunia masuk kedalam masa 3,5 tahun yang kedua (masa kesusahan Jakub). Dan disinilah semua orang beriman termasuk orang2 Kristiani dipaksa untuk menjadi pengikutnya, apabila mereka menolak maka akan dibunuh. Hal ini diizinkan oleh Allah sebab semuanya sudah diserahkan pada kekuasaan Antikris atau Dajal.

    Dan pada akhir masa 3,5 tahun yang kedua inilah Yesus datang kembali tahap yang kedua untuk membinasakan Antikris dan pengikut2nya di dalam perang Harmagedon.

    Bagaimana menurut Ingrid

    Terima kasih
    Machmud

    • [Dari Katolisitas: Berikut ini adalah salah satu pandangan dari gereja Protestan tentang arti 70 minggu dalam Kitab Daniel. Di bawah surat ini, adalah tanggapan dari Ingrid tentang interpretasi 70 minggu berdasarkan dari beberapa interpretasi dari para ahli Alkitab yang dikumpulkan oleh St. Jerome]

      Dear Ingrid
      Ingrid menjawab :
      Menurut interpretasi dari A Catholic Commentary on Holy Scripture, gen ed. Dom Orchard p. 637-638, 70 minggu tahun yang disebut dalam Kitab Daniel tersebut bukan untuk dipakai sebagai patokan menghitung kedatangan Yesus yang kedua kali (kiamat). Ke 70 minggu tersebut adalah untuk menghitung pemenuhan janji Allah tentang kedatangan Yesus yang pertama di dunia yang membawa keselamatan kepada umat manusia.
      Saya tunjukkan pada Ingrid bahwa Minggu ke 70 Daniel itu memang patokan untuk menghitung kapan Yesus datang kembali

      Maksud dari Minggu ke 70 Daniel

      Tuhan membukakan suatu rahasia kepada Daniel tentang jadwal waktu “70 Minggu” yang tertulis dalam Dan 9 : 24-27

      Tujuan Tuhan menetapkan 70 Minggu ini adalah :
      Untuk mengendalikan segala kesalahan
      Untuk mengakhiri segala dosa
      Untuk menutup segala kejahatan
      Untuk membawa masuk kebenaran yang kekal
      Untuk memeteraikan segala penglihatan dan nubuat
      Untuk mengurapi Yang Maha Suci

      Jadi nubuatan 70 Minggu Daniel ini mencakup masa Daniel sampai permulaan Kerajaan 1000 tahun

      Pembagian 70 Minggu Daniel berdasarkan Dan 9 : 25 – 27 yaitu :
      I. 7 Minggu = 49 tahun
      II. 62 Minggu = 434 tahun
      III. 1 Minggu = 7 tahun

      Permulaan minggu ke 70 dimulai dengan perintah Raja Koresy untuk membangun kembali Jerusalem dan Bait Allah.
      Ezra 1 : 1-4
      2Tawarikh 36 : 22-23.

      Ini menggenapi nubuatan Allah yaitu : Daniel 9 : 25.

      Akhir masa I, permulaan masa II.
      Masa I berlangsung selama 7 x 7 = 49 tahun. Dalam masa ini Jerusalem dan Bait Allah dibangun
      Daniel 9 : 25

      Akhir masa II, inilah saatnya Mesias
      Yoh 1 : 41 , ini menggenapi nubuatan akhir masa II ini.
      Daniel 9 : 25
      Jadi akhir dari masa I dan II ditandai oleh Mesias(Seorang yang diurapi).
      Kita tahu bahwa Yesus hidup kurang lebih 33,5 tahun di atas muka bumi dan selama 3,5 tahun yang terakhir dalam hidupnya, pengurapan yang limpah nyata sekali keatasNya.
      Titik waktu yang tepat itu dinyatakan dalam ayat berikutnya, Daniel 9 : 26
      Jadi tepat sesudah masa II selesai, terjadilah kematian Yesus diatas Golgotha

      Akhir dari masa III
      Daniel 9 : 24 sudah menyatakan dengan jelas bahwa akhir dari Minggu ke 70 Daniel ini adalah Kerajaan 1000 tahun.
      Jadi Minggu ke 70 dimulai 7 tahun sebelum Kerajaan 1000 tahun.
      Tetapi antara Mesias dibunuh sampai Kerajaan 1000 tahun ada 2000 tahun.
      Padahal minggu ke 70 hanya 7 tahun saja, sebab itu antara Golgotha (akhir dari masa II) dan masa III (yang hanya 7 tahun ini) ada suatu “masa selang” yang amat panjang.
      Se-olah2 lonceng nubuatan Allah ini berhenti sesudah masa II selesai, dan baru pada akhir zaman (yaitu 7 tahun sebelum Kerajaan 1000 tahun) lonceng nubuatan ini dijalankan kembali untuk menyelesaikanminggu tahunan ke 70 itu. Daniel 12 : 4

      Permulaan minggu ke 70 Daniel (masa III)
      Inilah saatnya lonceng nubuatan Daniel kembali dijalankan dan masa kesudahan itu akan diselesaikan.
      Kapan ini akan terjadi tidak ada seorangpun yang tahu Mat 24 : 26.
      Sebab kalau seorang mengetahui dengan tepat tanggal ini, maka ia juga akan mengetahui tanggal kedatangan Tuhan di awan2 (tahap I), yaitu tepat 1260 hari atau 3,5 tahun kemudian.

      Pertengahan minggu ke 70 Daniel.
      Si pembinasa yaitu Antikris sudah tampil sejak permulaan minggu ini, tiba2 pada pertengahan minggu itu ia menghentikan segala korban dan persembahan secara sepihak. Mengapa ?
      Sebab Antikris sudah berkuasa pada waktu itu.
      Ini baru bisa terjadi kalau Gereja dan Roh Kudus sudah terangkat dari dunia, barulah dunia menjadi gelap total (Mat 6 : 23), yaitu masa aniaya Antikris dimulai.
      Ibadah di Gereja dihentikan dan “halaman dan negeri yang suci” itu di-injak2 selama 1260 hari (3,5 tahun yang ke II dari minggu ke 70 Daniel ini).
      Ini menggenapi Dan 9 : 27

      Mengapa ada masa selang ini ?
      Dan 9 : 24 = 70 minggu telah ditentukan bagi bangsamu dan bagi kota sucimu
      Bangsa Irael dan kota Jerusalem akan disucikan menjadi suatu negeri Israel dengan kota yang suci dan aman (Jerusalem), menjadi pusat yang indah yaitu di dalam Kerajaan 1000 tahun (Yes 66 : 20).
      Ini terjadi sesudah bangsa Israel disucikan dalam “masa kepicikan Yakob” (Yer 30 : 7) yaitu dalam masa aniaya antikris selama 3,5 tahun

      Rom 11 : 25 – 26
      Masa selang ini adalah masa untuk bangsa kafir, yaitu zaman Gereja !
      Ini bukan zaman untuk orang Israel.
      Zaman untuk orang Israel itu baru dimulai lagi sesudah masa untuk orang kafir atau masa Gereja ini diselesaikan.
      Dalam masa ini Gereja mulai tumbuh, berkembang sampai sempurna.
      (Masa ini dibuka oleh Roh Kudus yang ber-kata2 dengan macam,2 bahasa (Kis 2 : 6-12) dan dimulai oleh Petrus yang dipimpin oleh Roh melayani orang kafir yang pertama yaitu Kornelius).
      Sebab itu peristiwa Kornelius dicatat dalam Kisah Para Rasul, sebab inilah pembukaan pintu gerbang untuk masa orang kafir yaitu masa Gereja
      Kalau masa untuk Gereja sudah selesai, maka masa untuk orang Israel akan dimulai kembali, lonceng itu akan berjalan kembali.
      Jadi inilah sebabnya mengapa Allah menghentikan lonceng nubuatan ini, yaitu menyisipkan suatu masa bagi Gereja, supaya orang kafir yang percaya kepada Yesus, disucikan, ditumbuhkan dan disempurnakan.
      Masa ini sudah hamper genap.

      Saat yang paling penting ialah “bilamana lonceng nubuatan Allah mulai berjalan lagi “
      Ini Rahasia yang tidak diketahui oleh siapapun.
      Tetapi orang2 suci yang dipimpin Roh akan dapat mengenali tanda2 zaman sebelum dan sesudah lonceng nubuatan ini mulai lagi.
      Kita tidak tahu bilamana tepatnya lonceng nubuatan ini mulai lagi.
      Tetapi kalau sudah dimulai, makin lama makin jelas dan makin
      kelihatan sehingga kita tahu bahwa kita sudah ada di dalam Minggu ke 70 Daniel

      Bagaimana tanggapan Ingrid

      Terima kasih, Machmud

      • Shalom Machmud,

        Terima kasih, anda telah menguraikan pandangan anda tentang penghitungan 70 Minggu dalam Kitab Daniel. Memang harus diakui bahwa menginterpretasikan kitab Daniel, terutama pada perikop tentang 70 Minggu ini tidak mudah. Dalam sejarah Gereja, cukup banyak ahli kitab suci yang telah mencoba menginterpretasikan makna 70 minggu ini, dan menghasilkan perngertian yang berbeda-beda. Dalam hal ini, saya ingin mengutip apa yang disampaikan oleh St. Jerome, yang memang mengumpulkan pandangan dari beberapa pendahulunya, mengenai arti 70 minggu ini. St. Jerome tidak menentukan secara pasti, interpretasi mana yang paling benar, dan menyerahkan pada para pembaca untuk menimbang sendiri mana yang paling baik. Hal ini sesungguhnya mengajak para beriman yang membaca kitab Daniel yang penuh metafor ini dengan semangat kerendahan hati, untuk menerima, bahwa  ada banyak lambang-lambang dalam Alkitab yang memang tidak dapat kita pahami secara persis maksudnya. Maka, memang para ahli kitab suci memiliki pandangan berbeda-beda mengenai 70 minggu ini, walaupun secara umum mereka menerima, bahwa angka 70 minggu ini mengacu kepada kedatangan Yesus, entah kedatangan yang pertama atau yang kedua.

        Jadi sebelum saya memberi komentar tentang uraian anda, ijinkan saya menyebutkan beberapa prinsip yang dipegang oleh orang Katolik, mengenai kitab metaforik yang mengandung nubuatan tersebut:

        1. Karena Kristus sendiri mengatakan bahwa tak ada seorangpun yang dapat mengetahui hari kedatangan Tuhan Yang kedua (lih. Mat 24:42), maka sebaiknya kita tidak terlalu ‘ngoyo’ untuk ingin mengetahui secara persis kapan kedatangan-Nya itu. Yang lebih penting adalah berjaga-jaga dan bersiap sedia untuk menyambut kedatangan-Nya itu, dengan bertobat, hidup kudus, hidup berdamai dengan Tuhan dan semua orang (lih 2 Pet 3:8-15).
        2. Kapan secara persisnya/ tahun tahapan itu dimulai tidak disebutkan dalam kitab-kitab apokaliptik tersebut (dalam hal ini Daniel dan Wahyu). Kitab-kitab di atas menggunakan bahasa metafor, sehingga memang mengandung misteri, dan tidak begitu saja mudah diartikan, ini terbukti dari banyaknya interpretasi yang ada sepanjang sejarah Gereja.
        3. Persisnya jangka waktu interval yang dikaitkan dengan keadaan historis juga tidak secara jelas disebutkan, sehingga para ahli Alkitab harus menyelidikinya sendiri, sehingga di sinilah masuk semacam ‘penafsiran’ dari beberapa ahli Alkitab.
        4. Karena gaya bahasa yang digunakan adalah metafor yang sarat dengan simbol-simbol, maka interpretasi para ahli kitab suci juga dapat menekankan arti simbolis , [misalnya jika dikatakan 7, 10, dapat diartikannya sebagai angka kelengkapan; atau 1000, angka yang menunjukkan jumlah yang banyak sekali] daripada mengartikannya secara literal 7 dan 1000.
        5. Banyak dari tanda tersebut memiliki beberapa penggenapan/ arti , dapat berarti sudah digenapi, dan masih merupakan misteri apakah akan kembali digenapi, tentunya dengan pengertian yang berbeda.

        Berikut ini saya sertakan kompilasi dari St. Jerome, yang mengutip beberapa ahli Alkitab, seperti Yulius Afrikanus, Eusebius dari Kaisarea, Hippolitus, Apollinaris dari Laodicea, Klement dari Alexandria, Origen dan Tertullian. Pada dasarnya ia menekankan yang terpenting adalah mengartikan secara keseluruhan 70 minggu tahun sebagai angka kelengkapan (arti simbolis), sedangkan detail dari jangka waktunya dapat disesuaikan dengan pengertian simbolis yang digunakan dalam masyarakat Yahudi (sumber: St. Jerome’s Commentaray on Daniel , translated by Gleason L. Archer, Jr. Grand Rapis: Baker 1958, p. 94-110):
        1. Yulius Afrikanus mengartikan 70 minggu tahun (490 tahun) secara literal, untuk menunjuk pada kedatangan Yesus yang pertama. Ia menghitung permulaan penghitungan dari jaman nabi Nehemiah (445), pada masa kejayaan Raja Artaxerxes I (464-423) ketika pembangunan Bait Allah telah selesai. Jangka waktu 475 tahun membawa sampai sekitar tahun 30 AD, atau 490 tahun menurut Tahun Lunar. Origen , juga mempunyai pengertian yang sama, bahwa 70 minggu tahun ini adalah untuk diartikan secara literal untuk menyatakan kedatangan Kristus.
        2. Eusebius membuat 2 alternatif interpretasi. Ia mengatakan seharusnya penghitungan dimulai dari Dekrit Raja Cyrus untuk membangun kembali Yerusalem yaitu tahun 539. Dalam salah satu versinya, Eusebius mengatakan bahwa penggenapan sebagaian dari nubuatan pada jaman Yudas Makabe. 7 minggu plus 62 minggu dipenuhi ketika Hyrkanus, imam agung keturunan Makabe dibunuh oleh Raja Herodes. Alternatif lainnya adalah 7+62 minggu dihitung dari tahun ke-6 Raja Darius sampai dengan jaman Herodes dan Kaisar Agustus. Hyrkanus yang diurapi dibunuh oleh Herodes, yang menghancurkan Yerusalem dan tempat kudus selama 1 minggu. Pada pertengahan minggu kurban dan persembahan dihentikan, yang diartikan sebagai pengajaran Injil oleh Yesus selama 3.5 tahun.
        3. Hippolitus mengatakan bahwa masa 7 minggu telah dipenuhi sebelum kembalinya bangsa Israel dari Babilon; sedangkan 62 minggu adalah periode dari saat itu sampai kelahiran Kristus.
        4. St. Jerome juga mengutip interpretasi Apollinaris yang menginterpretasikan 490 tahun ini untuk menentukan kedatangan Yesus yang kedua. Namun St. Jerome (yang menuliskan komentarnya sekitar tahun 400) mengatakan bahwa pandangan ini sangat berbahaya, dan tak menganjurkan interpretasi ini. Menurut Apollinaris, 490 tahun ini dihitung dari kelahiran Yesus. Interpretasi ini tentu saja tidak benar.
        5. Klemens dari Alexandria , menginterpretasikan bahwa 70 minggu tersebut dimulai dari raja Koresh (Cyrus) sampai dengan kaisar Roma pada jaman Kristus, yaitu Vespasian dan Titus, yang menghancurkan Yerusalem dan Bait Allah tahun 70 AD.
        6. Tertullian membagi 70 minggu menjadi dua bagian, 62.5 minggu dari tahun pertama Darius, saat Nabi Daniel menerima penglihatan, samapi kelahiran Kristus di jaman Kaisar Agustus. Kemudian kedua, 7.5 minggu (52.5 tahun) adalah dari kelahiran Yesus sampai Kejayaan Vespasian. Bangsa Yahudi dikalahkan pada akhir ke 70 minggu.
        7. St. Jerome sendiri menyampaikan interpretasinya: 70 minggu dimulai dengan tahun pertama raja Darius. Dalam 70 minggu, kota Yerusalem dibangun kembali, Bait Allah diperbaiki (oleh Nabi Nehemia dan Ezra) dan Kristus yang diurapi akan lahir. Pada akhir minggu ke 62, Kristus dihukum mati. Bangsa Israel yang menolaknya akan binasa, dan ini dipenuhi di jaman Vespasian, yang berdamai dengan bangsa Yahudi selama 3.5 tahun. Namun 3.5 tahun selanjutnya, ketika Hadrian meneruskan Vespasian, Yerusalem benar-benar dimusnahkan.

        Beberapa pandangan di atas adalah contoh bagaimana para ahli Alkitab mengartikan 70 minggu dalam Kitab Daniel. Tentang pandangan yang anda tuliskan itu, sebenarnya mengandung hipotesa/spekulasi, terutama dengan mengatakan bahwa bahwa ada ‘masa selang’, lonceng nubuatan Allah yang bisa berhenti dan berjalan lagi, lalu memasukkan spekulasi kerajaan seribu tahun sebagai "sudah jelas dikatakan dalam Dan 9:24". Saya membaca Dan 9:24, dan saya tidak menemukan kerajaan 1000 tahun yang mengacu kepada Yesus memerintah di dunia selama 1000 tahun. Harus kita terima secara objektif bahwa pandangan ini adalah pandangan orang yang sudah mempunyai ide kerajaan 1000 tahun itu, baru kemudian menghubungkan ide itu dengan pernyataan Dan 9:24. Hal yang sama juga pada pandangan ada lonceng nubuatan yang berhenti dan berjalan lagi, sebab hal itu tak dinyatakan secara literal dalam Alkitab. Sedangkan pernyataan bahwa masa selang dan masa kafir itu adalah masa Gereja, itu adalah sangat keliru. Gereja bukan ditujukan semata-mata untuk mnegisi masa selang/ kekosongan, dan bukan semata-mata ditujukan untuk orang non-Yahudi. Silakan membaca Kisah Para Rasul, dan anda akan mengetahui bahwa Gereja ditujukan bagi semua bangsa, baik Yahudi dan non- Yahudi. Juga, teori yang mengatakan bahwa akan kembali ke jaman Israel di Perjanjian Lama, dengan kurban-kurbannya juga merupakan interpretasi yang keliru, sebab itu bahkan tidak melihat bahwa segala kurban dalam Perjanjian Lama hanya merupakan prefigurasi/ gambaran dari kurban Yesus yang sempurna di kayu Salib. Jadi tidak mungkin dari yang sempurna, malah kembali ke tahap yang tidak sempurna. Lalu, tanggapan bahwa orang beriman itu diangkat untuk membebaskan dari penderitaan juga tidak sesuai dengan ajaran di Alkitab, sebab penderitaan sudah ada sepanjang sejarah Gereja dan itu bahkan mendatangkan pemurnian dan penyebaran iman Kristiani. Selanjutnya juga  tentang membagi kedatangan kedua Yesus jadi dua tahap juga tidak sesuai dengan Alkitab, sebab Alkitab mengatakannya hanya sekali. Saya sudah membahasnya di tulisan ini (silakan klik) dan ini (silakan klik), dan saya rasa sudah cukup, ya. Dengan memusatkan perhatian kepada kerajaan 1000 tahun itu,  para rapturist itu malah tidak melihat, bahwa kerajaan Allah yang mereka dambakan itu sesungguhnya sudah hadir di dunia ini di dalam Gereja Katolik, dengan ketujuh sakramennya yang merupakan saluran kasih Allah. Pada akhir jaman, umat beriman yang tergabung di dalamnya akan diubah menjadi mulia, dan Kristus akan "menempatkan Gereja di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya Gereja kudus dan tidak bercela." (Ef 5:27)

        Machmud, saya tidak ingin berpanjang lebar soal 70 minggu ini. Saya mohon maaf. Sebab Gereja Katolik sendiri tidak mengeluarkan ajaran definitif mengenai bagaimana seharusnya mengartikan 70 minggu ini. Saya rasa ini berkenaan dengan prinsip utama yang dipegang oleh Gereja Katolik bahwa pada akhirnya, kita tidak dapat meramalkan secara tepat kapan akhir jaman ini, sebab jika demikian, malah tidak sesuai dengan perkataan Yesus sendiri dalam Alkitab. Sebagai orang beriman, saya rasa lebih baik kita memusatkan perhatian kita pada bagaimana kita mempersiapkan kedatangan Tuhan itu daripada mencoba menemukan kapan saatnya.
        Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
        Ingrid Listiati- http://www.katolisitas.org

    • Shalom Machmud,

      Silakan dulu anda membaca mengenai hal "pengangkatan"/ "Rapture" menurut Gereja Katolik. Memang pada dasarnya, Gereja Katolik tidak pernah menganjurkan untuk menghitung kapan akhir jaman akan terjadi. Tulisan- tulisan yang ‘meramalkan’ akhir jaman dengan tahap-tahapan yang Machmud tuliskan itu sebenarnya banyak sekali macamnya. Yang anda tuliskan itu hanya salah satunya. Secara umum yang dapat saya katakan disini adalah, menurut interpretasi yang disetujui oleh Gereja Katolik, arti 70 minggu ini sebenarnya merupakan nubuatan akan kedatangan Yesus, yang mencapai puncaknya dengan wafat dan kebangkitan-Nya di kayu salib. Gereja Katolik tidak dengan jelas menghubungkan 70 minggu tadi dengan kedatangan Yesus yang kedua, atau lebih tepatnya, Gereja tidak membuat suatu pernyataan tertulis tentang hal itu. Perhitungan yang detail tentang masa-masa tahun dan minggu seperti nubuatan yang tertulis dalam Kitab Daniel tersebut tidak menjadi titik penekanan dalam ajaran Gereja Katolik, maka saya memilih untuk tidak berkomentar. Yang lebih ditekankan di sini adalah bagaimana kita mempersiapkan diri/ berjaga-jaga dalam menantikan saat kedatangan Kristus itu, yaitu dengan berjuang untuk hidup kudus, dengan mengasihi Tuhan dan sesama (Mat 22:34-40; Mrk 12:28-34; Luk 10:28).

      Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
      Ingrid Listiati- http://www.katolisitas.org

  2. Salam damai sejahtera
    Kitab Daniel menulis tentang 70 minggu atau yang umumnya dikatakan sebagai Minggu ke 70 Daniel.
    Yang ingin saya tanyakan :
    1. Kalau seandainya Minggu ke:70 Daniel tsb dimulai tahun 2012 ( Kalender bangsa Maya berakhir di tahun 2012) , maka kapankah YESUS datang kedunia untuk yang kedua kalinya ?
    2.Apakah kedatangan YESUS yang kedua kali tsb terdiri dari 2 tahapan ?
    Tahap pertama YESUS datang untuk menjemput mempelainya seperti yang dinubuatkan oleh HENOKH sebelum dia diangkat hidup2 naik ke Surga.
    Tahap kedua YESUS datang untuk memerangi si Dajal dalam perang Harmagedon
    Salam, Machmud
    [Dari Katolisitas: Pertanyaan ini sudah dijawab di atas oleh Ingrid]